
Rafu pun akhirnya bisa disuruh pulang sama dokternya dan Rafu juga sebenarnya udah gak betah di rumah sakit karena dirinya dari kecil paling gak suka lama-lama dirumah sakit.
Jadi semua keluarganya udah tau nama anak mereka berdua jadi tinggal Sahabat-sahabatnya yang belum tau namanya sama Raihan ingin kasih siaran langsung untuk memberikan tahu nama anaknya tersebut kepada warga-warga yang sedang menunggu nama anaknya tersebut dari kemarin.
"Mas, ini kita siaran langsungnya di restoran aja yah, kemudian pulang ke rumah jadi kalau siaran langsung dirumah tuh kurang pantas aja jadi kamu minta pindah tempat aja di restoran kamu aja...." Rafu yang minta siaran langsung di restoran milik mertuanya tersebut.
Raihan pun mengiyakan permintaan istrinya yang meminta siaran langsung ke restorannya aja jadi Raihan minta asistennya buat pindah tempat ke restoran miliknya.
Jadi Raihan sama Rafu pun langsung naik mobil yang sudah ada sopirnya tersebut yang dari tadi udah nungguin dirinya sama Rafu cukup lama , juga dua anaknya tersebut yang di Gendong sama Rafu dan Bibi Sari yang menemani dirinya dari siap-siapin bawaan dari rumah sakitnya waktu itu dirinya bawa dari rumahnya.
Tibalah mereka berdua direstoran tersebut dan mereka berdua pun duduk yang sudah disiapkan oleh karyawan restorannya tersebut dan Raihan pun mengendong anak pertamanya sedangkan Rafu mengendong anak keduanya tersebut.
Mulailah siaran langsung mereka berdua dengan dua anaknya tersebut.
"Baik, saya mulai yah, Assalamualaikum semuanya, saya disini cuma sebentar aja yah karena istri saya harus istirahat dengan cukup apalagi baru pulang dari rumah sakit jadi saya akan mengatakan sekali aja yah nama anak saya kepada kalian semuanya...." Raihan yang mengatakan kalau dirinya akan mengucapkan sekali kepada mereka semua yang lihat siaran langsung tersebut sama yang lihat langsung didepan dirinya.
"bismillahirrahmanirrahim, nama anak pertama saya adalah Rafka Syahputra Raihan yang digendong sama saya sedangkan yang digendong istri saya yaitu nama anak kedua saya adalah Rafna Syahputri Raihan, jadi sekian dari saya, assalamualaikum semuanya..." Raihan sama Rafu pun langsung ninggalin mereka semuanya yang ada direstorannya tersebut dengan selesai urusannya tersebut.
Para pengawal-pengawal pun menjaga dua bos-nya dari mereka semuanya yang mau tanya-tanya yang lainnya, sebenarnya Raihan mau aja menjawabnya tapi kasian istrinya yang baru pulang dari rumah sakit terus juga butuh istirahat yang cukup.
"Alhamdulillah mas, udah selesai juga Semuanya, bibi Sari... tolong gendong Rafna dulu yah.." Rafu yang minta tolong sama bibi sari buat gendong anak keduanya tersebut.
Raihan pun senang bangat main-mainin pipi tembem anak pertamanya tersebut dan juga cium-ciumin terus kaya gemes bangat sama anaknya tersebut.
Sedangkan Rafu tidur karena bener-bener hari ini adalah hari yang melelahkan apalagi besok akan ada tamu dari Sahabat-sahabatnya karena pas dirumah sakit tuh hanya boleh orang tuanya aja atau keluarganya aja yang masuk ke ruang aku jadi sahabat-sahabatnya minta datangnya dirumah dirinya aja.
Akhirnya Raihan pun sampai dirumahnya tersebut dan Raihan minta bibi Ijah yang udah ada dirumahnya jadi dua pembantu yang sangat dipercaya mereka berdua sekarang akan bantuin urusin Rafna sama Rafka sedangkan pembantu yang dirumah orangtuanya masing-masing sudah diganti orang lain terus juga para orangtuanya pun menyetujui kalau bibi Ijah sama bibi sari bantuin Raihan sama Rafu.
__ADS_1
"Bibi Ijah, bantuin Gendong Rafka, aku mau gendong Rafu, Soalnya kasihan kalau Rafu dibangunin..." Raihan yang minta bibi Ijah gendong Rafka karena dirinya mau gendong Rafu yang dari tadi tidurnya pules.
Raihan pun langsung menuju kamar dibawah karena Rafu belum dibolehkan dirinya tidur diatas karena kasihan Rafu yang harus naik turun jadi sementara waktu Rafu tidur dikamar bawah aja sedangkan Dua anaknya tidur diatas yang akan ditemani bibi Ijah sama bibi sari jadi nanti kalau dua anaknya butuh asi bundanya, baru deh ke bawah dan tidur bareng bundanya.
Paling juga diatas cuma mandi sama pakai bajunya aja jadi nantinya tidur dibawah sampai dua anaknya tertidur tapi nanti dua anaknya tidur bareng sama dua pengasuh tersebut pas dua anaknya berusia satu tahun.
Pagi yang begitu cerah pun telah tiba, Mereka berdua pun sudah terbangun dari tadi karena Rafna dari malam nangis-nangis terus sedangkan Rafka tuh tidurnya tenang Bangat jadi Raihan sama Rafu bersyukur kalau kakaknya tuh anteng bangat.
"Mas, aku mau jemurin Rafna tapi kamu mau gak jemurin Rafka apa aku minta bibi sari aja..." Rafu yang menawarkan ke suaminya untuk mau gak jemurin anak pertamanya.
"gak usah, aku aja jadi sebelum pergi ke kampus, aku mau temanin istriku sama dua anakku yang mengemaskan ini ..." Raihan pun menuruti suruhan dari rafu yang meminta dirinya untuk jemurin anak pertamanya tersebut.
"Terima kasih suamiku dan Terimakasih ayah...." Rafu yang membagikan dua suara Kaligus untuk jawab ucapan Raihan tadi.
Selesailah mereka berdua jemurin dua anaknya tersebut dan Raihan pun langsung berangkat ke kampus karena udah cukup Raihan izinnya sedangkan Rafu masih butuh izin beberapa bulan lagi karena Raihan tidak mengizinkan Rafu ke kampus walaupun Tadinya Rafu ingin bangat ke kampus lagi soalnya dirinya udah banyak bangat izinnya.
"Siap ayah, hati-hati dijalan yah ayah dan jangan nakal disana..." Rafu yang menjawabnya dengan bicara seperti anak kecil dan Raihan pun langsung cium keningnya Rafu sama cium bi***nya Rafu.
Rafu pun melambaikan tangannya pake tangannya Rafna yang dirinya gendong sama Rafka juga melambaikan tangannya yang dibantuin bibi Sari.
Rafka sama Rafna pun tertidur pules jadi Rafu bisa santai sebentar sebelum nanti dua anaknya terbangun dari tidurnya.
Rafu meminta makan lagi karena Rafu harus banyak makan biar ASI-nya banyak dan bibi Ijah pun sudah masak kesukaan Rafu, kemudian Rafu pun makan sambil nonton drama Kesukaannya tersebut, ketika Rafu sudah selesai makan tiba-tiba Rafna nangis terus Rafu pun Langsung minta bibi Ijah buat ambil Rafna kemudian Rafna pun langsung digendong sama Rafu.
"Anak bunda yang cantik, jangan nangis lagi yah, tadi kan udah janji sama ayah buat tidak nangis jadi anak bunda yang cantik ini, udah yah nangisnya soalnya kasihan kakak kamu nanti bangun juga..." Rafu yang bicara dengan anaknya cukup lembut bangat sama mainkan tangannya Rafna dan cium-ciumin pipinya Rafna terus, akhirnya Rafna pun berhenti nangisnya.
Rafu pun langsung menuju ke kamarnya buat taruhkan Rafna ke tempat tidurnya yang udah ada Rafka yang cukup anteng tidurnya tanpa nangis sedikit pun dari tadi jadi Rafu beruntung bangat anak pertamanya diam bangat orangnya sedangkan anak keduanya pun tidak diam orangnya jadi Rafu tidak kerepotan kalau dua anaknya berbeda begini.
__ADS_1
" Kak Rafka, anteng bangat sih, anak bunda ini pinter bangat yah gak mau susahin bundanya dan semoga kamu nanti bisa jagain adik kamu yah, bunda sayang kalian berdua, makasih Rafka sama Rafna udah hadir di keluarga bunda sama ayah...."Rafu yang langsung mengeluarkan air mata bahagianya ketika punya anak yang cukup ganteng dan cantiknya, kemudian Rafu mencium kening dua anaknya secara gantian.
"Aduh bunda kamu romantis bangat sih nak, ayah jadi ikut nangis jadinya...." Raihan yang tiba-tiba datang ke kamarnya tersebut dan Raihan juga terharu sama kata Rafu kepada dua anaknya tersebut.
"Mas Raihan, sejak kapan mas Raihan disini..." Rafu yang baru sadar kalau Raihan ada didepan pintunya padahal tadi Raihan udah panggil namanya tapi karena keasyikan bicara sama anaknya, jadinya tidak terdengar panggilan darinya.
"Sejak kamu bicara ke anak kamu, aku udah disini dan aku juga makasih sama kamu yah sayang, udah berjuang melahirkan dua anak kita yang cantik dan ganteng ini..." Raihan yang langsung bilang makasih sama istrinya kalau istrinya udah berjuang melahirkan dua anaknya tersebut dan raihan pun langsung cium keningnya Rafu kemudian bi***nya dicium didepan dua anaknya tersebut tapi Raihan abaikan kalau tidak ada siapa-siapa disampingnya.
"Mas, Udah ahh... malu tau sama dua anak kita..." Rafu pun langsung menghentikan adegan romantis tersebut karena gak enak dilihat sama dua anaknya tersebut.
*Yah puasa lagi, batin Raihan yang harus tahan lagi padahal tadi Rafu udah terpancing sama dirinya tapi tiba-tiba Rafu memberhentikan karena ada dua anaknya tersebut.
Gambaran hiasan diruang tamu Raihan sama Rafu
ini yang ada dikamar Raihan sama Rafu
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa Share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1