Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Episode 6


__ADS_3

》》》》》》》》


-> Ketika aku ingin melepaskannya, tiba- tiba resleting nya susah diturunkan dan pada saat itu juga erwin masuk ke kamar tanpa mengetuk pintu dulu.


"Ahh!! kenapa kau tudak mengetuk pintunya dulu dasar mesum!!" kataku yang sedang menutupi punggungku.


Erwin pun diam sambil melihat tubuhku dan bergumam, " ehmm, aku semakin tidak sabar~"


-> Apa maksudnya tidak sabar? aku berpikir sejenak, tapi apa gunanya sekarang untuk berpikir. Apa aku harus meminta bantuannya sebentar? tapii dia kan cowok! ah! coba dulu tidak apa kan,


"Emm...erwin, apa kau bisa membantuku menyelesaikan ini sebentar?" ucap fara.


"Maksudmu, membuka gaun ini?" tanya erwin pada fara sambil menelan ludah.


"Ya iyalah, ka..kamu mau apa gak?!" tanya fara sekali lagi.

__ADS_1


"Ohh oke oke," jawab erwin.


(Saat Erwin mencoba membukanya, tiba- tiba tak sengaja erwin melihat langsung lekuk tubuh milik fara yang terlihat begitu sempurna dari belakang. Dia tidak tahan dengan tubuh fara yang indah bagaikan gitar spanyol. Dia menarik nafasnya dalam- dalam dan menghembuskannya ke punggung fara. Erwin pun kehilangan kendali dan langsung mencium punggung milik fara dengan lembut.)


-> Fara yang merasakannya langsung menghindar maju satu langkah dan berkata,


"Heii!! dasar mesum! apa yang barusan kau lakukan padaku!,"


"Ahh maaf, aku hanya terbawa suasana, maafkan aku:( " kata erwin.


"Tidak! , kau tidak akan aku maafkan kali ini!"," Sekarang kau keluar dari kamarku,!" teriakku menahan malu.


-> Selesainya aku ganti baju, aku melihat ada seorang anak kecil laki- laki ditaman dari jendela. Sepertinya, anak itu sedang mencoba menganbil sesuatu dari atas pohon tapi tak sampai. Anak itu pun mencoba memanjat dahan- dahan dan naik ke atas. Tapi dia terus saja terjatuh karena pohonnya juga lumayan tinggi. Aku takut jika aku tidak segera menolongnya, ia akan terluka nantinya.


-> Lalu aku pun bergegas keluar menuju taman untuk menolong anak itu. Aku berlari dan melambaikan tanganku sambil berkata,

__ADS_1


"Haloo anak kecil yang ada disana... kamu sedang apa?? apakah kamu mengalami kesulitan? , jika ada, kamu bisa meminta pertolonganku sekarang^^ "


"Aku ingin mengambil bolaku yang tersangkut diatas sana kak, aku ingin bolaku kembali lagi padaku karena itu adalah sebuah barang yang sangat berarti bagiku," ucap anak manis itu.


" Ohh kalau begitu biarkan kakak saja yang mengambilnya yaa., kamu bisa menungguku disini saja dan berjaga- jaga jika bola itu turun... okayy^v^" Kataku.


"Kakak kan perempuan, memangnya perempuan bisa memanjat pohon,?" tanya anak itu ragu.


"Tentu saja bisa, karena kakak jago memanjat apapun. jadi kamu tak usah mengkhawatirkan kakak," ucapku.


-> Aku pun langsung memanjat pohon itu dengan lihainya dan mengambil bola yang ada di dahan atas. Aku melempar bola itu ke bawah. Karena aku pandanganku tertutupi oleh daun dan ranting, akupun tak sengaja melempar bola itu mengenai jidat indah seorang laki- laki tampan.


"Ah! maaf, aku tak sengaja melempar bola itu pas mengenai jidatmu!," ucapku sambil menuruni pihon dan berjalan mendekati pria itu.


" Tidak apa- apa kok^_^, aku hanya terluka sedikit saja," ucap pria itu.

__ADS_1


"Oh iya, ngomong- ngomong siapa namamu? dan, kenapa kau ada disini?" tanyaku.


"Kenapa aku ada disini? heii ini rumahku, seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu-_- " ucap pria itu sambil mengelus jidatnya yang lecet.


__ADS_2