
Acara makan malam pun telah selesai, kemudian para perempuan bantuin bunda Dina beresin makanan yang masih ada sama bersihin meja makan, sedangkan para laki-laki yang pindah tempat ke ruang tamu bersama anak-anaknya tersebut.
" Oiya Daffa, kenapa kamu sukan sama basket???." tanya Raihan yang sedang nemanin baby Twins main bersama Aisyah.
" karena basket adalah olahraga kesukaan aku dari kecil, jadi waktu kecil, aku cuma iseng-iseng aja suka sama basket tetapi lama-kelamaan aku jadi suka sama basket ...." Daffa yang menjawab pertanyaan dari Raihan mengenai kesukaan basket.
" oh kamu suka sama basket dari kecil, keren sih..." Raihan yang sangat salut sama Daffa yang suka basket dari kecil.
" kalau kak Raihan, kenapa suka sama basket..." giliran Daffa yang bertanya kepada Raihan mengenai kesukaan basket.
" Dulunya kak Raihan itu tidak suka sama basket, jadi kak Raihan itu sukanya sama berenang, karena kak raihan suka berenang dari kecil, terus pas masuk SMP, kak Raihan jadi tertarik sama basket, kayanya tuh seru aja ganti olahraga, tetapi lama-kelamaan kak Raihan jadi suka sama basket dan kak raihan jadi lupa sama berenang, hehe..." perjalanan Raihan untuk suka sama basket.
" wah... keren sih kak Raihan bisa ganti olahraga gitu..." Daffa yang kaget mendengar perjalanan Raihan menjadi suka basket.
" tapi bagi kak Raihan tuh, kamu yang keren, karena kamu bisa mempertahankan olahraga kesukaan kamu yang pertama, berbeda sama kak Raihan yang tidak bisa bertahan sama olahraga pertama kak, hehe..." Raihan yang lebih kagum dengan Daffa daripada dirinya.
Daffa pun tersenyum pas dengar pujian dari idolanya tersebut dan Daffa bahagia bisa obrol-obrol sedekat ini sama idolanya tersebut, apalagi Daffa untuk tau perjalanan Raihan yang suka sama basket.
Tiba- tiba Syifa membawa cemilan untuk para laki-laki yang sedang obrol diruang tamu, sedangkan Rafu sama kak Anissa yang lagi bantuin bunda Dina beres-beres dapur, karena bunda Dina minta pembantunya kerja yang lain aja jadi urusan dapur biar bunda Dina yang urus.
" Nih ada cemilan dari bunda...." Syifa yang langsung letakan cemilannya di meja ruang tamu.
" wah, ini mah cemilan kesukaan keluarganya pak Ahmad, Daffa silahkan cobain Cemilan kesukaan keluarganya pak Ahmad, hehe...." Raihan yang menawarkan Daffa untuk makan cemilan Kesukaannya kelurganya pak Ahmad.
" Iya kak..." Daffa pun langsung makan cemilan tersebut dengan tersenyum.
" Raihan, apaan sih kamu...." kak Adit yang menggelengkan kepalanya melihat tingkahnya Raihan.
" emang bener, buktinya yah... aku kerumah kak Adit, pasti ada cemilan ini terus kerumah ayah pastinya ada cemilan ini dan dirumahku juga ada..." Raihan yang membenarkan ucapannya tadi, kalau Keluarganya pak Ahmad memang suka sama cemilan tersebut.
Mereka pun mengobrolkan banyak yang mereka bicarakan, tak terasa malam pun semakin gelap dan Daffa pun pamit pulang, sebenarnya Daffa ingin bangat lebih banyak ada waktu untuk dekat sama Raihan, karena Daffa banyak yang ingin ditanyakan tentang basket tetapi waktu tidak mengizinkan dirinya untuk obrol lama dengan Raihan.
" Yaudah, kak Adit... kak Raihan... om... Syifa... aku pamit pulang yah, soalnya udah malam bangat, assalamualaikum...." Daffa yang pamit ke semua keluarganya pak Ahmad.
" walaikumsalam, yaudah nak, kamu pulang, nanti sering-sering kesini yah, om selalu izinkan kamu untuk sering main kesini..."ayah Ahmad yang minta Daffa sering-sering main kesini, kalau ada waktu luang.
__ADS_1
" iya itu pasti om... selamat malam semuanya..." Daffa pun langsung keluar dari rumahnya pak Ahmad yang ditemani Syifa dan Daffa pun langsung masuk ke dalam mobil sambil melambaikan tangannya kearah Syifa sama Syifa pun juga.
Semua keluarganya pak Ahmad pun Istirahat ke kamarnya masing-masing yang sudah dibersihkan sama pembantunya tersebut.
Pagi yang begitu cerah, Raihan sama Rafu dengan anak-anaknya siap-siap untuk ketemuan sama sahabat-sahabatnya ke studio foto, karena Raihan sama Rafu ingin berfoto bareng dengan anak-anak Sahabat-sahabatnya tersebut.
" Kak Raihan sama kak Rafu dan baby Twins, mau kemana..." tanya Syifa kepada mereka berdua dengan penampilan yang rapi.
" mau foto bareng sahabat kak...." Rafu yang menjawab pertanyaan dari Syifa yang sambil suapin baby Twins satu persatu
" oh gitu, kirain mau kemana.... kalau kak Adit sama kak Anissa, gak mau keluar..." Syifa yang bertanya kepada kak Adit, kenapa tidak keluar rumah
" mau dirumah aja, soalnya ingin obrol-obrol lama sama ayah dan bunda, jadi mumpu ayah sama bunda lagi libur dirumah..." Kak Adit yang ingin dirumah aja, karena ingin obrol banyak dengan orangtuanya.
" oh gitu..." Syifa yang langsung paham dengan alasan kak Adit tersebut.
" Kalau kamu, mau kemana hari ini..." kak Adit yang melihat Syifa begitu rapinya.
" mau les lukis, kan hari ini jadwal Syifa les lukis..." Syifa yang menjawab pertanyaan dari kak Adit.
" Gak usah kak, nanti ada yang jemput aku, hehe..." Syifa yang Menolak tawaran kak Adit, karena Daffa yang ingin anterin Syifa ke les lukis.
" Oh sama Daffa yah, hehe..." Ternyata raihan tau, kalau Syifa akan dijemput oleh Daffa.
Syifa pun jadi malu-malu kucing kepada Raihan dan Raihan pun jadi ketawa melihat wajahnya Syifa yang ketahuan olehnya, tiba-tiba datanglah Daffa dan Daffa pun langsung salim kepada mereka semuanya, kemudian Daffa langsung pamit anterin Syifa ke les lukis kepada mereka semuanya.
" Yaudah, ayah... bunda... kak Anissa sama kak Adit, Raihan sama Rafu, pamit keluar yah, assalamualaikum..." Raihan yang ikut pamit keluar kepada mereka semuanya.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan yah nak... jangan nakal yah cucu nenek..." Bunda Dina yang menjawab salam dari Raihan dan langsung ngelus kepalanya baby Twins.
Akhirnya dirumah Pak Ahmad cuma ada kak Adit sama keluarga kecilnya, jadi kak Adit sama ayah Ahmad memutuskan obrol-obrol di ruang tamu sedangkan bunda Dina sama kak Anissa yang nemanin bunda Dina ke pasar jadi bunda Dina yang minta ke pasar sama menantunya, jadi pembantunya melakukan kerjaan yang lain.
Raihan sama Rafu dan anak-anaknya yang ditemani oleh pengasuhnya pun, akhirnya sampai di studio foto yang sudah ada mobil sahabat-sahabatnya didepan halaman studio foto tersebut.
" Assalamualaikum semuanya, maaf yah telat..." Raihan yang nyapa kepada sahabat-sahabatnya dan juga minta maaf telah datang terlambat.
__ADS_1
" Walaikumsalam han, iya gak apa-apa, kita juga baru sampai kok..." Dikta yang menjawab salam dari Raihan dan ternyata mereka baru sampai Juga.
" Alhamdulillah deh, kalau kalian baru sampai juga, hehe..." Raihan yang bersyukur kalau sahabatnya baru sampai juga di studio foto tersebut.
Mereka pun langsung nentuin tema untuk foto bareng anak-anak mereka masing-masing dan mereka pun akhirnya menemukan tema foto yang cocok untuk mereka sama anak-anaknya tersebut.
" baik, kita pilih tema ini aja yah..." Raihan yang menanyakan kepada sahabatnya untuk menyetujui tema yang sudah disepakati bersama.
" iya han, aku setuju dengan tema itu..." Raka yang menyetujui tema yang sudah disepakati bersama.
Mereka pun langsung siap-siap ganti pakaian yang sesuai tema yang mereka sepakati bersama dan akhirnya mereka pun sudah ganti pakaian, kemudian pertama mereka foto yang tidak bareng sama anaknya, terus kedua mereka foto pas perutnya pada hamil yang dimasukin bantal didalam perutnya dan foto terakhir mereka baru foto bareng anak-anaknya masing-masing.
" Lucu yah hasilnya..." Rafu yang melihat hasil fotonya cukup mengemaskan.
" Iya rafu, lucu bangat... gak sabar mau langsung jadi fotonya, terus dibawa pulang kerumah deh..." fia yang tidak sabar dengan hasil fotonya nanti.
" Sabar Fia, tunggu seminggu yah, hehe..." Aulia yang minta fia untuk sabar dengan beberapa hari lagi akan jadi fotonya.
Akhirnya acara foto-foto bareng sama anaknya pun telah selesai, mereka langsung memutuskan untuk cari tempat makan untuk obrol-obrol, karena udah lama mereka tidak ketemu, gara-gara mereka pada sibuk dengan kegiatannya masing-masing.
" Kita makan direstoran kamu aja..." fia yang berikan Idenya untuk makan direstorannya Raihan.
" Boleh tuh..." Aulia yang setuju dengan idenya fia.
Mereka pun langsung menuju ke Restorannya Raihan dengan mobilnya masing-masing, beberapa menit kemudian, mereka pun sampai ditempat restorannya Raihan dan mereka langsung pesan makanan sama minuman yang sesuai selera masing-masing.
* Akhirnya aku bisa kumpul-kumpul lagi sama sahabat-sahabatku, batin Rafu yang senang bangat bisa kumpul bareng sahabatnya lagi di restoran milik keluarganya pak Ahmad.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1