
Raka sama Aulia pun sedang menikmati masa-masa berdua dirumah barunya tersebut, jadi Raka sama Aulia udah mengurus kepindahan kuliahnya tersebut ke tempat kuliah yang terdekat dari rumahnya biar gak terlalu jauh jadi tempat kuliah yang dulu ke rumahnya cukup jauh, makanya mereka berdua memutuskan untuk pindah kuliah ke kuliah yang terdekat dari rumahnya.
"Mas, akhirnya berkas-berkas perpindahan kuliah kita selesai juga yah, jadi tinggal daftar ke kuliah yang baru deh..." Aulia yang sangat bersyukur, akhirnya berkas-berkas perpindahan kuliahnya selesai juga.
"Iya sayang, kita jadinya tidak terlalu cape kalau nanti habis pulang kuliah karena tempatnya dekat dari rumah soalnya aku suka kasihan sama kamu kalau setiap pulang kuliah tuh, wajah kamu kaya cake bangat apalagi perjalanan pulangnya jauh jadi aku memutuskan untuk pindah kuliah yang dekat aja biar gak terlalu cape...." Raka yang sangat memperhatikan istrinya tersebut dan Raka juga ingin istrinya tidak merasakan kelelahan soalnya Raka tidak tega lihat istrinya kelelahan.
"Makasih yah mas, udah perhatian sama aku, pokoknya aku senang bangat bisa dapatin suami kaya kamu ini..." Aulia yang langsung peluk suaminya sebagai tanda terimakasih untuk selama ini dan Raka pun senang bangat kalau istrinya menyetujui keputusan dirinya yang pindah kuliah ke tempat yang terdekat.
Mereka pun sangat menikmati melihat-lihat bintang di taman belakangnya tersebut jadi Raka sengaja bikin taman belakang buat nanti kalau dirinya bersama istrinya merasakan bosen tinggal ke taman belakang untuk lihat-lihat langit yang penuh bintang-bintang atau awan-awan yang indah Bangat.
"Mas, kira-kira aku kapan yah hamilnya..." Tiba-tiba Aulia membicarakan kehamilan karena tinggal dirinya lah yang belum hamil apalagi bentar lagi fia akan mengadakan tujuh bulan jadi Aulia mengharapkan untuk hamil duluan sebelum fia mengadakan tujuh bulan nanti.
" Sabar aja sayang, aku juga ingin cepat-cepat punya anak tetapi kita kan tidak bisa memaksa kehendak Allah untuk berikan kita keturunan jadi sabar aja yah..." Raka yang langsung balik badannya kearah Aulia yang ada disampingnya dari rangkulan Raka ke bahunya Aulia tersebut.
Aulia pun senang bangat punya suami yang sabar bangat tentang kapan dirinya hamil terus juga Aulia senang kalau suaminya selalu memberikan dirinya semangat untuk program kehamilan tersebut.
"Yaudah sayang, kita tidur yukkk atau kita bikin aja dulu adonannya, hehehehe..." Raka yang menggodain Aulia dan Aulia pun tiba-tiba merasakan malu apa yang dibicarakan Raka tadi Kepadanya.
"Ihh kamu mas, apaan sihhh..." Tiba-tiba Aulia pun merasakan kesel apa yang tadi Raka bicarakan kepadanya tersebut.
"Tapi kamu mau kan, ok kita langsung bikin sekarang juga...." Raka yang langsung gendong Aulia untuk menuju ke kamarnya untuk begadang lagi dan Aulia pun cuma bisa pasrah apa yang dilakukan suaminya tersebut kepadanya.
Mereka berdua pun melakukanya dengan cukup menikmati dan Akhirnya beberapa jam mereka berdua melakukannya, mereka berdua pun Langsung udahan melakukan adegan tersebut karena mereka berdua sudah merasakan lelah.
Mereka berdua pun memutuskan untuk tidur karena mereka berdua harus bangun pagi buat ke tempat kuliah barunya untuk melakukan pendaftaran ke kuliah barunya tersebut.
__ADS_1
Pagi yang begitu cerah, mereka berdua pun sudah terbangun dari tidurnya dan sekarang mereka berdua sedang menikmati sarapannya tersebut yang sudah disiapkan oleh pembantunya tersebut tadinya Aulia mau bantuin tapi tiba-tiba dirinya merasakan ingin tidur terus bersama suaminya tersebut jadi yaudahlah Aulia tidak bisa bantuin pembantunya tersebut.
"Mas, pakai Parfum apa sih.... wangi bangat tau..." Tiba-tiba Aulia pun protes soal parfum yang dipakai oleh Raka padahal parfum ini sering dipakai Raka kalau mau pergi jadi kenapa tiba-tiba Aulia tidak suka dengan wangi parfumnya tersebut.
"Sayang, ini kan parfum yang sering aku pakai kalau mau pergi dan kamu suka kok sama parfum ini kalau kita berdua pergi jadi kenapa kamu tidak suka sama bau parfum aku ini..." Raka yang binggung dengan sikap aneh istrinya yang tiba-tiba tidak suka sama parfumnya tersebut.
"Gak tau Mas, tiba-tiba aku kaya tidak suka aja sama bau parfum kamu yang ini terus juga kayanya aku ingin kamu tidak usah pakai parfum wangi yang ini jadi pakai yang lain aja gitu..." Aulia yang minta suaminya untuk ganti parfum lainnya jadi tidak mau kalau suaminya pakai parfum ini lagi.
"Hmm yaudahlah nanti aku ganti jadi kita berangkat ke tempat kuliah baru dulu aja kalau soal itu nanti aku pikirkan, ayo sayang...." Raka yang langsung ngajak pergi ke tempat kuliah barunya dan Aulia pun langsung gandeng tangannya Raka dengan tersenyum.
Sampailah mereka berdua ditempat kuliah barunya tersebut dan mereka berdua pun langsung menuju ke tempat pendaftaran kuliah, setelah mereka berdua sudah terdaftar dan mereka berdua pun langsung memutuskan untuk makan karena tiba-tiba Aulia ingin makan ikan bakar gitu jadi Raka pun langsung mencari restoran semacam ikan-ikan gitu.
Akhirnya mereka berdua pun menemukan tempat restoran semacam ikan-ikan gitu dan Mereka berdua pun langsung masuk ke dalam restoran tersebut, kemudian Aulia pun langsung pesan makanan dengan macam-macam ikan dan Raka pun langsung kaget dengan pesanan istrinya yang tiba-tiba ingin semua makanan semacam ikan dipesan tanpa semacam makanan lainnya.
"gak tau kenapa mas, tiba-tiba aku ingin pesan semua sejenis ikan disini dan paling aku cobain sedikit-sedikit aja biar gak penasaran jadinya..." Aulia yang langsung bilang kepada Raka kalau dirinya akan makan itu semua pesannya walaupun nantinya makannya sedikit-sedikit aja biar gak penasaran katanya.
Akhirnya pesanan mereka berdua pun datang dan Aulia pun tidak sabaran untuk menikmati makanan yang semua jenisnya ikan semuanya, setelah pelayannya udah menata makanan yang begitu rapi, akhirnya Aulia pun langsung ambil ikan yang pertama dari hadapan dirinya tersebut.
"Sayang, kamu pelan-pelan makannya, jangan kaya gitu, nanti kamu keselek loh..." Raka yang tiba-tiba berhenti makan pas lihat istrinya begitu menikmati makanannya tersebut dan Raka tiba-tiba langsung kenyang pas menatap Aulia yang lagi makan tersebut.
"Kamu gak makan mas...." Aulia pun langsung sadar kalau suaminya tersebut tiba-tiba tidak melanjutkan makannya lagi.
Akhirnya mereka berdua pun selesai makan dan ternyata Aulia menghabiskan semua makannya tanpa ada sisanya sedikit pun dan Raka pun langsung kaget dengan tingkahnya Aulia yang cukup membuat dirinya terkejut.
"Sayang, kita ke rumah sakit yah... aku khawatir dengan keanehan kamu kaya gini sama kesehatan kamu yang kelebihan makannya soalnya aku takut kamu kenapa-kenapa..." Raka yang minta istrinya untuk periksa kesehatannya tersebut karena Raka bener-bener khawatir tentang berubah istrinya tersebut.
__ADS_1
Tibalah mereka berdua dirumah sakit dan Aulia pun langsung diperiksa oleh dokter tentang keanehan istrinya tersebut dengan makanan yang cukup banyak yang buat Herannya tuh tiba-tiba Aulia lupa kalau dirinya udah makan tetapi kenapa Aulia bilang belum makan jadi itulah yang ditakuti Raka kepada Aulia tersebut.
"Gimana dokter, keadaan istri saya..." Raka yang langsung bertanya kepada dokter mengenai istrinya tersebut.
"Alhamdulillah baik-baik aja keadaan ibu Aulia dan selamat yah pak Raka, sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ayah karena istri anda sedang hamil sekarang...." Kata dokternya tersebut kepada Raka dan Raka pun langsung kaget apa yang dibilang dokternya kepada dirinya yang tiba-tiba dapat kabar kalau istrinya sedang hamil.
"Ini beneran dokter..." Raka yang masih tidak percaya kalau istrinya sedang hamil.
" Ini beneran pak, Alhamdulillah istri anda sudah memasuki seminggu tentang kehamilannya tersebut..." Kata dokternya tersebut yang sedang menyakinkan Raka kalau istrinya bener-bener hamil.
"Kenapa istri saya tidak ada tanda-tanda mual yah dokter jadi tuh kaya tidak ada tanda-tanda seperti orang hamil gitu ...." Raka yang binggung kenapa istrinya tidak pernah mual maupun tanda-tanda kaya orang hamil gitu.
"Iya pak, karena anak bapak kuat bangat jadi tidak mau susahin ibunya makanya bapak beruntung punya anak yang sangat kuat bangat tetapi nanti pas memasuki dua bulan atau berapa bulan, istri atau pak yang akan merasakan mual jadi buat jaga-jaga aja yah pak jadi ini saya udah kasih vitamin sama obat untuk mual-mual buat jaga-jaga aja yah pak..." Dokternya pun langsung kasih resep vitamin sama obat buat mual-mual jadi jaga-jaga aja.
Akhirnya mereka berdua pun langsung pamit pulang dari tempat periksa Tersebut dan Raka pun sangat bahagia untuk hari ini jadi Raka langsung memberikan kabar kepada orang tuanya yang dimalaysia sama mertuanya juga kalau sahabat-sahabatnya nanti aja pas tujuh bulanan Fia aja biar ada kejutan gitu.
*Terima kasih ya Allah atas kebahagiaan hari ini, batin Raka yang senang bangat tentang kabar bahagia kehamilan Aulia tersebut dan sampai-sampai dimobil, Raka pun ngelus-ngelus perutnya Aulia terus tanpa berhenti sedikit pun padahal perutnya Belum buncit masih datar gitu.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.......
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya sama share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1