Savage Girlfriend

Savage Girlfriend
BAB 10 - CURAHAN HATI


__ADS_3

Alle dan Citra tidak peduli dan mengabaikan para hidung belang yang menggoda mereka berdua. Alle dan Citra berjalan ke arah Geng BADALYKAS, Alle tersenyum smirk saat melihat Dion bersama Meysa.


Para anak inti BADALYKAS pun melihat ke arah Queen racing, Angga menyenggol tubuh Dion yang mengisyaratkan 'Queen racing menghampirimu'.


"Hai Jen, lama gak bertemu, " Ucap Alle pada Jenry. Alle akan berpura pura sebagai Ara nantinya.


"Hai juga Ra, kapan lo pulang? " Tanya Jenry. Mereka bingung melihat kedekatan Jenry dengan Queen racing itu kecuali Citra.


"Kemarin, " Sahut Alle singkat. Lalu berjalan lagi menuju mobil mewah yang berada di ujung.


"Hai Cit, " sapa Jenry sambil tersenyum.


"Hm, " Sahut Citra singkat sambil mengikuti Alle dari belakang.


"Dasar princess kutub! " Umpat Jenry. Yang lain pada penasaran di buat Jenry, karena Jenry terlihat akrab dengan para Queen racing itu.


"Jen , kok lo akrab banget sih sama tu Queen? " Tanya Gio.


"Mantan tetangga, " Sahut Jenry Singkat.


Sedangkan Dion dan Meysa sibuk dengan dunianya. Angga yang melihat itu merasa sangat benci kepada Meysa.


"Yon, kok lo gak bawa pacar yang culun itu? " Tanya Angga tiba-tiba.


"Bukan disini dunianya, " Jawab Dion, sedangkan Meysa mengumpat di dalam hati karena membicarakan Alle.


"Alle udah di sini kok yon, lo nya aja yang nggak tahu kalo dia itu Queen racing. " Batin Jenry.


*


Mobil Alle dan Dion sudah bersiap siap untuk melintasi jalan. Alle sudah menyusun strategi untuk mengalahkan pacar satu bulannya ini.


Begitu juga dengan Dion, ia juga sudah bersiap siap untuk mengalahkan perempuan misterius di sebelah mobilnya ini. Walaupun ia tidak tahu kalau perempuan misterius itu adalah Alle.


Alle sudah menyiapkan dan menyusun strateginya. Begitu juga dengan halnya Dion. Perempuan seksi yang berada di depan mobil mereka sudah memberikan aba aba. Alle dan Dion langsung melesatkan kecepatan mobil mereka berdua.


Saat ini yang memimpin adalah Dion, Alle sudah menduga itu. Sekarang Alle tinggal menunggu Dion lengah dulu agar ia bisa menyalip mobil Dion.


Alle sudah bersiap siap untuk menyalip mobil kekasihnya itu, setelah sudah melewati tikungan Alle langsung mendahului mobil Dion. Alle tersenyum smirk yang sudah berhasil memperdayai Dion.

__ADS_1


Dion yang melihatnya terkejut dan mengumpat, "Shit.. ". Dion memukul stirnya dan berusaha mengejar Kecepatan Alle.


Akhirnya, Alle sudah melewati Finish dari balapan liar tersebut. Ia tersenyum penuh kemenangan. Alle melihat mobil Dion yang berada di belakangnya.


Alle keluar dari mobil super mewahnya itu dan menghampiri Dion. Alle menyandarkan tubuhnya di mobil milik Dion yang tidak kalah mewahnya seperti mobil miliknya.


Dion keluar dari mobilnya dan melihat Alle yang sudah menyandarkan tubuhnya di mobilnya. Dion langsung melempar kunci mobil itu ke arah Alle. Sontak Alle pun menangkapnya.


Citra, Meysa, dan Sahabat Dion pun menghampiri mereka.


"Selamat Ra, " Ucap Citra sambil tersenyum. Alle dan Citra bertos tosan, Jenry yang melihatnya sudah terbiasa.


"Thanks cit, " Sahut Alle. Alle melihat Jenry sedang berbincang bincang dengan yang lainnya.


"Hey, yuk ganggu Jenry! " Ajak Alle, Citra mengangguk. Mereka pun berjalan melangkah ke arah Jenry berada.


*


Keesokan harinya....


Alle sudah berada di mansion kakek dan neneknya. Alle sedang bermain bersama Leon.


Alle mulai bersiap siap untuk pergi ke danau rahasianya. Ia memakai celana jeans dan kaus berwarna krim. Alle memoles kan bedak tipisnya.


Setelah selesai ia mulai turun dan ke kamar kakek dan neneknya. Ia mengetuk pintu kamar itu .


Tok.. tok...


"Masuklah! " Sahut neneknya dari dalam.


Alle melebarkan pintu lalu masuk ke kamar neneknya itu.


"Nek, Alle pergi ke danau rahasia dulu ya. Mau nenangin pikiran, " Ujar Alle.


Susi tersenyum, "Iya. Dasar anak remaja! "


*


Alle langsung menaiki mobilnya dan melaju ke tempat danau rahasianya itu. Jalan dari mansion ke danau itu sekitar dua belas kilometer.

__ADS_1


Setelah sampai di tempat tujuannya, Alle langsung keluar dari mobilnya dan berjalan menuju danau itu.


Alle duduk di tepi danau itu sambil memainkan air danau itu.


Danau yang luasnya setengah lapangan bola di sekolahnya dan airnya juga tidak terlalu keruh. Dikelilingi pohon pohon yang rimbun, membuat danau itu serasa sejuk dan adem.


"Alle tidak tahu, Gue gak tahu kalau tantangan yang di beri citra membuat gue jadi jatuh cinta, "


"Gue harus gimana sekarang? Sedangkan dia cuma gunain gue biar orang yang di sukainya cemburu sama dia, "


"Kalo gue dandan jadi badgirl, belum waktunya. Karena si berengsek itu belum pindah ke sekolah itu, "


"Huft, kenapa sih gue harus jatuh cinta segala? Gue benci tau nggak jatuh cinta yang ujung ujungnya sakit hati! "


"Tapi kalo gue cantik kaya dulu, dia mau nggak ya sama gue? "


"Dia belum tahu kalau orang yang di sukainya itu bukan orang baik baik, "


"Tapi kalau gue kasih tau orang yang di sukainya itu bukan orang baik baik... emangnya dia akan percaya gitu aja? "


"Ya mana percaya dianya, dia kan lebih percaya sama orang yang di sukainya, "


"Waktu pacaran pun masih ada tiga minggu lagi, lama amat sih! "


"Gua gak tahan tau nggak dekat sama dia terus, bisa bisa gue jantungan duluan daripada nikah, "


"Astaga, kenapa sih harus dia? kenapa harus dia yang harus gue cintai? Kenapa harus dia yang membuat gue berdegub kencang? "


"Emangnya gak bisa yang lain? Misalnya si Jenry, eh gausah! nanti sahabatan ku sama citra retak! "


"Ehmm.. mending si Glenn aja deh. Tapi dia kan ada setan pleyboy nya. "


"Astagaaa! BADALYKAS memang gak ada yang betul. Orangnya aja yang ganteng tapi, perangainya kayak setan! "


Alle mengoceh sambil melewati batu batu atau pasir serta kerikil yang ada di dekatnya. Tanpa sadar, ada yang sedang mendengar ocehannya itu dengan tersenyum.


Hari sudah mulai petang, sudah lebih dua jam Alle berada di danau itu. Alle pun bergegas menuju mobilnya dan melakukannya ke mansion.


Orang yang tadi mengintai Alle pun pergi meninggalkan danau itu. Orang itu lalu menuju ke suatu tempat untuk memberi tahu seseorang.

__ADS_1


**~~**


__ADS_2