
Dirumah rafu sama Raihan pun sedang siap-siap untuk acara aqiqah Rafka sama Rafna yang dilakukan pada sore hari jadi rumahnya Raihan sama Rafu pun pada sibuk mempersiapkan semua dekorasi, catering, sovenir, undang anak yatim-piatu, undang tetangga dirumahnya, saudara-saudaranya maupun Sahabat-sahabatnya.
Oiya jadi waktu itu sahabat-sahabatnya gak jadi main karena mereka sedang sibuk sama urusannya masing-masing jadi mereka akan datang pas acara aqiqah anaknya Raihan sama Rafu.
"Bunda, udah siap semuanya kan dan gak ada yang kurang sedikitpun...." Raihan yang tanya kepada bunda Dina soal semua persiapan Aqiqah anaknya tersebut.
"Udah siap semuanya jadi tinggal tunggu kehadiran mereka semuanya..." Bunda Dina yang menjawab nya sambil tersenyum kepada Raihan dan Raihan pun akhirnya bisa tenang, kemudian Raihan pun menuju ke kamarnya untuk lihat dua anaknya sama istrinya.
Raihan pun melihat dua anaknya yang didandani begitu gemesnya, rasanya dirinya ingin cium-ciumin terus pipi dua anaknya tersebut tapi tidak di izinin sama Rafu karena dua anaknya udah didandani rapi-rapi terus jadi berantakan.
"assalamualaikum Anak ayah yang cantik dan ganteng..." Ucap Raihan yang menghampiri dua anaknya yang ada dikasurnya tersebut bersama Rafu.
"Walaikumsalam ayah...." Rafu yang menjawab salam dari Raihan dengan bicara seperti anak kecil.
Raihan pun mengendong Rafka karena dirinya ingin gendong anak pertama tersebut tapi nanti Raihan juga gendong Rafna biar adil aja sama dua anaknya tersebut.
Tiba-tiba Rafna nangis seperti ingin digendong sama ayahnya terus Raihan pun langsung minta Rafu untuk Gendong Rafka dulu.
"uhh tayang... tayang... anak ayah yang cantik, mau digendong juga yah sama ayah..." Raihan pun langsung diamkan Rafna yang nangis gara-gara ayahnya gendong kakaknya tersebut.
"Aduh anak bunda yang cantik, bisa iri juga yah sama kak Rafka dan kak Rafka gak apa-apa yah sama bunda aja..." Ucap Rafu yang bisik-bisik ke telinga Rafka tersebut dan Rafka pun menjawabnya dengan tersenyum Berarti Rafka juga senang digendong sama dirinya.
Tiba-tiba ibu purnama pun langsung panggil mereka berdua untuk menuju ke tempat acara aqiqah nya tersebut karena semua tamu sudah datang jadi tinggal mereka berdua sama dua anaknya tersebut.
Raihan sama Rafu pun duduk yang sudah disiapkan dan dua anaknya pun ditaruh keranjang yang sudah disiapkan oleh Raihan.
Acara Aqiqah nya pun dimulai dari doa sampai bagi-bagi rezeki kepada anak yatim-piatu untuk mendoakan dua anaknya tersebut dan juga Raihan sama Rafu.
Semua acaranya pun selesai sesuai adat yang diminta istrinya tersebut dan Raihan pun menghubungi manager restoran untuk membagikan makanan-makanan yang sudah diperintahkan olehnya dari pagi dan manager restoran nya pun langsung mengiyakan perintah dari atasannya tersebut.
Ayah Ahmad juga minta penanggungjawab rumah sakitnya tersebut untuk bagi-bagi makanan ke pasien-pasien rumah sakitnya tersebut atau bagi-bagi ke warga-warga yang melewati rumah sakitnya tersebut dengan bantuan perawat maupun dokter yang tidak ada tugas atau tidak sibuk waktu kak Adit juga gitu sama pak Ahmad.
__ADS_1
Bunda Dina sama ibu purnama pun juga sama minta karyawan-karyawannya untuk bagi-bagi makanan di kantornya tersebut atau butiknya tersebut untuk kasih orang-orang sekitar daerah situ.
Oiya pak Triyanto juga minta teman-teman polisinya untuk kasih makanan ke panti asuhan yang dekat sama didekat kantor polisi yang pak Triyanto ditugaskan.
Semuanya pun selesai sesuai rencananya mereka tersebut dan mereka sekarang sedang obrol-obrol bersama saudara-saudara dari rafu maupun Raihan dan sahabat-sahabatnya tersebut.
"Aduh ponakan aunty cantik dan ganteng yah, Rafu boleh gak aku gendong Rafna ..." fia yang minta gendong Rafna dari rafu tersebut.
"Boleh donk aunty Fia...." ucap Rafu yang seperti anak kecil kepada fia dan Fia pun mengendong anak perempuan Rafu tersebut.
"Aku juga mau gendong Rafka donk, Rafu..."Aulia yang juga minta gendong anak laki-laki Rafu tersebut.
"Yaudah mas raihan kasih Aulia biar Aulia nanti cepat-cepat dapat momongan, hehe...."ledekan Rafu kepada Aulia yang mendoakan Aulia cepat dapat momongan.
"Hehe... bisa aja rafu ini yah..." Aulia pun sambil tersenyum sipu dengan ucapan Rafu tadi dan Aulia pun akhirnya Gendong anak pertamanya Raihan sama Rafu yang cukup gantengnya.
Dua sahabat perempuan nya pun sibuk ngajak bercanda anaknya Rafu tersebut dan para laki-laki nya pun jadi tersingkirkan oleh dua anak Raihan sama Rafu tersebut.
"Itu mah kamu, aku mah malah biasanya aja, hehehe ..." Dikta yang tidak merasakan tersingkirkan oleh dua anaknya Rafu sama Raihan tersebut.
Raka pun kesel sama Dikta yang gak mau samain dengannya dan Dikta, Raihan sama Rafu pun tertawa geli lihat wajahnya Raka yang lagi kesel jadi mereka tuh suka bangat ngerjain raka sampai nikah pun juga sama suka ngerjain Raka.
"sayang boleh gak aku gendong Rafka ...." Raka yang minta gendong sama anak pertamanya Raihan dari Aulia.
"Ihh kamu mah gak mau istri senang apa, yaudah nih aku kasih tapi bentar yah, aku belum puas Gendong Rafka...." Aulia yang terpaksa harus kasih Anak Pertamanya Raihan sama Rafu tersebut kepada suaminya.
"uhhh, tayang.... tayang, anak angkat papa Raka yang ganteng..." Raka yang baru gendong tiba-tiba Rafka nangis tapi cuma sebentar aja gak seperti Rafna yang susah bangat diamkan nangisnya.
"Sayang aku juga pengen gendong anak angkat aku juga...." Dikta yang juga minta gendong anak kedua Raihan sama Rafu tersebut dari istrinya.
"Yaudah nih aku kasih tapi disini aja yah gendongnya biar aku juga bisa mainin tangan mungilnya tersebut..." Fia yang langsung pindahin anak keduanya Raihan sama Rafu ke suaminya.
__ADS_1
"Sini anak angkat ayah Dikta yang cantik, aduh cantik bangat sih anak angkat ayah Dikta ini...." Dikta yang langsung gendong anak keduanya Rafu sama Raihan tersebut sama tangan mungilnya yang dimainin terus sama fia sama Aulia juga gitu pas Raka gendong anak pertamanya Raihan sama Rafu tersebut.
Rafu sama Raihan pun tersenyum bahagia melihat sahabat-sahabatnya yang senang bangat gendong dua anaknya tersebut dan Raihan pun cium kepalanya Rafu yang dialas dengan kerudungnya tersebut sambil genggam tangan keduanya.
"Mas, aku senang deh Rafna sama Rafka punya orang tua angkat seperti mereka terus juga banyak yang sayang sama dua anak kita ..."Rafu yang langsung menatap kearah Raihan dan Raihan pun menjawabnya dengan senyumannya tersebut.
Hari pun semakin gelap dan mereka semuanya pun sudah selesai shalat Maghrib, saatnya mereka semua makan-makan besar dirumah Raihan sama Rafu karena Raihan yang minta semuanya jangan pulang dulu atau gak nginep juga gak apa-apa jadi jangan khawatir dirumah Raihan masih banyak kamar kosong.
" Ayo semuanya dimakan hidangan yang saya sudah siapkan dan kalau mau nambah jangan malu-malu yah, hehehe..." Raihan yang menawarkan makanan yang sudah disiapkan oleh Raihan dari chef profesional yang diundangnya tersebut.
"Wahhh, makanannya enak-enak semuanya nih, mantap dah pak Raihan ini...." ucapan Raka yang sangat berlebihan kepada Raihan dan Raihan pun juga tau kalau sahabatnya yang ini suka bangat makan-makan yah itulah hobinya Raka dari dulu sampai nikah pun sama.
"Ihh kamu mas, bikin malu aku aja nih, maaf yah Raihan sama Rafu atas perilaku suami saya..." Aulia yang merasakan malu kepada tingkahnya Raka dan Raka pun ketawa pas diomelin sama istrinya tersebut.
" Iya gak apa-apa kok Aulia, kita berdua sudah terbiasa dari masa sekolah kita dulu juga Raka seperti ini, hehehe..." Rafu yang menjawab ucapan dari Aulia yang malu Dengan tingkah suaminya tersebut.
"Yaudah kalian semua makan-makan duluan yah, aku mau ke kamar lihat dua anakku dulu, jadi permisi yah..." Rafu yang pamit buat lihat dua anaknya tersebut dikamarnya dan Rafu Langsung ninggalin tamunya tersebut.
Raihan pun langsung mengambilkan makanan buat istrinya tersebut jadi sebagai suaminya harus bisa ada perhatian kepada istrinya tersebut apalagi istrinya semenjak punya anak jadi sibuk bangat terus Raihan sebagai suaminya juga kadang suapin Rafu makan sambil Rafu yang sedang kasih ASI-nya kepada anaknya tersebut.
*Kasihan kamu yah sayang harus sibuk urusin anak kamu sampai-sampai kamu juga jarang anuin suami kamu tapi gak apa-apa kalau demi anak mah, batin Raihan yang sedang nungguin makanan Rafu yang diambilin sama bibi sari dan Raihan pun langsung menuju ke kamarnya tersebut.
ini gambaran hiasan aqiqah Rafka sama Rafna
Sampai jumpa di episode selanjutnya....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa Share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌