
Rafu pun langsung menuju ke kelasnya dan Raihan sedang memakirkan motor kesayangannya tersebut, tiba-tiba Raihan dipanggil sama perempuan waktu itu ialah Amelia dan dia adalah teman sejurusan dengan Raihan.
"Hai Han, baru sampai?." sapa Amel kepada Raihan yang sedang jalan menuju ke kelasnya tersebut.
"walaikumsalam, hmmm."jawab Raihan yang sambil mendengarkan musik pake headset nya tersebut.
Raihan pun langsung pergi ninggalin Amel sendirian dan Raihan pun tidak mendengarkan panggilan Amel lagi karena dia sengaja oake headset nya supaya Amel tidak gangguin dia, ternyata bener Amel pun langsung marah sama sikapnya Raihan kepada nya tersebut.
Tiba-tiba teman-teman kampusnya pun pada kaget kedatangan laki-laki yang sudah lama tidak masuk ke kampusnya karena dia minta cuti tapi tidak tau alasan Raihan minta cuti kepada dosennya karena apa dan ada yang teriak-teriak nama Raihan tersebut tetapi yah gitu Raihan masih pake headset walaupun pake headset dia juga dengarin musiknya dengan suara pelan jadi dia masih kedengaran teriak-teriak teman-teman kampusnya.
" Gila... Raihan ganteng bangat pake setelan baju begitu dan pake headset pun dia cool bangat, akhirnya laki-laki populer masuk Kampus lagi."ucap teman kampusnya yang kaget dengan kedatangan Raihan ke kampus lagi karena sudah sebulan Raihan tidak kampus.
" iya.... aduh jadi halu nih gw ... jadi pengen ada disampingnya." jawab teman Raihan satunya lagi dan dia sampai haluin jadi pacar nya Raihan yah walaupun mereka tidak tau kalau Raihan sudah menikah.
Raihan langsung menghampiri dua temannya yang sedang godain teman perempuan sejurusannya tersebut dan Dua temannya pun kaget kedatangan Raihan yang tiba-tiba ada dikelasnya tersebut yah walaupun mereka berdua tau kalau cutinya Raihan sudah habis dan pastinya Raihan langsung pergi ke kampus.
"Assalamualaikum Dikta... Raka.... gimana kalian berdua dikampus gak ada aku?." tanya Raihan kepada mereka berdua yang sudah ada Raihan disampingnya tersebut.
" walaikumsalam Han, Alhamdulillah kok lancar yah kamu tau lah kalau kampusnya lancar pasti kita berdua lakuin apa .. hehehe..." jawab Raka kepada Raihan yang sambil menggarukkan kepalanya dengan menatap kearah Raihan.
Raihan langsung menggelengkan kepalanya karena dia tau kelakuan dua temannya tersebut kalau mau lancar kampusnya Tersebut dan tiba-tiba jadwal kampus nya pun segera dimulai terus dosennya pun juga sudah datang sambil mengabsenkan anak mahasaswa-mahasiswanya Tersebut.
🍁🍁🍁🍁🍁
Dikelasnya Rafu pun juga sudah dimulai jadwal mata pelajaran pertama nya yang bersama fia dan Rafu pun sangat serius sama penjelasan dosennya tersebut karena dia sudah lama ketinggalan pelajarannya tersebut.
"Rafu, bagaimana malam pertama kamu dengan Raihan???." tanya penasaran fia kepada Rafu tentang malam pertamanya Dengan laki-laki populer dikampusnya tersebut.
__ADS_1
"Yah aku belum ngapain-ngapain sama dia, karena yah aku belum siap dan Raihan pun juga katanya gak mau maksain aku."jawab Rafu yang tiba-tiba Fia kaget dengan jawaban sahabatnya tersebut.
Fia pun langsung ketawa yang mulutnya ditutup dengan satu tangannya tersebut dan Fia pun langsung fokus lagi dengan penjelasan dosennya tersebut, Selesai lah jadwal kampusnya dan Fia ajak Rafu ke lapangan basket karena suaminya pasti sedang latihan basket, ia fia lagi dekatin anak basket jadi dua tau jadwal latihan basket adanya kapan.
"Fia, kita mau kemana???." ucap Rafu yang binggung dirinya mau dibawa mana dengan fia dan ternyata fia membawanya ke lapangan basket yang sedang ada suaminya latihan.
Fia pun menyuruh Rafu untuk duduk ke tempat yang sudah disediakan dan Rafu cuek aja dengan sikap anehnya fia yang dari tadi teriakin nama salah satu yang dekat dengan sahabatnya tersebut, Rafu buka tasnya lalu ambil novelnya kemudian dia langsung baca novel yang dibawa dari rumah sambil nungguin latihan basketnya selesai kata fia.
Tiba-tiba Raihan melihat ada istrinya ditempat duduk penonton, mumpu Raihan lagi istirahat yah Raihan langsung telepon istrinya tercintanya tersebut dan Rafu pun tidak angkat panggilan Raihan karena hp nya ada ditas, Raihan pun kesel sama Rafu yang tidak angkat teleponnya jadi dia akan memberikan Rafu hukuman habis kelar latihan basketnya tersebut.
Latihan basket pun selesai dan Raihan langsung menuju ganti baju basket ke baju pertama dia pakai ke kampus tadi, tiba-tiba ada Luna sama Amel yang sedang sama-sama nungguin Raihan keluarga dari ruang gantinya tersebut dan Raihan pun langsung keluar yang sudah pakai baju pertama nya tersebut.
" Sore han, tadi keren banget latihan basket kamu dan aku jadi tambah suka deh sama kamu." godaan amel yang cukup menggelikan bagi Raihan.
" idihhh... Lebay bangat sih lu dan Raihan emang dari dulu kan keren jadi yah emang sih sekarang semakin lama tuh tambah keren aja gitu latihannya." sambung Luna yang tau perjalanan basketnya raihan selama ini seperti apa.
tiba-tiba Raihan lihat Rafu yang sedang menunggu dirinya diparkiran motornya tersebut dan Raihan pun pura-pura tidak lihat Rafu yang ada disana karena dia kesel bangat sama Rafu yang tidak angkat teleponnya.
" Assalamualaikum mas Raihan." sapa Rafu kepada suaminya sambil mencium tangannya Raihan tersebut.
" Walaikumsalam, yaudah ayo kita pulang aja." jawab Raihan uang yang langsung minta pulang tanpa cium keningnya Rafu dan Rafu kaget ada apa dengan suaminya tersebut, Rafu pun sudah naik motornya Raihan tersebut sambil peluk Raihan dari belakang.
Raihan tadinya gak mau marah sama Rafu tetapi dia kesel sama Rafu yang tidak angkat teleponnya tersebut dan Raihan langsung menyetir motornya dengan kecepatan terus buat Rafu pun menjadi teriak-teriakan, kemudian pukulin badan belakang Raihan yang minta pelan-pelan dan minta berhenti karena dia sangat takut sama Raihan yang tiba-tiba menyetir motornya dengan kecepatan.
" mas Raihan, berhenti gak." ucap Rafu yang meminta Raihan segera berhenti.
Raihan langsung berhenti dipanggil jalan dan tiba-tiba Rafu turun dari motornya tersebut, Raihan pun langsung mengejar Rafu yang tiba-tiba ninggalin dirinya tersebut karena yah Rafu gak tau ada apa dengan Raihan yang tiba-tiba menyetir motornya begitu cepat bangat jadi kan Rafu takut dengan sikapnya Raihan seperti itu ketika bersamanya.
__ADS_1
"Sayang, kamu mau kemana .... ayo kamu naik motor lagi dan gak enak dilihatin orang." ucap Raihan sambil mengejar Rafu yang tiba-tiba turun dari motornya tersebut.
" Yah seterah aku mau kemana, habisnya mas raihan tuh gak jelas bangat tiba-tiba menyetir motornya begitu cepat dan aku tuh takut dengan sikap mas Raihan yang begitu aneh." jelas Rafu sambil menatap Raihan yang sudah tarik tangannya kearah Raihan.
"Yaudah, mas Raihan minta maaf dengan tiba-tiba bawa motornya begitu cepat, jadi ayo kita naik motor lagi dan kita jelasinnya dirumah aja yah kalau disini gak enak dilihatin orang-orang jalan." jawab Raihan yang minta Rafu untuk segera naik motornya tersebut.
Rafu pun langsung mengiyakan permintaan Raihan yang suruh dirinya naik motornya tersebut dan Raihan akan menjelaskan dirumahnya tersebut.
Tibalah Raihan sama Rafu dirumah pak Triyanto yang cukup sederhana tetapi pemandangannya cukup indah bangat dan Rafu pun langsung pergi ke kamarnya karena dia kesel atas kejadian tadi bersama raihan, Kemudian Raihan pun sudah menaruh motornya di bagasi tersebut dan Raihan pun menuju ke kamarnya yang sudah ditungguin istrinya yang minta penjelasan dirinya yang tiba-tiba bawa motornya begitu cepat yah alasannya gara-gara Rafu tidak angkat teleponnya tersebut.
"Sayang, sini kesini ... dekat aku, aku mau jelasin nih." ajak Raihan yang meminta Rafu untuk ke sofa terus suruh duduk dipahanya Raihan karena Rafu berada di kasur.
"sayang, tadi aku tuh kesel sama kamu gara-gara tadi kamu tidak angkat telepon aku dan makanya itu aku bawa motornya begitu cepat karena itu alasannya." jelas Raihan yang sambil taruh kepalanya dibahunya Rafu tersebut dan Rafu pun langsung ambil kepalanya Raihan terus sentuh wajahnya Raihan dengan dua tangannya tersebut untuk menatap dirinya.
" jadi kamu tadi bawa motor begitu cepat hanya gara-gara aku tidak angkat telepon kamu, yaudah aku juga minta maaf yah atas tidak angkat telepon kamu." jawab Rafu yang sambil menatap Raihan dengan sentuhan wajahnya Raihan pake tangan kedua Rafu tersebut.
Tiba-tiba Raihan langsung menaruhkan tangannya ke lehernya Rafu untuk minta ciuman bi***nya Rafu ke Raihan dan mereka berdua pun sangat menikmati adegan tersebut, Tiba-tiba Raihan meminta sesuatu kepada Rafu tentang tertundanya waktu itu dan Raihan meminta sekarang kepada Rafu tetapi Rafu masih binggung apakah menurutinya apa tidak.
*Aduh bagaimana ini, mas Raihan minta sekarang lagi dan aku sebenarnya belum siap tetapi aku takut kalau mas Raihan akan marah sama aku karena aku tidak bisa berikan kewajibannya kepada dirinya tersebut, batin Rafu yang sambil menatap Raihan dengan berhenti adegan tersebut karena Raihan meminta hak yang lainnya dan Raihan sedang menunggu jawaban rafu kepadanya.
kira-kira Rafu kasih gak yah🤭🤭🤭🤭🤭
sampai jumpa di episode selanjutnya.....
jangan lupa like ceritaku yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
oiya share juga ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗👌👌👌👌👌