Savage Girlfriend

Savage Girlfriend
PROLOG


__ADS_3

Hari minggu, hari yang paling di sukai kebanyakan orang orang. Bagaimana tidak, di hari minggu orang bebas molor sampai jam dia belas siang juga tidak apa apa. Begitu pula dengan gadis berusia tujuh belas tahun itu. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan pagi, sedangkan ia masih menikmati mimpi indahnya itu. Gadis itu adalah Allena Cahyara Arijaya yang biasa di panggil dengan nama Alle. Cucu tunggal dari Agus Arijaya dan Susita Arijaya. Sedangkan kedua orang tua Alle sudah meninggal sejak usianya masih delapan tahun.


Alle mengerjapkan matanya dan mulai mengumpulkan nyawa dan penglihatannya. Sayup-sayup terdengar suara kucing di sampingnya. Alle memiliki kucing bernama Leon. Bulunya kuning seperti singa. Suara Leon membuat Alle ingin lebih malas bangun dari tempat tidurnya. Alle tersenyum melihat Leon sambil mengelus elus kepala kucing itu.


Meong... Meong... Meong....


Alle bangkit dari tempat tidur miliknya dan mengambil handuknya untuk mandi. Setelah mandi, Alle memakai pakaian santainya lalu bergegas ke ruang makan untuk sarapan. cacing di perutnya sudah meronta ronta ingin di isi.


***


Setelah sarapan, ia pergi ke taman belakang mansion nya dan menemukan neneknya di sana yang menyiram tanaman. Neneknya yang bernama Susita Arijaya istri dari Agus Arijaya. Perempuan yang berusia hampir tujuh puluh tahun itu menjadi tempat bersandar setelah kedua orang tua Alle meninggal dan pergi untuk selamanya.


Alle menghampiri Susi yang sedang menyiram bunga mawar putih kesayangan Susi. Susi sangat suka menjaga tanaman seperti Susi menjaga cucunya sendiri. Susi melihat ke arah Alle dan tersenyum memperlihatkan keriputnya.


"Kamu udah sarapan sayang?" Tanya Susi dengan senyuman khas miliknya.


"Sudah kok nek. " Jawab Alle dengan senyuman miliknya.


"Oh iya, kakek di mana nek? Ini kan hari minggu, kok gak keliatan? " Tanya Alle yang mencari keberadaan kakeknya.


"Lagi jogging sama tetangga, memangnya kamu rindu kakek? " Alle mengangguk.

__ADS_1


"Sama nenek gak rindu ya? " Tanya Susi pura pura merajuk seperti anak kecil.


"Alle kenapa harus rindu sama nenek, kan nenek udah di depan Alle." Ucap Alle sambil memeluk Susi. Susi yang mendengarnya pun tersenyum.


Alle melepaskan pelukannya dari tubuh neneknya beralih melihat bunga yang di siram Susi. Sungguh bunga yang nyaman di pandang.


"Apakah kau sudah mempersiapkan kebutuhan sekolah barumu?" Tanya Susi.


Alle mengangguk, "Sudah kok nek, tapi gak papa kan kalau aku dandan kayak orang biasa?" Tanya Alle meminta pendapat neneknya.


"Lah, gak mau jadi badgirl lagi? " Tanya Susi balik. Alle mengangguk mengiyakan.


Sebenarnya, Alle pindah sekolah karena Alle hampir membunuh anggota OSIS di sekolahnya ralat sekolah lamanya. Ada alasan Alle membunuh siswa anggota OSIS itu. Alle pun di keluarkan dari SMA itu.


Mereka masuk ke dalam mansion setelah selesai menyiram tanaman di taman belakang. Susi masuk ke kamarnya, sedangkan Alle menonton film kesukannya. Alle suka menonton film bergenre aksi atau laga. Alle juga pandai beladiri, ia belajar beladiri dari film yang di tonton nya.


Tidak lama kemudian, Agus sang kakek pulang dari olahraga paginya itu. Alle sangat serius menonton film kesukannya itu, sampai tidak menyadari Agus yang sudah di belakangnya. Sedangkan sang kakek siap siap untuk membuat Alle jantungan tanpa sepengetahuan Alle.


Dorr....


"Astagfirullah!" Ucap Alle sembari memegang dadanya yang hampir jantungan karena ulah kakeknya yang kekanak kanakan itu.

__ADS_1


"Kakek kenapa sih suka kaget Alle? Kayak anak kecil aja. Untung Alle gak punya riwayat penyakit jantung. Emangnya kakek suka kalo Alle punya riwayat sakit jantung? " Kata Alle sambil melotot kan matanya, sedangkan Agus hanya terkekeh.


"Kakek cuma becanda, kamu itu serius sekali nonton film nya. Sampai kakek cuma dianggap hantu numpang lewat! " sekarang Agus yang melotot kan matanya kepada Alle, lalu Agus pura pura merajuk. Sedangkan Alle hanya cengengesan.


"Hehe, film nya seru kek. Yuk nonton!" Ajak Alle kepada Agus. Alle belum menyadari kalau kakeknya belum mandi.


"Kakek mau mandi dulu, oh iya nenek mana?'' Tanya Agus yang sedang celingak celinguk mencari keberadaan Susi.


" Di kamar." Ucap Alle singkat tanpa menoleh ke arah Agus dan serius lagi menonton film kesukannya itu. Sedangkan Agus yang melihat nya hanya menggelengkan kepalanya.


Agus segera pergi dari ruang tamu itu, daripada menjadi nyamuk antara Alle dan film-nya.



Allena Cahyara Arijaya, si gadis mantan Badgirl di sekolah lamanya.


To Be Continue.


Mohon maaf bila banyak typo. Author masih pemula, jadi maklumi aja yah para readers ku.


Jangan lupa like, vote and komen guys.... ❤

__ADS_1


__ADS_2