
Tak terasa Hari lamaran Dikta sama fia pun telah tiba, Dikta pun dirumahnya sedang sibuk siap-siap buat bawa ke tempat lamarannya tersebut karena dia tidak ingin ada kekurangan bawaan darinya tersebut buat ke tempat lamarannya tersebut.
Jadi yang dirumah Dikta ada pasangan Raka sama Aulia sedangkan Raihan sama Rafu ada di tempat lamarannya Dikta sama fia terus juga bersama Fia dengan keluarga besarnya.
Akhirnya Dikta bersama keluarga besarnya pun telah siap buat berangkat ke tempat lamarannya yang sudah ditunggu oleh keluarga besarnya fia dan juga bersama Raihan sama Rafu yang sudah ada disana.
Jadi Dikta akan bawa Empat mobil yang berbeda-beda merek sama warna tetapi warnanya cuma putih sama hitam aja, kemudian keluarga Dikta pun akhirnya langsung jalan menuju ke tempat lamarannya tersebut dengan membawa sesuatu buat keluarga besarnya fia.
"Mama, udah siap semuanya kan dan tidak ada ketinggalan bawaannya...." tanya Dikta kepada mamanya tentang bawaan dirinya buat keluarga besarnya fia.
"Tenang aja nak, mama udah berapa kali periksa, Alhamdulillah tidak ada yang ketinggalan jadi kamu yang tenang terus jangan lupa kamu baca doa aja, supaya acaranya lancar." jawab mamanya kepada anak tercintanya yang sedang tegang dan mamanya menyarankan Dikta untuk terus berdoa supaya acaranya lancar.
Dikta pun mengikuti saran dari mamanya untuk terus berdoa sesampai ke tempat lamarannya tersebut terus juga mamanya terus pegang tangan anaknya supaya anaknya bisa tenang kalau udah dipegang sama mamanya.
"Anak papa, yang tenang yah...." ucap papanya juga yang sedang menenangkan anaknya sambil pegang tangannya juga sepanjang jalan menuju ke tempat lamarannya tersebut.
Sampailah ditempat lamarannya tersebut dan disambutlah dengan keluarga besarnya fia yang sudah tunggu didepan pintu masuk terus juga disambut dengan merawis, setelah sudah sampai didepan pintu terus salam-salaman dan habis itu Dikta pun disuruh duduk sambil nungguin kehadiran fia tetapi Dikta diajakin mainan tebak-tebakan dulu soalnya kan tadi fia sengaja minta tiga warna yang sama dengan dirinya yaitu untuk rafu sama Aulia terus nanti Dikta tebak deh yang mana fia diantara tiga orang tersebut tetapi fia nya disembunyikan sedang itu adalah saudara dirinya.
"Oiya sebelum ketemu fia, Raka harus tebak dulu yang mana fia diantara tiga wanita yang ada disampingku ini....." ucap Raihan yang jadi MC acara lamarannya fia sama Dikta karena itu keinginan mereka berdua dan Raihan pun dengan senang hati menerima keinganan mereka berdua.
"baiklah, aku akan milih diantara mereka bertiga jadi aku memutuskan memilih nomer dua, soalnya tingginya kaya fia terus juga badannya juga kaya fia jadi aku memutuskan nomer dua." jawab dikta yang begitu yakin dengan pilihan yaitu nomer dua jadi Raihan akan membuka nomer tiga dan ternyata nomer tiga adalah Rafu.
Jadi tinggal nomer satu sama dua tetapi Raihan nanya lagi ke Dikta, apakah Dikta yakin kalau nomer dua adalah fia terus Dikta pun dengan suara yang begitu sangat yakin dengan keputusan nya, yaudah akhirnya Raihan membuka nomer satu yang tidak terpilih dan ternyata nomer satu adalah Aulia.
Sekarang waktunya tiba untuk buka dinomer yang sudah terpilih oleh Dikta yaitu nomer satu dan ternyata nomer satu pun buka fia tetapi saudaranya tersebut, Dikta pun penasaran dimana fia disembunyikan dan Raihan pun menyuruh Aulia sama Rafu menjemput fia dari sembunyiannya tersebut.
__ADS_1
"Ini dia yang kita tunggu yaitu Fia Nadya Almira, silahkan masuk...." panggilan dari Raihan untuk fia dan Fia pun datang bersama dua sahabatnya tersebut.
"Masya Allah cantiknya kamu, sayang..." gumamnya Dikta pas melihat fia begitu cantiknya pas didandani yang cukup sederhana.
"silahkan duduk fia bersama dua orang tuamu." ucap Raihan yang mempersilahkan fia untuk duduk bersama kedua orang tua.
"Baik kita serahkan acara selanjutnya kepada Dikta untuk mengatakan niat baiknya kepada keluarga besarnya fia, saudara Dikta dipersilahkan...." sambung dari Raihan untuk menyerahkan acara lanjutnya kepada Dikta.
"Baik, terima kasih buat sahabatku...." ucap terima kasih dari Dikta untuk Raihan yang telah mau jadi pembawa acara lamarannya tersebut.
" saya minta izin sama om dan Tante untuk mengatakan niat baik saya buat anak om sama Tante yaitu Fia Nadya Almira untuk menjadikan anak om sama Tante sebagai istri saya dan saya janji akan bahagiakan anak om sama Tante sampai tua nanti, saya juga tidak akan buat anak om sama Tante nangis,marah, ataupun merasa tidak nyaman bersama saya, jadi saya mohon sama om dan Tante mengizinkan saya melamar anak om yaitu Fia Nadya Almira...." kata niat baik dari Dikta kepada orang tuanya fia dan Fia pun mengeluarkan air mata bahagianya pas dengar kata hati dari Dikta untuknya.
"baik, nak dikta... saya sebagai ayahnya Fia Nadya Almira akan menyerahkan jawabannya kepada anak saya sendiri jadi saya tidak bisa memutuskan begitu aja, fia kamu silahkan menjawab niat baik dari nak Dikta tersebut...." jawab ayahnya fia dengan niat baiknya Dikta tetapi ayahnya pun tidak bisa menjawabnya jadi ayahnya menyerahkan kepada anaknya tersebut.
"Baik, aku.... Fia Nadya Almira akan menjawab niat baik dari Dikta Dewanto yaitu dengan mengucapkan baca bismillah dan berdoa kepada Allah untuk bisa menjawab langsung dari niat baik, Aa Dikta tersebut yaitu saya menerima lamaran dari Aa Dikta untuk menjadinya saya sebagai calon istri AA Dikta dan saya juga menerima Aa Dikta jadi calon suami saya, jadi kita sama-sama menghadapi rintangan nanti yah Aa Dikta...." jawab dari fia untuk niat baik Dikta tersebut dan Dikta pun langsung mengeluarkan air mata bahagianya dengan jawaban dari fia untuk dirinya.
Terus tiba-tiba aja dua sahabatnya yaitu Fia sama Aulia bawa kue ulang tahun dan Fia pun langsung terharu karena pas acara lamarannya tersebut adalah hari ulang tahun dirinya tersebut, Rafu sama fia pun menghampiri fia untuk ditiup lilinnya tetapi minta sesuatu dulu sebelum ditiup oleh dirinya.
" semoga acara nikah nanti lancar, semoga kak Alvino datang pas acara nikah nanti dan semoga persahabatan aku bisa sampai selama-lamanya, amiiin...." batinnya fia untuk minta sesuatu diacara ulang tahunnya tersebut.
"tiup nih yah..." kata fia dan akhirnya fia pun tiup lilinnya tersebut.
"selamat ulang tahun sahabat kecilku, semoga nanti acara nikahnya lancar yah dan semoga persahabatan kita seperti ini terus yah sampai punya anak nanti, amiiin...." ucap selamat ulang tahun dari Rafu dan Rafu pun langsung juga masih kado buat fia yaitu berupa sepatu kesukaan fia yang dari dulu ingin beli tiba-tiba udah kehabisan.
"makasih Rafu, kamu kok tau kalau aku mau beli sepatu ini...." jawab fia yang terharu dengan kadonya Rafu yang berupa kesukaannya tersebut.
__ADS_1
"Ada deh, hehehe....." kata Rafu yang langsung lirik kearah mamanya fia dan Fia pun langsung ingat kalau dirinya waktu itu pernah bilang ke mamanya ternyata mamanya kerja sama dengan Rafu.
"selamat ulang tahun fia, semoga acara nikahnya lancar dan makasih juga yah mau jadi sahabatku selama ini ..." ucap selamat ulang tahun dari Aulia dan menyerahkan kadonya kepada fia, ternyata kadonya berupa skincare kesukaannya tersebut.
"Wahh.. kamu tau sih kalau aku suka skincare ini dan makasih banyak yah Aulia, sama-sama Aulia, aku juga senang bisa jadi sahabat kamu kok..." jawab fia yang melihat kadonya dari Aulia berupa skincare kesukaannya tersebut dan Fia juga penasaran tau darimana skincare kesukaannya tersebut.
"Aku waktu pas main kerumah kamu itu sama Rafu sebelum kamu sibuk persiapan lamaran, aku lihat kamu suka skincare yang sama kaya aku jadinya aku punya ide mau kadoin kamu itu deh, hehehe...." jawab Aulia yang kasih tau kalau dirinya tau kesukaannya fia pas waktu main kerumah fia waktu itu.
"oiya nih dia dari aku, kamu pasti bakalan suka deh..." ucap Raka yang kasih kado juga buat fia dan Fia kaget pas tau kalau kadonya adalah jam tangan yang dia incer selama ini dan ternyata Raka mendapatkan jam tangan tersebut padahal ini jam tangan cuma ada satu.
"ini kamu dapat darimana dah... kan ini cuma ada satu loh terus juga waktu itu aku mau beli kata pelayannya udah dibeli terus pas aku minta ke orang itu, dirinya malah minta harganya naik dua kali lipat, yah aku gak jadi beli deh, hehehe...." jawab fia yang penasaran kalau Raka bisa dapat jam tangan tersebut.
"yah waktu itu aku lihat kamu lagi obrol sama orang gitu trs juga pas waktu itu aku mau kasih kado kamu apa gitu yaudahlah aku terpaksa mau nurutin harga yang ditawarkan tersebut." jelas dari Raka yang bisa dapat jam tangan tersebut.
"Oiya sayang aku juga punya kado buat kamu yaitu ada dua, yang satu nih aku kasih buat kamu dan Satu lagi nanti pas kamu buka dulu kado ini."kata Dikta yang kasih dua kado tetapi satu kadonya masih disembunyikan oleh Dikta.
"Wah sayang, ini beneran buat aku..." ucap Fia yang tidak sangka kalau dirinya dibelikan parfum kesukaan sebanyak ini dan sesama merek tetapi beda jenis wanginya.
" iya lah beneran buat kamu, terus juga kan kamu udah dapat tas, sepatu, hal-hal kesukaan kamu jadi aku memutuskan kadonya kamu ini aja, terus kado yang satunya masih diperjalanan". jawab dikta yang menjelaskan alasan kado parfum sebanyak itu buat fia dan kado satunya masih dirahasiakan sama Dikta.
*sabar yah sayang, kadonya masih diperjalanan dan pastinya kamu akan senang deh, batin Dikta yang melihat fia yang begitu penasaran kado kedua darinya tersebut.
sampai jumpa di episode selanjutnya.....
jangan lupa like ceritaku yah gaes ðŸ¤ðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘Œ
__ADS_1
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
oiya jangan lupa share juga ceritaku ini yah gaes ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng 🤗👌👌👌👌👌