
Kemudian mereka pun selesai acara makan malamnya, lalu Daffa mengantar Syifa ke rumah dan hari ini adalah hubungan Syifa dan Daffa berbeda dengan hari-hari yang lainnya, karena hari ini Daffa mengantar Syifa sebagai pacar bukan teman lagi.
" nanti besok, aku jemput kamu yah..." Daffa yang meminta Syifa untuk besok, berangkatnya bareng sama Daffa.
" yaudah, nanti aku bilang sama pak Tono dulu yah, biar gak usah anterin aku...." Syifa yang langsung mengiyakan permintaan Daffa untuk besok berangkat Bareng.
Daffa pun langsung tersenyum, pas Syifa mau berangkat bareng sama dirinya. Tak terasa sudah sampai di rumahnya Syifa dan Syifa pun langsung keluar dari mobilnya daffa.
" Terimakasih, untuk hari ini..." Syifa yang sangat bahagia untuk hari ini bersama Daffa.
" iya sama-sama.... aku titip salam yah untuk orangtua kamu, yaudah... aku pamit pulang, assalamualaikum...." Daffa yang titip salam untuk orangtuanya Syifa dan Daffa langsung pamit pulang.
" iya nanti aku salamin dari kamu, yaudah.... hati-hati dijalan yah, walaikumsalam...." Syifa yang langsung melambaikan tangannya pas mobilnya Daffa sudah keluar dari rumahnya tersebut.
Syifa pun langsung masuk ke dalam rumahnya, tiba-tiba ada orang tuanya yang lagi nonton televisi diruang tamu dan Syifa langsung samperin orangtuanya tersebut.
"assalamualaikum, bunda... ayah...." sapa Syifa kepada orangtuanya tersebut.
" walaikumsalam nak, gimana makan malam sama Daffa..." bunda Dina yang penasaran dengan makan malamnya Daffa sama Syifa.
" yah gitulah, Yaudah... Syifa mau bersih-bersih, terus mau tidur, selamat malam bunda... ayah..." Syifa yang langsung menghindari bunda Dina karena takut bunda Dina banyak bertanya-tanya dengan padanya mengenai bersama Daffa.
"nih anak, bundanya belum selesai bicara, selamat malam sayang...." bunda Dina yang langsung menggelengkan kepalanya melihat tingkahnya Syifa yang seperti salah tingkah ditanyakan olehnya.
" biarin udah, itu kan urusan anak muda, yaudah bunda, kita juga istirahat, Syifa kan udah pulang..."ayah Ahmad yang ngajak bunda Dina untuk istirahat aja terus juga Syifa nya udah pulang.
Orangtuanya Syifa pun juga ikut istirahat, mereka pun istirahat dengan kamarnya Masing-masing dan tidurnya pada pules juga.
Pagi yang begitu cerah, mereka semuanya pun sudah bangun dari tidurnya dan mereka langsung siap-siap untuk sarapan pagi, sebelum melakukan kegiatannya masing-masing, sedangkan bunda Dina yang sudah bangun duluan dari mereka, karena harus bikin bekel untuk ayah Ahmad.
" assalamualaikum bunda... ayah... selamat pagi..." Sapa syifa yang sudah memakai seragam dan hari ini Syifa dandannya berbeda dengan hari-hari yang lainnya.
" Walaikumsalam anak ayah yang cantik, wah... kamu cantik bangat hari ini dan beda bangat, gak seperti anak ayah yang dulu..." ayah Ahmad yang menyadari anak perempuannya berbeda penampilannya tersebut.
" masa sih ayah, Syifa gak merasa tuh, kalau Syifa berubah penampilannya...." Syifa yang pura-pura tidak sadar terhadap penampilannya yang berubah.
" Iya nak, bener kata ayah, kamu beda bangat hari ini... bunda curiga nih... terus juga kata pak Tono, kamu hari ini gak mau dianterin, bener itu..." Bunda Dina yang tanya kepada Syifa soal tidak dianterin sama pak Tono dan bunda Dina juga mencurigai penampilan Syifa yang berbeda.
__ADS_1
" iya, aku dijemput nanti... bunda tuh, gak boleh curiga sama anak sendiri, kalau anaknya berubah penampilannya jadi cantik, harus nya senang lihat anaknya berubah jadi cantik, bukan dicurigai, hehehe..." Syifa yang menjawab pertanyaan dari bunda Dina dan Syifa pun selesai sarapannya, kemudian langsung Salami sama orantuanya untuk berangkat ke sekolah.
Tiba-tiba Daffa datang, pas bangat Syifa yang sudah selesai sarapan dan orangtuanya Syifa pun langsung kaget dengan kedatangan Daffa ke rumah.
" Assalamualaikum Tante.. om..." Daffa yang langsung salim ke tangannya orangtuanya syifa.
" walaikumsalam nak Daffa, ini nak Daffa mau jemput Syifa yah..." ayah Ahmad yang tau dengan kedatangan Daffa ke rumahnya.
" iya om, aku minta izin sama om dan Tante... untuk jemput Syifa... oiya om, aku juga bakalan sering anterin Syifa maupun jemput Syifa kalau lagi tidak sibuk latihan basket...." Daffa yang minta izin untuk bisa jemput maupun anterin Syifa.
" oh gitu yah nak, ayah mah silahkan aja, tapi kalau nanti pulang kerumahnya, agak terlambat, telepon om maupun Tante yah, biar om sama Tante gak khawatir Syifa, gimana...." ayah Ahmad mengizinkan Daffa untuk bisa jemput maupun anterin tapi kalau pulangnya terlambat, harus kabarin orantuanya Syifa.
" Baik om, yaudah saya sama syifa pamit Berangkat yah om... tante... assalamualaikum..." pamit Daffa kepada orantuanya Syifa untuk berangkat sekolah.
"walaikumsalam nak, hati-hati dijalan yah...." ayah Ahmad yang langsung mempersilahkan mereka berdua untuk berangkat sekolah.
Mereka berdua pun langsung menuju ke sekolahan dan mereka pun sampai didepan gerbang sekolah, karena Syifa ingin turun disitu aja, supaya tidak dilihat sama teman-teman kelasnya.
Daffa pun mengikuti kemauan Syifa yang ingin turun di depan gerbang sekolah, kemudian Syifa pun jalan sedikit untuk masuk ke dalam sekolahnya dan mereka berdua sama-sama menuju ke kelasnya masing-masing dengan pura-pura tidak melihat.
Jam istirahat pun telah tiba, Syifa langsung membuka handphonenya dan Syifa dapat chatan dari Daffa, mereka berdua akan ketemuan di cafe dekat sekolahan untuk pulang bareng dan Syifa pun langsung balas untuk menyetujui pertemuan mereka berdua.
" ayo, aku juga udah lapar...." Syifa pun langsung mematikan handphonenya, kemudian langsung menuju ke kantin.
Mereka berdua pun tidak sengaja, ketemu menuju ke kantin, tadinya mereka berdua udah pura-pura tidak melihat, tetapi tiba-tiba Anggi memanggil namanya dan Daffa pun berhenti sebentar, kemudian langsung jalan lagi menuju ke kantin untuk makan bareng teman-temannya.
" assalamualaikum Daffa..." Sapa Anggi kepada Daffa.
" Walaikumsalam Anggi, yaudah yah... aku ke kantin duluan..." Daffa yang langsung meninggalkan mereka berdua, setelah menjawab sapa dari Anggi. Ketika Daffa melewatin Syifa, tiba-tiba tangannya Daffa menyetuh ke tangannya Syifa dan Syifa pun langsung kaget dengan kesentuhan tersebut.
Jam istirahat pun selesai, mereka langsung masuk ke kelasnya masing-masing. Mata pelajaran pun telah selesai, kemudian Syifa minta izin keluar duluan sama Anggi dan Anggi pun mempersilahkan Syifa untuk keluar duluan.
Syifa pun langsung menuju ke mobilnya Daffa yang sudah nungguin di dekat cafe sekolahnya, kemudian Syifa langsung masuk kedalam mobilnya Daffa dan mereka berdua langsung menuju kerumahnya Syifa sambil menggenggam tangan mereka berdua.
Sampailah mereka berdua dirumahnya Syifa, tiba-tiba ada bunda Dina yang sedang menyiram tanaman dan Daffa pun langsung keluar sebentar untuk salim kepada bunda Dina.
" Assalamualaikum Tante..." sapa Daffa kepada ibu Maryam.
__ADS_1
" Walaikumsalam nak Daffa, ayo mampir dulu sebentar ke rumah..." bunda Dina yang minta Daffa untuk mampir sebentar ke rumah.
" Gak usah Tante, aku mau langsung pulang ke rumah aja, jadi aku pamit yah Tante..." Daffa yang menolak tawarannya bunda Dina
" Oh yaudah, tapi nanti malam kamu datang yah ke rumah, Tante... mau ajak kamu makan malam bersama..." bunda Dina yang mengundang Daffa untuk makan malam dirumahnya.
" Baik Tante, nanti saya datang, yaudah saya pamit pulang yah Tante, assalamualaikum..." Daffa yang langsung pamit pulang dan Daffa pun langsung masuk kedalam mobilnya.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan yah, nak Daffa..." Bunda Dina yang menjawab salam dari Daffa dan melihat mobilnya Daffa sudah keluar dari rumahnya.
Malam hari pun tiba, Daffa yang sudah sampai dirumahnya Syifa dan disambut hangat dari kelurganya Syifa, ia disana ada Raihan sama Rafu bersama anak-anaknya yang juga diundang sama ibu Maryam dan ada juga kak Adit bersama keluarga kecilnya.
" Assalamualaikum Tante...om... kak Raihan .. kak Adit ... kak Rafu... kak Anissa...." Daffa yang menyebut satu persatu dari mereka untuk sapa mereka.
" Walaikumsalam...." mereka semuanya pun menjawab.
" Yaudah silahkan duduk, nak Daffa..." ayah Ahmad yang mempersilahkan Daffa untuk duduk yang udah disiapkan.
" iya om...." Daffa langsung duduk disampingnya Syifa.
" Oh ini namanya Daffa yah... kak pernah dengar kamu dari teman-teman kak, katanya kamu waktu pertandingan basket kemarin menang yah..." Raihan yang langsung ajak bicara Daffa, supaya Daffa tidak tegang ketemu keluarganya Syifa.
" iya kak Raihan, aku juga dengar dari Syifa, katanya kak Raihan jago bangat main basket, terus juga aku dengar dari pelatih juga, kalau kak Raihan memenangkan pertandingan terus..." Daffa yang mulai tidak tegang lagi, setelah diajak obrol sama Raihan.
" terimakasih atas pujiannya.... nanti kapan-kapan main basket bareng yah... terus nanti kak Raihan ajak dua sahabat kak raihan juga untuk bertanding sama tim kamu..." Raihan yang minta tanding basket bareng untuk pertemuan selanjutnya.
" Baik kak, aku tunggu kabar dari kak Raihan...." Daffa yang menerima tandingan dari Raihan untuk pertemuan selanjutnya.
Kemudian mereka pun langsung dipersilahkan untuk makan hidangan yang sudah disiapkan oleh bunda Dina bersama pembantunya tersebut dan mereka pun menikmati hidangan makanan tersebut terus juga ibu Maryam tidak melupakan menyiapkan buah-buahan untuk makanan penutup nanti.
* Ternyata kak Raihan orangnya baik bangat dan keluarganya Syifa pun juga baik-baik Bangat, batin Daffa yang senang bangat bisa makan bareng bersama keluarganya Syifa dan apalagi Daffa juga senang bisa ketemu pemain idolanya tersebut, karena Daffa cukup kagum kepada Raihan.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌