
Beberapa bulan ini Syifa sama Daffa dan teman-temannya sibuk untuk melakukan pelatihan ujian sampai ujian dimulai, Jadi Alhamdulillah ujian kelulusan pun telah selesai dan mereka pun tinggal tungguin hasil sama acara kelulusan nanti.
" Alhamdulillah yah Syifa, kita udah selesai Melakukan ujian Kelulusan, jadi tinggal nungguin hasil ujiannya deh ..." Anggi yang langsung tenang pas ujian kelulusan telah dilewatin, jadi Anggi tinggal nungguin hasil ujiannya.
" Iya Anggi, oiya nanti kamu lulus ini, mau kuliah apa kerja .." Tanya Syifa kepada Anggi mengenai kelanjutan habis lulusan tersebut.
" Insyah Allah, aku mau kuliah sambil kerja, kalau kamu gimana..." Anggi yang menjawab pertanyaan dari Syifa dan Anggi pun juga bertanya yang sama kepada Syifa.
" sama aku juga kuliah, terus kamu mau ambil jurusan apa..." Syifa yang menanyakan jurusan kuliah yang akan diambil Anggi nanti.
" aku mau ambil psikologi, kalau kamu..." ternyata Anggi ingin ambil jurusan psikologi dan Anggi pun juga bertanya mengenai jurusan kuliah yang akan diambil Syifa nanti.
" kalau aku mau ambil jurusan dokter umum, biar nanti aku bisa bantuin orang-orang yang tidak mampu, hehe..." Ternyata Syifa ingin ambil jurusan dokter untuk bisa bantuin orang-orang yang tidak mampu nantinya.
" Wahh.... keren bangat pikiran kamu ambil jurusan dokter umum..." Anggi yang kagum kepada Syifa mengenai jurusan yang diambilnya dan sama alasannya juga.
" Terimakasih atas pujiannya, hehe..." Syifa yang langsung tersenyum kepada Anggi.
Tiba-tiba datanglah Daffa ke kelasnya, sepertinya habis latihan basket, karena kan selama beberapa bulan ini Daffa tidak mengikuti latihan basket untuk bisa fokus sama ujian kelulusannya tersebut.
" Assalamualaikum Syifa..." Daffa yang menyapa Syifa.
" walaikumsalam Daffa .." Syifa yang senang dengan kedatangan Daffa ke kelasnya.
" Kok aku gak disapa, Daffa jahat nih... aku gak dianggap...." Anggi yang pura-pura kesel sama Daffa yang tidak menyapa dirinya.
" oiya aku lupa, assalamualaikum Anggi..." Daffa yang langsung menyapa Anggi.
" Walaikumsalam daffa, walaupun telat nyapa aku, jadi aku tetap menjawab salam dari kamu, yaudah... aku pulang duluan yah... bye Daffa sama Syifa ..." Anggi pun pamit untuk pulang duluan kepada mereka berdua.
" Bye Anggi.... hati-hati yah dijalan, sampai jumpa di acara kelulusan nanti..." teriak Syifa kepada Anggi yang sambil melambaikan tangannya.
Jadi di kelas pun tinggal mereka berdua, kemudian Daffa pun langsung ajak Syifa untuk pulang bareng, karena Daffa udah selesai latihan basketnya. Syifa pun minta Daffa untuk mampir ke butiknya bunda Dina, karena Syifa yang ingin ambil gaun untuk acara kelulusannya nanti dan Syifa juga minta bunda Dina untuk cari jas yang cocok sama gaunnya Syifa.
" Nanti kita mampir ke butik bunda yah..." Syifa yang minta Daffa untuk mampir ke butik bunda Dina.
" Baik, tuan putri..." Daffa yang langsung mengiyakan permintaan Syifa yang sambil tersenyum dan megang pipinya Syifa.
Kemudian mereka berdua pun langsung menuju ke butik bunda Dina, Beberapa menit untuk sampai ditempat butiknya bunda Dina, mereka berdua pun sampai dibutik bunda dan mereka berdua langsung keluar dari mobilnya Daffa untuk masuk ke dalam butik.
__ADS_1
" Assalamualaikum bunda..." Syifa yang menyapa bunda Dina sambil berpelukan juga sama cium tangannya bunda Dina dengan gantian sama Daffa.
" walaikumsalam, gimana sama ujian kelulusan kalian berdua..." jawab bunda Dina dari salamnya Syifa dan bunda menanyakan tentang ujian kelulusan.
" Alhamdulillah lancar bunda, oiya Bunda... mana gaun aku untuk acara kelulusan nanti sama jad untuk Daffa juga .." Syifa pun langsung minta gaunnya sama jasnya Daffa kepada bunda Dina.
" bentar yah..." Bunda Dina pun langsung oangg asistennya untuk ambil gaunnya Syifa sama jasnya Daffa.
Beberapa menit kemudian, gaunnya Syifa sama jasnya Daffa pun datang dengan warna yang sama dan mereka berdua pun langsung terpesona sama gaunnya dan jasnya.
" Masya Allah, cantik bangat gaunnya bunda... terimakasih bunda..." Syifa yang langsung senang dengan gaunnya tersebut dan Syifa pun langsung peluk bunda Dina.
" Syukur deh kalau Kalian berdua suka..." Bunda Dina yang senang pas mereka berdua menyukai gaunnya sama jasnya.
" yaudah, bunda... Syifa mau pulang yah, assalamualaikum..." Syifa yang langsung pamit pulang kepada bunda Dina, setelah melihat gaunnya sama jasnya Daffa.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan yah kalian berdua..." Bunda Dina yang langsung anterin mereka berdua sampai masuk kedalam mobil dan bunda Dina pun juga melambaikan tangannya juga.
Diperjalanan pun Syifa masih tidak percaya dengan gaunnya yang cukup cantik buat dirinya pakai nanti diacara kelulusannya nanti dan Syifa juga gak sabar ingin cepat-cepat memakai gaun tersebut.
" Daffa, aku minta saran kamu mengenha gaun aku tadi..." Syifa langsung minta saran kepada Daffa mengenai gaunnya syifa.
" Cantik bangat dan cocok untuk kamu juga, aku jadi tidak sabar ingin melihat kamu memakai gaun tersebut, pastinya nanti kamu bakalan cantik bangat, pokoknya nanti aku akan awasin kamu dari laki-laki yang ingin godaain kamu..." Daffa yang udah punya pikiran untuk jagain Syifa dari godaan laki-laki nanti, karena yang pastinya Syifa akan cantik pakai gaun tersebut.
Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun sampai dirumahnya Syifa, lalu syifa pun langsung keluar dari mobilnya Daffa sama langsung melambaikan tangannya kearah Daffa, kemudian mobilnya Daffa pun sudah keluar dari rumahnya Syifa dan Syifa pun langsung masuk ke dalam rumahnya untuk menuju ke kamarnya yang ingin istirahat.
Pagi yang cerah, Daffa pun sudah ada dirumahnya Syifa dengan membawa bunga sama membawa cemilan Kesukaannya Keluarganya pak Ahmad, Daffa pun juga suruh ganti jasnya dengan jas yang samaan dengan Syifa, sekarang Daffa sudah ganti jasnya, jadi tinggal tungguin Syifa yang lagi didandani sama makeup profesional dan pakai gaun yang waktu itu.
" Masya Allah, anak bunda cantik bangat pake gaun ini... bener gak Daffa..." Bunda Dina yang terpesona sama kecantikan Syifa pakai gaun pilihannya.
" bener Tante... aku sampai gak kenal Syifa yang dulu, pokonya kamu tuh hari ini cantik bangat..." Daffa yang juga terpesona sama kecantikan Syifa.
" terimakasih bunda ... Daffa, sudah memuji kecantikan aku, yaudah... ayo Daffa kita langsung berangkat, bunda ... ayah... aku pamit berangkat yah, assalamualaikum..." Syifa yang langsung pamit berangkat ke acara kelulusannya kepada orangtuanya.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan yah..." ayah Ahmad pun menjawab salam dari Syifa dan melambaikan tangannya yang sambil menikmati sarapannya.
Kemudian mereka pun langsung berangkat menuju ke acara kelulusan, Daffa pun masih terpesona sama kecantikan Syifa dengan memakai gaun tersebut dan Syifa pun jadi salah tingkah ditatap terus sama Daffa yang sambil nyetir mobilnya.
" Terimakasih yah bunganya, kamu juga ganteng pakai jas samaan kaya aku..." Syifa pun juga memuji ketampanannya Daffa sama mengucapkan terimakasih telah kasih Bunga untuknya.
__ADS_1
" sama-sama, terimakasih sudah memuji aku... Daffa yang juga terimakasih atas pujiannya dari Syifa yang sambil menggenggam tangannya Syifa.
Akhirnya mereka berdua pun sampai di tempat acara kelulusannya, kemudian Daffa langsung bukain pintu mobilnya untuk Syifa, pokoknya Daffa akan memperlakukan Syifa seperti tuan putri diacara kelulusannya tersebut dan Syifa pun langsung tersenyum kepada Daffa yang sambil mengandeng tangannya Daffa.
" Masya Allah cantik bangat kamu, Syifa..." Anggi yang terpesona sama kecantikan Syifa yang digandeng tangannya sama Daffa, pokoknya Daffa seperti tidak ingin melepaskan Syifa jauh darinya.
" terimakasih Anggi, kamu juga cantik kok..." Syifa pun juga memuji kecantikannya Anggi.
" kamulah yang lebih cantik, hehe..." bagi Anggi, Syifa lah yang lebih cantik darinya.
Kemudian mereka berdua sama Anggi pun langsung duduk yang sudah disiapkan oleh panitia acara kelulusannya tersebut dan ternyata banyak laki-laki maupun perempuan yang terpesona sama kecantikan dan ketampanan mereka berdua, jadi mereka berdua seperti pangeran sama tuan putri diacara kelulusannya tersebut.
" gila kalian berdua di tatap terus sama mereka Semuanya... sepertinya kalian akan menjadi pangeran sama tuan putri diacara kelulusan ini..." Anggi yang melihat teman-temannya menatap terus kearah mereka berdua.
Mereka berdua pun menjawabnya dengan tersenyum kepada Anggi dan Anggi pun menggelengkan kepalanya melihat mereka berdua yang cukup santai dengan tatapan teman-temannya tersebut, kemudian Anggi langsung fokus lagi sama acara kelulusannya tersebut.
Tiba-tiba datanglah Raihan yang sebagai siswa prestasi dimasa tahunannya tersebut dan banyak teman-temannya Syifa yang terpesona sama ketampanannya Raihan, walaupun sudah menjadi ayah, Raihan masih cukup tampan.
" Syifa, itu bukannya kakak kamu yah..." Anggi yang kaget dengan kedatangan kakaknya Syifa dan Syifa juga kaget dengan kedatangan kakaknya tersebut.
" iya, ternyata kak Raihan adalah siswa yang kedua mendapatkan nilai yang bagus..." Syifa yang tidak nyangka kalau Raihan menjadi siswa yang cukup prestasi.
" yang pertama siapa...." Anggi yang langsung penasaran dengan siswa yang mendapatkan nilai tertinggi ditahunnya Raihan.
" yaitu kak Rafu, iya... istrinya kak raihan, hehe..." Syifa yang langsung kasih tau kalau Rafu adalah siswa yang tertinggi mendapatkan nilai ujian kelulusannya.
Daffa sama Anggi pun langsung kaget dengan jawaban Syifa yang bilang, kalau istrinya Raihan adalah siswi yang mendapatkan nilai tertinggi dan ternyata suami-istri yang berprestasi.
* mana kak Rafu, kenapa tidak ikut kak Raihan kesini... batin Syifa yang mencari keberadaan Rafu yang tidak bersama Raihan diatas panggung tersebut.
ini bunga dari Daffa.
Doakan aku yah, semoga aku cepat sembuh, biar tidak telat update episode selanjutnya 🙂🙏
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
__ADS_1
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌