Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Foto Bareng Sahabat


__ADS_3

Setelah mereka semua punya pasangan Masing-masing, mereka pun jarang kumpul-kumpul lagi karena pada sibuk sama urusan hubungan mereka masing-masing.


Apalagi Dikta sama fia yang lagi sibuk-sibuknya urusin buat lamaran mereka yang bentar lagi tetapi urusan lamarannya pun hampir selesai jadi mereka berdua tinggal waktu lamarannya tiba aja, Jadi keluarga Dikta yang dari luar negeri pun juga pada datang untuk menyaksikan lamaran Dikta sama fia.


Fia pun juga menyiapkan pakaian samaan dengan Aulia sama Rafu terus juga Raihan sama Raka pun juga disiapkan buat nanti dipakai lamaran fia sama Raka, jadi lamarannya bakalan mewah tapi sederhana karena itu impian lamarannya fia kalau punya pasangan nanti jadi Dikta pun tak dipermasalahkan permintaan fia seperti apalagi permintaan nya pun tidak aneh-aneh atau tidak terlalu mewah bangat lah bagi Dikta permintaan fia.


"Alhamdulillah sayang, urusan lamaran kita hampir selesai dan kita nanti tinggal tunggu harinya aja...." kata Dikta yang sedang lihat catatan tentang persiapan lamarannya tersebut.


"Iya sayang, urusan lamaran kita udah mau hampir selesai dan aku udah gak sabar bangat diacara lamaran kita nanti...." jawab fia yang tak sabar menunggu hari lamarannya tiba bersama Dikta dan Apalagi temannya sesuai permintaan dirinya.


Tiba-tiba Dikta merangkul ke bahunya fia sambil sederan disofa miliknya jadi tadi fia lagi dirumah Dikta soalnya kampus sama rumahnya Dikta lumayan dekat jadi fia memutuskan bicaranya dirumah Dikta aja.


Mereka berdua pun sama-sama merasakan lelahnya urusin lamarannya berdua aja tanpa bantuan orang tua mereka berdua karena itu juga permintaan mereka berdua yang ingin urusin lamarannya berdua aja tanpa bantuan orang lain.


Sedangkan Raihan sama Rafu pun sedang sibuk di restoran Raihan karena hari ini Raihan lagi ada rapat tentang restorannya tersebut terus Rafu pun minta ikut karena dia gak mau sendirian dirumah jadinya Raihan pun ajak Rafu ke restoran nya tersebut tetapi Rafu harus tunggu dikamar pribadinya dan Rafu tidak boleh turun, Rafu pun mengikuti saran dari suaminya tersebut tanpa bantah dari perintah suaminya tersebut.


"mas, aku ikut yah.... bosen bangat nih dirumah." ucap Rafu yang tiba-tiba ingin ikut Raihan ke restoran.


"Yaudah kamu boleh ikut tapi kamu dikamar pribadi aja yah terus kamu jangan turun jadi nanti aku minta karyawanku untuk nemanin kamu jadinya kamu gak bosen dikamar nanti, gimana mau gak???." jawab Raihan yang menuruti kemauan Rafu tapi ada syaratnya dan Rafu pun mengiyakan syarat dari suaminya tersebut.


Akhirnya Rapat Raihan pun selesai dan Raihan pun langsung menyusulin istrinya yang ada di kamar pribadinya tersebut, ketika Raihan buka pintu ternyata Rafu sedang tidur terus Raihan meminta karyawan nya pun pergi dari kamarnya sedangkan Raihan pun ikut tidur dibelakang Rafu yang sambil memeluk Rafu dibelakang, jadinya mereka berdua pun tertidur sampai pagi.

__ADS_1


Pagi yang cerah, tiba-tiba Rafu ngidam mau foto bareng sahabat-sahabatnya jadi Raihan pun telepon Raka sama Dikta buat ketemuan ditempat foto keluarga pak Ahmad dan mereka berdua pun menyetujui permintaan Raihan yang katanya ini keinginan istrinya jadi mereka berdua pun siap membantu sahabatnya tersebut.


Raihan sama Rafu pun siap-siap pergi ke tempat foto buat fotoin bareng sahabatnya nanti, Rafu senang bangat keinginan dirinya diwujudkan sama suaminya dan sahabat-sahabatnya pun langsung pada mau menuruti permintaan tersebut tanpa ada alasan sedikit pun jadi Rafu sangat beruntung bangat punya sahabat-sahabat yang selalu ada ketika dirinya menginginkan sesuatu apalagi pas lagi hamil gini.


"Mas, aku senang deh hari ini bisa foto-foto bareng sahabat-sahabat aku sama sahabat-sahabat kamu jadi aku ucapin makasih bangat sama kamu, mas..." ucap Rafu yang senang bangat bisa foto-foto bareng sahabat-sahabatnya tersebut dan Rafu pun langsung menyederkan kepalanya dibahunya Raihan tersebut.


Raihan pun langsung memberikan satu tangannya memegang pipinya Rafu dan Raihan langsung cium keningnya Rafu sambil menatap ke arah depan yang lagi nyetir mobil mewahnya tersebut, Rafu pun senang bangat Raihan begitu perhatian sama dirinya dan apalagi semenjak Rafu hamil, Raihan selalu memanjakan dirinya ataupun menuruti keinginan dirinya.


"Iya sama-sama, sayangku...." panggilan yang begitu indah dari mulutnya Raihan untuk rafu.


Akhirnya mereka berdua pun sampai di stadio foto keluarga pak ahmad jadi waktu itu pak Ahmad punya teman masa kuliahnya waktu itu terus temannya pun minta kerja sama dengan pak Ahmad jadi pak Ahmad punya saham di stadion foto tersebut.


Tiba-tiba Raihan kaget ketika melihat sahabat-sahabatnya sudah datang duluan dari dirinya dan Wajar aja sahabat-sahabatnya udah sampai duluan soalnya tadi Raihan nyetirnya pelan-pelan karena kasihan sama Rafu yang lagi hamil jadi Raihan lakuin begitu demi anaknya yang ada diperutnya Rafu dan juga keselamatan dua orang yang Raihan sayangi.


"Walaikumsalam, tidak apa-apa Raihan jadi kamu santai aja, kita juga ngerti kok kenapa kamu terlambat." jawab dikta yang mewakili mereka semuanya dengan kedatangan Raihan yang terlambat terus juga Raihan sudah jelaskan kenapa terlambat.


"iya han, santai aja sama kita-kita terus juga kita tidak mempermasalahkan kamu datang jam berapa yang penting kalian selamat sampai kesini nya." sambung dari Raka yang melanjutkan jawab dari Raihan tersebut.


Raihan pun sangat senang bangat punya sahabat seperti mereka berdua yang begitu perhatian kepadanya dan istrinya juga, Mereka semua pun siap-siap mengganti pakaian yang sesuai keinginan Rafu juga jadi mereka semua akan jadi korban ngidamnya Rafu tetapi bagi mereka pun tidak dipermasalahkan apa yang diinginkan oleh Rafu tersebut yang penting Rafu merasakan bahagia.


"Maaf yah kalian jadi korban ngidamnya aku deh dan apalagi kalian harus diatur-atur sama keinginan aku jadinya aku gak enakan deh sama kalian semuanya..." ucap Rafu yang tiba-tiba merasakan tidak enakan sama mereka semuanya yang jadi korban ngidamnya dirinya tersebut.

__ADS_1


"Iya tidak apa-apa Rafu, jangan merasakan gak enak gitu sama kita malahan kita senang kalau bisa bantuin keinginan kamu terus juga lumayan kan hasil foto-foto ini nanti bisa kita pajangkan dirumah masing-masing." jawab fia yang mewakili dari jawaban mereka semuanya dan Fia pun langsung pelukan sama fia dan Aulia.


"Kita gak ikutan pelukan nih kaya mereka, hehehe...." kata Raka yang ingin ikut berpelukan tapi sama Rafu tidak dibolehkan soalnya ini pelukan khusus perempuan jadi Raka pas mau tatap kearah Dikta sama Raihan tiba-tiba Raihan sama Dikta pun langsung pergi ninggalin Raka.


Para perempuan pun tertawa geli ketika lihat kelakuan para laki-laki tersebut apalagi kelakuannya Raka yang suka bangat buat mereka semua tertawa dan akhirnya mereka pun langsung foto bersama pasangan mereka masing jadi para wanita duduk sedangkan laki-laki berdiri sesuai urutan pasangan mereka masing-masing.


Habis itu mereka pun ganti pakaian lagi dan juga ganti gaya jadinya para perempuan pakai warna biru muda gitu sesuai warna kesukaannya Rafu terus tadi tuh mereka pakai warna merah sedangkan laki-lakinya pakai jas gitu terus sekarang para perempuan warna biru muda sedangkan laki-lakinya pakai baju batik gitu terus juga para perempuan suruh pegang Bunga gitu.


Mereka semua pun akhirnya menuruti aja kata Rafu yang inginnya seperti apa walaupun kadang mereka tidak suka dengan gaya seperti itu ataupun pakaiannya tetapi demi sahabatnya, mereka rela menahan tidak sukanya tersebut.


Rafu juga ingin minta foto dengan pasangan mereka masing-masing tapi sesuai keinginan mereka mau pakaian apa dan harus kompak cara pakaiannya tersebut soalnya Rafu juga ingin mereka ada foto kenang-kenangan bersama pasangan mereka masing-masing.


Mereka pun dengan senang hati, menuruti keinginan Rafu yang ingin sekali sahabat-sahabatnya bisa foto berdua bersama pasangannya masing-masing dan Rafu juga nanti mau foto bareng suaminya tercinta sesuai keinginan dirinya juga jadi hari ini bakalan banyak foto bareng sahabat-sahabatnya terus juga Rafu minta fotonya dimasukin ke album jadi bakalan dibikinin tiga album biar mereka semuanya kebagian.


Akhirnya selesailah foto-foto bareng sama sahabat-sahabat jadi nanti tinggal tungguin jadinya deh dan nanti bakalan di infoin sama fotografer nya nanti ke nomer telepon Raihan, sebenernya Rafu tidak sabar mau lihat hasilnya nanti terus juga sebenarnya Rafu minta fotonya dari kamera fotografernya dan dikasihlah hasil fotonya terus dimasukin ke handphonenya tersebut sama sahabat-sahabatnya juga tapi bagi dirinya masih kurang kalau dirinya belum dapat albumnya.


*untung sayang sama kamu, terus juga aku rela deh mau diapain sama kamu yah asalkan kamu bahagia dan anak kita juga bahagia walaupun harus melawan tidak suka hal-hal seperti itu. batin Raihan yang sambil menatap kearah Rafu yang sedang sibuk lihat-lihat hasil fotonya tadi dihandphone nya tersebut.


sampai jumpa di episode selanjutnya.....


jangan lupa like ceritaku yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


__ADS_2