
》》》》》》》》》》》
**Kelanjutannya kemarin^^
"*Dan lagi, namaku adalah andika, anak pertama dari 2 bersaudara, dan kamu pasti fara kan,?" tanya pria itu padaku.
"Eh, kok kamu tahu namaku? apakah kau punya sihir? atau ah! aku tau, kau pasti bisa membaca nama orang hanya sekali tatap saja ya***?!" tanyaku kagum.
->Beberapa saat kemudian, erwin datang menemuiku.
"Kamu darimana saja sih farr, dari tadi aku sibuk mencarimu didalam rumah, dibalkon, dikamar mandi, tapi tak ketemu:(" ucap erwin.
"ah, ini cewekmu ya win?, dia imut juga ya:v tapi sayangnya dia terlalu polos><" ejek andika padaku.
"Heii apa yang kau katakan barusan!! beraninya kau😠 dan satu lagi ya, aku bukan pacarnya erwin okey." ucapku.
__ADS_1
"Hia, kita tidak berpacaran kok, tapi yaa gak tau deh besoknya gimana:w" tambah erwin sambil melirikku. Wajahku langsung berubah menjadi merah merona karena erwin.
-> " ah yasudah deh, kalo gitu aku mau memasukkan koper dan barang- barangku dulu, berat tauu!!" , "oh iya, dan jangan lupakan si dion juga." tambah andika.
"Siap kak., " , "dion.... ayo ikut bang win jalan- jalan ke taman" panggil erwin ke dion.
" ah oke bang win^^ " jawab dion semangat sambil menggandeng tanganku dan tangan erwin.
-> Sebenarnya, siapa sih dion itu, dan siapa sih andika itu. Kenapa mereka terlihat sangat dekat, padahal kan saat mendiang ibunda erwin belum meninggal dulu, dia pernah bercerita padaku dulu bahwa erwin adalah anak satu- satunya yang dia miliki.
"Emm win.."
"ya, ada apa far?"
"aku mau tanya sesuatu boleh gak?" tanyaku
__ADS_1
"tentu, tanyakan saja^^ "
"emm, sebenarnya...dion dan andika itu siapanya kamu sih?"
"ahh mereka ya..., sini aku jelaskan," erwin menarik lenganku mendekat dengannya sedikit. Lenganku dan lengannya saling bersentuhan dan pahaku juga menyentuh kakinya.
-> "Jadi gini lo.. dulu, ayahku pertama kali menikah dengan bibi Zhau, dan akhirnya dia melahirkan anak pertama bernama kak andika. Semenjak kakak lahir, bibi sering sakit- sakitan dan saat kak andika berusia 5 tahun, bibi meninggal karena kanker di payudaranya.
Selang beberapa bulan, ayahku menikahi ibuku lalu melahirkanku. Saat ibuku menikahi ayah, kak andika terlihat acuh tak acuh dan tak suka dengan ibuku. Karena ibuku adalah wanita yang baik bagai malaikat, ibu mendekati kakak dan mengajaknya bermain layaknya anak kandungnya sendiri. Kakak pun lama kelamaan akhirnya mulai merasa nyaman dan tertarik dengan ibuku.
Saat aku dilahirkan, kakak memperlakukanku dengan sangat baik. Dan saat aku berumur 13 tahun, ibuku melahirkan Dion. Tapi sayangnya, ibu meninggalkan kami saat operasi melahirkan selesai. Aku dan kakak sangat sedih dan juga ayah yang kelihatan sangat terpuruk atas kematian ibu. Ayah pun pergi meninggalkan kami saat dion masih berumur 1 tahun dengan alasan ingin menyendiri."
-> "Lalu apa yang terjadi selanjutnya?," tanyaku makin penasaran.
"setelah ayahku pergi, ayah meninggalkan rumah dan uang yang begitu banyak untuk kehidupan kami. Saat kakak lulus kuliah, dia memegang saham perusahaan milik ayah yang hampir bangkrut walaupun umurnya masih 19 tahun. Dia bekerja keras dengan giat dan selalu lembur sampai perusahaan itu berjaya pada titik emasnya. Kakakku nerjanji akan membawa ayah pulang kembali dan hidup seperti dulu lagi meskipun tidak ada ibu di sisi kami." jelas erwin.
__ADS_1
"hmm jadi seperti itu ya, haiss sudahlah... ibunda pasti selalu bersamamu dan kedua saudaramu, ibuku pernah bilang kalau orang yang sudah meninggal akan berubah menjadi hewan yang lucu sekalii:> " hibur ku.