
" assalamualaikum cantik, Ya ampun kamu gemes bangat sih..." Rafna yang cukup mengemaskan yang membuat Aulia terus cium-ciumin pipinya Rafna.
"Rafu, anak kamu kok semakin lama, menggemaskan yah..." Aulia yang terus puji anaknya Rafu tersebut.
" Iya donk, Tante Aulia... makanya cepatan donk ponakan Rafna lahir..." Rafu yang menjawab ucapan Aulia sambil gendong Rafka.
" Tuh nak, dengarin yah kata Tante Rafu, kamu harus cepat-cepat lahir biar bisa main sama kak Rafka dan kak Rafna yah nak..." Aulia yang ngelus-ngelus perutnya tesebut dengan satu tangannya tersebut sambil gendong Rafna.
"Rafu, aku boleh Gendong anak kamu gak..." Luna yang ingin bangat, gendong anaknya Rafu yang satunya.
" Boleh donk, nih gendong..." Rafu yang langsung pindahkan Rafka ke pelukan Luna dan Luna pun langsung mainan pipinya Rafka yang cukup menggemaskan.
" Aduh gak sabar mau punya anak, hehehe..." Luna yang ingin Cepat-cepat nikah terus punya anak.
" Tuh dengarin Rafa, Luna mau Cepat-cepat punya anak, hehehe..." Raihan yang dengar ucapan Luna tersebut kemudian Raihan langsung kodein ke Rafa.
" Iya nanti, bulan depan yah, kita nikah yah..." Rafa yang langsung keceplosan kalau dirinya sama Luna mau nikah.
Semuanya pun langsung kaget apa yang dibilang Rafa, terus Luna pun langsung kesel sama Rafa yang udah bilang ke teman-temannya kalau dirinya sama Rafa akan nikah bukan depan.
" Serius Luna..." Rafu yang langsung menatap kearah Luna dan Luna pun terpaksa menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengiyakan perkataan Rafa tadi.
" Alhamdulillah kalau kamu mau nikah, kita semuanya ikut senang dengan kabar bahagia kalian berdua..." Rafu yang bersyukur kalau Luna akan nikah dengan Rafa dibulan depan.
" Doain aja yah, semoga acaranya lancar..." Luna yang minta doanya kepada mereka semua untuk acara pernikahannya nanti.
"Amiiin..." semuanya pun mengamini doanya Luna Tersebut.
Kemudian satu persatu mereka pun pulang ke rumah masing-masing karena acara aqiqah anaknya fia pun udah selesai jadi mereka semuanya memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.
Tibalah dibulan yang ditunggu-tunggu oleh Luna sama Rafa yaitu acara pernikahannya tersebut dan para undangan pun satu persatu sudah datang untuk melihat ijab Kabulnya Luna sama Rafa karena tidak mau kelewatan ijab Kabulnya tersebut.
Raihan sama Rafu pun sudah datang ke acara pernikahannya Luna sama Rafa, kemudian Rafu langsung menuju ke ruang makeup untuk menemui Luna bersama Rafna sedangkan Rafka sama ayahnya tersebut.
" assalamualaikum Luna... Masya Allah cantiknya..." Sapa Rafu kepada Luna dan Rafu juga terpesona sama kecantikan Luna dengan gaun yang indah bangat.
" Walaikumsalam Rafu... makasih yah udah mau datang dan makasih atas pujiannya..." Jawab Luna kepada Rafu dan Luna pun langsung mengucapkan terimakasih atas pujiannya Rafu kepadanya.
" Sama-sama, yaudah aku tunggu di luar yah..." Rafu pun langsung pamit untuk keluar jadi Rafu cuma lihat Luna aja dan tidak mau lama-lama disana juga.
Datanglah Fia sama Dikta yang membawa Ansel di gendongan Dikta tersebut.
" Assalamualaikum Raihan sama Rafu..." sapa Dikta kepada Raihan sama Rafu sambil gendong Ansel.
__ADS_1
" Walaikumsalam fia sama Dikta, Ya ampun Ansel... boleh gak, aku gendong..." Rafu yang ingin Gendong anaknya fia tersebut.
" Boleh donk.. Tante Rafu..." Fia yang langsung minta Dikta untuk pindahin Ansel kepada Rafu kemudian Rafna langsung dititipkan kepada Fia sementara.
" Ya ampun Rafna udah berat bangat yah, emang udah usia berapa..." fia yang baru sadar kalau Rafna sudah cukup berat digendong.
" Udah mau setahun, oiya datang yah Minggu depan Rafka sama Rafna mau ulang tahun..." Rafu yang langsung jawab ucapan fia dan undang fia sama Dikta ke acara ulang tahun anaknya tersebut.
Kemudian datanglah Aulia sama Raka dengan pakaian samaan diacara pernikahan Luna sama Rafa.
" Assalamualaikum semuanya..." sapa Raka kepada mereka semua dan mereka semuanya langsung kaget apa yang dilihat dengan pakaian Raka sama Aulia.
" Walaikumsalam Raka sama Aulia, waw... tumbenan kamu, Raka mau pakaian kaya gini..." Raihan yang heran dengan perubahan Raka tersebut, soalnya Raka itu tipe orang yang gak suka baju samaan.
" Yah demi istri biar senanglah, gak apa-apa kali ini aja pakaian begini terus seterusnya gak mau aku pakaian kaya ini lagi..." Raka yang menjawab ucapan Raihan Tersebut dan Raka yang bicaranya bisik-bisik kepada Raihan dan Dikta biar Aulia tidak mendengarkan bicara dirinya.
Raihan sama Dikta pun langsung ketawa dengan geli ketika lihat tingkahnya Raka yang nurut bangat katanya Aulia tersebut dan Raka pun langsung kesel sama kelakuan sahabatnya tersebut yang menertawakan dirinya.
" Rafu, aku boleh gak Gendong Rafna ..." Aulia yang lagi-lagi minta gendong Rafna tersebut.
" Boleh kok, fia kamu pindahkan aja kepada Aulia biar Aulia yang gendong Rafna terus Ansel sama aku aja yah sampai acara ijab Kabulnya Luna sama Rafa selesai.
"hmm, aku juga udah pegal nih gendong Rafna, soalnya Rafna semakin berat aja sekarang..." Fia yang udah gak kuat lagi gendong Rafna dan fia bersyukur ada yang mau gendong Rafna jadi dirinya bisa duduk dengan tenang.
" Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan kau dengan putri saya yaitu Prima Luna binti Prayanto dengan Rafa Ramadhan bin Rama dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas berupa gelang sama kalung dibayar tunai..." pak Prayanto yang sudah menyelesaikan ucapan ijab Kabulnya tersebut.
" Saya terima nikahnya Prima Luna binti Prayanto dengan mas kawin disebutkan tunai..." Rafa yang sekali nafas untuk ucapkan ijab kabul tersebut.
"Gimana para saksi, sah... sah...sah.. Alhamdulillah akhirnya Rafa kamu udah sah jadi suaminya Luna..." akhirnya Rafa sama Luna pun sudah sah menjadi suami istri.
" Alhamdulillah ya Allah..." gumam Rafa yang bersyukur mengucapkan ijab Kabulnya cukup lancar tanpa mengulang lagi.
" Silahkan, Luna nya dijemput untuk tanda tangan berkas-berkas tersebut..." Pak penghulu meminta Luna untuk menemui suaminya tersebut sama tanda tangani berkas-berkas tersebut.
Luna pun datang dengan digandeng salah satu adiknya tersebut dan Rafa langsung berdiri untuk jemput Luna, kemudian adiknya pun langsung menyerahkan kakaknya ke tangannya kakak iparnya tersebut dan Rafa pun langsung gandeng tangannya Luna tersebut untuk menuju ke tempat ijab Kabulnya tersebut.
" Kamu cantik..." Bisik Rafa ke telinga Luna dan Luna pun menjawab dengan senyum kepada Rafa.
Mereka berdua pun langsung tanda tangan berkas-berkas yang di susun oleh pak penghulu tersebut, akhirnya tanda tangan pun selesai dan mereka berdua disuruh sama pak penghulu untuk pakai cincinya tersebut sama foto buku nikahnya kearah fotografi tersebut.
" Baik, saya sudah menyelesaikan tugas saya untuk nikahkan kalian berdua, sekarang saya harus ke tempat lain, assalamualaikum..." Pak penghulu pun pamit pergi untuk ke tempat nikah yang lainnya dan panitianya pun langsung anterin pak penghulu untuk meninggalkan tempat pernikahan Luna sama Rafa.
Kemudian mereka berdua langsung sungkeman sama orang tuanya masing-masing, tetapi Rafa langsung bantuin Luna untuk Sungkeman sama orang tuanya kemudian Rafa langsung sungkeman orangtuanya setelah bantuin Luna.
__ADS_1
Acara selanjutnya, mereka berdua langsung salam-salaman dengan teman-temannya tersebut yang ingin ucapkan selamat kepada mereka berdua.
Pertama, pasangan Raihan sama Rafu yang mengucapkan selamat dengan menggendong Rafka sama Rafna jadi tadi Rafu udah pindahkan Ansel ke orangtuanya tersebut.
" Selamat yah Luna sama Rafa, semoga jadi keluarga sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, amiin..." doa dari rafu sama Raihan untuk mereka berdua.
" Amiin... makasih doanya, yaudah foto dulu terus silahkan makan Yang sudah dihidangkan..." Luna yang langsung mengucapkan terimakasih kepada Raihan sama Rafu, kemudian mereka pun langsung foto dan Raihan sama Rafu pun langsung tinggalkan tempat pelaminan karena mereka berdua ingin makan, kemudian pulang karena Rafka sama Rafna udah gak bisa diam di acara pernikahan Luna.
Kedua, pasangan Dikta sama fia yang membawa Ansel untuk mengucapkan selamat kepada Luna dan Rafa.
" selamat yah Luna sama Rafa atas Pernikahannya, semoga jadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, amiin..." Doa dari fia sama Dikta kepada mereka berdua.
" amiin, makasih yah Fia sama dikta atas doanya sama kedatangannya, yaudah foto dulu.." Luna yang mengamini doanya fia tersebut kemudian mereka pun langsung foto dan Fia sama Dikta pun langsung pamit ninggalin pelaminan tersebut untuk makan.
Ketiga, pasangan Raka dan Aulia yang mengucapkan selamat kepada Luna sama Rafa.
" selamat yah Luna sama Rafa atas Pernikahannya tersebut, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat nyusul punya anak, amiiin..." doa dari Raka sama Aulia untuk mereka berdua.
" Amiin, makasih doanya, oiya lahirannya berapa bulan lagi nih istri kamu..." Luna uang menanyakan kapan Aulia lahirannya
" Tinggal beberapa bulan lagi, soalnya kan tujuh bulan aja belum jadi kalau udah tujuh bulan baru tinggal persiapan persalinan aja, doain aja semua lahirannya lancar yah..." Raka yang minta doanya atas kelahiran istrinya nanti.
" Amiin, yaudah ayo foto dulu..." Luna Yang langsung minta mereka berdua untuk foto dulu baru nanti langsung makan, selesai sudah foto mereka berdua bersama pasangan Raka sama Aulia kemudian Raka sama Aulia langsung menuju ke tempatnya sahabatnya tersebut.
*Alhamdulillah acara pernikahanku hari ini lancar dan Alhamdulillah hubungan aku bersama mereka semuanya bisa menjadi teman baik,batin Luna yang bersyukur acaranya dilancarkan sama hubungan sama mereka pun diberikan kemudahan untuk menjadi teman baik.
ini dekorasi pernikahan Luna sama Rafa.
ini Sovenirnya pernikahan Luna sama Rafa.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
Mampir ke cerita keduaku
__ADS_1