
Raihan sama Rafu pun pulang ke restoran kembali karena sudah cukup puas untuk mereka berdua jalan-jalannya, tiba-tiba ketika mereka berdua sudah masuk kedalam restoran tersebut dan mereka berdua kaget karena keluarga mereka berdua sudah pulang.
Raihan pun menanyakan kepada pelayan restoran dikakeknya tersebut tetapi pelayannya dikaget kan kedatangan seorang pangeran cukup tampan sekali dan membuat Raihan menggelengkan kepalanya kepada Pelayan restoran kakeknya tersebut.
" assalamualaikum mbak Leni ..... halo mbak Leni...." melambaikan tangan Raihan kearah mukanya mbak leni yaitu pelayan kakeknya yang sedang terpesona dengan kedatangan cucu bosnya tersebut.
" hey .... iya ... mas Raihan, walaikumsalam ... ada apa yah mas Raihan ???." tanya mbak Leni kepada cucu bosnya tersebut dengan sadarnya setelah memandang wajah tampannya cucu bos Tersebut.
" saya mau tanya .... keluarga saya sama keluarga nya dia pada kemana yah ????." tanya Raihan kepada mbak Leni tentang keberadaan keluarga dia dan keluarga Rafu.
"oh... keluarga mas raihan sama keluarganya mbak Rafu sudah pada pulang ... terus pak Ahmad bilang kepada saya kalau mas Raihan anterin aja mbak Rafu kerumah." pesan dari pak Ahmad kepada Raihan yang dititipkan ke mbak Leni untuk bilang kepada nya.
Tanpa basa-basi mereka berdua pun langsung pulang dari restoran kakeknya tersebut dengan motor kesayangan Raihan.
" yaudah... ayo Rafu kita pulang dan aku dipesankan ayah buat anterin kamu pulang ... soalnya keluarga kamu sudah pulang bersama keluargaku." ajakan Raihan kepada Rafu untuk pulang bareng bersamanya.
Tiba-tiba diperjalanan Raihan pengen makan jagung bakar dan Raihan ngajak Rafu untuk makan jagung bakar yang ada dipinggir jalan tersebut.
" Rafu .... kita makan jagung bakar disana ... yukkk...." ajakan Raihan kepada Rafu untuk makan jagung bakar yang ada dipinggir jalan tersebut.
"Raihan.... ini sudah malam loh dan pasti bapakku sudah nungguin aku dirumah ... jadi kita pulang aja yah .... " tolak Rafu kepada Raihan dengan ajakan untuk makan jagung bakar dipinggir jalan tersebut.
" plissss rafu .... kita makan yah jagung bakar disana dan aku janji deh cuma sebentar aja yah..." permohonan Raihan kepada Rafu untuk mau makan jagung bakar dipinggir jalan tersebut dan memberhentikan motornya dipinggir jalan untuk menatap ke arah belakang Rafu dengan kedua tangan yang seperti tanda mohon "🙏" kepada Rafu.
" huhu... yaudahlah, ayo kita makan jagung bakar disana dan janji yah sebentar aja ... jangan lama-lama, soal nya bapak aku pasti sudah nungguin aku pulang." menghembuskan nafas Rafu dengan tingkah Raihan yang membuat dirinya harus menerima tawaran nya tersebut.
Akhirnya mereka berdua menghampiri tukang jagung bakar tersebut dan memberhentikan motornya dipinggir jalan tersebut.
Raihan pun langsung memesan dua jagung bakar yaitu untuk nya sama Rafu yah walaupun tadi Rafu tidak ingin tetapi sama Raihan dipaksa buat mau ikut makan jagung bakar bersamanya.
__ADS_1
" bang .... saya pesan dua jagung bakar yah tetapi satunya pedes dan yang satunya sedang aja yah dan dua es kelapa muda yah bang .... saya tunggu disitu yah bang .... " pesan jagung bakar sama es kelapa mudanya kepada Abang tersebut dan memberikan jari petunjuk kearah tempat Rafu sama Raihan makan jagung bakar tersebut.
" siappp dah bang ganteng ... " jawaban Abang tukang jagung bakar tersebut kepada Raihan dengan tersenyum.
" abangnya bisa aja muji saya ganteng .... hehe.." tawa Raihan kepada Abang jagung bakar tersebut yang membuat dirinya jadi malu tetapi emang iya sih dirinya ganteng.
Abangnya pun langsung bikini mereka berdua jagung bakar sedangkan mereka berdua melakukan kesibukan mereka berdua masing-masing yaitu Raihan sedang dengarin musik dan Rafu seperti biasa sedang membaca novelnya tersebut.
Akhirnya Abang nya pun datang membawa pesanan mereka berdua dengan minuman es kelapa muda tersebut dan abangnya pun tersenyum melihat tingkah dua anak muda tersebut yang tidak ada obrolan sama sekali dengan mereka berdua sibuk masing-masing.
" Ya ampun nengnya sama abangnya ini kok diam-diam aja sih.... tidak ada obrolan sama sekali ... " ledekan Abang nya tersebut kepada mereka berdua yang sambil menatap kearah mereka berdua.
" ehhh iya bang... lagi tidak ada topik pembicaraan bang jadi daripada binggung mau bicara apa yah yaudah kita berdua sama sibuk masing-masing ... " alasan bohong Raihan kepada Abang jagung bakar tersebut, padahal mah Raihan malu kalau ajakin Rafu obrol bersama nya dan Rafu pun juga sama masih malu-malu ajak Raihan obrol jadi mereka berdua sibuk aja dengan masing-masing.
" jangan binggung bang ajak obrol neng cantik ini dan kasian tuh neng cantik gini tidak diajak obrol sama Abang yang ganteng ini ... iya gak neng ..." godaan Abang jagung bakar kepada Raihan dan menatap kearah Rafu untuk mengiyakan perkataan abang jagung tersebut.
" hehe .... iya bang." terpaksa Rafu mengiyakan perkataan abang jagung bakar tersebut karena biar abangnya Langsung pergi dari hadapannya tersebut.
"amiiin...." gumam Raihan yang sambil menatap arah mata Rafu yang cukup indah buat memandangi nya.
* amiin ya Allah kalau kau mengizinkan saya untuk bisa bersama orang yang ada didepan mata saya ini, batin Rafu yang memandangi wajah Raihan yang cukup tampan dan membaur dirinya menjadi ingin lama memandangi wajahnya tetapi Rafu pun langsung berhenti memandangi wajah Raihan dengan arah kebawah dan Raihan masih memandangi wajah cantiknya Rafu.
Setelah mereka berdua selesai makan jagung bakar sama minum es kelapa muda nya, kemudian Raihan langsung bayar makanan sama minuman ke abangnya tersebut, walaupun tadi Rafu menolak dibayarin sama Raihan tetapi terpaksalah Rafu menerima bayaran dari Raihan.
" jadi berapa bang... dua jagung bakar sama dua es kelapa muda nya ???." tanya Raihan tentang harga yang mereka berdua makan sama minum kepada abangnya tersebut.
" jadi .... 30 ribu aja bang ganteng." jawaban abangnya tentang harga yang mereka berdua minum dan makan tersebut.
" nih bang uangnya dan kembaliannya buat Abang aja karena Abang nya tadi udah doain saya dengan dia ... hehe..." jawaban Raihan kepada Abang nya tersebut dan tidak minta kembalinya tersebut karena abangnya udah mendoakan yang baik buat hubungan dia dengan Rafu.
__ADS_1
" makasih yah Abang ganteng." terharu abangnya dengan uang sebesar 100ribu dari Raihan dan itu membuat abangnya tersenyum bahagia kepada raihan.
Mereka berdua pun langsung pulang untuk anterin Rafu kerumahnya.
Sepanjang jalan kearah rumah Rafu, Raihan tersenyum bahagia untuk hari ini yang telah bersama orang yang dia sukai selama ini.
Sama dengan Rafu pun juga bahagia untuk hari ini dan hari ini pun sejarah buat dirinya yang telah bersama orang yang disukai selama ini juga.
* terima kasih buat hari ini, Rafu Aryanti Putri ... Ahmad Raihan Putra, batin Raihan sama Rafu pun sama untuk hari ini dan sejarah buat dalam hati mereka berdua dengan kebersamaan mereka dua untuk hari ini juga
Sampailah mereka berdua dirumah pak Triyanto yang cukup sederhana dan banyak bermacam-macam tanaman bunga yang indah dihalaman rumahnya tersebut, ada juga keberadaan pak Joko yang sedang roda malam dirumah pak Triyanto tersebut.
" Yaudah aku masuk ke dalam rumah yah, Raihan."pamit Rafu kepada Raihan yang sambil menatap wajah tampannya Raihan tersebut.
" assalamualaikum ... " ucap salam yang tidak sengaja secara bersama dan membuat mereka dua menjadi salah tingkah satu sama lain.
" eh sama Rafu .... hehehe..." ucapan Raihan kepada Rafu yang tiba-tiba ucap salam secara bersama dan membuat dirinya menjadi salah tingkah.
" iya Raihan ... yaudah aku masuk yah .... sampai jumpa lagi Raihan ... assalamualaikum Raihan." pamit Rafu kepada Raihan yang melambaikan tangan nya kearah Raihan dan membuat Raihan tersenyum dengan indahnya.
" walaikumsalam Rafu, iya sampai jumpa lagi di lain waktu." jawab Raihan kepada Rafu yang sudah Raihan nyalakan motornya untuk pulang kerumahnya.
Rafu pun melihat secara jauh Raihan yang sudah keluar dari rumahnya tersebut dan Rafu pun langsung masuk ke dalam rumahnya, lalu langsung ke kamarnya yang berada diatas karena sudah sangat sepi Di dalam rumahnya tersebut.
*hari ini adalah hari kebahagiaanku bersamanya dan Terima kasih kepadamu Ya Allah untuk hari ini yang membuatku menjadi bahagia bersama, Ahmad Raihan Putra yaitu pria yang membuat diriku menjadi tambah jatuh cinta kepadanya, batin Rafu yang menatap kearah jendelanya dengan melihat pemandangan yang indah di langit tersebut.
Berbeda sama Raihan yang sudah sampai dirumah dan Raihan pun langsung membersihkan dirinya, lalu tersenyum sendiri seperti orang gila yang sudah menjatuhkan badannya ke kasurnya dan menatap keatas atap rumahnya tersebut.
jangan lupa like ceritaku atau vote ceritaku yah gaes 🤭🤭🤭🤭🤭
__ADS_1
share juga yah gaes ke teman kalian masing-masing, Terima kasih 🤗🙏