Salahkah Menjadi Janda

Salahkah Menjadi Janda
Menghilangnya Vita


__ADS_3

Melihat interaksi antara Vita dan Louis yang sangat romantis, membuat Nindi ikut merasa senang dan juga merindukan Nando. Dia juga menginginkan diperlakukan seperti itu juga.


"Tuan, jangan membuatku menginginkan nya juga. Karena nanti akan repot" protes Nindi pada Louis.


Louis tidak mengindahkan ucapan Nindi yang protes padanya. Nindi mencebikkan bibirnya melihat tingkah Louis yang sengaja membuat Nindi merasa cemburu dan akhirnya pergi tanpa pamit.


Apa lagi Nindi berjalan sambil menggerutu tidak jelas, membuat Louis tertawa terbahak-bahak hingga memegangi perutnya yang terasa kram karena menertawakan tingkahnya Nindi yang sudah misuh-misuh.


"Dad, iseng banget sih" ucap Vita sambil beranjak dari duduknya.


"Habisnya dia itu lucu, apa lagi wajahnya yang sedang marah dan bibirnya sedang bergerak-gerak seperti sedang membaca mantra" jelas Louis masih terbahak-bahak.


Louis tidak menyadari jika Vita sudah tidak ada lagi. Louis pergi mencari istrinya yang pergi entah kemana, dia masuk kedalam ruangan bermain anak-anak pun tidak ada.


"Kemana perginya? Cepet banget" gumam Louis sambil melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Ternyata didalam kamar juga tidak ada, Louis semakin panik mencari istrinya yang pergi entah kemana. Sudah dicari kemana-mana tidak bisa ketemu juga. Akhirnya Louis memutuskan untuk keruang kerja saja, dia ingin mengecek iPad nya. Biasanya jam-jam seperti ini akan ada email yang masuk dari asisten pribadinya selain Nando.


.


Jika Louis sedang ketar ketir mencari Vita yang entah kemana. Berbeda dengan Nando yang dibuat pusing akan sikap bumil satu ini, sejak beberapa menit yang lalu datang langsung menangis histeris hingga sekarang.


Nando tidak tau apa yang terjadi dengan istrinya, datang-datang sudah nangis. Lalu tidak bisa didiamkan juga, hingga lelah sendiri menangisnya lalu tertidur lelap disofa ruangan kerja Nando saat ini.


"Sebenarnya apa yang terjadi padanya? Kenapa datang-datang menangis dan tidak mau berhenti menangis? Dan ajaibnya sekarang tertidur sangat lelap" gumam Nando melihat wajah Nindi yang habis menangis.


Setelah bergumam sambil menatap istrinya yang sedang tertidur lelap, Nando langsung melanjutkan pekerjaan nya kembali. Dia ingin segera menyelesaikan pekerjaan nya, supaya pas Nindi bangun Nando hanya akan menemani Nindi yang sangat manja dan juga sering menangis.


Nando sampai sekarang masih bingung dengan gender anak-anak nya, karena setiap USG tidak pernah mau memperlihatkan nya. Jadi apa pun gender mereka Nando sangat antusias menyambut kehadiran baby twins mereka berdua.


.

__ADS_1


Nando masih terheran-heran jika melihat sikap dan sifat Nindi setelah hamil. Berbeda dengan Rudi yang sedang disibukkan dengan pekerjaan nya yang sangat menumpuk itu.


Semenjak mendapatkan kontrak kerjasama dengan Pratama group. Tidak lama kemudian perwakilan dari EDC.CORP juga datang untuk meminta dikirim barang yang sama dengan Pratama group. Dan dengan jumblah yang tidak sedikit itu, tapi Rudi berusaha memberikan yang terbaik sesuai standarnya.


Tapi jika permintaan sebanyak itu, maka Rudi akan menghentikan dulu pasokan pada perusahaan lain. Karena Rudi tidak mau pelanggannya kecewa karena kualitasnya menurun. Jadi Rudi merasa ini akan membuatnya kualahan, memenuhi permintaan.


Rudi sekarang sudah menjalin kerjasama dengan tiga perusahaan sekaligus, sebenarnya lebih dari itu. Tapi Rudi menolaknya, karena sejak awal dia inginkan kualitas produknya nomor satu. Dia tidak mau ada komplain dari kliennya.


Hingga Rudi tidak pernah pulang kerumah, sampai-sampai Sofia selalu marah-marah tidak jelas. Yang jadi sasaran nya adalah para pelayan yang ada dirumah. Karena sudah berhari-hari tidak kunjung pulang juga.


Sofia benar-benar sangat marah dan merasa dipermainkan oleh Rudi. Disaat dia ingin berbicara empat mata dengan Rudi, tapi Rudi sama sekali tidak bergeming sama sekali.


Rudi sudah mengetahui jika Sofia sedang ada dirumahnya sekarang, makanya Rudi tidak mau pulang kerumahnya. Karena dia tidak mau berurusan lagi dengan Sofia, Makanya disaat Sofia sedang tidak ada didalam kamarnya salah satu pelayan bertugas mengambil pakaian Rudi supaya dikirimkan keperusahaan saja.


Ternyata Sofia tidak menyadari jika sebagian pakaiannya sudah tidak ada didalam lemari. Sofia juga selalu melakukan apapun yang dia inginkan, seperti mengajak teman-temannya berkumpul dirumah dan mengadakan pesta.


Bahkan tidak hanya teman perempuan saja, laki-laki juga ada. Bahkan cara mereka berpakaian juga sangat minim. Pada saat seperti itu pelayan yang sudah lama bekerja disitu melaporkan kejadian yang sedang terjadi dirumahnya.


Tapi Rudi tidak mau gegabah, dia lebih suka memanggil pihak berwajib saja untuk menyelesaikan masalah yang ada dirumahnya.


.


Jika Rudi sedang mengatasi masalahnya dengan Sofia, bahkan sampai melibatkan pihak berwajib untuk mengurusnya. Berbeda dengan Louis dibuat terheran-heran dengan kepergian istrinya yang sangat cepat. Hingga Louis selesai mengerjakan pekerjaan nya dari jarak jauh, Louis memang lebih suka melakukannya dirumah dari pada langsung diperusahaan nya sendiri.


Sebenarnya Vita sedang berada didalam ruangan gym, Vita memang selalu melakukan rutinitas itu setiap hari. Mau itu ada waktunya kapan, itulah yang Vita gunakan. Vita benar-benar menjaga pola hidup sehat dan juga selalu rutin buat olahraga dan juga senam.


Setelah selesai Vita menggunakan gamis dan juga hijabnya, lalu melangkahkan kakinya menuju kamar utama. Dia sudah ingin segera mandi, karena badannya sudah dipenuhi dengan keringat. Vita merasa sangat tidak nyaman, badannya sudah lengket dan bau juga.


Disaat bersamaan, Vita dan Louis menuju tempat yang sama. Yaitu kamar mereka, Louis yang baru menyadari jika Vita sedang menuju kamarnya langsung saja Louis mengejarnya.


"Honey, kenapa dengan nafas kamu? Kenapa terdengar ngos-ngosan seperti habis lari marathon saja" tanya Louis sambil memperhatikannya.

__ADS_1


"Aku memang habis lari Dad" jawab Vita sambil tersenyum dan melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


"Habis lari? Lari dimana, apakah dia benar-benar habis berlari" gumamnya sambil mengikuti langkah kaki Vita menuju kamarnya.


"Ya Ampun honey, jadi benar kamu habis lari? Jadi sejak tadi kamu ada diruang gym?" tanya Louis memastikan.


"Iya, apa Daddy tidak melihat pakaian yang aku gunakan seperti apa? Dan lihat keringat ku masih bercucuran bukan?" tanya Vita sambil memperlihatkan keringatnya yang masih bercucuran dilehernya hingga kebawah.


"Honey, boleh aku meminta hak ku sekarang? Melihatmu seperti ini sangat lah sexy sekali, tapi jika kamu masih belum siap juga tidak apa-apa. Aku akan menahannya" ucap Louis sambil memperhatikannya bahwa dia memang sudah sangat bergairah.


Pada saat Louis ingin melangkahkan kakinya meninggalkan Vita yang hanya diam, tangannya langsung ditarik untuk kembali oleh Vita. Lalu Vita membisikan sesuatu pada telinga Louis.


"Aku akan membersihkan diriku dulu, supaya suamiku semakin betah menikmatinya" ucap Vita sambil berlari menuju kamar mandi.


Lalu dia menutup pintunya, tapi dia lupa mengunci pintunya. Alhasil Louis menyusulnya Dan....


.


.


.


Nungguin ya....


Maaf jika masih ada typo.


Othor tidak pernah bosan buat mengingatkan supaya selalu tinggalkan jejak kalian, seperti like, komen, vote dan hadiahnya..


juga subscribe dan ulasannya


thank you all🤗

__ADS_1


__ADS_2