
Tak terasa pernikahan Raihan sama Rafu sudah memasuki satu bulan dan Raihan pun sibuk membeli perabotan yang belum terbeli sama orang tuanya sedangkan Rafu sibuk melihat-lihat barang apa aja yang belum terbeli kemudian Rafu akan bilang ke Raihan kalau ada beberapa barang yang belum terbeli.
"Sayang, apa aja yang belum terbeli barangnya???." Tanya Raihan kepada Rafu yang sedang melihat-lihat sekitar rumahnya ada apa aja yang belum ada atau belum terbeli.
"Udah mas, cuma segitu aja yang belum terbeli." jawab Rafu yang menyerahkan catatannya ke Raihan untuk membeli barang yang belum ada dirumahnya tersebut.
"Yaudah aku mau beli barangnya dulu dan kamu disini aja sama orang tua kamu terus juga nanti orang tua aku mau kesini jadi kamu dirumah aja yah sayang."ucap Raihan yang menyuruh Rafu untuk tetap dirumah nemanin orang tuanya dan nanti juga orang tuanya akan kerumah barunya.
Rafu pun mengangguk kepalanya sebagai tanda menurut kata suaminya tersebut dan Raihan pun tersenyum dengan sikap Rafu yang penurut, Raihan pun langsung pamit sama Rafu untuk beli barang yang belum terbeli dan Rafu pun langsung salim ke tangannya Raihan.
"Yaudah aku pergi dulu ya, assalamualaikum sayang." ucap salam dari Raihan buat istri tercintanya.
" Walaikumsalam mas, hati-hati dijalan yah." jawab Rafu yang sambil melambaikan tangannya kearah Raihan yang sedang memasuki mobil mewahnya tersebut.
Seketika Raihan udah pergi, datanglah orang tuanya Raihan yang sudah ditiba dirumah Raihan sama Rafu dan keluarga Raihan pun langsung pada keluar dari mobil nya tersebut sama dibelakang nya pun juga ada mobil kak Adit bersama istrinya.
"assalamualaikum Rafu, mana Raihan?." ucap kak Adit kepada Rafu yang menanyakan keberadaan adiknya tersebut.
"walaikumsalam kak Adit, mas Raihan lagi pergi buat beli barang yang kurang terus juga barusan aja perginya, apa kabar kak Anissa?." jawab pertanyaan kak Adit dari rafu dan Rafu pun juga menanyakan kabar istri kak iparnya tersebut.
"Alhamdulillah baik, kalau kamu gimana?." jawab kak Anissa yang ditanya kabar oleh Rafu.
"Alhamdulillah sama juga baik, oiya katanya kak Anissa lagi hamil yah." ucap Rafu yang menjawab kabar dari kak Anissa dan Rafu juga menanyakan kalau kak Anissa lagi hamil.
" iya bener Rafu, Alhamdulillah kak dipercayakan sama Allah untuk bisa memiliki anak dan semoga kamu cepat-cepat diberika kepercayaan sama Allah untuk milik anak yah Rafu." jawab kak Anissa yang Rafu tanyakan kepada dirinya soal hamilnya dan kak Anissa juga mendoakan Rafu cepat-cepat memiliki anak.
"Amiiin Ya Allah, tapi aku mah gak mau maksain kapan Allah mengasihi aku anak yang penting aku pacaran dulu sama mas Raihan jadi puas-puasin aja dulu masa-masa pacaran, hehe..." jawab Rafu yang ditanya Kak Anissa yang menginginkan Rafu juga punya anak tetapi Rafu hanya bisa serahkan kepada Allah dan Rafu juga ingin puas-puasin masa pacarannya dulu sama Raihan.
Kak Anissa sama Rafu pun langsung ke dapur buat bantuin ibunya sama bunda mertuanya tersebut buat masak syukuran rumahnya tersebut dan Raihan pun sudah sampai dirumah terus juga lihat ada mobil orang tuanya sama mobil kakaknya.
"Assalamualaikum, ayah sama bunda, sampai jam brp?."tanya Raihan kepada orang tuanya yang menanyakan jam brp orang tuanya sampai dirumahnya.
"pas kamu pergi, ayah sama bunda baru sampai." jawab ayah Ahmad kepada anaknya tersebut.
__ADS_1
Kemudian para laki-laki pun menata barang-barang yang ada di rumah Raihan dengan rapi dan juga gelar tiker buat syukuran rumahnya nanti sore, kemudian Rafu pun membawa minuman sama cemilan buat para laki-laki yang sudah kelelahan merapikan barang-barang dan mengelar tiker buat syukuran rumahnya tersebut.
"silahkan para laki-laki buat minuman nya dan cemilannya, pasti pada cape kan, hmm pas Bangat nih aku bawakan minuman spesial sama cemilan spesial, jadi dinikmati hidangan dari para perempuan, hehe..." ucap Rafu yang membuat para laki-laki pada ketawa geli dengan tingkah nya Rafu dan Raihan pun langsung tersenyum dengan tingkah istrinya yang sangat mengemaskan.
" Makasih sayang, yaudah kamu bantuin bunda sono." jawab Raihan yang langsung menyuruh Rafu buat balik lagi ke dapur sambil tersenyum menatap kearah Rafu.
"Kamu usir aku nih...." jawab Rafu yang kesel sama Raihan yang menyuruh nya cepat-cepat ke dapur padahal baru aja mau duduk bareng sama suaminya Tersebut.
"Bukan gitu sayang, tapi kan para perempuan harusnya didapur buat masak syukuran rumah kita, jadi kamu jangan kesel gitu apa sayang..." jawab Raihan yang merasa bersalah sama Rafu dengan ucapannya tadi dan membuat rafu menjadi kesel kepada dirinya.
" hehe... bercanda mas Raihan, yaudah aku ke dapur yah." jawab Rafu yang sambil ketawa dengan menikah ekspresi suaminya yang begitu lucu bangat.
" hmmm, kamu nih yah... awas aja nanti malam aku hukum kamu yah." godaan Raihan yang melihat Rafu langsung pergi pas Raihan bilang begitu kepadanya.
*Gawat bangat nih nanti malam pasti mas Raihan minta lagi, aduh gimana nih. batin Rafu yang ketakutan bahwa Raihan akan minta lagi karena gara-gara tadi dirinya ngerjain Raihan.
"pasti kamu ketakutan yah sayang." gumam Raihan yang melihat tadi ekspresi Rafu dengan ucapannya tersebut.
Waktu sore pun telah tiba yaitu syukuran rumahnya tersebut dan semua para penghuni rumah pun sudah pakai seragam kembaran buat mengikuti syukuran rumah Raihan sama Rafu.
Akhirnya selesai juga membagikan makanan ke tetangganya yang sudah datang ke rumah barunya dan membagikan juga ke tetangganya yang gak bisa datang gara-gara mereka masih ada kerjaan jadi Raihan sama kak Adit pun bertugas mengantarkan makanan ke tetangga barunya Raihan yang gak bisa datang, yah gitulah ada drama pas Raihan sama kak Adit datang kerumah tetangga barunya Raihan yaitu para pembantu yang masih muda terpesona dengan wajah tampan mereka berdua dan banyak bangat dari para pembantunya minta dirinya foto ataupun minta nomernya juga ada tetapi mereka berdua hanya menuruti minta foto aja kalau soal nomer hp tidak dikasih sama mereka berdua.
Mereka berdua pun menceritakan kejadian tersebut kepada ayah Ahmad sama pak Triyanto yang juga menertawakan kejadian lucu anaknya tersebut dan mereka berdua pun cukup kesel sama ayah Ahmad dan pak Triyanto yang menertawakannya, tiba-tiba istri mereka berdua pun juga menertawakan mereka berdua.
" Ihh... kamu kenapa ketawa sih sayang." ucap kesel Raihan yang melihat Rafu menertawakan dirinya cukup bahagia bangat dan Rafu pun langsung menghampiri suaminya yang lagi kesel kepadanya.
"Cuppp, suamiku sayang, maaf yah... habisnya aku mendengarkan cerita kamu sama kak Adit lucu bangat, hehehe..." godaan Rafu keadaan Raihan yang lagi kesel kepadanya dan Rafu pun langsung peluk Raihan sebagai minta maaf yang sudah menertawakan suaminya tersebut.
Raihan pun langsung tersenyum apa yang dilakukan istrinya kepadanya dan Raihan pun mencium keningnya Rafu dengan cukup lama kemudian pipi tembemnya pun juga dicium sama bi***nya Rafu pun juga dicium yang cukup menikmati diantara mereka berdua terus juga tidak malu didepan ayah ahmad, pak Triyanto sama kak Adit dengan istrinya.
Rafu menghentikan ciumannya tersebut karena malu dilihatin sama pak nya, ayah mertuanya sama kak iparnya dengan istrinya dan Raihan malah santai aja kaya gak ada rasa malunya yah gitulah Raihan kalau sedang bucin sama istrinya jadi tidak ada kata malu bagi dirinya berbeda sama Rafu yang malu bangat.
"Kamu yah han, gak ada tempat lain apa melakukan adegan romantis kamu itu yah ke kamar gitu, kamu tuh memang ada-ada aja yah, hehehe..." ucap kak Adit yang menggelengkan kepalanya dengan tingkah adiknya tersebut yang melakukan adegan romantis didepan keluarganya sama mertuanya tersebut.
__ADS_1
"bilang aja kak Adit pengen, hehehe.." jawab Raihan yang bilang ke kak Adit kalau kak Adit pengen juga kaya dirinya tersebut.
Kak Adit pun menggelengkan kepalanya lagi apa yang dibilangi adiknya tersebut dan Raihan pun suapi makanan buah-buahan ke arah Rafu terus Rafu pun mengiyakan permintaan Raihan yang ingin dirinya makan buah-buahan darinya suaminya tersebut.
"Aduh, istrinya aku pinter Banget sih dan tambah sayang deh sama istriku ini." ledekan Raihan untuk memamerkan romantisnya kearah kak Adit yang juga ada di dekat dirinya tetapi sama kak Adit pun langsung dilemparin buah-buahan kearah Raihan.
"Sakit tau kak aditttttttt....." sambung Raihan yang kesakitan dilempar buah-buahan sama kak Adit.
"cuppp.... adiknya kak kesakitan yah yaudah sini kak obati dengan rasa sayang kak kepada adik kak yang nyebelin ini." ledekan kak Adit kepada Raihan yang kesakitan dilempar buah-buahan dari kak Adit dan Raihan pun langsung menghindari kak Adit karena dia tau pastinya bakalan ada adegan aneh dari kak Adit.
"Yah, adiknya kak kabur padahal sebagai kak yang baik kan mau obat, hehehe...." sambung kak Adit yang melihat Raihan langsung kabur dengan ucapannya tadi.
" Ihhh kamu yah mas Adit, begitu bangat sih sama Raihan, kasih tau tuh adik kamu merasa geli banget sama tingkah kamu itu." ucap kak Anissa yang menggelengkan kepalanya dengan tingkah kakak beradik tersebut dan Kak Adit pun hanya tersenyum kepada istrinya tersebut sambil pegang perutnya yang ada calon anaknya tersebut.
"Maafin ayah terus jangan kaget lihat ayah sama om kamu berantem kaya tadi, memang gitulah sifat om kamu yang begitu nyebelin." ucap kak Adit yang bilang ke calon anaknya diperut Istrinya tersebut.
"iya ayah, tenang aja... aku tidak kaget kok lihat ayah sama om Raihan beratem." jawab kak Anissa yang menyerupai suara Anak kecil sambil menatap kearah suaminya tersebut dan kak Adit pun langsung mencium perutnya sama keningnya istrinya tersebut.
*Terima kasih yah Allah atas kepercayaan kau memberikan kami anak Yang akan kami jagain dengan penuh sayang, semua keluarga kecilku ini menjadi bahagiaku selama-lamanya, batin kak Adit yang sambil peluk kak Anissa dengan rasa bersyukur atas kepercayaan darai Apakah untuk menjadi seorang ayah.
ini rumah barunya Raihan
ini rumah barunya kak Adit
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
oiya share juga ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌