Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Bulan Madu Dikta


__ADS_3

Setelah sepanjang jalan menuju ke Turki, akhirnya mereka berdua pun sampai juga di tempat bulan madu yang impikan Fia selama ini dan Fia pun sangat senang bisa bulan madu di Turki yaitu Negara impian dia dari dulu.


"Aa, kita sampai juga yah di Turki, aku gak sabar mau jalan-jalan ke wisata yang ada di Turki...." Ucap Fia yang cukup senang, akhirnya sampai juga di negara impian dirinya selama ini yang ingin dikunjungi bersama orang yang dia cintai.


"Iya sayang, yaudah kita ke hotel dulu, jadi kita istirahat dulu dan nanti besok kita jalan-jalan..." jawab dikta yang sedang merangkul ke bahunya fia dan mereka pun dijemput sama kenalan ayahnya Dikta tersebut.


" assalamualaikum, selamat datang diturki, tuan Dikta sama nona Fia...." sapa dari kenalannya ayahnya Dikta tersebut.


"Walaikumsalam, pak Syarif...." jawab dikta kepada kenalan ayahnya tersebut dan Fia pun memberikan senyumannya Kepada kenalan mertuanya tersebut.


Mereka berdua pun langsung naik mobil yang langsung di setir oleh teman ayahnya tersebut dan sepanjang jalan fia terus memandangi pemandangan yang ada di Turki tersebut, Dikta pun hanya fokus sama handphonenya karena Dikta pun juga harus bantuin ayahnya untuk ngecek laporan perusahaan keluarganya tersebut sambil salah satu tangannya merangkul ke bahu fia.


Sampailah mereka berdua di hotel yang telah dipesan sama ayahnya Dikta tersebut, Dikta sama fia pun langsung turun dari mobilnya dan kemudian mereka berdua pun disambut oleh manager hotel yang mereka berdua tinggal.


"Assalamualaikum, selamat datang tuan Dikta sama nona Rafu, di hotel kami ini dan semoga honeymoon nya nyaman...." sambut dari salah satu manager hotel yang mereka berdua tinggalkan selama beberapa hari ini.


"Walaikumsalam, terima kasih atas sambutannya dan terima kasih juga atas semuanya...." Dikta yang mengucapkan terimakasih atas semua hal yang telah membuat karyawan-karyawan hotelnya sibuk mempersiapkan kamar buat dirinya bersama istrinya.


Mereka berdua pun langsung masuk ke dalam kamarnya tersebut yang sudah disiapkan oleh manager hotel tersebut.


Ketika mereka berdua melihat isi yang ada di kamarnya tersebut, ternyata ada tulisan "Welcome tuan Dikta and Nona Fia" terus juga dikasurnya ada bunga mawar berbentuk love sama handuknya berbentuk angkasa tapi di love gitu, pokoknya kamarnya tuh dihias cukup membuat fia kaget melihatnya.


"Aa, kamar kita kenapa isinya romantis bangat sih...." fia yang kaget melihat kamar yang akan ditidurnya tersebut berisi hal-hal yang romantis gitu jadi dia masih gak nyangka kalau suaminya cukup romantis kepadanya.


"Gimana, kamu suka kan..." tanya Dikta kepada fia, apakah istrinya suka dengan kejutan darinya.


"Suka bangat, Aa.... terima kasih suamiku...." Fia yang langsung peluk suaminya dan cium pipinya Dikta tersebut, tetapi Dikta minta lebih dari ini dari Fia, kemudian Fia pun malu dengan permintaan Dikta tersebut.


"Sayang, ayolah.... " Dikta yang terus menggoda fia untuk mau menuruti permintaannya tersebut dan Fia pun langsung ke kamar mandi karena dia cukup malu sama permintaan suaminya tersebut.

__ADS_1


"Sayang.... sayang.... sayang... ayolah, kamu gak mau apa suami kamu tahan nafsu terus nih..." teriak Dikta di pintu kamar mandi tersebut dan Tiba-tiba fia pun langsung mengiyakan permintaan Dikta tersebut, Dikta pun langsung menggendong fia ke kasur yang penuh bunga mawar tersebut.


Dikta pun langsung memulai dengan membuka kerudung fia, terus ngusap rambutnya fia, pegang pipinya fia yang sudah berwarna pink gitu, Kemudian Dikta cium keningnya fia, lalu ke hidung, lalu ke arah yang sudah lama ingin Dikta cium kan yaitu Bi*** fia tersebut.


Mereka berdua pun cukup menikmati adegan ciuman tersebut dengan cukup lama karena Dikta gak bisa bebas kalau dirumah fia jadi pas di hotel, dia ingin puas-puasin ciuman tersebut dengan fia, lalu Dikta pun pindah ke arah Leher, fia pun hanya bisa diam sama tingkah suaminya tersebut, seterah itu jadilah mereka berdua melakukan hal-hal yang mereka berdua ditahan selama ini.


Beberapa jam kemudian, mereka berdua pun selesai melakukan adegan yang cukup membuat mereka berdua merasakan kelelahan dan Dikta pun langsung tepar disampingnya fia isambil menatap ke arah fia.


"Terima kasih, Istriku.... kamu sudah mau memenuhi kewajiban kamu untuk aku...." Dikta pun langsung cium keningnya fia dan mereka berdua pun langsung tidur cukup pules karena mereka berdua sudah kelelahan gara-gara melakukan kegiatan olahraga tersebut.


Pagi yang cerah pun, mereka berdua sudah terbangun dan mereka berdua pun melakukan sarapan pagi, setelah itu Fia pun begitu semangat walaupun langkahnya agak susah tapi bagi dirinya tidak dipermasalahkan karena hari ini harus jadi jangan sampai gak jadi.


"Ayo, Aa... aku udah gak sabar nih mau keliling ke wisata yang ada di Turki...." Fia yang tidak sabaran ingin jalan-jalan ke wisata yang ada di Turki dan Dikta pun selesai dengan sarapannya dirinya walaupun belum kenyang buat dirinya tapi yaudahlah nanti bisa beli dijalan bersama istrinya.


Mereka berdua pun pergi ke wisata Turki bersama pak Syarif karena beliau lah yang tau wisata yang ada di turki jadi Dikta butuh orang yang mengenalin wisata-wisata yang ada di Turki biar dirinya sama fia tidak nyasar di Turki.


Sampailah mereka di tempat wisata yang cukup indah bangat pemandangannya dan mereka berdua pun langsung masuk ke dalam wisata tersebut, karena Fia sudah tidak sabaran ingin masuk ke wisata yang sangat membuat dirinya ingin cepat-cepat masuk.


"Aa, kita mampir dulu yah disana...." fia yang langsung meminta Dikta untuk mau mampir ke tempat belanja.


Dikta pun langsung mengiyakan permintaan fia tersebut yang ingin mampir ke tempat belanja tersebut untuk beli oleh-oleh sahabatnya sama sepupunya tersebut.


Setelah berapa lama fia milih-milih barang yang cocok buat Sahabat-sahabatnya sama calon kakak iparnya tersebut, akhirnya fia pun sudah memilih barang yang cukup unik atau sesuai dengan selera sahabat-sahabatnya sama calon kakak iparnya karena itu aja buat calon kakak iparnya nanya sama Dikta sebagai sepupunya.


Kemudian Fia minta Dikta mampir ke restoran yang terkenal di wisata tersebut karena cukup ramai yang datang ke restoran tersebut dan Dikta pun juga sebenarnya sudah sangat lapar dari tempat belanja tadi.


"Aa, kita makan dulu, yukkkk...." ajak fia kepada Dikta untuk makan lebih dahulu setelah itu baru lanjutin jalan-jalan nya tersebut.


"Yaudah, ayo... pak Syarif, kita makan dulu yah..." Dikta yang minta pak Syarif untuk makan dulu kemudian lanjutin jalan-jalan nya.

__ADS_1


Pak Syarif pun langsung mengiyakan permintaaan anak temannya tersebut, kemudian mereka berdua sama pak Syarif pun langsung pesan makanan yang sangat diminati oleh masyarakat turki sini dan minuman pun juga sama tapi fia pesan kebab yang terkenal di restoran disini juga.


Fia pun langsung telepon dua sahabatnya, karena fia udah kangen sama mereka berdua, oiya waktu itu fia pun juga lupa kabarin dua sahabatnya yah itu gara-gara Dikta yang minta kewajiban kepadanya jadinya dia lupa kabarin dua sahabatnya yang bilang, kalau dirinya sama Dikta sudah sampai diturki dengan selamat.


"Assalamualaikum my friends...." sapa fia yang cukup lebay bangat menurut Dua sahabatnya tersebut dan Rafu sama Aulia pun hanya menggelengkan kepalanya pas dipanggil sama fia tersebut.


"Walaikumsalam fia...." jawab dengan bersama kepada salam dari fia tersebut.


" Maaf yah, kemarin aku lupa kabarin kalian berdua, kalau aku udah sampai di turki dengan selamat...." Fia yang minta maaf sama dua sahabatnya, gara-gara dirinya tidak beri kabar ke Sahabat-sahabatnya tersebut.


" iya gak apa-apa kok Fia, kita sudah paham, kenapa kamu tidak kabarin kita berdua, hehehehe...." Rafu yang langsung tersenyum karena Rafu udah tau kenapa Fia tidak hubungi dirinya sama Aulia, terus Aulia pun binggung dengan maksud Rafu tersebut.


" Maksud kamu apa sih, aku tidak ngerti tau...." Aulia yang kebingungan dengan ucapan Rafu tadi.


"Nanti pas kamu nikah sama Raka, bakalan tau kok, hehehe...." canda dari rafu untuk Aulia yang belum paham dengan ucapan dirinya Tersebut.


* Makanya Aulia, cepat-cepat nikah sama Raka, jangan lama-lama, jadinya kamu tidak ngerti kan maksud aku tadi, batin Rafu yang Tiba-tiba tersenyum kepada Aulia dan Aulia pun masih butuh penjelasan kepada Rafu.


hasil foto jalan-jalan hari ini.




Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌

__ADS_1


Oiya jangan lupa share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2