
HAPPY READING...!!! 💙💙💙
_________
Karena sudah lebih tiga jam di toilet, Allena akhirnya tidak sadarkan diri. Allena tidak sadarkan diri dengan kepala yang bersandar di pembatas antara toilet toilet itu.
Tidak lama kemudian, seorang pembersih wc yang bekerja di restoran milik Citra itu hendak ingin membersihkan toilet. Gadis yang kira-kira berumur 19 tahun itu membersihkan seluruh area toilet wanita.
“Huhh... sudah ada tempat sampah, masih aja buang sampah sembarangan. Mata mereka bermasalah kali ya?” Keluh gadis itu.
Gadis itu pun berhenti di depan pintu toilet yang Allena pakai. Ia membuka kunci pintu itu dan membukanya.
“Astaga!!!”
Mata gadis itu membulat dan syok melihat Allena yang sudah tidak sadarkan diri dalam toilet. Gadis itupun berlari keluar dan meminta tolong pada seseorang.
Gadis itu ternyata pergi menuju ke ruangan Citra dan hendak melaporkan yang terjadi di toilet wanita.
Tok... tok...
“Masuk!”
Gadis itu pun masuk ke dalam ruangan Citra.
“Ada apa Asty?” Tanya Citra pada Asty, yang tidak lain adalah gadis yang menemukan Allena tergeletak pingsan di kamar mandi.
“Maaf Bu, itu... itu.. ada perempuan yang pingsan di toilet bu...” Jawab Asty gugup dan menahan ketakutannya.
Citra mungkin bersifat manja dan ceria jika di luar atau bersama teman-temannya. Namun lain di dunia kerja, ia sangat tegas dan dingin jika saat bekerja. Karena kepintarannya, ia sudah mampu membangun kafe sejak SMA.
“APA!!! PEREMPUAN PINGSAN?!”
__ADS_1
Citra berteriak sangat keras sehingga Asty semakin ketakutan karena langsung menghadap saat mendengar teriakan Citra yang memang di bicarakan sangat keras dan seram.
***
Tamara sejak satu setengah jam yang lalu sudah pulang meninggalkan restoran. Dion memainkan ponselnya sambil menunggu Allena keluar dari kamar mandi.
Karena bermain ponsel membuat Dion lupa waktu, Dion teringat dengan Allena. Ia melihat jam tangannya dan mebelalakkan matanya.
“Jam sembilan!!” Pekik Dion.
Lalu perhatian Dion menuju ke arah dapur koki di mana orang-orang sedang berkumpul. Ia heran ada apa dengan orang-orang itudan perasaannya mulai tidak enak.
“Dion!!”
Dion mengalihkan pandangannya pada seorang wanita sebayanya dengan langkah seperti orang marah. Dion mengernyit dahinya.
“Lo kenapa?” Tanya Dion.
“Apa?! Allena pingsaann?!”
Dion langsung berdiri dari mejanya dan langsung berlari menuju ke kerumunan itu. Ia merutuki dirinya karena sangat bodoh. Ia lebih memainkan handphonenya daripada Allena. Dion merasa hari ini menjadi pria yang sangat bodoh saat ini.
“Minggir...!!” Teriak Dion.
Dion menerobos dan melihat Allena yang kondisi seluruh tubuhnya basah bagian atas serta bibir yang membiru.
“Siapa yang lakuin ini haa!” Bentak Dion ke seluruh orang-orang yang ada di sana.
Dion langsung berlari ke arah Allena dan mendekapnya. Penyesalan telah menghampiri dirinya karena ia tidak bisa menjaga Allena yang ia cintai ini.
Ia tidak peduli kalau ia harus masuk ke dalam toilet wanita demi kekasihnya itu. Sungguh Dion menyesal karena terlalu cuek dengan Allena.
__ADS_1
“Jawab gue!!” Bentak Dion lagi.
Semua wanita yang ada di sana hanya terdiam. Sedangkan para pelanggan laki-laki hanya bisa melihatnya dari kejauhan saja.
Citra datang dan menenangkan Dion, “Udah Dion! Nanti kita lihat CCTV aja.Gue udah panggil ambulan kemari. Jangan emosi! Nggak ada gunanya kalo lo terus terusan emosi.” Tegur Citra.
Lalu Citra memegang tangan Allena yang lembab dan dingin.
“Lo sih! Udah jam segini baru lo nyadar kalo Allena nggak datang -datang dari toilet?! Kenapa nggak dari tadi lo nyadar... ha?!” Bentak Citra. Ia tidak peduli siapa yang di bentuknya sekarang. Ia tentu marah pada Dion.
“Sory, gue tadi main hape.” Jawab Dion dingin dan terus memeluk Allena menyalurkan kehangatan.
Mobil Ambulance datang, orang-orang segera bubar dan memberi jalan untuk para orang Ambulance membawa Allena ke rumah sakit.
Dion menggenggam tangan dingin Allena dan terus meminta maaf pada Allena di dalam hati.
“Maafin aku ya Allena, aku nyesal karna nggak merhatiin kamu dari tadi... ”
***
MAAF JIKA MASIH BANYAK SALAH KETIK DAN CERITANYA YANG GAJE. TAPI DENGAN DUKUNGAN KALIANLAH AUTHOR MASIH BISA MENGETIK DENGAN SENANG... 😆😆😊
•Jangan lupa juga mampir ke karya baruku yang berjudul PROMISE... Serta dukungannya juga yaa💙💙
Aku butuh dukungan kalian serta saran dan kritik agar aku bisa memperbaiki ceritaku ini. Boleh komen, tapi jangan pedes-pedes sampe nyakitin hati yak, Authornya mudah baperan.. 😅
Terimakasih sudah mau membaca cerita hasil kehaluanku...
SalMan dari AlDi and Dedek Zhara..💙💙😍
BERSAMBUNG ~~~
__ADS_1