
Setelah kemarin acara ulang tahun kak Alvino, kak Alvino pun langsung siap-siap buat lamar ke rumahnya Dr. Rara yang akan diadakan besok makanya hari ini kelurganya kak Alvino sibuk buat beli serahannya nanti yang akan dibawa ke rumah Dr. Rara.
Jadi waktu kak Alvino ke Jepang dan Alhamdulillahnya kak Alvino punya teman di Singapura jadi dia disuruh main kesana bersama teman-temannya tersebut jadi mumpu di Singapura, kak Alvino mampir ke rumah sakit yang ada ayahnya Dr. Rara terus yang buat kak Alvino bersyukur adalah rumah sakit tersebut Ternyata kerjasama dengan pihak kampus dirinya jadi kak Alvino bisa buat alasan untuk ke rumah sakit.
Sebenarnya waktu itu kak Alvino pernah ditolak sama ayahnya Dr. Rara karena kerjanya tersebut tetapi lama-kelamaan ayahnya Dr. Rara bisa menerima kak Alvino menjadi menantunya nanti, pokok nya perjuangan kak Alvino ngambil hatinya ayahnya Dr. Rara butuh waktu yang lama ataupun butuh menyakinkan cukup lama juga jadi kak Alvino gak mau lama-lama menunda untuk rencana nikahi Dr. Rara dan gak mau perjuangannya sia-sia yang telah susah payahnya ambil hati ayahnya Dr. Rara.
Begitulah perjuangan cintanya kak Alvino kepada Dr. Rara dan kak Alvino juga gak mau perjuangannya sia-sia jadi langsung lamar Dr. Rara lalu nikahi Dr. Rara kemudian ajak Dr. Rara ke Jepang untuk minta izin sebulan, Alhamdulillahnya di izinin sama ayah Ahmad untuk membawa Dr. Rara ke Jepang selama sebulan jadi anggap aja bulan madu.
Akhirnya semua persiapan lamaran Kak Alvino pun sudah siap dan tinggal nungguin harinya tersebut, kemudian Kak Alvino langsung istirahat untuk besok yang akan melamar kekasihnya tersebut yang sudah cukup lama nungguin dirinya pulang ke Indonesia.
"mama, udah siap semuanya kan dan tinggal besok dibawa...." Kak Alvino yang menanyakan ke mamanya tersebut mengenai persiapan lamarannya tersebut.
"Alhamdulillah sayang, udah siap semuanya kok dan kamu istirahat Sono, biar nanti pagi langsung fresh wajah kamu ..." perintah mama kak Alvino yang minta kak Alvino segara Istirahat biar nanti pagi wajahnya cerah.
Pagi yang cukup cerah, akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba juga dan kak Alvino pun langsung siap-siap untuk menuju ke tempat lamarannya tersebut, ternyata kak Alvino minta restoran Raihan untuk tutup dulu jadi kak Alvino menyewa restoran Raihan untuk hari ini sampai sore, raihan pun sangat senang pas kak Alvino minta restorannya untuk acara lamaran kak Alvino.
"Han, makasih yah... restoran kamu udah mau disewakan untuk acara lamaran aku sama Rara...." Ucap kak Alvino kepada Raihan yang telah mau menyewakan restorannya tersebut.
"Santai aja kak Alvino sama saya mah, malahan saya senang bangat tempat restoran saya jadi tempat sejarah buat kak Alvino sama Dr. Rara ...." Raihan yang malahan senang kalau tempat restorannya bisa buat acara pentingnya kak Alvino Dengan Dr. Rara.
Jadi Raihan sama Rafu sebagai keluarga dari laki-lakinya sama fia dan Dikta juga sedangkan Raka sama Aulia sebagai keluarga perempuan yang sudah ada ditempat restorannya Raihan tersebut
Mereka pun langsung pergi menuju ke tempat lamarannya tersebut dengan beberapa mobil yang mau nemanin dirinya lamaran ke restoran Raihan tersebut.
"Aku tau kak Alvino Tegang kan, sama aku dulu tegang seperti kak tetapi bedanya tuh kalau kak takut salah bicara nanti didepan calon mertua sama calon istrinya nanti, hehe...." Fia yang meledek kak Alvino tetapi itu juga bisa membuat tegangnya kak alvino tidak tegang lagi.
__ADS_1
"diam kamu, bukannya kasih semangat kakaknya, ini malahan ledekin kakaknya..." Kak Alvino yang kesel sama adiknya bukannya kasih semangat malah ledekin dirinya.
Akhirnya mereka pun sampai ditempat lamarannya, Kemudian kak Alvino sama keluarga besarnya pun turun dari mobil lalu disambut sama keluarga besarnya Dr. Rara dan mereka pun duduk yang sudah disiapkan oleh panitianya tersebut.
"Baik, kak Alvino tunggu sebentar yah... aku panggil dulu Dr. Rara nya..." Minta izin ke kak Alvino buat panggil calon istrinya tersebut buat menemui calon suaminya.
"Oiya saya lupa, Dr. Rara minta tebak-tebakan sama kak Alvino dulu kalau bisa, nanti Dr. Rara akan keluar dari sembunyiannya...." Kata pembawa acaranya tersebut yang dibisikkan sama panitianya kalau calon istrinya minta main tebak-tebakan.
"Baiklah saya akan ikut syarat dari calon istri saya..." Kata kak Alvino yang mengiyakan permintaan Dr. Rara yang minta main tebak-tebakan.
Mulailah permainan tebak-tebakan yang dimulai dari pembawa acaranya tersebut lalu datanglah kado yang besar dan itu ada tiga kado besar terus kak Alvino harus milih diantara tiga kado tersebut karena diantara tersebut ada Dr. Rara jadi kak Alvino harus pilih dengan bener.
"Baik, kak Alvino udah jelas kan apa yang saya jelaskan tadi kalau udah jelas, tolong pilih nomer berapa yang akan kak Alvino pilih..." Mempersilahkan kak Alvino untuk pilih diantara tiga kado tersebut.
"Udah yakin kak Alvino pilih nomer dua, kalau udah yakin, saya akan buka nomer yang tidak dipilih sama kak Alvino..." Tanya lagi dari pembawa acaranya kepada Kak Alvino tentang pilihannya tersebut.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya yakin itu calon istri saya..." Kak Alvino yang udah yakin kalau itu Calon istrinya tersebut.
Bukalah nomer yang tidak dipilih dari nomer satu terus dibuka ternyata isinya Rafu terus nomer tiga isinya pun adalah Aulia dan saatnya buka nomer yang dipilih, ternyata isinya adalah adiknya Dr. Rara yaitu Rania, dia juga seorang dokter tetapi dirinya dokter Anak dan dia akan pindah di rumah sakit milik pak Ahmad bareng kakaknya jadi lagi anuin prosedur dari rumah sakit yang lama untuk pindah ke Jakarta.
"Terus mana calon istrinya...." Kak Alvino yang binggung keberadaan calon istrinya ada dimana dan pembawa acaranya pun sampa gemes sama tingkah kak Alvino yang tidak sabaran ingin ketemu Dr. Rara lalu pembawa acaranya pun panggil nama Dr. Rara.
Lalu datanglah Dr. Rara bersama Rafu dan Fia yang lagi jalan menuju ke tempatnya Kak Alvino bersama orangtuanya dan mertuanya tersebut.
"Wahh, cantik bangat yah, kak Alvino... calon istrinya..." pembawa acaranya yang menanyakan ke kak Alvino tentang kecantikan Dr. Rara yang bikin semuanya terpesona Kepadanya.
__ADS_1
" Iya, cantik bangat... calon istri saya.." Kak Alvino yang tersenyum sama terpesona dengan cantiknya Dr. Rara tersebut.
Duduklah Dr. Rara bersama kedua orangtuanya tersebut dan tiba-tiba Ada yang bilang ke dirinya kalau dirinya cantik bangat hari ini, bener bangat yaitu kak Alvino yang tiba-tiba bilang ke Dirinya pas mau duduk bersama orangtuanya tetapi sama Dr. Rara pun disenyumin kearah kak Alvino.
"Baiklah, silahkan Kak Alvino yang ingin dibicarakan ke keluarga besarnya Dr. Rara tentang niat baiknya hari ini...." pembawa acaranya yang mempersilahkan kak Alvino untuk bicara ke depan orangtuanya Dr. rara.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya... Alvino Aldiandra ingin mengajak anak putri pertama pak yaitu Rarandira Dewi untuk jadi calon istri saya dan saya akan menjaga anak pertama pak dengan baik, terus buat anak pak bahagia bersama saya dan selalu melindungi anak pak tersebut, jadi izinkan saya untuk bisa ambil anak pak tersebut untuk berada disamping saya selama-lamanya..." niat baik dari Kak Alvino yang bicara langsung didepan orang taunya Dr. Rara tersebut.
"Baik nak Alvino, pak mempersilahkan kepada anak pertama pak untuk menjawab pertanyaan kamu tersebut jadi silahkan nak, kamu jawab niat baik dari nak Alvino.." Paknya Dr. Rara yang mempersilahkan anaknya untuk menjawab niat baik dari kak Alvino tersebut.
" bismillahirrahmanirrahim, saya ... Rarandira Dewi, menerima niat baik dari Alvino Aldiandra sebagai calon suami saya sampai maut memisahkan dan semoga kita bisa lewatkan rintangan secara bersama-sama yah mas Alvino terus saya juga udah berdoa setiap malam untuk menjawab ini dengan mantap dan Alhamdulillah Allah memberikan jawaban yang sama yaitu menerima lamaran mas Alvino, bismillah yah mas Alvino kita lewatkan bareng-bareng yah..." kata Dr. Rara yang menerima lamaran kak Alvino tersebut dan kak Alvino pun langsung mengeluarkan air mata bahagianya sama kaya Dr. Rara juga dan kak Alvino pun langsung kasih bunganya ke tangannya Dr. Rara.
Lalu sesama orang tua pun sama-sama kasih serahannya yang sudah disiapkan yaitu orang tuanya kak Alvino kasih sebuah Tas sama sepatu yang warnanya sama jadi sesuai permintaan Dr. Rara sedangkan orangtuanya Dr. Rara yang kasih sebuah sepatu laki-laki yang dibuat dari kulit kemudian Mamanya kak Alvino kasih cincinya ke jari Dr. Rara sama kasih kalung dari mamanya kak Alvino yang menandakan kalau Dr. Rara udah jadi menantunya.
Akhirnya acara lamarannya pun selesai, kemudian mereka semua pun makan yang udah dihidangkan sama Raihan tersebut Sesuai permintaan siap makanan apa yang diinginkan oleh mereka berdua.
*Alhamdulillah acara lamarannya pun selesai dan tinggal acara pernikahan yang dihitung berapa hari lagi, semoga acaranya lancar juga, amiin Ya Allah..., batin kak Alvino yang senang acara lamarannya lancar kemudian kak Alvino pun tersenyum kearah Dr. Rara yang ada disampingnya tersebut.
Sampai jumpa di episode selanjutnya.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1