
Pagi begitu mengawali masa depan baru Rafu untuk memasuki kuliah pertamanya dengan Raihan, Ternyata Rafu tadi pagi sudah memasak makanan buat makan siang Raihan nanti Soalnya habis kuliah Raihan latihan basket di tempat kuliahnya tersebut jadi itu pertama kali Raihan harus beradaptasi sama pemain basket barunya dan Raihan meminta ditemani Rafu latihannya karena dia tidak mau calon istrinya pulang sendiri tanpa dirinya tersebut, dengan senang hati Rafu pun mau menemani Raihan latihan basket.
" assalamualaikum mas Raihan, nih aku tadi bikin makanan siang buat kamu, soalnya kan kamu habis kuliah langsung latihan basket jadi aku bikinin makanan siang buat kamu biar kamu ada tenaganya." ucap Rafu kepada Raihan untuk menyerahkan bikinan makanan buat nanti siangnya Raihan karena dia pastinya akan buru-buru latihan tanpa makan sedikit pun yah itulah yang namanya calon istrinya yang perhatian sama calon suaminya tersebut.
" Walaikumsalam sayangnya aku, wahh ... kamu bikinin aku makanan siang ... ternyata aku gak salah memilih calon istri dan Terima kasih yah kamu udah perhatian sama aku." ucap Raihan kepada Rafu karena dia terharu kalau Rafu begitu perhatian nya sama dirinya dan Raihan langsung mencium tangannya Rafu tersebut sebagai tanda terima kasih karena dia belum bisa kasih hal yang lain yah taulah apa yang dimaksud Raihan hal lain itu.
Mereka pun berdua berangkat ke kampus bersama sambil menggenggam tangannya Rafu dengan tangannya Raihan tersebut dan tangan satunya Raihan pun buat nyetir mobilnya tersebut, sedangkan tangan satunya Rafu sedang membaca cerita yang ada diaplikasi noveltoon dihandphone nya tersebut.
Raihan pun membiarkan Rafu membaca noveltoon dihandphone tersebut yang penting dia bisa genggam tangan satunya Rafu tersebut dan Rafu juga tidak terlalu fokus membacanya, dia juga sering menatap matanya kearah Raihan yang sedang menyetir mobilnya tersebut.
Sampailah mereka berdua dikampus keluarga turun menurun dari keluarganya Raihan tersebut dan Rafu pun juga disuruh Raihan untuk kuliah bareng bersamanya supaya dia bisa memantau kegiatan kampus Rafu terus jadi Raihan tidak mau dipisahkan oleh calon istrinya tersebut.
" Sayang, kamu masuk kampus duluan aja yah... aku mau ketemu teman-teman basket aku dulu, nanti kita ketemuan lagi dilapangan basket yah." suruh Raihan kepada Rafu untuk masuk kampus duluan karena dia mau ketemu teman-teman basketnya dan Rafu pun langsung cium tangannya Raihan sebagai menghargai calon suaminya tersebut, lalu Rafu pun melambaikan tangannya kearah jauh mobil mewahnya Raihan tersebut.
"assalamualaikum Rafu, cieeee.... yang habis dianterin calon suami nih... hehehe..." candaan dari fia yang tiba-tiba ada dibelakang Rafu yang sedang lihat mobil mewahnya Raihan tersebut.
" walaikumsalam fia, ihh... kamu ini yah kebiasaan dari dulu tuh suka bangat kagetin aku dan Ternyata kamu kuliah disini juga." ucap Rafu yang kaget melihat sahabatnya juga kuliah dikampus dirinya dan ambil jurusan juga sama dengannya yaitu Rafu ambil jurusan perguruan jadi Rafu ingin menjadi seorang guru karena itu impian dia dari dulu jadi Raihan pun juga tidak mempermasalahkan keinginan Rafu untuk amb kuliah jurusan apa yang penting Raihan bisa kuliah bareng Rafu.
" oh jadi kamu kuliah disini dan ambil jurusannya sama kaya aku, apapun alasan kamu kenapa bisa tau aku kuliah disini yaudahlah biarin aja yang penting aku ada teman kenal dikampus sini." ucap Rafu yang bahagia bangat kalau dirinya bisa sama jurusan dengan sahabatnya tersebut dan Rafu pun langsung peluk fia dengan bahagianya, mereka berdua pun masuk ke dalam kelas kampusnya tersebut.
__ADS_1
Oiya Raihan sama Rafu beda jurusan yah soalnya Raihan disuruh ambil jurusan bisnis oleh ayahnya tersebut kalau bagi Raihan yah udah dijalankan aja yang penting dia bisa main basket terus yang dipikiran Raihan tersebut, Raihan pun juga nantinya habis lulus kuliah akan menjalankan salah satu bisnis keluarga nya yaitu restoran yang dijakarta sama Villa yang ada di Bogor dan Toko-toko sekitar Jakarta pun punya keluarga pak Ahmad jadi lumayan lah keluarga pak Ahmad banyak bangat usaha nya dan itu semua dari orang tuanya pak Ahmad sama bunda Dina juga yang miliki itu semuanya tersebut jadi sudah dari lahir lah orang tua ayah Ahmad sama bunda Dina dengan hidup yang tidak ada kurang sedikit pun.
Kenapa pak Ahmad tidak ambil jurusan bisnis karena bagi dirinya yang pastinya pak Ahmad akan ada penerus selanjutnya dan pak Ahmad juga ingin jadi dokter karena dia ingin membantu orang yang tidak mampu jadi jangan salah yah kalau pak Ahmad jadi dokter gara-gara apa yah itu semua untuk membantu orang yang tidak mampu tersebut.
Jadwal kuliah Rafu pun selesai sama dengan Raihan yang disana pun juga selesai dan akhirnya mereka berdua pun keluar dari kelas kuliahnya tersebut untuk menuju ke lapangan basket yang mau menemani Raihan latihan basket dan Rafu pun mengajak fia ke lapangan basket karena dia gak mau sendirian disana, Fia pun mengiyakan ajakan Rafu karena tadi dia mendengarkan kata mahasiswi kalau pemain basket tuh semuanya pada ganteng-ganteng apalagi dia dengar ada yang sebutkan " Raihan tuh ganteng bangat yah dan dia ternyata anak jurusan bisnis" itu yang tiba-tiba tak sengaja fia dengar dari kamar mandi tersebut dan Fia juga ingin menemani sahabatnya dari orang-orang jahat kepadanya.
" Fia, kita mampir ke kantin dulu yah... soalnya aku lupa beliin Raihan minum tadi cuma makanan aja yang aku kasih ke Raihan." ajakan rafu kepada fia untuk mampir ke kantin ingin membelikan Raihan minuman.
" Ya ampun Rafu gak usah, kan banyak yang akan kasih Raihan minuman jadi kamu itu gak usah repot-repot beliin Raihan minuman yah, jadi ayo kita lihat calon suamimu itu latihan basket." ucap fia yang tidak ingin Rafu mikirin soal minuman karena yang pastinya banyak yang akan kasih Raihan minuman jadi fia Langsung tarik tangannya Rafu tersebut untuk menuju ke tempat Raihan latihan.
Ada sebuah teriakan yang bagi Rafu sama fia tak asing yaitu teriak Luna yang ternyata dia juga kampus disini dan satu jurusan sama Raihan, itu membuat rafu pun kaget dengan kenekatan Luna untuk mendapatkan Raihan dari sisinya Rafu tersebut dan Rafu pun tidak bisa cuek lagi sama sikap nya Luna yang sudah melebihi batas antara Luna dengan calon suaminya tersebut karena Luna sampai rela-rela kuliah bareng sama Raihan terus juga satu jurusan lagi, itu membuat rafu cukup kesel sama sifatnya Luna yang ingin sekali merebut Raihan darinya.
" Rafu... kamu mau kemana????." teriakan fia yang melihat Rafu langsung pergi dari tempat latihan basket Raihan dan Raihan pun tak sengaja mendengar teriakan fia yang menyebut nama Rafu terus Raihan langsung pergi dari tempat latihan nya untuk mengejar Rafu yang tiba-tiba keluar dari tempat latihan nya tersebut.
" Fia, mana Rafu???, kok kamu sendiri." tanya Raihan kepada fia tentang keberadaan Rafu dan Fia pun bilang sama Raihan kalau Rafu sudah pulang duluan terus Raihan pun langsung marah kepada dirinya karena kenapa tadi dia terima minuman dari Luna kalau begitu tadi dia gak ambil aja minuman dari Luna.
Raihan pun langsung menuju ke mobil mewahnya tersebut untuk kerumah Rafu dan Raihan mau minta maaf atas kejadian tadi yang membuat rafu cemburu dengan sepanjang jalan menuju kerumah Rafu, Raihan pun memukuli setiran mobilnya tersebut dan Raihan pun merasa bersalah bangat sama Rafu.
*Sayang, maafin aku yah tadi membuat kamu cemburu dan aku tidak maksudnya membuat kamu marah atau cemburu sama hal yang kamu lihat tadi, Aku mohon sama kamu yah jangan lama-lama marahnya sama aku, soalnya aku gak bisa marah lama-lama sama kamu, sayang. Batin Raihan yang sambil fokus menatap arah jalan menuju kerumah Rafu dengan rasa bersalah nya kepada Rafu dan dia juga gak mau Rafu marah sama dirinya lama-lama.
__ADS_1
Sampailah Raihan dirumahnya pak Triyanto lalu setelah keluar dari mobil mewahnya tersebut Raihan pun langsung lari ke rumah Pak Triyanto tersebut dan pak Joko pun menggelengkan kepala dengan tingkah anak muda zaman sekarang kalau lagi berantem pasti ada adegan kaya gini pokoknya kaya didrama aja pikiran pak Joko.
" Assalamualaikum bibi, ada Rafu gak dirumah???." tanya Raihan yang menanyakan apakah Rafu ada dirumah dan Bibi Ijah pun bilang kalau nona Rafu ada dikamar yang tiba-tiba mengeluarkan air mata tersebut masuk kedalam kamarnya, bersyukur nya dirumah rafu tidak ada orang tua Rafu karena orang tua Rafu belum pulang masih ada kerjaan jadi pulangnya agak telat.
" sayang, kamu keluar donk dari kamar terus kita omongin baik-baik yah... kan kita bentar lagi mau nikah dan kamu mau pernikahan kita batal gara-gara kita berantem begini... sayang, aku minta maaf deh atas salahku tadi dan aku janji sama kamu kalau aku akan jauhin Luna buat kamu ... jadi pliss yah kamu keluar dari kamar." jelas Raihan kepada Rafu yang ada di kamarnya Rafu tersebut untuk meminta Rafu keluar terus juga Raihan janji sama Rafu kalau dirinya akan jauhin Luna buat calon istrinya tersebut.
Tiba-tiba Rafu pun membuka pintu kamarnya dalam keadaan mata bengkak nya tersebut dan Raihan pun langsung megang tangannya Rafu sambil mencium tangannya Rafu tersebut kemudian dia lap air mata Rafu diwajahnya dengan tangan satunya lagi terus juga gara-gara air matanya rafu, kerudung Rafu menjadi basah tetapi Raihan melihat Rafu nangis tersebut terlihat mengemaskan rasanya tidak sabar mau nikahi rafu dengan menghitung hari lagi mereka berdua akan mengadakan pernikahan.
" Udah yah sayang, kamu nangisnya... aku jadi binggung buat kamu tidak marah sama aku gara-gara tadi dan kamu tau kan kalau aku tuh gak bisa lama-lama marah sama kamu." Sambung Raihan yang melihat kalau Rafu masih nangis dan marah sama Raihan, akhirnya Rafu pun berhenti nangisnya dan marahnya kepada Raihan.
" kamu janji yah sama aku mas, jangan kaya gitu lagi ... kalau aku lihat itu lagi, aku bilang bunda kalau kamu buat aku nangis dan marah." ucap Rafu yang mengancamnya kalau Rafu kaya gini lagi akan dibilang ke bundanya Raihan tersebut.
* aku janji sama kamu sayang, kalau aku akan membuat kamu bahagia bersama aku bukan kaya gini lagi dan aku tidak mau terulang lagi seperti ini kepada kamu, batin Raihan yang sambil mengelus pipi tembemnya Rafu tersebut dan tangan satunya masih pegang tangannya rafu.
hmmm baper bangat sih sama Raihan dan Rafu 😳😳😳😳😳
jangan lupa like ceritaku ini yah gaes ðŸ¤ðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘Œ
dan jangan lupa vote ceritaku juga yah gaes ðŸ¤ðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘Œ
__ADS_1
oiya share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗👌👌👌👌👌