Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Persiapan Pernikahan Raihan


__ADS_3

Setelah mereka berdua sudah baikan, Raihan pun sekarang setiap ketemu Luna pasti langsung menghindari karena dia gak mau hubungannya bersama Rafu hampir hancur dan bisa-bisa dia tidak jadi nikah sama Rafu, apalagi pernikahan sama Rafu sebentar lagi jadi Raihan harus menghindari hal buruk untuk acara pernikahan nya dengan Rafu tersebut.


Raihan sekarang sering bangat naik motor kesayangan nya buat berangkat bareng Rafu sama anterin Rafu pulang yah buat perpisahan masa-masa pacaran mereka berdua karena mereka berdua bentar lagi akan menjadi sepasang suami-istri tinggal berapa hari lagi dan mereka berdua juga minta cuti sebulan buat tidak kuliah dulu jadi dosennya pun tak dipermasalahkan karena ayah Ahmad sudah bilang juga ke dosen mereka berdua untuk tidak masuk selama sebulan dan dosen nya juga tau alasan mereka berdua tidak masuk kuliah selama sebulan.


" Sayang, tak terasa yah kita berdua bentar lagi mau nikah dan kamu nantinya akan jadi istriku sama milik aku selama-lamanya." ucap Raihan yang membuat rafu menjadi pipi nya merona dan Raihan sambil pegang tangannya rafu yang ada diperutnya tersebut sambil dielus-elus dengan begitu lembut.


"iya mas Raihan, aku juga merasakan begitu cepat yah kita akan menikah dan aku akan jadi istri kamu selama-lamanya." jawab Rafu yang sambil kepalanya yang pakai helm dengan menyederkan dibelakang badan Raihan tersebut dan Raihan pun sangat suka dengan perilaku Rafu tersebut.


Walaupun sekarang mereka lagi masa cuti buat persiapan Pernikahan nya tersebut, Raihan pun ngajak Rafu jalan-jalan sebelum mereka berdua tidak diperbolehkan ketemu sebelum acara pernikahan nya dimulai selama satu hari jadi Raihan ingin puas-puasin bersama Rafu untuk hari ini aja kalau soal semua persiapannya sudah diuruskan oleh orang tua mereka berdua yang cuma seberapa aja jadi setengah persiapan nya sudah diurus sama Raihan dan Rafu seperti undangan, sovenirnya, bintang tamu spesial buat Rafu Yang akan diundang diacara pernikahannya tersebut jadi cuma Raihan,sahabat Rafu, sahabatnya dan orang tua Rafu sama dirinya yang tau soal undang tamu ini.


Mereka berdua juga udah nyobain baju pengantin yang akan mereka berdua pakaikan diacara pernikahan tersebut soalnya tadi sebelum mereka berdua rencana jalan-jalan udah mampir dulu ke butik bunda Dina dan mereka berdua pun menyerahkan setengahnya lagi kepada orang tua mereka berdua yaitu soal catering yang akan diambil dari restoran nya pak Ahmad, tempat nya pun sudah dibereskan oleh orang tuanya Rafu karena ini impian Rafu dari dulu ingin nikah ditempat situ, temanya sudah dibantuin juga sama sahabatnya Rafu karena Rafu juga pengen tema berwarna biru muda gitu sedangkan Raihan cuma ikutin aja kemauan Rafu karena dia gak mau Rafu cukup lama bicara sama mereka semuanya jadi dia tidak ingin waktunya sebentar bersama Rafu.


" Sayang, kamu mau gak kita tinggal dirumah sendiri tetapi setelah pernikahan kita sudah memasuki satu bulan, soalnya aku pengen bangat berdua aja sama kamu dan tidak mau diganggu sama siapa pun itu." jelas Raihan yang meminta sama Rafu untuk memiliki rumah sendiri tanpa ada siapapun selain mereka berdua aja yang ada dirumah tersebut.


" yah .. itu mah kemauan mas Raihan, bukan kemauan aku ... hehe..." jawab Rafu yang sambil tersenyum dengan tingkahnya Raihan yang ingin mempunyai rumah sendiri tanpa orang lain dirumahnya tersebut yah pastinya harus ada pembantu sama satpam karena Raihan pengen Rafu tidak melakukan pekerjaan rumah kalau Raihan pindah kerumah dirinya sama Rafu.


Tibalah ditempat sebuah penuh kenangan bersama mereka berdua pas kejadian yang tidak akan buat dia lupakan yaitu makan jagung bakar dipinggir jalan ditempat mereka berdua dulu dan ternyata abangnya masih dagang ditempat biasa dan tidak pindah tempat.


" Bang, bisa yah... pesan dua jagung bakar sama dua es kelapa muda dan jagung bakarnya bisa satu pedes yang satu sedang aja yah, bang..." ucap Raihan kepada Abang langganan nya tersebut dan abangnya pun langsung menatap Raihan dengan tidak asing baginya.

__ADS_1


"bang, gak ingat saya yah... maklumlah kan saya jarang kesini ...saya tuh yang waktu sama Abang didoain akan berjodoh sama neng cantik itu dan doa Abang dikabulkan yaitu saya sama neng cantik itu mau nikah Dua hari lagi, bang." sambung raihan kepada Abang langganan tersebut dan abangnya pun langsung ingat dengan penjelasan Raihan tersebut.


" oh... ternyata Abang ganteng yah... kirain saya tuh siapa, soalnya wajah Abang tuh kaya tidak asing bagi saya." jawaban Abang langganan nya Raihan dengan memberikan senyumnya kearah Raihan dan abangnya pun langsung memberikan jempolnya kepada Raihan yang sudah mau nikah sama neng cantik tersebut.


Raihan pun langsung menghampiri Rafu yang sedang membaca novelnya tersebut dan ketika raihan sudah ada disampingnya, Rafu pun langsung tutup novelnya tersebut dan menatap kearah Raihan yang dari tadi menatap dirinya tanpa Rafu Sadari karena yah gitu Rafu kalau udah baca novelnya pastinya tidak sadar kalau dirinya sudah ditatap sama Raihan.


" Maaf yah mas Raihan, gara-gara aku keasyikan baca novel jadinya aku gak sadar kalau mas Raihan ada disamping aku soalnya tadi mas Raihan lagi obrol serius sama abangnya tersebut, yaudah aku baca novel aja sambil tungguin kamu, mas Raihan sudah lama disini apa baru datang?." tanya Rafu kepada Raihan dari kapan Raihan sudah disampingnya tersebut dan minta maaf sama Raihan karena gara-gara dia keasyikan baca novel sampai diamin sama dirinya.


" iya gak apa-apa sayang, aku udah terbiasa dengan kebiasaan kamu ini dan aku akan coba menerima kebiasaan kamu yang tidak bisa dihilangkan didalam hati kamu tersebut, soalnya kamu pasti akan merasakan kesepian kalau aku sibuk sama bisnisku jadi novel ini lah yang akan nemanin kamu dalam kesepian kamu nanti pas kita suami istri."jelasan dari Raihan untuk rafu yang dari tadi mengeluarkan air mata nya dengan ucapan Raihan yang membuat hatinya tersentuh dan Raihan pun langsung usap air mata Rafu yang sudah membasahi kerudungnya tersebut.


Makanan sama minuman mereka berdua pun sudah datang dan abangnya pun melihat pasangan muda ini sedang ada adegan terharu, kemudian abangnya pun langsung meninggalkan pasangan muda tersebut dengan memberikan senyumnya.


Rafu pun langsung cubit pinggangnya Raihan karena Raihan nyebelin bangat kepada dirinya dan ternyata dia membicarakan Rafu kepada abangnya tersebut atas kejadian waktu dulu terus Raihan tidak bilang kalau abangnya mendoakan hubungan dirinya sama Raihan sampai jenjang yang lebih serius seperti sekarang ini.


" Kamu kenapa gak bilang sih sama aku, kalau abangnya waktu itu doain hubungan kita Sampai jenjang yang lebih serius seperti sekarang ini, kamu tuh nyebelin bangat sih." kesel Rafu terhadap Raihan yang tidak bilang waktu kejadian dulu pas hubungan Raihan sama Rafu yang belum ada kepastian tetapi sekarang malah kepastiannya sebuah acara pernikahan bersamanya.


" iya maaf sayangnya aku ini yang paling mengemaskan dan bikin aku tuh mau cubit pipi tembem kamu ini terus sampai kamu tirus pipinya... hehe.." ledekan Raihan Kepada Rafu tentang pipi tembem nya tersebut yang mau dikempesin jadinya pipi Rafu tidak tembem lagi dan Rafu pun malah tambah kesel sama candaan Raihan tersebut.


Raihan pun langsung menyuapin jagung bakarnya ke mulut Raihan dan Rafu pun tidak mau yah buka mulut nya tersebut dengan suapan Raihan kepada dirinya walaupun dalam keadaan kesel kepada Raihan tersebut dan Raihan pun langsung mengelapkan mulut Rafu yang kotor dengan tisu yang dia ambil dari meja yang udah ada tempat tisu tersebut.

__ADS_1


Rafu pun juga menyuapkan jagung bakarnya ke mulut Raihan dengan menatap wajah Raihan yang cukup tampan dan membuat dirinya degdegkan kalau sedang menatap langsung dengan wajah tampannya Raihan tersebut.


"sayang, kamu kenapa bengong sih... mulut aku jadi kotor nih dan pipi kamu kenapa merona begitu." ucap Raihan yang membuat rafu menyadari kalau dirinya sedang terpesona dengan wajah tampannya raihan tersebut dan Rafu pun langsung ambil tisu di mejanya tersebut, Raihan pun memberhentikan tangan Rafu ke mulutnya tersebut dengan tangannya Rafu karena Raihan tau Rafu belum terbiasa tatapan langsung seperti ini dengan dirinya tersebut apalagi mau bersihin mulutnya tersebut dengan tangan Rafu yang cukup gerogi kepadanya.


" Sayang, kamu akan terbiasa kok akan seperti adegan ini jadi kamu harus terbiasakan dari sekarang untuk tidak malu terhadap aku, apalagi kan aku sebentar lagi suami kamu jadi kamu harus bisa tidak malu kepadaku yah." bisik Raihan ditelinga nya Rafu tersebut dan Rafu pun langsung melepaskan tangan Raihan dari tangannya tersebut dengan kaget ucapan Raihan tesebut kepadanya.


Mereka berdua pun langsung melanjutkan makanannya dengan masing-masing dan mereka berdua pun selesai makannya, kemudian Raihan anterin Rafu pulang dengan motor kesayangan tersebut.


Akhirnya Raihan sampai dirumah rafu yang bentar lagi jadi rumahnya dia sendiri setelah menikah sama Rafu dan Raihan pun langsung pamit pulang untuk bersiap-siap acara pengajian dirumahnya besok habis itu besoknya adalah hari kebahagiaan dia bersama Rafu yang akan menjadikan pasangan muda ini sebagai suami-istri.


* Aku akan tunggu waktu itu tiba, Rafu Aryani Putri yang akan menjadi istri dari Ahmad Raihan Putra, batin Raihan yang sudah pergi dari rumah rafu dan Rafu masih melihat Raihan dari jauh setelah itu Rafu pun langsung masuk kerumahnya yang sudah didekorasi buat pengajian besok bersama keluarga besar dirinya tersebut.


gimana kalian udah gak sabar yah, buat acara pernikahan Raihan sama Rafu jadi tunggu aja episode selanjutnya 🤭🤭🤭🤭🤭


jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


dan Jangan lupa juga divote ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌


oiya share juga ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2