Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Cemburu


__ADS_3

Akhirnya mereka pun Sampai ditempat camping, semuanya pun langsung turun dari bis masing-masing dan berkumpul di tempat yang akan ditempatkan mereka bikin tenda nantinya.


" Baik, sekarang kalian bikin tenda masing-masing yang sesuai tempat yang sudah pak tentukan untuk kalian bikin tenda, silahkan dimulai bikin tendanya..." Gurunya pun langsung mempersilahkan siswa-siswi untuk bikin tendanya masing-masing.


" nanti kalau udah selesai bikin tendanya, kalian berkumpul disini lagi yah... Jadi pak kasih waktu dua jam untuk kalian bikin tenda..." Gurunya pun juga kasih waktu untuk siswa-siswinya bikin tenda dan setelah selesai akan kumpul lagi di tempat yang awal.


" Baik pak..." jawab semua siswa-siswi dengan bersama-sama dan mereka pun langsung mulai bikin tenda dengan masing-masing.


Mereka semua pun sibuk dengan bikin tendanya yang akan menjadi tempat istirahat mereka selama dua hari ini dan mereka pun juga berlomba-lomba untuk bikin tenda dengan cepat.


" Gila ... kelas sebelah, bikin tendanya cepat bangat...." Anggi yang kesel melihat kelas sebelah bikin tendanya dengan cepat.


" Biarkan, kita tuh harusnya mikirin tenda kita, jangan mikirin tenda orang lain...." Syifa yang minta Anggi untuk fokus sama tendanya sendiri, bukan mikirin tenda orang lain.


Anggi pun langsung fokus kembali bikin tendanya, setelah diceramahi sama Syifa dan akhirnya tenda mereka berdua pun sudah jadi, kemudian mereka berdua langsung masukin barang-barangnya ke dalam tenda.


" Akhirnya, tenda kita udah jadi..." Anggi pun langsung berbaring ditenda.


" Iya... yaudah, kita Cepat-cepat rapikan barang kita didalam tenda, terus kita langsung menuju ke lapangan yang tadi kita kumpul...." Syifa yang minta Anggi untuk bangun dari tidurnya, karena mereka berdua harus rapikan barangnya, sebelum kumpul dilapangan tersebut.


Akhirnya mereka berdua pun selesai merapikan barang-barang mereka berdua di tenda, kemudian mereka berdua langsung menuju ke lapangan untuk kumpul lagi.


" Baik, kalian udah menyelesaikan bikin tendanya dengan baik, sekarang udah waktunya untuk kalian makan, jadi pak minta tolong sama Syifa, untuk bagikan makanan untuk teman-teman kamu..." Gurunya pun minta tolong Syifa untuk bagikan makanannya tersebut.


" Baik pak..." Syifa pun langsung menghampiri gurunya tersebut untuk membagikan makanan kepada teman-temannya tersebut.


" Jadi ini makanan, pemberian dari ayahnya Syifa, lagi kalian harus bilang terimakasih kepada syifa, atas pemberian makanan tersebut, jadi camping kita akan disponsori oleh makanan dari keluarganya Syifa selama camping selesai..." gurunya yang kasih tau, kalau selama Camping, mereka akan Dapat makanan dari keluarganya ayah Ahmad.


" Terimakasih, Syifa..." Mereka semua pun langsung mengucapkan terimakasih secara bersama-sama.


"sama-sama teman-teman, silahkan nikmati makanannya..." Syifa pun langsung mempersilahkan teman-temannya untuk makan yang sudah dibagikan olehnya.


Mereka pun langsung menikmati makanan tersebut dan mereka akan melakukan permainan dengan cara berkelompok yang akan ditentukan oleh gurunya tersebut.


Mereka pun selesai makannya, kemudian mereka langsung berbaris dengan sesuai kelasnya masing-masing dan gurunya pun mulai membacakan nama-nama kelompok untuk permainan tersebut.


" Baik, tadi pak udah bacakan, sekarang kalian berkumpul sama kelompok kalian masing-masing..." gurunya pun minta mereka untuk berbaris yang sesuai kelompoknya masing-masing.


Mereka semuanya pun langsung berbaris dengan kelompoknya masing-masing, kemudian permainan pun dimulai dan mereka semuanya pun menikmati permainan tersebut dengan melakukan cukup baik.


Akhirnya permainan Pun selesai, mereka langsung bubar untuk kembali ke tendanya masing-masing, nanti mereka akan kumpul lagi pas makan malam di lapangan yang tadi dan mereka akan melakukan api unggun bersama dengan menampilkan bakat-bakat dari mereka yang akan ditampilkan didepan teman-temannya tersebut.

__ADS_1


" Kamu gak mau nyumbang sesuatu gitu, untuk acara api unggun nanti..." Anggi yang bertanya kepada Syifa mengenai api unggu nanti.


" gak ah... aku nonton aja, kalau kamu ingin tampilkan sesuatu, yah tampil aja... nanti aku beri semangat, hehe..." Syifa yang menjawab ucapan dari Anggi dan Syifa langsung siap-siap untuk mandi.


" aku juga gak mau tampil ahh... nonton aja kaya kamu, hehe..." Anggi pun ikutin Syifa untuk tidak menampilkan sesuatu nanti api unggu tersebut.


" Ok... yaudah, kita langsung anterin mandu yuk..." Ajak Syifa kepada Anggi untuk anterin mandi dan mereka berdua pun langsung menuju ke kamar mandi yang sudah dipenuhi teman-temannya tersebut.


Akhirnya giliran mereka berdua untuk mandi, beberapa jam kemudian, mereka berdua pun selesai mandi dan mereka berdua langsung simpan baju kotornya ke dalam plastik, habis itu mereka berdua langsung memasuki baju kotornya ke dalam koper mereka berdua.


" akhirnya kita selesai juga mandinya..." Anggi yang langsung memutuskan berbaring ditenda untuk istirahat beberapa jam.


" yaudah, kamu istirahat aja... aku mau jalan-jalan dulu, lihat-lihat pemandangan disini..." Syifa yang langsung meninggalkan Anggi yang sedang istirahat dan Syifa pun keluar tenda dengan membawa kamera untuk fotoin pemandangan di lingkungan Campingnya tersebut.


Syifa yang sedang melihat-lihat pemandangan, tiba-tiba Syifa melihat Daffa yang sedang obrol sama perempuan yang cantik dan Syifa juga lihat Daffa yang sedang ketawa bareng perempuan tersebut.


* Siapa perempuan itu, batin Syifa yang melihat kebersamaan Daffa dengan perempuan tersebut.


Syifa pun langsung meninggalkan pemandangan yang tidak baik untuk dirinya dilihatkan, kemudian Syifa langsung melanjutkan melihat-lihat pemandangan yang lainnya.


Tiba-tiba Syifa dikagetkan dengan kedatangan Daffa yang ada dibelakang dirinya, Syifa pun langsung menatap Daffa dengan sebentar, Kemudian Syifa langsung melanjutkan jalannya ke tempat selanjutnya.


" Syifa, kamu kenapa sih..." Daffa yang binggung dengan wajahnya Syifa yang tidak senang dengan kehadiran dirinya.


" Syifa, coba kamu tatap wajahku, terus kamu bilang ke aku, kalau kamu tidak kenapa-kenapa..." Daffa yang minta Syifa untuk menatap dirinya tetapi Syifa pun tidak memperdulikan ucapan Daffa, kemudian Syifa langsung balik ke tenda.


" Syifaaaaa...." Teriak Daffa yang memanggil nama Syifa dengan cukup keras.


" Ada apa dengan dia..." Gumam Daffa yang binggung dengan sifatnya Syifa yang berubah.


Acara api unggun pun dimulai, semua siswa-siswi langsung kumpul ke lapangan tersebut untuk memulai acara api unggun selama beberapa jam ini dan Syifa pun langsung duduk disebelahnya Anggi lalu didepan dirinya ada Daffa yang menatap dirinya, tetapi sama Syifa pun langsung dicuekin tanpa membalas tatapan dari Daffa.


" Syifa, kamu tadi tuh ditatap sama Daffa tau..." Anggi yang melihat Daffa menatap Syifa, tetapi Anggi binggung sama sikap Syifa kepada Daffa.


" Masa sih... aku gak sadar, hehe..." Syifa yang pura-pura tidak menyadari tatapan dari Daffa.


Anggi pun langsung menatap ke depan dengan wajah yang binggung, karena Anggi tadi melihat kalau Syifa menyadari tatapan dari daffa tetapi kenapa Syifa menjawabnya tidak sadar dengan tatapan dari Daffa.


Acara api unggun pun dimulai, kemudian satu-persatu siswa-siswi pun menampilkan bakatnya mereka yaitu ada yang nyanyi, main drama, dance, nari, ngelawak dan masih banyak lagi keseruan diacara api unggun tersebut.


Tiba-tiba Daffa menampilkan nyanyi didepan teman-temannya sambil menatap kearah Syifa dan Syifa pun langsung kaget, pas Daffa menampilkan nyanyinya untuk dirinya dan Daffa juga menyebut nama dirinya didepan teman-temannya tersebut, Kemudian teman-temannya pun langsung kaget dengan ucapan Daffa yang menyebutkan namanya Syifa.

__ADS_1


" Syifa, hari ini aku akan menampilkan sebuah lagu untuk kamu, semoga kamu suka yah sama lagu aku..." Daffa yang langsung memulai menyanyikan lagunya tersebut untuk Syifa dan syifa tidak nyangka kalau Daffa bisa nyanyi sana main gitar.


" Daffa, swetttt bangat yah.... Syifa beruntung bangat bisa pacaran sama Daffa, udah ganteng, pinter main gitar, pinter main basket, bisa nyanyi, pokoknya laki-laki idaman bangat dah..." ucapan dari salah satu temannya tersebut yang duduknya disampingnya Syifa sama Anggi.


Syifa pun langsung bangun dari tempat duduknya, kemudian Syifa langsung meninggalkan tempat tersebut dan Daffa pun langsung kaget melihat Syifa yang meninggalkan tempat Tersebut, padahal Daffa belum menyelesaikan nyanyinya tersebut. Daffa pun langsung kejar Syifa yang sudah meninggalkan tempatnya terlebih dulu.


" Syifa..." Teriak Daffa kepada Syifa dengan lari kearah Syifa.


" Syifa, aku mohon berhenti..." Daffa pun minta Syifa berhenti dan Syifa pun langsung berhenti.


" Kamu ngapain nyamperin aku, kamu lanjutin aja nyanyi kamu ...." Syifa yang minta Daffa balik ke tempat tersebut.


" Syifa, kamu kenapa sih, dari sore kamu diamin aku terus tadi aku tatap kamu, malah kamu pura-pura tidak lihat aku, ada apa dengan kamu..." daffa yang langsung pegang pipinya Syifa dengan kedua tangannya tersebut yang sambil menatap kearah Syifa.


" Kamu mau tau, alasan aku diamin kamu dan aku pura-pura tidak melihat kamu..." Syifa pun langsung melepaskan kedua tangannya Daffa dari pipinya.


" iya aku mau tau, apa alasan kamu ..." Daffa pun langsung serius mendengarkan alasan Syifa.


" Aku tadi lihat kamu, lagi asyik-asyiknya obrol sama perempuan yang lebih cantik dari aku, terus aku lihat kamu kayanya bahagia bangat obrol sama teman perempuan kamu itu..." Syifa yang langsung menjelaskan alasannya tersebut kepada Daffa.


" Oh kamu cemburu, Ya ampun Syifa, dengarin aku yah... dia itu adalah sahabat aku, tadi aku tuh lagi menceritakan tentang ungkapan perasaan aku ke kamu waktu itu dan dia menertawakan aku, kata dia... aku kurang romantis, padahal kan aku udah romantis.." Daffa yang tersenyum kepada Syifa, pas tau alasan Syifa yang cuekin dirinya.


" Oh gitu..." Syifa yang langsung malu Kepada Daffa, pas Daffa menjelaskan tentang kejadian tadi sore dan Syifa jadi merasa bersalah sama Daffa yang tiba-tiba cuekin Daffa begitu aja, tanpa minta penjelasan Daffa.


Daffa pun langsung peluk Syifa, kemudian langsung lepas pelukan Daffa, lalu Daffa memegang kedua tangannya syifa dengan menatap Syifa yang sambil tersenyum dan mereka berdua pun sudah berbaikan.


* Aku senang melihat kamu cemburu begitu, batin Daffa yang sambil menggenggam tangannya Syifa untuk anterin Syifa ke tendanya tersebut.


ini tempat Campingnya



ini tempat acara api unggun.



Sampai jumpa di episode selanjutnya...


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌

__ADS_1


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2