Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Cemburuan Rafu


__ADS_3

Setelah mereka semua sudah pada masuk ke rumah Aulia walaupun banyak bangat tadi dilihati sama Tetangga Aulia karena kedatangan keluarga Pak Ahmad yang mempunyai rumah sakit terkenal di Jakarta apalagi banyak banget restoran-restoran miliknya jadi keluarga pak Ahmad memang cukup terkenal.


"ehhh, tadi kalian lihat gak sih ada anaknya pak Ahmad sama menantunya ke rumah Aulia, keren yah Aulia bisa dekat sama anak dan menantu pak Ahmad, ihhh... aku jadi mau deh berteman sama mereka." bisik tetangga yang melihat kedatangan Raihan sama Rafu ke rumah Aulia dan mereka pun cukup iri sama Aulia yang bisa berteman sama Raihan dan Rafu.


"iya, ihhhh... yaudah nanti kita chat Aulia, minta nomer atau sosmed nya anaknya pak Ahmad, soalnya Raihan tuh ganteng bangat, gak apa-apa lah aku jadi istri keduanya, hehehehe...." temannya pun malahan menghalu jadi istri keduanya Raihan dan lebih parahnya mau minta nomer atau sosmed nya Raihan, pokoknya para-para perempuan disana pun tergila-gila sama ketampanannya Raihan sama Raka juga sih apalagi nanti ada Dikta yah.


Rafu sebenernya tidak suka kalau suaminya dari tadi dipandang terus sama perempuan-perempuan yang diluar dan apalagi juga mereka gak mau pada pulang karena masih ingin puas-puasin lihat suaminya atau Raka.


"mas, aku gak suka tau, mereka pada lihat kamu terus...." Kesel Rafu kepada para perempuan yang diluar yang terus lihat suaminya.


"Yah udah cuek aja sih, sayang...." Raihan yang menjawab kepada Rafu untuk cuek aja tentang mereka yang lihat dirinya.


"Ihhh, kamu nyebelin bangat sih.... bukannya kamu mikir kek cara usirin mereka biar gak lihat kamu Terus...." Rafu yang tambah kesel gara-gara suaminya yang sangat cuek terhadap para perempuan lihat suaminya tersebut.


Tiba-tiba Aulia sadar melihat Rafu sama Raihan sedang berantem dan Aulia pun langsung tanyain ke mereka berdua, sebenarnya Aulia tau alasan mereka berdua berantem terus juga sebenarnya dirinya juga gak suka kalau pacarnya ditatap begitu sama tetangganya.


"Rafu, ada apa kamu marah-marah ke Raihan ???." tanya Aulia kepada Rafu tentang berantem diantara Rafu sama Raihan.


" Itu alasan aku berantem sama mas Raihan...." Rafu yang langsung tunjuk ke arah luar yang kasih tau kalau perempuan diluar sana sedang menatap Raihan begitu Bangat.


"Oh mereka, apa aku bantuin usir mereka semuanya...." Aulia yang menawarkan bantuan ke Rafu untuk usir teman-teman dirinya sebenarnya dirinya juga mau usir teman-temannya.


"Boleh tuh, soalnya aku suruh mas Raihan, ada aja alasannya...." Rafu yang mengiyakan bantuan Aulia dan Langsung lirik ke arah Raihan yang dari tadi suruh usir mereka tapi malahan banyak alasan.


Aulia pu langsung buka pintunya dan usir teman-teman yang sangat lebihan menatap pacar orang sama suami orang terus juga buat tamu dirinya jadi gak nyaman gara-gara suaminya ditatap begitu sama mereka.


"Maaf nih, kalian bisa gak yah pada pulang, ini udah jam berapa, soalnya tamu aku gak nyaman kalau kalian terus tatap suaminya begitu...." Ucap halus Aulia kepada teman-temannya tersebut.

__ADS_1


"Wah, Aulia sekarang udah sombong punya teman kaya dan dia juga udah berani usir kita semuanya....." salah satu perempuan yang tidak terima kalau dirinya di usir dan malahan disangka Aulia sombong kepadanya.


"Iyah nih, Aulia udah sombong bangat dan terus juga dia gak kenalin kita ke anaknya pak Ahmad lagi, harusnya dia ajak kita gabung kek yah sama anaknya pak Ahmad...." temannya satunya lagi malahan tambahin manasin para teman-temannya dan yaudahlah temannya pun langsung pada panas pas temannya bicara seperti itu.


"Yaudahlah, seterah kalian mau anggap aku seperti apa, yang penting aku mohon sama kalian untuk bubar dari rumahku ini dan silahkan pada pergi sekarang juga...." Aulia pun cukup diam aja kalau teman-temannya bicara begitu kepadanya pokoknya Aulia hanya ingin usir teman-teman nya karena gak mau kalau Raihan sama Rafu tidak nyaman gara-gara ditatap mereka begitu.


Akhirnya mereka semua pun pada bubar walaupun mulut mereka masih ngoceh-ngoceh terus sambil perjalanan pulang ke rumah mereka masing-masing karena masih tidak terima kalau mereka diusir sama Aulia begitu.


*Akhirnya pada pulang juga mereka, batin Aulia yang cukup tenang karena mereka udah pada pulang dan Rafu pun sudah merasakan nyaman ketika perempuan-perempuan tadi pada pulang.


"Terima kasih, Aulia...." ucap terima kasih dari rafu untuk Aulia yang telah ngusir mereka semuanya dari pandangan ke suaminya.


"Oiya tadi mereka pada bicara apa ke kamu dan kamu pun hanya diam tanpa menjawab bicara mereka tadi...." Rafu yang binggung pas lihat Aulia yang cukup diam dari bicaraan teman-temannya tadi.


"Biasalah, udahlah ngapain kita tanggapi mereka terus nanti mereka gak bakalan pulang karena kita tanggapi terus...." kata Aulia ke Rafu karena dia juga malas tanggapi bicaraan temannya tadi.


Akhirnya mereka semua pun disuruh makan dulu sama ibunya Aulia karena ibunya Aulia udah masak makanan banyak untuk teman-temannya Aulia.


"Ayo nak, kita makan dulu terus kalian istirahat yang udah ibu sediakan buat kalian...." ibunya Aulia yang langsung minta mereka semuanya pada makan lebih dahulu setelah itu istirahat.


Mereka semuanya pun langsung pada makan dengan bikinan ibunya Aulia dan ternyata bikinan ibunya Aulia juga enak bangat untuk dinikmati sama lidah mereka masing-masing.


"Wah, enak bangat Bu masakannya....." Pujian dari rafu yang cukup menikmati masakan ibunya Aulia tersebut.


"Sama, saya juga cukup suka sama masakan ibu kalau gitu mah ibu bisa jadi juru masak restoran saya terus nanti saya bilang ke ayah saya deh..." Raihan yang langsung tawarkan kerjaan ke ibunya Aulia dan ibunya Aulia pun langsung kaget sama kata anaknya pak Ahmad tersebut.


"ini beneran, ibu bakalan kerja di restoran milik keluarga kamu...." ibunya Aulia yang belum menyangka kalau dirinya akan dikerjakan ditempat kelurganya pak Ahmad.

__ADS_1


"Serius saya mah kalau udah tawarkan kerjaan ke orang-orang yang punya bakat apalagi bakatnya langsung diwujudkan tanpa ada kata alasan sedikit pun...." Raihan yang menyakinkan ibunya Aulia kalau dirinya serius sama ucapan yang dia ucapkan ke ibunya Aulia tersebut.


"Ya Allah, terima kasih kau sudah menemukan saya dengan orang baik seperti nak Raihan ini, makasih yah nak Raihan...." Ibunya Aulia yang langsung mengeluarkan air matanya karena ibunya Aulia pun masih tidak menyangka sebaik gitu anaknya pak Ahmad kepada orang lain.


"Iya ibu sama-sama, nanti saya telepon ayah saya pas makan-makan kelar." ucap Raihan yang akan hubungi ayahnya habis makan.


Akhirnya Raihan pun memakan cukup menikmati karena Rafu udah selesai makan tanpa nungguin dirinya yang tadi sedang bicara sama ibunya Aulia soal kerjaan maupun hal yang lainnya.


"Mas, aku ke kamar dulu yah, cape bangat bangat nih, jadi aku mau istirahat duluan...." ucap Rafu yang dari tadi ingin istirahat tapi gara-gara merekalah, Rafu jadi gak mau tinggalin suaminya.


"Yaudah sayang, kamu duluan aja tidurnya soalnya aku mau teleponan sama ayah buat masukin ibunya Aulia bagian juru masak gitu..." Raihan yang langsung mengiyakan permintaan istrinya yang ingin istirahat duluan.


"yaudah mas, terus kamu jangan tidur malam-malam Soalnya besok kita mau ikut ke acara nikah sepupunya Aulia." Rafu yang juga minta Raihan untuk tidak tidur malam habis teleponan sama mertuanya.


"Selamat malam mas raihanku...." ucapan manis dari rafu kepada Raihan.


"Selamat malam juga sayangnya aku dan kamu jangan lupa mimpikan kita berdua...." gombalan lagi dari Raihan yang diajarkan oleh Raka untuk gombalin rafu katanya.


*Sayang, aku sangat mencintaimu, Raihan yang menatap Rafu ke arah kamar mereka berdua nanti sedang Raka akan tidur sama abahnya Aulia dan Aulia sama ibunya.


Sampai jumpa di episode selanjutnya...


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa Share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2