Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Wisuda


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir Rafu sama Raihan, Dikta sama fia untuk melakukan wisuda dikampusnya tersebut dan mereka pun sudah lulus sidangnya dengan lewat online jadi mereka minta dosennya untuk sidangnya lewat online dan Alhamdulillahnya dosennya pun setuju dengan permintaan mereka untuk minta sidang lewat online.


" Alhamdulillah aja, waktu itu kita dapat dosennya yang bener-bener bisa diajak kerja sama, kalau tidak dapat dosennya yang gak mau kerjasama, wah... aku gak tau harus kaya gimana nanti ribetnya..." Fia yang bersyukur mendapatkan dosen yang benar-benar bisa diajak kerjasama.


" Iya, alhamdulillah aja kita dapat dosen yang benar-benar bisa diajak kerjasama, soalnya aku bener-bener kerepotan urusin Rafka sama Rafna yang pertumbuhannya mulai lincah bangat...." Rafu yang juga bersyukur dapat dosen yang bener-bener bisa kerjasama dengannya karena Rafu waktu sidang bener-bener tidak bisa ke kampus jadi harus lewat online.


Sedangkan Raihan sama Dikta yang memutuskan sidang dikampusnya karena dirinya gak mau sidang yang sama dengan istrinya, itu akan mengganggu sidang istrinya tersebut jadi mereka berdua pun mengalah untuk melakukan sidang dikampus aja supaya enak aja.


Mereka pun langsung siap-siap menuju ke tempat gelaran sarjananya tersebut yang sudah begitu banyak mahasiswa-mahasiswi yang udah kumpul ditempat tersebut dengan berbagai macam-macam jurusan.


" Wah... banyak bangat..." Fia yang langsung kaget melihat begitu banyaknya ditempat wisudanya tersebut.


" yaudah, kita harus cepat-cepat cari tempat duduk yang sampingan, jangan berpisah-pisah..." Rafu yang langsung minta mereka semuanya cari tempat duduk yang sampingan biar enak aja nanti bisa ajak obrol kalau lagi bosen.


Akhirnya mereka pun langsung mendapatkan tempat duduk yang secara samping-sampingan dan nanti mereka juga bisa obrol-obrol kalau lagi bosen karena yang pastinya akan dipanggil secara urutan jurusannya jadi pastinya lama Bangat.


" Untung aja, ada tempat duduk yang bisa samping-sampingan sama kamu..." Rafu yang bersyukur menemukan tempat duduk yang bisa dekat sama fia dan Dikta.


mereka pun langsung fokus sama acara wisudanya tersebut yang sudah dimulai dan mereka juga mendengar pidato dari salah satu mahasiswa-mahasiswi kampusnya yang mewakili semua jurusan untuk pidato tentang perpisahan.


"wah... pidatonya keren bangat... aku jadi terharu..." Fia yang sangat kagum terhadap salah satu mahasiswa yang pidato tersebut.


" Kamu lebay bangat tau sayang..." Dikta yang cemburu kepada fia yang kagum kepada mahasiswa tersebut.


" emang kamu bisa pidato sekeren itu..." Fia yang langsung menantang dikta untuk bisa pidato sekeren mahasiswa tersebut.


" Bisa... mau aku langsung kesana nih...kalau iya, aku beneran mau kesana nih..." Dikta yang sudah siap-siap ingin berdiri untuk menuju tempat pidato tersebut.


" Gak usah, aku cuma bercanda, hehe..." Fia yang langsung bilang ke Dikta untuk tidak usah kesana karena dirinya cuma bercanda.


Kemudian acara selanjutnya yaitu acara yang ditunggu-tunggu oleh semua mahasiswa-mahasiswi disana.


Nama satu persatu mahasiswa-mahasiswi pun dipanggil secara gantian dan sesuai dengan jurusan mereka masing-masing.


" Fia Nadya Almira, dari jurusan pendidikan..." Nama fia pun langsung dipanggil oleh salah satu pembawa acara wisudanya tersebut dan Fia pun langsung mendekati dosen-dosennya tersebut, kemudian foto bareng juga dan Fia pun langsung turun dari panggungnya untuk menuju ke tempat duduknya tersebut.

__ADS_1


" Rafu Aryani putri, dari jurusan pendidikan..." Nama Rafu pun juga dipanggil sama pembawa acara wisuda tersebut dan Rafu langsung mendekati dosen-dosennya tersebut, kemudian Rafu juga foto bareng dengan salah satu dosennya tersebut dan Rafu langsung kembali ke tempat duduknya.


Jurusan pendidikan pun selesai dipanggilkan, kemudian jurusan bisnis pun dipanggilkan secara gantian.


" Ahmad Raihan putra, dari jurusan Bisnis..." nama Raihan pun langsung dipanggil juga tetapi pas Raihan dipanggil, semua mahasiswi pada teriak-teriakan karena Raihan begitu terkenalnya dikampusnya tersebut.


" Dikta Dewanto, dari jurusan bisnis..." nama Dikta pun juga dipanggilkan, kemudian Dikta langsung mendekati dosennya tersebut dan dana semua mahasiswi juga berteriak-teriak menyebutkan namanya sama kaya Raihan tadi.


Kemudian acara wisuda pun sudah mulai selesai jadi ditutup oleh hiburan dari salah satu mahasiswi jurusan yang ada dikampusnya tersebut.


" Alhamdulillah acaranya selesai juga..." Rafu yang langsung bersyukur dengan acara wisudanya yang sudah selesai.


" Iya Alhamdulillah yah Rafu... yaudah, ayo kita langsung nemuin Raka sama aulia yang udah nungguin kita didepan kampus..." fia yang langsung minta sahabatnya untuk menemui Raka sama Aulia yang udah Sampai didepan kampus.


Seperti biasa yaitu Raihan sama Dikta pun langsung banyak yang minta mereka berdua foto sama Raka juga waktu pas masuk ke kampus tersebut juga ada yang minta dirinya foto sampai menanyakan alasan Raka keluar dikampus ini.


" Gini nih... kita punya suami yang ganteng..." fia yang sangat kesel melihat suaminya yang sedang direbutin mahasiswi lain dengan secara rebutan.


" Sabar yah Fia...." Rafu yang sudah terbiasa melihat suaminya direbutin mahasiswi di kampus tersebut malahan lebih banyak dari Dikta yang mintanya.


" Sudah terbiasa, hehehe...." Rafu yang menjawab sambil tersenyum kepada fia.


" Oiya, kita langsung samperin Aulia aja, terus nungguin para suami kita dikantin..." Rafu yang langsung minta fia untuk ketemu Aulia terus langsung menuju ke kantin sambil menunggu para suaminya tersebut.


Para perempuan pun langsung menuju ke kantin untuk menunggu para laki-laki yang sedang sibuk berfoto-foto bersama penggemarnya tersebut karena hari ini terakhir untuk para idola kampus untuk direbutin penggemarnya karena akan kangen dimasa seperti ini nantinya.


Ternyata para laki-laki pun sadar kalau para perempuannya tidak ada disana, kemudian Raihan langsung telepon Rafu untuk menanyakan tentang keberadaan tersebut.


" Assalamualaikum, kamu ada dimana dan kenapa tidak tunggu aku ..." Raihan yang langsung menanyakan keberadaan Rafu sama istri sahabat tersebut.


" Aku ada dikantin, habisnya kita para istri bosen bangat lihat para suaminya lagi senang-senang sama penggemarnya jadi lebih baik kita para istri langsung menuju ke kantin aja...." Rafu yang langsung bilang kalau dirinya dan sahabat-sahabat lagi dikantin.


" Iya, maaf deh... yaudah aku sama yang lainnya langsung menuju kesana yah, tunggu para suami datang menemui para istri yang cantik-cantik, hehe...." Raihan yang mulai menggoda Rafu dan Rafu pun sudah terbiasa dengan ucapan Raihan yang sangat buat dirinya bosen.


Rafu dan sahabat-sahabatnya pun sambil mengobrolkan tentang anak-anak mereka yang lumayan pertumbuhannya sedang bagus-bagusnya dan mereka juga sama-sama membagikan ilmu tentang urusin anak masing-masing.

__ADS_1


Tiba-tiba ada teriakan dari mahasiswi yang melihat kedatangan tiga laki-laki yang sangat di idolakan dikampusnya tersebut dan tiga laki-laki juga telah mengharumkan nama kampus tersebut dalam olahraga basket.


" gila... mereka bertiga masih ganteng aja yah... walaupun udah pada punya anak...." salah satu mahasiswi yang masih tidak sangka kalau mereka bertiga masih tampan aja walaupun udah jadi seorang ayah.


Mereka bertiga pun langsung menghampiri para istrinya yang sedang menatap dirinya tersebut dan mereka bertiga juga membawa bunga yang begitu indahnya untuk para istrinya masing-masing.


" sayang... nih untuk kamu, sebagai minta maaf aku tadi yang udah cuekin kamu dan buat kamu bosen juga nungguin aku...." Raihan yang minta maaf kepada Rafu yang telah membuat rafu menjadi Bosen menunggu dirinya dan telah cuekin Rafu Juga.


" Terimakasih, mas..." Rafu Yang langsung peluk Raihan dan Raihan pun tersenyum melihat Rafu yang tiba-tiba peluk dirinya terus raihan Langsung cium keningnya Rafu juga.


Sama yang lainnya pun juga memberikan bunganya kepada istrinya, mereka pun langsung mengobrolkan tentang kegiatanya selama ini sebelum melakukan sidang maupun persiapan wisuda hari ini.


" pasti jadi istrinya mereka bertiga senang bangat punya suami yang seromantis gitu..." Salah satu mahasiswi yang sangat iri diposisinya Rafu, fia maupun Aulia tersebut.


* pasti mereka membicarakan aku sama sahabat-sahabat aku, batin Rafu yang melihat tingkah salah satu mahasiswi yang memandang dirinya dan sahabat-sahabatnya.


ini bunga dari Raihan untuk rafu



ini bunga dari Raka untuk Aulia



ini bunga dari Dikta untuk Fia.



Romantis bangat yah mereka bertiga untuk istrinya 🥰🥰🥰🥰🥰


Sampai jumpa di episode selanjutnya...


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌

__ADS_1


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2