Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Pernikahan Raka


__ADS_3

Hari yang begitu indah, dimana hari ini adalah hari kebahagiaan Raka sama Aulia untuk menuju ke jenjang yang lebih serius yaitu menjadi sepasang suami-istri.


Keluarga Raka pun sudah datang dari Malaysia ke Jakarta untuk melihat sepupunya atau ponakannya yang akan menikah hari ini tetapi juga ada yang berhalangan hadir karena mereka ada yang harus selesaikan jadi gak bisa izin tapi tenang aja, mereka yang halangan hadir pun kirim kado pernikahan buat mereka berdua sebagai tanda kalau mereka juga hadir disana.


Sedangkan keluarga Aulia pun semuanya hadir karena Raka yang membiayai kendaraan buat semua keluarga Aulia biar mereka semua juga lihat acara pernikahan sepupunya atau ponakannya tersebut.


"Aulia, tadi yah bibi lihat tempatnya tuh bagus bangat, kamu pinter bangat sih dapat jodohnya....." ucapan bibinya Aulia kepada Aulia yang sedang makeup.


"Ihh apaan sih bibi, aku juga tidak memandang dia kaya maupun miskin jadi kalau namanya cinta yah udah, aku juga gak terlalu pinter dapat jodoh tapi kalau Allah kasih aku jodoh kaya mas Raka yaudah berarti itu udah jalan hidupku..."Aulia yang kadang suka kesel sama sikap bibinya tersebut.


Bibinya pun langsung ninggalin Aulia yang sedang makeup dan bibinya pun langsung menuju ke tempat pernikahan Aulia yang katanya bagus bangat dekorasinya.


Fia sama Rafu pun menuju ke ruang makeup untuk lihat Aulia yang sedang makeup sama pakai gaun mertuanya tersebut.


"Masya Allah Aulia, kamu cantik bangat pake gaun ini dan kamu juga pinter bangat pilih gaun sebagus ini...." Rafu yang terpesona sama gaun pilihan Aulia yang cukup bagus bangat dan apalagi dipakai sama Aulia yang bertambah bagus juga.


"Makasih Rafu, aku juga gak nyangka kalau gaun yang aku pilih sebagus ini, hehehehe..." Aulia yang juga masih tidak nyangka kalau dirinya harus pakai gaun sebagus ini dibadannya tersebut.


"Ok, kita foto dulu buat kenangan-kenangan...." ucapan Fia yang langsung ambil handphone buat kenangan-kenangan mereka pas Aulia pake gaun tersebut.


Akhirnya mereka semua pun selesai foto dan Fia sama Rafu pun langsung nemanin Aulia diruang tunggu karena Raka belum ijab kabul jadi biarkan Raka ijab kabul dulu baru nanti Aulia bersama dua sahabatnya menuju ke tempat ijab Kabul.


Raihan sama Dikta pun menuju ke ruang makeup Raka dan disaat itu Raka sedang grogi karena. bentar lagi acaranya akan dimulai, tetap seperti biasanya yaitu Raihan supaya menenangkan Sahabatnya tersebut dan kasih pengalaman dirinya pas mau nikahi rafu dulu.


"Raka, kamu harus tenang dan kamu serahkan itu semua ke Allah sama banyak-banyak berdoa kepada Allah...." Raihan yang menenangkan hati Raka yang sedang grogi dan Raka pun mengikuti saran dari Raihan, Alhamdulillah Raka pun sudah tenang sedikit dan tiba-tiba panitia acara pernikahan dirinya pun menghampiri dirinya untuk minta ke tempat ijab Kabulnya.


Raka, Raihan sama Dikta pun langsung menuju ke tempat ijab kabul yang sudah ada orang tuanya Aulia yang menunggu kehadiran calon menantunya tersebut, kemudian Raka dibawakan ke tempat ijab kabul bersama kedua orangtuanya Aulia dan Raka sama ayahnya Aulia pun langsung duduk secara tatapan.


Setelah semuanya selesai, akhirnya ijab Kabulnya pun dimulai dan tangannya Raka sama tangannya ayahnya Aulia pun udah sama-sama berpegangan untuk melakukan ijab Kabulnya tersebut.


"Baik, nak Raka ... apakah udah siap dimulai.." Tanya pak penghulu kepada Raka.


"Bismillahirrahmanirrahim, siap pak...." jawab Raka yang cukup siap.

__ADS_1


"Saya nikahkan kau dengan putri saya yaitu Auliani binti Abdul dengan Araka Ardiansyah bin Ardiansyah dengan maskawin emas 5Kg dan Rumah yang ada di daerah ***** dibayar tunai...." Ucap abahnya Aulia kepada Raka.


"Saya terima nikahnya Auliani binti Abdul dengan disebut tunai...." Satu nafas Raka untuk mengucapkan ijab kabul tersebut.


"Gimana para saksi, sah...sah... sah... Alhamdulillah akhirnya kamu sudah menjadi sepasang suami-istri, jadi tolong dipanggilkan istrinya untuk menghampiri suaminya..." Ucap pak penghulu yang meminta istrinya untuk hadir bersama suaminya.


Akhirnya Aulia sama dua sahabatnya pun datang ke tempat ijab Kabulnya yang ada suaminya sama ayahnya disana, kemudian Raka pun menghampiri Aulia yang ditemani dua sahabatnya tersebut dan Dua sahabatnya pun menyerahkan kepada suaminya untuk melanjutkan jalannya ke tempat ijab kabul.


Mereka berdua pun duduk terlebih dahulu untuk membereskan berkas-berkas dari pak penghulu kemudian buku nikahnya pun diserahkan ke mereka berdua dan berkas-berkas di pak penghulu pun selesai.


Kemudian mereka berdua memasangkan cincinya ke tangan mereka berdua secara gantian kemudian Aulia mencium pertama kali ditangannya Raka dan Raka pun juga pertama kali cium keningnya Aulia, kemudian mereka berdua foto dengan buku nikah sama cincin mereka berdua.


"Baik, kalian silahkan duduk ke tempat kami siapkan...." Panitianya pun mempersilahkan Raka sama Aulia untuk duduk yang sudah disiapkan oleh panitia tersebut.


Mereka berdua pun duduk untuk istirahat terlebih dahulu atau akan melanjutkan Sukeman ke orangtuanya masing-masing lalu ke mertuanya masing-masing, kemudian melakukan adat istiadat sesuai daerah Aulia karena Aulia meminta acara pernikahannya sesuai adatnya tersebut.


Setelah semuanya selesai, mereka berdua pun melanjutkan untuk salam-salaman dengan tamunya tersebut.


"Selamat Raka sama Aulia atas Pernikahannya, semoga jadi keluarga sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, Amiin...." Ucap Rafu kepada dua pengantin tersebut dan Rafu juga peluk Aulia dengan eratnya.


"Iya sama-sama, santai aja sama saya mah, terus juga saya udah lama kenal Raka sama suami saya juga jadi kalau buat sahabat mah saya siap membantu, hehehe..." Rafu yang menjawabnya sambil tersenyum.


"Selamat Raka sama Aulia atas Pernikahannya, semoga nyusul yah punya baby nya, hehehe..." Raihan yang mendoakan Raka sama aulia cepat-cepat dapat momongan.


"Amiin, makasih yah Han.. udah bantuin...." Raka pun juga bilang makasih sama Raihan yang bantuin dirinya untuk persiapan Pernikahannya tersebut.


"Iya sama-sama Raka, santai aja sama saya mah, terus juga kamu kan banyak bantuin saya jadi saya bantuin lagi...." Raihan menjawab sambil tersenyum juga kepada Raka.


Sekarang giliran Fia sama Dikta yang mengucapkan selamat kepada Raka dan Aulia.


"Selamat yah Raka sama Aulia, akhirnya Raka kamu nikahin Aulia juga dan aku doakan semoga dapat momongan, Amiin...." Ucap Fia yang senang bangat kalau Raka udah nikahi Aulia fan Fia pun langsung peluk Aulia dengan erat.


"Iya makasih yah Fia atas semuanya..." Raka yang juga ucapkan terima kasih kepada fia yang bantuin juga siapkan acara pernikahan dirinya.

__ADS_1


"Iya sama-sama, tenang aja sama saya mah dan apalagi saya senang bangat bantuin kalian berdua terus juga sebagai gantinya saya pas lagi diturki dihari lamaran kalian berdua ..." Fia yang menjawabnya sambil tersenyum dan Fia juga membalas tidak hadirnya pas Lamaran mereka berdua dengan cara bantuin mereka berdua persiapan Pernikahannya tersebut.


"Oh soal itu, yaudah santai aja sama saya mah..." Raka juga tidak mempermasalahkan fia sama Dikta yang tidak hadir pas Lamaran dirinya tersebut.


"Selamat yah sahabatku, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan tapi saya dulu baru kamu deh, hehehehe...." Canda Dikta yang ingin dirinya dulu yang mau punya anak kemudian Raka sama Aulia.


"iya makasih Dikta atas semuanya juga dan yaudah deh saya mah ngalah aja soal dapat momongan, hehehe..." Raka yang pura-pura ngalah ke Dikta biar Dikta senang aja.


"nah itu baru sahabat saya, hehehe..." Dikta juga tadinya cuma bercanda dan dia juga tidak mempermasalahkan kalau Raka sama Aulia dulu yang punya momongan.


Mereka berdua pun turun dari tempatnya Raka sama Aulia tersebut.


Kemudian Dr. Rara yang mengucapkan selamat kepada Raka dan Aulia.


"Selamat yah Aulia sama Raka, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, amiin ...." Dr. Rara yang mengucapkan selamat kepada Raka dan Aulia.


"makasih Dr. Rara dan saya doakan juga semua Dr. Rara nyusul juga yah terus kak Alvino cepat-cepat dapat datang ke Indonesia, amiiin...." Jawab Raka yang juga doakan buat Dr. Rara untuk kak Alvino cepat pulang ke Indonesia buat lamar sama nikahi Dr. Rara.


"Amiin, makasih doanya..." Dr. Rara pun jawabnya sambil tersenyum.


*Semoga kamu cepat pulang, batin Dr. Rara yang mengharapkan kak Alvino cepat pulang dan cepat lamar dirinya sama nikahi dirinya.


ini gambaran pernikahannya Raka dan Aulia



ini adalah Auliani yaitu istri dari Araka Ardiansyah dan gaun pilihannya yang sangat dirinya sukai m



Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan Jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


Oiya share juga ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2