
Hari ini adalah hari yang dimana, Daffa menunggu dihari ini tiba yaitu Daffa akan mengungkapkan perasaannya kepada Syifa sesuai janji dirinya waktu dipertandingkan basket tersebut.
Ia bener, tim basketnya Daffa, memenangkan pertandingan dan Daffa pun Langsung menempatkan janjinya kepada dirinya tersebut, Daffa hari ini mengajak Syifa jalan-jalan mengelilingi Jakarta dan nanti malamnya Daffa akan mengajak Syifa ke sebuah restoran yang sudah dipesan oleh Daffa untuk dirinya dan Syifa.
" Kamu mau bawa aku kemana sih..." Syifa yang menanyakan kepada Daffa tentang dirinya mau dibawakan kemana.
" kamu tinggal ikut aja arah aku kemana, jadi kamu diam ok...." Daffa meminta Syifa diam dan ikutin kemauannya tersebut.
" baiklah, tapi awas aja, macam-macam yah..." Syifa pun terpaksa mengiyakan ucapan dari Daffa, asalkan Daffa tidak macam-macam Kepadanya.
" iya, nona Syifa..." Daffa yang memberikan senyumannya kepada Syifa dengan sebentar, kemudian langsung fokus nyetir mobilnya.
Mereka berdua pun melakukan perjalanan yang cukup panjang didalam mobil, kemudian Daffa berhenti ke tempat bensin, untuk isi bensin mobilnya tersebut dan Syifa pergi ke kamar mandi, sambil nungguin Daffa isi bensin mobilnya.
Isi bensin pun selesai, tinggal nungguin Syifa dari kamar mandi dan beberapa menit kemudian, Syifa sudah selesai ke kamar mandinya, lalu Syifa langsung masuk ke dalam mobilnya Daffa, mereka berdua pun melanjutkan perjalanan yang cukup panjang lagi.
Tiba-tiba Handphonenya Daffa pun berbunyi, Daffa langsung memberhentikan mobilnya dipinggir jalan untuk mengangkat teleponnya tersebut dan ternyata persiapan Daffa sudah selesai, kemudian Daffa langsung ajak Syifa pergi ke restoran tetapi sebelum ke restoran, Daffa ajak Syifa ke butik dan salon untuk mengubah penampilannya Syifa tersebut.
" Kita ke butik dulu yah..." daffa yang minta mampir ke butik Kepada Syifa.
" mau ngapain, kamu kesana..." Syifa pun menanyakan Daffa tentang mampir ke butik tersebut.
" nanti juga kamu tau, ikut aja kemauan aku yah..." Daffa yang minta Syifa untuk ikuti aja kemauannya tersebut.
Syifa pun langsung mengiyakan ajakan Daffa ke butik, walaupun dirinya binggung tentang kemauan Daffa kesana dan Syifa juga bertanya-tanya Daffa mau ngapain kesana.
Sampailah mereka berdua dibutik langganan keluarganya Daffa dan Daffa pun langsung disambut oleh desainer yang tadi Daffa udah kabarin, kalau dirinya akan mampir kesana dan desainernya pun langsung senang, ketika Daffa ingin ke butiknya tersebut.
" Selamat datang, tuan muda Daffa, apakah ini orangnya yang akan aku ubah penampilannya...." seorang desainer tersebut menanyakan mengenai mengubah penampilan siapa yang akan diubah.
" terimakasih, mbak Lina... iya dia, orangnya... jadi aku minta tolong, pilihkan gaun yang bagus untuknya ...." Daffa yang langsung perintah ke desainer tersebut untuk mengubah Syifa menjadi seorang tuan putri yang sangat cantik.
" baik, tuan muda Daffa, tenang aja... soal itu, aku udah punya ide, untuk kasih dia... gaun seperti apa, jadi tuan muda Daffa tinggal tunggu, jadinya aja ...." desainernya pun langsung membawa Syifa ke ruang khusus untuk Tamu VIP aja yang masuk kesana.
Syifa pun langsung binggung, tentang kemauan Daffa seperti ini kepadanya, untuk apa. Terus juga Syifa bertanya-tanya kepada dirinya yang mau dibawakan kemana oleh Daffa.
__ADS_1
" santai aja, nona... tuan muda Daffa tidak akan membawa nona dengan hal-hal yang aneh, karena saya tau persis tuan muda Daffa seperti apa dan asalkan nona tau, tuan muda Daffa tidak pernah ajak perempuan ke butik saya, jadi nona lah yang pertama kali tuan muda Daffa membawa ke butik saya, hehehe...." desainer tersebut kasih tau soal pribadiannya Daffa seperti apa dan ternyata Daffa baru kali ini membawa perempuan ke butik tersebut.
*apa bener, Daffa tidak pernah membawa satu pun perempuan ke butik ini dan cuma aku yang dibawa dia ke butik ini... batin Syifa yang mulai tidak menyangka seorang Daffa tidak membawa perempuan ke butik tersebut.
" Baik, nona boleh keluar... untuk tunjukkan gaun terindah nona ke tuan muda Daffa ..." desainer tersebut minta Syifa untuk beri tahu gaun yang sudah dipilih Sesuai badannya Syifa.
Syifa pun langsung keluar dari tempat ganti khusus tamu VIP tersebut untuk kasih tau ke Daffa mengenai gaun yang dirinya pakai dan Daffa pun langsung terpesona dengan pakaian gaun yang ada dirinya Syifa tersebut, Daffa tidak nyangka, kalau seorang Syifa bisa secantik ini pakai gaun tersebut.
" gimana pilihan gaun saya, tuan muda Daffa...." desainer tersebut minta pujian dari Daffa mengenai pilihan gaunnya tersebut.
" cantik bangat..... terimakasih mbak Lina..." Daffa yang sangat suka dengan gaun yang dipakai Syifa tersebut dan Daffa juga udah mulai terpesona sama kecantikan Syifa tersebut.
" sama-sama tuan muda, yaudah, saya permisi untuk melayani pelanggan yang lainnya..."desainer tersebut pamit untuk melayani pelanggan lainnya.
Mereka berdua pun langsung memasuki ke dalam mobil, untuk membawa Syifa ke toko sepatu tinggi untuk Syifa dan Syifa lagi-lagi bingung dengan kemauan Daffa yang sangat aneh kepadanya.
" kamu mau ngapain kesini...." Syifa yang mulai bertanya-tanya lagi soal tempat berikutnya.
" pokoknya kamu tinggal ikuti aja kemauan aku dan temanin aku untuk rayakan kemenangan pertandingan aku...." Daffa yang lagi-lagi berikan Syifa senyumannya tersebut.
Mereka berdua pun sudah selesai didandani dan mereka berdua sama-sama terpesona dengan satu sama lain.
* gila, cantik bangat Syifa... batin Daffa yang langsung terpesona lagi kepada Syifa dengan dandanannya yang sangat cantik bagi dirinya.
* gila, ganteng bangat Daffa, aduh... jangan sampai aku jatuh cinta lagi sama Daffa... batin Syifa yang terpesona sama ketampanan Daffa dan Syifa langsung sadarkan dirinya untuk tidak jatuh cinta lagi sama Daffa.
" ini kita mau kemana sih dengan penampilan seperti ini..." Syifa yang tanya-tanya tentang penampilan kaya gini kepada Daffa.
" nemanin aku, makan malam... tenang aja, aku udah minta izin sama orangtua kamu kok, jadi hari ini, aku minta kamu... untuk temani aku makan malam hari ini aja..." Daffa yang langsung kasih tangannya untuk digandeng sama Syifa dengan membawa Syifa ke tempat yang sudah disiapkan oleh Daffa.
Syifa pun langsung memberikan tangannya ke tangannya Daffa dan mereka berdua pun langsung gandengan tangan, kemudian Daffa pun langsung membawa Syifa ke tempat yang sudah disiapkan olehnya.
Sampailah mereka berdua ditempat yang sudah disiapkan oleh Daffa dan Daffa pun minta Syifa untuk tutup mata terlebih dahulu, karena Daffa ingin kasih kejutan untuk Syifa dan Syifa pun langsung turutin kemauan Daffa lagi.
Daffa pun minta karyawan restoran untuk bukain tutupan matanya Syifa, karena Daffa sedang membawa bunga didepan Syifa dan Daffa pun meminta Syifa untuk buka matanya.
__ADS_1
" Daffa...." Syifa yang langsung kaget dengan keberadaan Daffa yang ada didepan dirinya yang sambil membawa bunga yang cantik dan tempat yang sangat romantis.
" Asyifa meldina Puspa, maukah kamu menjadi pacarku???." Daffa yang langsung mengungkapkan perasaannya kepada Syifa dan Syifa pun lagi-lagi Langsung kaget apa yang diucapkan Daffa barusan.
" Daffa, kamu serius...." Syifa yang tidak yakin kalau Daffa mengungkapkan perasaannya kepada dirinya barusan.
" iya Syifa, aku suka sama kamu, sejak kita waktu masa-masa SMP dulu, aku udah mulai suka kamu, waktu kamu menyendiri di sebuah bangku yang dekat pohon besar yang sedang Menggambar, disaat itu aku, mau kenalan sama kamu, tetapi aku binggung harus cara apa untuk minta kenalan sama kamu, terus dengan berjalan waktu, aku mulai tau nama kamu dan ketika aku mau dekatin kamu, aku disuruh pindah sama orangtuaku ke luar negeri ikut mereka pindah kesana, disaat itu aku terpaksa pindah dan ternyata...." Daffa mengatur nafasnya terlebih dahulu.
" ternyata kamu, sekolah yang sama lagi dengan aku dan aku pun langsung niat ingin mengungkapkan perasaanku kepada kamu, ketika aku berjanji untuk memenangkan pertandingan basketku, Alhamdulillah... aku memenangkan pertandingan basketku dan aku langsung mengungkapkan perasaanku, jadi... Asyifa meldina Puspa, maukah kamu jadi pacarku???." Daffa pun sudah menyelesaikan ungkapan perasaannya kepada Syifa pertama kali ketemu Syifa.
" Daffa, sebenarnya aku juga mulai suka sama kamu disaat itu juga, aku melihat kamu ketika lagi bertanding basket tetapi aku sadar, aku tidak pantas untuk dekat sama kamu, karena kamu adalah laki-laki idaman para perempuan yang lainnya, terus aku sering mendengar tentang kamu lewat teman-teman kelasku dan disaat itu aku mulai mundur, apalagi aku mendengar kalau kamu pindah sekolah, disaat itu aku mulai bersyukur kamu pindah, jadi aku tidak akan ketemu kamu lagi tetapi hatiku sedih, kemudian...".
" Kemudian, aku ketemu kamu lagi dengan kejadian yang sama, disaat itu aku senang, kalau kamu sekolahnya bareng aku lagi tetapi aku harus menghindari kamu, biar perasaanku ke kamu tidak muncul lagi tetapi kamu malah terus mengejar aku, jadi aku tidak bisa hindar kamu lagi, Daffa Azhardra, aku mau jadi pacar kamu...." Syifa pun menerima cintanya Daffa dan Daffa pun langsung peluk Syifa, kemudian kasih bunganya tersebut kepada Syifa.
Tiba-tiba Daffa kasih sebuah boneka pasangan yang sangat lucu kepada Syifa dan lagi-lagi Syifa terharu dengan perilaku Daffa yang sangat romantis kepadanya, kemudian mereka berdua pun menikmati makanan yang romantis tersebut yang sambil melihat pemandangan kota Jakarta.
* Terimakasih Daffa, kamu sudah mencintaiku selama ini... batin Syifa yang sangat bahagia dengan perilaku Daffa yang sangat romantis kepadanya.
ini bunganya
ini tempatnya
ini boneka pasangannya.
Sampai jumpa di episode selanjutnya....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌