Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Wisata Kedua Di Turki


__ADS_3

Sekian lama fia sama dua sahabat-sahabatnya obrol-obrol, akhirnya pesanan fia sama Dikta dan pak Syarif pun sudah datang, Tapi Fia sengaja pamer ke dua sahabat-sahabatnya kalau dirinya makan kebab yang langsung dibikin dari turki bukan kebab-kebaban yang ada di mall atau pinggir jalan.


" Eh, enak tau kebab dari Turki, hehehehe...." Pamer Fia kepada dua sahabat-sahabatnya dan Rafu sama aulia pun hanya menggelengkan kepalanya ketika lihat sikapnya fia kepadanya.


"Sayang, kamu gak boleh gitu sama Rafu dan Aulia, udah kamu makan dulu nanti kamu telepon lagi sama mereka berdua...." perintah dari Dikta kepada Fia untuk makan dulu baru telepon lagi ke dua sahabatnya tersebut.


" Yaudah gaes, aku mau menikmati makanan dari turki dulu yah, nanti malam kita lanjutkan, hehehe...." Fia yang masih aja pamer makanannya kepada dua sahabatnya dan syukurnya dua sahabatnya cuma menggelengkan kepalanya aja ketika lihat tingkah sahabatnya tersebut.


Akhirnya fia sama dua sahabatnya pun selesai teleponan, kemudian Fia sama Dikta maupun pak Syarif pun menikmati pesanan tersebut dan Akhirnya fia sama Dikta maupun pak Syarif pun selesai juga makannya, kemudian Dikta pun langsung bayar ke kasir yang telah mereka pesan tadi.


Dikta pun juga pesan kebab lagi buat bekal nanti dijalan, jadi takutnya nanti Fia kelaparan pas gak ada tukang jajan nanti makanya sebagai suaminya harus siaga buat Istri tercintanya.


"Ayo, sayang... kita lanjut jalan-jalannya." ajak Dikta yang langsung berikan tangannya ke tangannya fia dan Fia pun langsung gandeng tangannya Dikta.


"Aa, lama bangat sih bayarnya...." ucap Fia yang kelamaan nungguin suaminya bayar pesanannya tersebut.


" oh, tadi aku pesan kebab kesukaan kamu lagi, supaya nanti kamu gak kelaparan, hehehehe..." Dikta yang langsung jawab pertanyaan fia yang tanya ke dirinya, kenapa lama bangat.


" ahhh... Aa, romantis bangat sih..." Fia yang senang bangat kalau suaminya begitu perhatian sama dirinya.


Dikta pun langsung cubit pipinya fia yang lihat manjanya Fia kepadanya tersebut, lalu Dikta pun tadinya gandeng menjadi merangkul ke bahunya fia tersebut sambil lihat-lihat pemandangan wisata yang ada di Turki yang cukup bagus.


Lalu Fia minta ganti wisata Turki yang lainnya, kemudian pak Syarif pun langsung menuju ke wisata berikutnya bersama Dikta dan Fia.


Ketika sampai di wisata kedua mereka berdua kunjungi, Fia pun langsung menyukai wisata kedua yang dikunjunginya tersebut dan Dikta pun minta fotoin di tempat tersebut buat kenangan dirinya bersama tempat tersebut.


"Aa, fotoin aku yah ditempat ini...." minta fia kepada suaminya yang cukup manjanya untuk minta foto aja harus tingkah seperti itu.


"Sayang, kamu jangan tingkah yang gemes gini apa, kamu tuh buat aku minta lagi tau gak...." Dikta yang cukup tidak kuat dengan tingkah manjanya Fia kepadanya dan malahan Dikta ingin cepat-cepat pulang ke hotel buat lakuin kaya malam kemarin.

__ADS_1


" Ihhh, kamu apa sihh..." Fia yang malu dengan kata Dikta seperti itu kepadanya, habisnya fia tadi tingkahnya seperti itu jadi gimana Dikta gak godain dirinya seperti itu.


Akhirnya Dikta pun langsung fotoin istrinya ditempat yang diminta sama Fia Tersebut dan Dikta pun senang lihat gayanya fia yang cukup menggemaskan terus juga diam-diam Dikta kirim fotonya fia yang gemes tersebut ke nomernya tersebut karena kalau minta sama orangnya nanti gak di izinin padahal kan udah suami istri tapi gitulah fia.


Tiba-tiba Fia minta foto bareng sama Dikta ditempat tersebut, akhirnya Dikta pun turutin kata istrinya tersebut walaupun tadinya gak mau tapi taulah tingkahnya fia yang buat Dikta mengiyakan permintaannya tersebut tanpa ada kata menolak.


"Aa, kita foto disini yah...." minta fia kepada suaminya buat foto berdua sebagai kenangan-kenangan di Turki tersebut.


"yaudah sayang, ayo kita foto tapi dua aja yah jangan banyak-banyak...." Dikta yang mengiyakan permintaan istrinya tapi dua aja jangan banyak-banyak.


"yahhhhh, yaudahlah... daripada kamu gak mau foto...." Fia yang terpaksa harus nurutin syarat dari suaminya buat foto dua kali aja padahal fia mau foto berdua dengan sebanyak-banyaknya tapi fia berpikir kalau nanti ketemu tempat yang bagus dia pasti bisa ajak foto sama suaminya lagu jadi yaudahlah gak apa-apa.


Mereka berdua pun sudah selesai berfoto-fotonya, kemudian mereka berdua pun langsung melanjutkan ke tempat-tempat lainnya yang harus mereka berdua kunjungi biar nanti pas waktu pulang, Fia tidak ada kata kesel yang belum dirinya kunjungi.


Fia pun tiba-tiba kelaparan, Dikta pun langsung kasih kebabnya tersebut ke mulutnya fia yang tiba-tiba minta suapin suaminya tersebut dengan cukup manjanya.


"hmmm, nih..." Dikta yang langsung masukin makanannya ke mulut fia terus pas berepotan, Dikta pun langsung lap pakai tangannya tersebut pokoknya Dikta tuh laki-laki yang cukup romantis bangat sama istrinya tersebut.


"Aa, hausss...." tiba-tiba Fia minta minuman kepada Dikta dan Alhamdulillah aja Dikta tadi juga beli minuman air putih buat jaga-jaga biar nanti pas dirinya sama fia kehausan nantinya.


"Kamu kapan belinya...." fia yang kaget, tiba-tiba Dikta bawa air minuman tanpa dirinya tau.


"Tadi di restoran yang kita makan, kan gak kelihatan soalnya jadi satu dengan kebab jadi kamu gak tau kalau aku beli minum juga, hehehe...." Dikta yang langsung jawab pertanyaan fia yang tiba-tiba kaget kalau dirinya menyediakan minuman tanpa dirinya tau.


Fia pun langsung tambah jatuh cinta sama Dikta dan Fia pun sangat beruntung jadi istrinya Dikta yang cukup perhatian kepadanya sama cukup sabar hadapin kemanjaan dirinya Tersebut.


Jadi mereka berdua pun, mengakhiri jalan-jalan mereka berdua karena udah cukup cape soalnya mereka berdua juga udah cukup banyak yang mereka berdua kunjungi.


"Sayang, kita pulang dulu yah ke hotel, aku udah cape dan aku harus cek laporan perusahaan ayah jadi nanti besok kita lanjutin deh...." Dikta yang minta fia untuk mengakhiri jalan-jalan hari ini karena dirinya cape sama harus balik ke hotel buat ngecek perusahaan keluarganya tersebut.

__ADS_1


" oh gitu Aa, yaudah ayo kita balik ke hotel, aku juga sebenarnya udah cape juga dari tadi kita udah cukup banyak yang dikunjungi...."Fia yang mengiyakan permintaan suaminya buat balik ke hotel terus juga dirinya sama cape juga dari tadi apalagi udah cukup puas hari ini untuknya.


"Pak Syarif, kita balik ke hotel aja, nanti besok lagi kita jalan-jalannya." minta Dikta kepada pak Syarif buat balik ke hotel jadi nanti dilanjutkan besok lagi.


" Baiklah tuan Dikta...." Pak Syarif yang langsung mengiyakan permintaan anak dari temannya tersebut dan langsung menuju ke hotel.


Mereka berdua pun akhirnya menuju ke dalam mobil buat langsung menuju ke hotel untuk istirahat jadi jalan-jalan hari ini cukup puas untuk dirinya bersama istrinya tersebut.


Jadi nanti besok dirinya sama fia akan lanjuti jalan-jalan lagi ke tempat yang belum mereka berdua kunjungi dan Fia pun senang bangat kalau besok akan jalan-jalan lagi bersama suaminya tersebut.


Tiba-tiba disepanjang jalan, fia pun ketiduran di bahunya Dikta dan Dikta pun tersenyum melihat istrinya cukup mengemaskan pas waktu tidur dibahunya tersebut, Dikta pun langsung balik lagi arahnya ke handphonenya buat meriksa email masuk dari perusahaan ayahnya tersebut dan Dikta pun langsung ngecek laporannya tersebut.


Akhirnya Dikta pun sampai di hotel mereka berdua Istirahat dan Dikta pun minta tolong sama para karyawan hotel tersebut buat bawain bawaan dari mobilnya tersebut ke kamarnya tersebut.


"Pak, tolong yah bawa barang-barang dari saya itu ke kamar saya...." minta bantuan ke karyawan laki-laki tersebut buat bawain ke kamarnya tersebut.


Dikta pun langsung menggendong fia yang cukup berat sih tapi gak apa-apa demi istri, dia rela harus menahan rasa berat istrinya tersebut dan Alhamdulillah sampailah dikamarnya tersebut yang dibantuin sama karyawan dihotel tersebut buat bukain pintunya, kemudian karyawan pun ninggalin barang-barangnya di ruang tamu kemudian langsung tinggalin Dikta sama fia.


Dikta pun langsung meletakkan tubuhnya Fia dikasur mereka berdua dan Dikta pun langsung bersih-bersih dirinya tersebut, kemudian menuju ke ruang tamu buat ngerjain laporan dari perusahaan ayahnya jadi Dikta ngerjainnya diruang tamu aja biar tidak mengganggu tidurnya fia tesebut.


*Sayang, aku ke ruang tamu yah, buat kerjain laporan dari ayah, jadi aku tinggalin kamu dulu yah, batin Dikta yang langsung cium keningnya fia kemudian langsung menuju ke ruang tamu.


Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2