
Setelah sudah mengungkapkan perasaan Raihan kepada Rafu, Raihan pun terus menatap Rafu tanpa berhenti karena dia tidak percaya kalau dirinya sudah mengatakan perasaannya kepada perempuan yang dia sukai tersebut.
"Raihan... kamu kenapa tatap aku terus sih... emang ada apa di wajahku ini ..." tanya Rafu kepada Raihan yang terus menatapnya tanpa berhenti dan Rafu takut kalau wajahnya ada apa.
" tidak ada apa-apa kok, Rafu sayangku..." godaan Raihan kepada Rafu yang membuat rafu jadi malu dipanggil Rafu sayang dari Raihan tersebut.
" ihh apaan sih kamu nih... gombal bangat ..." kesel Rafu Kepada pacar barunya tersebut yang menggoda dirinya tersebut.
Raihan pun langsung tertawa bahagia karena dia bisa lihat pacarnya tersebut marah terhadap godaan nya tersebut.
"Yaudah yukkk ... kita pulang... gak enak nanti ditungguin keluarga kamu dan keluarga aku di tempat makan." ajak Raihan kepada Rafu untuk segera pulang ke tempat makan tersebut yang ada kelurganya sama keluarga Rafu tersebut.
Mereka berdua pun langsung pulang dari tempat sejarah bagi kehidupan Raihan sama Rafu tersebut dan Raihan pun menggandeng tangannya Rafu dengan begitu erat seperti gak mau melepaskan tangan Rafu tersebut.
sampailah mereka ditempat berkumpulnya keluarga Raihan sama keluarga Rafu tersebut tetapi ketika mereka berdua lihat ke tempat tersebut ternyata tidak ada siapa-siapa dan Raihan sama Rafu pun langsung menuju ke kamar masing-masing tetapi Raihan tidak mau lepaskan tangannya dari Rafu seperti tidak mau dipisahkan oleh Rafu.
" udah yah sampai Raihan, jadi lepas yah tangan kamu dari tanganku ini dan kita berdua harus istirahat karena besok kita harus nemanin kak Adit sama kak Anissa fitting baju setelah itu kita harus pulang karena besoknya kita harus sekolah sebelum minta izin untuk acara kak Adit sama kak Anissa nanti." jelas Rafu kepada Raihan yang dari tadi gak mau lepaskan tangannya itu.
" yah... kenapa harus dilepas sih... baru berapa menit yang lalu aku pegang tangan kamu, sekarang harus lepas tangan kamu dan kenapa gak sekamar aja sama kamu... aku tuh gak mau jauh sama kamu tau..." ucap Raihan yang cukup manjanya kepada Rafu yang tidak mau lepaskan tangannya dari tangan Rafu.
Akhirnya Raihan pun melepaskan tangan Rafu tersebut walaupun tadi cukup banyak dramatis Raihan kepada Rafu untuk mau lepaskan tangannya tersebut yaitu harus memberikan senyuman Rafu yang sangat cantik kepada dirinya.
Pagi yang begitu cerah buat Rafu sama Raihan yaitu mereka berdua sekarang sudah menjadi sepasang kekasih dan Raihan pun langsung menatap Rafu yang sudah ada dimeja makan bersama orang tuanya tersebut, Raihan pun melihat ada bangku kosong disamping Rafu tersebut dan Raihan langsung menduduki bangku kosong Tersebut.
"Assalamualaikum Rafu, pagi sayangnya Raihan..." bisik Raihan ke telinga Rafu dan membuat rafu kaget dengan apa yang Raihan bilang kepada dirinya.
"walaikumsalam Raihan, pacarku yang ganteng..." bisik Rafu kepada telinga Raihan tersebut dan membuat Raihan tersenyum bahagia apa yang Rafu bilang tadi.
__ADS_1
Tiba-tiba Raihan meminta tangan satunya Rafu kebawah meja untuk menggenggam tangan satunya Raihan yang sudah ada dibawah meja tersebut dan Rafu pun mengiyakan aja tawaran Raihan tersebut karena kalau tidak dituruti ada aja dramanya Raihan yang akan membuat mereka semua heboh.
Raihan pun cukup senang karena Rafu mengiyakan ajakan Raihan yang meminta tangan satunya Rafu untuk menggenggam tangan satunya Raihan tersebut dan Tiba-tiba tak sengaja dilihat oleh kak Adit yang sedang melewati bangku Rafu dan Raihan tetapi bukannya dilepas malah masih ada digenggam dengan erat oleh Raihan tersebut.
Sudah saatnya lah mereka berdua memberikan tahu kepada orang tua Raihan sama orang tuanya Rafu tentang hubungan mereka berdua tersebut dan Raihan pun menatap Rafu yang ada disampingnya tersebut, kemudian Rafu mengiyakan ajakan Raihan yang ingin memberi tahu kepada orang tua mereka berdua tentang hubungan mereka berdua.
"Ayah... bunda... om... Tante dan semuanya disini, Raihan ingin kasih tau hal sesuatu kepada kalian semuanya yaitu.... aku... sama... Rafu... sudah menjadi sepasang kekasih."
kata Raihan kepada mereka semua yang ada disana pada kaget dengan pernyataan Raihan tersebut tentang hubungannya dengan Rafu tersebut dan membuat kak Aiman patah hati karena sudah diduluankan oleh Raihan untuk mengungkapkan perasaan Raihan kepada Rafu tersebut.
Dengan senang hati kak Aiman pun mengikhlaskan cintanya kepada Rafu untuk dihilangkan dari hatinya tersebut dengan alasan Rafu harus bahagia bersama Raihan dan Kak aiman pun menatap kearah kak Adit dengan senyuman yang menyatakan kalau dirinya tidak apa-apa dengan pernyataan Raihan tersebut.
" Wahh... ayah senang bangat nih dengan pernyataan kamu tersebut dan inilah yang ayah tunggu-tunggu sama pak Triyanto dari dulu karena ayah sama pak Triyanto juga berencana ingin menjodohkan kalian berdua tetapi kalian berdua kayanya sudah tidak sabar untuk mengungkapkan perasaan kalian berdua satu sama lain ... ayah akan tunggu kamu Raihan untuk lamar Rafu tetapi jangan lama-lama..." jelas ayah nya kepada Raihan dengan pernyataan raihan tersebut membuat dirinya bahagia dan meminta Raihan segera lamar Rafu menjadi calon istrinya tersebut.
" Raihan... sudah bilang sama Rafu kalau Raihan akan melamar Rafu dihari ulang tahunnya dan Rafu pun mengiyakan ajakan raihan." jawaban Raihan dari pertanyaan ayahnya tentang lamar Rafu tersebut.
Raihan pun sudah tau tentang hal impian Rafu tersebut yang ingin dilamar dihari ulang tahunnya tersebut karena Raihan pernah tidak sengaja membaca buku diary Rafu yang waktu Raihan main kerumah Rafu pas orang tua Rafu dan orang tuanya ke Malaysia.
Pak Triyanto pun sangat senang melihat wajah anak perempuan satu-satunya itu bahagia bangat dengan bersama anaknya pak Ahmad tersebut dan Pak Ahmad pun juga senang atas hubungan Raihan dengan anak pak Triyanto, jadi pak Triyanto sama pak Ahmad pun tidak cape-cape menjodohkan anaknya tersebut secara paksa.
*alhamdulillah jawabku yang ditunggu-tunggu kan diwujudkan dihari ini pas bangat hari bahagia nya Adit sama Anissa dan sekarang saya dapat calon menantu lagi dari Raihan ... terima kasih ya Allah atas kebahagiaan hari ini, batin ayah Ahmad yang melihat dua penerus nya sudah memiliki pasangan masing-masing dengan penuh bahagia.
Mereka semua melanjutkan makan yang tadi tertunda dengan pernyataan Raihan tersebut dan mereka semua pun terlihat cukup bahagia dengan hari ini karena hari ini adalah hari kebahagiaan kak Adit sama kak Anissa dan Raihan sama Rafu.
" oiya ayah... bunda... om... Tante dan semuanya, Raihan sama Rafu habis selesai acara fitting baju kak Adit sama kak Anissa ... Raihan dan Rafu harus pulang karena besok Raihan dan Rafu harus sekolah dengan masih banyak kegiatan yang harus kami berdua selesaikan sebelum acara pernikahan kak Adit sama kak Anissa dilaksanakan." jelas Raihan yang minta izin kepada mereka semua, habis selesai fitting baju kak Adit sama kak Anissa untuk mereka berdua harus pulang dengan banyaknya kegiatan disekolah bukan untuk hal lainnya.
" yaudah kalau gitu bareng om sama Tante yah, nak Raihan... soal om sama Tante juga harus pulang ke Jakarta untuk kelarin tugas om sama Tante yang tertunda pas acara lamaran nak Adit ." sambung pak Triyanto yang juga minta izin habis fitting bajunya kak Adit sama kak Anissa untuk pulang ke Jakarta dengan tugas yang tertunda pas nemanin Adit yang ingin lamar kekasih tersebut.
__ADS_1
" yaudah gak apa-apa Raihan sama kamu, try." jawab pak Ahmad kepada anaknya dan sahabat nya yang ingin pulang ke Jakarta dengan urusan masing-masing.
Selesainya sarapan pagi, mereka semua langsung menuju butik istrinya tersebut yang ada di Bandung juga dan merupakan desainer juga, ia bener bangat yaitu bunda Dina sudah mempersiapkan baju pengantin buat Adit dan calon menantunya tersebut sama yang lainnya pun sudah disiapkan oleh bunda Dina tinggal mereka semua mencobakan bajunya Tersebut sebelum acara pernikahan Adit sama calon menantunya dilaksanakan.
Setelah mereka sampai di butik bunda Dina dan sudah pada cobakan bajunya satu-persatu sama dengan pengantin nya pun sudah mencobakan bajunya tersebut dan selera mereka berdua sama kaya bunda Dina jadi tidak ada masalah dengan warna nya dan modelnya Tersebut yang akan mereka berdua kenakan diacara penting tersebut.
pada akhirnya mereka berdua pun sudah selesai dengan persiapan pernikahan nya tersebut tanpa berdebat karena kak Adit mengikuti kata calon istrinya aja apa yang diinginkan sama seperti makanan apa yang harus ada diacara pernikahan tersebut, sovenirnya pun juga kak Adit serahkan keakda calon istrinya juga dan semua urusan persiapan pernikahan mereka berdua pun diserahkan langsung sama calon istri nya dan kak Adit tinggal jadinya aja tanpa dibawa ribet karena dia cuma ingin cepat-cepat selesai persiapan pernikahan tersebut.
Raihan, Rafu sama orang tua nya Rafu pun langsung pamit pulang ke Jakarta untuk melakukan urusan nya masing-masing yang harus diselesaikan sebelum acara pernikahan kak Adit sama kak Anissa dilaksanakan.
* senangnya diriku ini yang bisa pulang bareng sama calon mertua dan pacarku yang paling cantik yaitu Rafu Aryani Putri Yang akan menjadi calon istriku nanti, batin Raihan yang sudah masuk kedalam mobil mertuanya tersebut yang disopirin oleh pak joko, sedangkan bibi Ijah suruh dibandung aja untuk bantu-bantu keluarga pak Ahmad tersebut dan mereka semua naik mobil pribadinya pak Ahmad yang ternyata divilla ya ada mobil milik pak Ahmad, karena pak Ahmad sering ke villanya bersama bunda Dina kalau mereka berada didaerah bandung.
pakaian Raihan pas pulang ke Jakarta
Pakain Rafu pas pulang ke Jakarta
sampai jumpa diceritaku selanjutnya π€π€π€
like ceritaku yah kalau kalian suka gaesπππππ
share ke teman-teman juga yah gaes π€ππππ
vote juga jangan lupa gaesπ€ππππ
__ADS_1