
Habis anterin mertuanya kak Adit, mereka semua terpisah karena masing-masing pulang kerumah dengan masing-masing seperti Raihan sama Rafu yang terpisah oleh mobil yang berbeda karena Raihan sama orang tuanya sedangkan Rafu juga sama dengan orangtuanya juga.
Sampai dirumah mereka berdua pun langsung menuju kamar untuk Vidio callan padahal baru berapa menit mereka berdua terpisah kan tetapi yah gitulah mereka berdua cukup bucin bangat bikin orang tua mereka berdua pun menggelengkan kepalanya karena melihat anaknya menjadi sebucin gini setelah mengungkapkan perasaannya masing-masing.
" Assalamualaikum Rafunya Raihan ... aku kangen bangattttttttt sama kamu." ucapan Raihan yang sangat lebay kepada Rafu tetapi membuat Rafu mengemaskan tingkah hal raihan seperti gini kepada dirinya padahal Raihan disekolah cukup sok arogan bangat gitu lah tetapi pas bersama dirinya menjadi manja seperti itu.
" walaikumsalam raihannya Rafu.... kamu tuh yah baru cuma pisah mobil aja, udah kangen sama aku .... emang tadi gak puas pegang tangan aku terus pas dibandara." jawab Rafu kepada Raihan yang tadi cukup mengemaskan buat dirinya atas perilaku Raihan tersebut.
Raihan pun cuma menatap wajah cantiknya Rafu aja tanpa menjawab pertanyaan Rafu tersebut yang menanyakan apa dirinya tadi tidak puas menggandeng tangannya disepanjang jalan dibandara tersebut.
Tiba-tiba Rafu pun menguapkan mulut nya tersebut seperti sudah pengen istirahat karena cukup melelahkan bagi dirinya dengan beberapa hari dibandung tersebut dan terpaksa Raihan pun mematikan Vidio callan tersebut, biar Rafu bisa istirahat yang cukup dan besoknya dia jemput Rafu naik motor tersayangnya tersebut, supaya Rafu bisa peluk belakang dirinya yah bagi Raihan gak apa-apa kali yah peluk dari belakang, pikiran Raihan.
Raihan pun ke dapur untuk ambil minum tetapi Raihan melihat kedua orang tuanya sedang sibuk sama pekerjaan yang tertunda gara-gara sibuk urusin acara pernikahan kak Adit tersebut dan Raihan pun langsung menghampiri orang tuanya tersebut yang ada dirumah tamu yang cukup luas.
" ayah sama bunda belum tidur sih..." sapa Raihan kepada orangtuanya tersebut yang sedang sibuk bangat anuin pekerjaannya.
" eh... kamu Han, kirain ayah siapa yang panggil ayah... yaudah sini duduk sama ayah dan bunda." ajak ayah Ahmad kepada anak keduanya tersebut yang melihat pak Ahmad sama istrinya sedang sibuk anuin pekerjaannya tersebut.
__ADS_1
" Ayah sama bunda, Raihan mau bilang sesuatu sama ayah dan bunda .... mengenai hari ulang tahun Rafu yang sebentar lagi dan Raihan ingin melamar Rafu diacara ulang tahunnya, ayah sama bunda ... kira-kira ada rencana apa gitu yang bagus buat lamar rafu???." ucap Raihan yang meminta ide kepada orang tuanya untuk melamar Rafu diacara ulang tahunnya tersebut yang sebentar lagi.
" oiya yah... bentar lagi kan Rafu ulang tahun yah.... yaudah kalau masalah itu serahkan kepada ayah sama bundamu ini dan kamu tinggal bawa Rafu aja ditempat yang sudah ayah sediakan bersama orang tuanya Rafu." jawaban ayah Ahmad yang langsung meminta Raihan untuk menyerahkan urusan ini kepada kedua orang tua nya aja jadi nanti Raihan tinggal jadinya aja.
" makasih yah.. ayah sama bunda, pokoknya Raihan sangat-sangat sayang bangattttt sama bunda dan ayah." godaan Raihan kepada kedua orang tuanya tersebut yang akan membantu dirinya untuk melamar Rafu diacara ulang tahunnya yang sebentar lagi.
Raihan pun langsung pamit ke kamarnya yang berada diatas kepada kedua orang tuanya tersebut dan tak langsung orang tuanya Raihan pun langsung melanjutkan pekerjaannya yang tertunda gara-gara kedatangan Raihan dan Raihan pun meminta idenya pas mau lamar Rafu menjadi calon istrinya tersebut.
Tinggal menghitung hari untuk rencana Raihan yang akan melamar Rafu tersebut sebagai calon istrinya dan dia juga tidak sabar bisa peluk Rafu dengan puas tanpa ditahan lagi pokok nya banyak yang ingin dia lakukan kepada Rafu kecuali mencium bi***nya Rafu tersebut karena belum saatnya ada adegan seperti itu dihubungkan Raihan dan Rafu tersebut.
Raihan pun sampai dirumah pak Triyanto yang cukup sederhana tetapi banyak bangat tumbuh-tumbuhan yang indah dihalaman rumah pak Triyanto tersebut dan tidak lupa kebiasaan Raihan untuk menyapa pak Joko yang sedang sarapan di posnya tersebut, pak Joko pun langsung memberikan senyum kepada calon tuan mudanya tersebut.
" walaikumsalam nak Raihan, bentar yah... Tante panggil dulu, Rafunya dikamar." jawab ibu purnama kepada calon menantunya tersebut jadi tadi habis sarapan Rafu meminta tunggu dikamarnya aja dan nanti kalau Raihan sudah datang, rafu meminta ibunya ke kamar aja.
" Rafu Aryani Putri, sini kamu kebawah... ada nak Raihan nih... jangan buat nak Raihan lama nungguin kamu." teriakan ibu purnama kepada anaknya tersebut yang sedang sibuk membaca novel kesukaan nya itu.
Rafu pun langsung memasuki novelnya kedalam tasnya tersebut, setelah itu Rafu pun menuruni tangga yang akan menghampiri Raihan yang sudah menunggu diruang tamu bersama bapaknya tersebut dan Raihan pun langsung tersenyum dengan kedatangan Rafu tersebut.
__ADS_1
" Yaudah, ayo Raihan kita langsung berangkat... soalnya takut telat nanti, Assalamualaikum ibu sama bapak." ajak Rafu yang ngajak Raihan untuk berangkat dan langsung pamit kepada kedua orang tuanya tersebut sama cium tangan kedua orang tuanya tersebut dan Raihan pun sama langsung mencium tangan calon mertuanya tersebut.
Disepanjang jalan pun Rafu memeluk Raihan dari belakang karena kalau dia tidak peluk Raihan maka dia akan jatuh kebawah dan apalagi motornya Raihan cukup tinggi, hal itu yang Rafu takutnya dari dulu yaitu takut ketinggian makanya dia berpikir kalau misalnya Raihan nanti minta dirinya naik pesawat apakah yang akan dilakukan kepada Raihan dan apakah Raihan akan mengalah kepada dirinya, pikiran Rafu tersebut.
Raihan pun langsung turunkan Rafu dihalte depan sekolah nya tersebut karena Rafu tidak ingin teman-teman nya melihat Rafu yang boncengan sama idola nya tersebut dan langsung digosipkan gak jelas sama teman-teman tersebut dan apalagi dia harus menjaga nama baik dirinya sebagai ketua OSIS disekolahnya Tersebut dan Raihan pun mengiyakan ajakan dari pacarnya tersebut untuk pacaran secara diam-diam.
Pelajaran Pun telah selesai dan Rafu pun langsung pergi ke kantin bersama fia karena dia tidak mau pergi ke kantin bersama Raihan jadi semenjak dirinya menjadi pacarnya raihan sekarang Rafu ingin menjaga jarak dengan Raihan tetapi Raihan pun hanya mengikuti aja kemauan Rafu yah asalkan raihan bisa berangkat bareng sama pulang bareng walaupun ketemuan atau diturunkan di cafe sekolah kadang dihalte sekolah karena teman-teman nya jarang lewat sana yah kalau ada temannya yah mereka berdua cari tempat yang sepi untuk ketemuan, memang cukup rumit yah kalau pacaran dengan idola sekolah nya tersebut.
Tak sengaja tangan bawah Raihan menyentuh tangan bawahnya rafu tersebut ketika mereka berdua jalan secara berteman jadi Raihan mau arah keluar kelas sedang Rafu mau masuk ke kelas dan Raihan pun langsung melirik kearah Rafu dengan mata genitnya tersebut
Rafu cukup malu dengan apa yang Raihan lakukan pada dirinya tersebut dan Rafu pun langsung menutupkan wajahnya dengan novel nya tersebut karena dia benar-benar tersipu dengan apa yang Raihan lakukan kearah nya tersebut dan Fia pun menyadari apa yang membuat sahabatnya senyum bahagia seperti itu yaitu dengan cara melirik Raihan kearah sahabatnya itu cukup kegenitan yah gak apa-apa sih kalau sama pacarnya tetapi kan gara-gara lirikan Raihan yang sangat genit itu membuat sahabat nya menjadi gila begini.
" Ya ampun Raihan ini yah... bisa-bisa nya buat sahabat saya menjadi gila begini hanya gara-gara gedipan matanya tersebut yang membuat rafu menjadi tersipu-sipu begini, batin Fia yang menggelengkan kepalanya tersebut kepada Rafu dan mencubit pipinya Rafu yang sedang berbunga-bunga tersebut, Rafu pun langsung mengejar fia yang sudah menuju ke tempat duduk mereka berdua.
Sampai jumpa cerita selanjutnya yah gaes π€πππππ
jangan lupa like yah gaes π ππππ
__ADS_1
jangan lupa share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes π€πππππ
oiya jagung lupa vote ceritaku untuk menjadi cerita kesukaan kalian yah gaesπ€πππππ