
*FLASHBACK BULAN KEMARIN
Syifa pun habis acara ulang tahunnya langsung minta bantuan sama Rafu untuk buka kadonya satu persatu karena cukup banyak dirinya dapat kado dari orang yang sangat sayang kepadanya tersebut.
"Kak Rafu, bantu aku yah... bukain kado dari teman-teman aku sama teman-teman ayah dan bunda...." Syifa minta bantuan sama Rafu untuk bukain kado dari teman-teman nya sama teman-teman orang tuanya tersebut.
"Ok sayang..." Rafu pun sangat senang kalau ada orang yang minta bantuan kepadanya.
Mereka berdua pun sama-sama sibuk bukain kado dari teman-teman Syifa, sahabat-sahabat kak Adit maupun kak Raihan dan teman-teman orang tuanya tersebut.
Jadi kado dari Rafu adalah Gaun yang dipakai Syifa pas waktu dipakai diacara ulang tahunnya tersebut sama sepatunya pun juga jadi Syifa minta kadonya darinya berupa itu karena Syifa ingin pakaian yang baru sama sepatu yang baru, padahal mah dikamarnya banyak bangat pakaian yang mahal-mahal sama sepatu-sepatu yang mahal juga yang dibeliin orang tuanya sama kedua kakaknya tersebut.
Tapi yaudahlah Rafu hanya menuruti kemauan adik iparnya aja dan Syifa pun juga senang bisa dapat kado dari kakak ipar keduanya tersebut.
"Kak, aku buka kado dari kak Raihan sama kak Adit yah...." ucap Syifa yang bilang ke Rafu kalau dirinya mau buka kado dari dua kakaknya tersebut.
Ketika Syifa buka kado dari kedua kakaknya, ternyata kak Adit memberi kado untuk Syifa berupa Laptop jadi kak Adit tau kalau Syifa akan sekolah lagi apalagi zaman sekarang harus punya laptop sedangkan kak Raihannya memberikan kado untuk Syifa berupa Tas untuk sekolah tapi pas buka tas nya ada Handphone yang di Inginkan Syifa dari dulu yaitu Samsung S20, saat itu Syifa senang bangat punya dua kakak yang sayang bangat kepadanya.
"Kak, aku buka kado dari kak Raka sama kak Dikta yah..." ucap Syifa yang bilang lagi kepada Rafu untuk buka dua sahabatnya kak Raihan yang sudah dianggap sama Syifa sebagai kak sendiri.
Ketika Syifa buka kado dari kak Raka yaitu berupa Tas mahal dengan merk Gucci sedangkan kado dari kak Dikta yaitu berupa Jam tangan yang sesuai dengan warna kesukaannya tersebut, Syifa senang bangat punya dua kakak lagi yang sayang kepadanya.
"Kak, aku buka kado dari kak Aulia sama kak fia yah..."Syifa pun lagi-lagi bilang ke Rafu untuk buka kado dari kak Aulia sama kak fia tersebut.
Syifa pun langsung buka kado dari kak Aulia lebih dulu yaitu berupa sepatu untuk sekolah dirinya sedangkan fia pun berupa Kamera digital yang cukup mahal harganya, Syifa pun sangat senang dapat dua kakak perempuan baru lagi yang udah dianggap sama Syifa kaya saudara apalagi kedatangan Aulia pun juga membuat Syifa cukup senang telah dapat kakak perempuan lagi.
" kak, aku buka kado dari kak Alvino sama Dr. Rara yah..." Syifa pun buka lagi kado terakhir dari kak Alvino sama Dr. Rara yang ditangan sendirinya.
__ADS_1
Syifa pun buka kado kak Alvino terlebih dahulu yaitu berupa Boneka yang sangat lucu sama Topi karena Syifa juga suka bangat koleksi topi padahal dirinya pakai hijab tapi katanya buat gaya dirinya sedangkan Dr. Rara pun kadonya berupa Lukisan yang sangat Syifa ingin di Singapura waktu itu, ternyata Dr. Rara lah yang beli lukisan tersebut.
Semua kado tersebut sangat berarti buat Syifa dan Syifa sangat bersyukur kepada orang-orang yang sangat sayang kepada dirinya tersebut apalagi Orang tuanya yang telah kadoin dirinya berupa perhiasan dari kalung, cincin, sama gelang untuk dirinya pokoknya Syifa cukup bahagia bangat terus juga masih banyak kado-kado yang sangat Syifa sukai, Hari yang paling bahagia dari hidupnya adalah hari ulang tahun dirinya tersebut.
🍁🍁🍁🍁🍁
Raihan sama Rafu pun merayakan Empat bulannya tersebut bersama teman-temannya tersebut yang udah datang di restoran milik mertuanya tersebut.
"Selamat yah Rafu atas 4 bulan kamu, ternyata tidak rasa yah kamu udah 4 bulan aja..." ucap Fia yang cukup senang kalau sahabatnya yang tinggal tunggu beberapa bulan lagi akan lahiran.
"Iya nih fia, apalagi sekarang berat badan aku udah mau nambah lagi...." jawab Rafu kepada fia dan Rafu juga bilang kalau berat badannya bertambah lagi semenjak hamil.
"Yaudah gak apa-apa, memang gitulah kalau lagi hamil mah, Rafu..." Fia yang menyemangati sahabatnya yang langsung sedih karena berat badannya bertambah lagi.
"Iya bener tuh kata fia, oiya udah periksa kandungan belum untuk tau kelamin anak kamu nanti???." sambung dari Aulia kepada Rafu dan Aulia pun nanya apakah Rafu udah tau anaknya perempuan apa laki-laki.
Mereka bertiga pun sangat sibuk obrol-obrol tentang masa-masa kuliah mereka dulu apalagi juga Rafu sama fia ingin tau tentang Aulia karena kan Rafu sama fia baru kenal Aulia jadi mereka berdua mau lebih dekat lagi tentang Aulia seperti apa dikehidupannya tersebut.
Aulia pun langsung menceritakan tentang kehidupan yang cukup sulit di kampung halamannya tersebut tetapi Alhamdulillah dirinya bisa dapat beasiswa dijakarta sampai kuliahnya selesai apalagikan dirinya ingin menjadi seorang perawat, jadi Syifa bersyukur bangat dirinya bisa kuliah sesuai jurusan yang dia inginkan selama ini apalagi dapat bayaran gratis dari orang yang selalu dukung dirinya terus orang tersebut juga udah anggap Syifa kaya anaknya sendiri.
Rafu sama fia pas tau kehidupan Aulia yang cukup sulit bangat buat kuliah jadi mereka berdua bersyukur bangat bahwa mereka berdua tidak mengalami kesulitan dari kecil sampai sekarang apalagi sering dimanjakan sama orang tuanya tersebut sedang Aulia pun harus cari kerja buat bisa beli apa-apa yang dirinya inginkan.
"Wah, kalian kayanya obrolannya seru bangat nih...." Raihan yang tiba-tiba datang ke mereka bertiga yang sedang dengarkan cerita tentang Aulia tersebut.
"Ini mas, aku lagi dengarin cerita tentang kehidupan Aulia sampai bisa di Jakarta terus juga aku kagum bangat sama perjuangan Aulia untuk mencukupi kehidupan dirinya, aku jadi malu sama Aulia yang bisa menghasilkan uangnya sendiri sedangkan aku hanya bisa minta sama ibu dan bapak...." Rafu yang menceritakan ke Raihan tentang kehidupan Aulia yang cukup kesulitan saat itu tapi Alhamdulillah Aulia bisa lewatkan itu semuanya.
"Yaudah, nanti kapan-kapan kita main ke kampung kamu, Aulia...." Raihan yang tiba-tiba dapat ide untuk liburan ke kampung halaman Aulia nanti dan Rafu pun menyetujui tentang ide suaminya tersebut.
__ADS_1
"Ini kalian obrol apa nih...." kak Alvino yang tiba-tiba datang ke mereka semuanya.
"Kak Alvino....." Rafu yang kaget kedatangan kak Alvino tersebut karena kak Alvino bilang bahwa dirinya gak bisa datang padahal waktu itu katanya mau datang jadi Rafu sedih bangat pas kak Alvino bilang begitu kepadanya.
Kak Alvino pun langsung tersenyum pas Rafu kaget kedatangan dirinya tersebut tanpa Dr. Rara yang gak bisa datang, katanya lagi banyak pasien jadi gak bisa datang ke acara makan-makan 4 bulannya rafu tersebut.
" ihhh kak Alvino nyebelin, katanya gak bisa datang, lah ini apa...." Rafu yang kesel sama kak Alvino yang dirinya bilang kepadanya katanya gak bisa datang.
" iya maaf yah Rafu...." kak Alvino yang minta maaf telah bohongi Rafu tersebut tentang tidak bisa datang ke acara makan-makan 4 bulannya tersebut.
Mereka pun langsung makan-makan yang udah disiapkan oleh Raihan sama Rafu untuk para sahabat-sahabatnya tersebut dan Rafu juga kaget kalau sahabat-sahabatnya beli kado untuk anaknya padahal mah Rafu hanya ingin para sahabat-sahabatnya datang ke acara makan-makan 4 bulannya rafu aja tanpa kado tapi jawaban mereka katanya gak enakan.
"Terima kasih buat sahabat-sahabatku semuanya yang telah datang ke acara makan-makan 4 bulan istriku tercinta ini dan aku mohon doanya yah buat istriku, supaya nanti lahirannya lancar dan dipermudahkan, amiin Ya Allah..." ucap Raihan yang bilang makasih kepada semua sahabat-sahabatnya yang telah datang dan minta doanya untuk istrinya nanti pas lahiran.
"Amiin ya Allah...." semua yang hadir pun langsung mengaminkan doa dari Raihan buat istrinya tercinta.
Mereka semua pun melanjutkan makan-makan mereka yang tadi tertunda untuk mendengarkan kata dari Raihan tersebut dan Raihan pun juga minta Sahabat-sahabatnya nambah lagi kalau mau nambah makanan yang lainnya atau minuman yang lainnya terus juga Raihan sama Rafu bagi-bagi makanan gratis dari restorannya ke panti asuhan terdekat dan bagi-bagi juga yang kepada para kendaraan yang lewat restorannya tersebut.
Karena tadi Raihan minta karyawan nya untuk bagi-bagi ke warga-warga dari makanan restoran miliknya tersebut sebagai minta doanya untuk istri tercinta tersebut sama ada yang Raihan suruh juga ke panti asuhan terdekat dari restorannya tersebut.
*Alhamdulillah acara makan-makan 4 bulan istriku lancar, batin raihan yang bersyukur bangat acara Makan-makannya lancar tanpa ada halangan sedikit pun.
sampai jumpa di episode selanjutnya......
jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
oiya jangan lupa share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌