Sahabatku Adalah Jodohku

Sahabatku Adalah Jodohku
Lahiran Dr. Rara


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba, Dr. Rara sama kak Alvino pun sibuk untuk persiapan lahirannya tersebut dan kak Alvino minta Dr. Rara untuk duduk manis aja diruang tamu jadi kak Alvino yang mempersiapkan semuanya.


" Terimakasih, mas..." Dr. Rara yang mengucapkan terimakasih atas perhatian kak Alvino kepadanya.


" iya sama-sama, sayang... yaudah, kamu makan buah aja, tunggu aku sebentar yah..." kak Alvino yang minta Dr. Rara makan buah yang sudah disiapkan oleh dirinya untuk tunggu dirinya siap-siap perlengkapan ke rumah sakit nanti.


Setelah kak Alvino cium keningnya Dr. Rara sama cium pipi kiri-kanan nya Dr. Rara, kak Alvino langsung melanjutkan untuk siap-siap ambil perlengkapan dirinya sama Dr. Rara selama beberapa hari di rumah sakit.


Dr. Rara pun langsung memakan buah yang sudah disiapkan oleh kak Alvino sambil nonton drama Kesukaannya tersebut sambil Vidiocall sama keluarganya yang ada disingapura.


" Assalamualaikum mama ... ayah..." Dr. Rara yang lagi teleponan sama orangtuanya yang di Singapura.


" Walaikumsalam nak..." Mama Dr. Rara pun yang menjawab salam dari Dr. Rara.


" ayah mana, mama..." Dr. Rara yang menanyakan keberadaan ayahnya kepada mamanya.


" Ayah lagi pergi ke rumah sakit sebentar, nanti juga pulang ke rumah, kamu nanti kalau mau lahiran, jangan lupa telepon mama yah..." Mamanya pun langsung minta Dr. Rara untuk hubungi lagi kalau nanti Dr. Rara mau lahiran.


" ok deh mamaku yang cantik, yaudah... aku mau siap-siap berangkat ke rumah sakit dulu yah, titip salam untuk ayah..." Dr. Rara yang langsung matikan telepon orangtuanya, karena dirinya mau berangkat ke rumah sakit.


" Ok sayang, assalamualaikum..." Mamanya pun langsung mengucapkan salam kepada Dr. Rara.


" Walaikumsalam, mama..." Dr. Rara pun langsung jawab salam dari mamanya dan Dr. Rara langsung mematikan teleponnya untuk siap-siap menuju ke rumah sakit.


Kak Alvino pun langsung bawa koper yang isinya perlengkapan dirinya sama Dr. Rara dan anaknya, kemudian kak Alvino langsung gandeng tangannya Dr. Rara sampai masuk ke dalam mobilnya dan mereka berdua pun langsung menuju ke rumah sakit dengan rasa bahagianya menantikan anaknya yang sudah lama ditunggu-tunggu selama beberapa bulan ini.


Sampailah mereka berdua ditempat rumah sakit Dr. Rara kerja, kemudian Dr. Rara langsung menemui rekan kerjanya yang dipercayakan dirinya untuk bantuin lahirannya tersebut.


" Selamat siang, Dr. Harmoto..." Dr. Rara yang langsung masuk ke dalam ruangnya rekan kerjanya, karena dirinya disuruh masuk aja sama perawatnya.


" Selamat siang, Dr. Rara..." Dr. harmoto pun senang dengan kedatangan Dr. Rara yang sangat awal, padahal Dr. harmoto minta Dr. Rara datangnya nanti sore


" Maaf yah Dr. Harmoto, aku datangnya awal bangat, hehe..." Dr. Rara yang minta maaf datangnya awal bangat, padahal dirinya disuruh datangnya nanti sore.


" Iya gak apa-apa, aku malah senang, kamu datangnya awal, yaudah... bentar aku panggil perawat untuk infus kamu sama kasih obat tahan rasa sakit..." Dr. harmoto pun minta Dr. Rara tunggu dirinya memanggil perawatnya untuk siapkan semuanya diruangnya tersebut.


Dr. Rara sama kak Alvino pun langsung menuju ke ruang mereka berdua menunggu perintah Dr. harmoto memanggil dirinya untuk melahirkan dan Dr. Rara pun langsung dibius sama dikasih obat rasa sakit buat nanti kalau lahirannya tidak ada rasa sakit.


" Sayang, orang tuaku... ingin bicara sama kamu, jadi boleh kan.. kita teleponan sama orangtuaku, sambil minta doanya juga..." Kak Alvino minta izin sama Dr. Rara untuk teleponan sama orangtuanya sambil minta doanya juga.

__ADS_1


Dr. Rara pun langsung mengangguk kepalanya untuk memberi tanda mengiyakan untuk teleponan sama mertuanya tersebut dan kak Alvino pun langsung telepon orangtuanya.


" Assalamualaikum, mama... papa..." Sapa kak Alvino kepada orangtuanya lewat telepon.


" Walaikumsalam nak..." Papanya kak Alvino pun yang jawab salam dari kak Alvino.


" Papa... mama, doain lahirannya Rara yah, biar lahirannya lancar dan dipermudahkan sama keselamatan Rara bersama anaknya..." Kak Alvino yang minta doanya kepada orangtuanya untuk lahirannya Dr. Rara.


" Itu sudah pasti, mama... papa, doakan untuk menantu mama yang cantik, untuk lahirannya, berapa jam lagi... Rara ke ruang operasi..." Mamanya Kak Alvino pun menanyakan tentang jam lahirannya Dr. Rara.


" Bentar lagi, kata Dr. harmoto... yaudah, mama ... papa... aku mau telepon orangtuanya Rara, sampai jumpa nanti dijakarta..." kak Alvino minta izin untuk mengakhiri teleponnya, karena mau telepon orangtuanya Dr. Rara.


" Oh yaudah, assalamualaikum, mama ... papa akan tunggu kedatangan kamu sama istriku dan anakmu di Jakarta yah.." Mamanya kak Alvino pun mengiyakan mengakhiri teleponnya tersebut.


" Walaikumsalam, mama .... papa..." Kak Alvino pun mematikan teleponnya bersama orangtuanya dan kak Alvino pun langsung menyambungkan teleponnya lagu ke orangtuanya Dr. Rara.


" Assalamualaikum, mama... ayah..." Sapa kak Alvino kepada mertuanya.


"Walaikumsalam nak..." ayahnya Dr. Rara pun menjawab salam dari menantunya tersebut.


" ayah ... mama, doain lahirannya anak mama sama ayah, biar lahirannya lancar dan dipermudahkan sama keselamatan Rara bersama anaknya..." Kak Alvino yang minta doanya kepada orangtuanya Dr. Rara untuk lahirannya Dr. Rara.


" Iya nak, mama sama ayah, akan doankan yang terbaik untuk kelahiran anak mama yang cantik sama cucu mama, oiya nanti sebelum ke Jakarta.. jangan lupa mampir dulu yah ke Singapura..." Mamanya Dr. Rara minta mereka berdua mampir dulu ke Singapura sebelum ke Jakarta.


" Walaikumsalam... sampai jumpa di Singapura..." Mamanya Dr. Rara pun langsung mematikan telepon menantunya.


Mereka berdua pun langsung siap-siap menuju ke ruang operasi yang ditemani perawatnya sedangkan Dr. harmoto menunggu di ruang operasi untuk melakukan lahirannya Dr. Rara.


Kemudian Dr. Rara sama perawatnya pun memasuki ruang operasi duluan, sedangkan kak Alvino menunggu sebentar diluar sampai menuggu perintah dari Dr. harmoto memanggil dirinya nemanin istrinya tersebut.


" mas, aku masuk duluan yah ..." Dr. Rara minta izin untuk masuk duluan ke ruang operasi.


" Silahkan sayang, jangan lupa banyak-banyak berdoa sama istighfar yah .." Kak Alvino yang minta Dr. Rara memperbanyak berdoa sama istighfar didalam operasi nanti.


" baik, mas..." Dr. Rara pun mengiyakan perintah dari kak Alvino untuk memperbanyak berdoa sama istighfar di ruang operasi dan Dr. Rara langsung cium tangannya kak Alvino sama dengan kak Alvino juga langsung cium keningnya Dr. Rara sebagai semangati Dr. Rara melakukan lahirannya.


Dr. Rara pun langsung masuk ke dalam ruang operasi melakukan lahirannya bersama Dr. Harmoto dengan rekan-rekan lainnya dan Dr. Rara pun langsung baring ke tempat yang sudah disediakan oleh Dr. Harmoto melakukan lahirannya tersebut.


Beberapa jam kemudian, Kak Alvino langsung dipanggil sama perawat untuk nemanin Dr. Rara melahirkan dan Kak Alvino langsung ganti pakaiannya, kemudian langsung duduk disampingnya Dr. Rara untuk menyemangati biar lahirannya lancar sama dipermudahkan.

__ADS_1


" Semangat sayang, bentar lagi kita akan ketemu anak kita..." Kak Alvino yang langsung menyemangati Dr. Rara dengan menggenggam tangannya Dr. Rara.


" Makasih mas..." Dr. Rara yang senang disemangati oleh kak Alvino dan Dr. Rara langsung memberikan senyumnya untuk kak Alvino sebagai tanda terimakasih.


Beberapa jam kemudian, anaknya kak Alvino dengan Dr. Rara pun lahir Dengan keadaan sehat dan lengkap semuanya, Dr. Rara sama kak Alvino pun senang melihat anaknya yang sudah lahir.


" Oeoeoe.... oeoeoe.... oeoeoe...." itulah bunyi nangisnya anaknya kak Alvino sama Dr. Rara.


Mereka berdua pun langsung tersenyum pas dokternya kasih lihat anaknya kepada Dr. Rara sebelum diadzanin oleh kak Alvino.


" Assalamualaikum anak mama yang ganteng..." sapa Dr. Rara kepada anaknya tersebut dengan tersenyum dan menyetuh pipinya.


" Sayang, anak kita ganteng bangat .. yaudah, aku mau adzanin dulu yah..." Kak Alvino minta izin untuk adzanin anaknya tersebut dan Dr. Rara pun mempersilahkan.


Setelah udah adzanin anaknya, kak Alvino langsung menuju keruang Dr. Rara yang sudah dipindahkan oleh perawatnya, kemudian anaknya pun ditaruh sementara di ruang baby.


Beberapa jam kemudian, anaknya dibawa ke ruangnya untuk minta ASI nya Dr. Rara dan Dr. Rara pun sudah sadar dari tidurnya selama beberapa jam.


" Baik, Dr. Rara... dipersilahkan kasih ASI nya untuk baby nya..." perawatnya pun langsung kasih babynya kepada pelukan Dr. Rara dan Dr. Rara pun langsung tersenyum melihat anaknya yang begitu gantengnya.


" Yaudah, saya permisi keluar..." Perawatnya pun langsung pergi meninggalkan mereka berdua dan mereka berdua pun menjawabnya dengan tersenyum kepada pesawatnya tersebut.


" mas, nama anak kita siapa... kira-kira..." Dr. Rara yang menanyakan nama anaknya tersebut kepada kak Alvino.


" Darren Aldiandra... itu nama anak kita..." Kak Alvino yang langsung menentukan nama anaknya tersebut dan Dr. Rara pun langsung menyukai nama anaknya tersebut.


" Assalamualaikum Darren..." Dr. Rara yang langsung memanggil nama anaknya tersebut dengan pertama kali.


Mereka berdua pun bahagia dengan kehadiran anaknya tersebut dan mereka berdua juga bersyukur bisa melewati selama beberapa bulan ini atas kehamilan Dr. Rara yang berjuang sendirian di negara asing tanpa mengenal siapa-siapa disana.


*Alhamdulillah aku bisa lewatin ini semua selama beberapa bulan aku mengandung anakku dengan melakukannya sendirian tanpa orang lain, batin Dr. Rara yang bersyukur bisa lewatin semuanya dengan sendiri di negara asing tanpa bantuan orang lain.


ini dekorasi untuk kedatangan anaknya Dr. Rara dan kak Alvino.



Sampai jumpa di episode selanjutnya....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa Share ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2