Stake Of Liberty : The Journey Of Worldruler

Stake Of Liberty : The Journey Of Worldruler
Variabel


__ADS_3

16-08-2016 / 20:18


"Gimana nih? Kita harus lari kemana?!" Melviana berada dibawah kendali rasa takutnya. Ia tak bisa tenang.


Hartono berupaya untuk membuat Melviana berada dalam perasaan aman, "Nona, apapun yang terjadi saya akan melindungi Anda."


Valin, Galang, Hartono, dan Melviana masih melarikan diri dari kejaran para anggota Noparents.


"Mereka tidak tahu kapan harus berhenti, seharusnya mereka ikut kabur saja!" Valin agak kesal dengan orang-orang itu yang terus mengejar.


Mereka tiba diperempatan koridor yang menghubungkan ke seluruh bagian hotel di lantai itu.


Aku tidak peduli apa yang terjadi diluar, tapi yang jelas aku harus mencari kakakku.... Aku tidak percaya jika dia mati.


Valin masih berkomitmen kepada tujuan utamanya. Ia bertujuan untuk mengorbankan nyawanya jika itu demi menemukan kakaknya.


Galang yang merupakan wakil presiden dari Noparents langsung membuat keputusan.


"Sekilas aku lupa kalau aku Wakil Presiden, kenapa aku tak hentikan saja mereka?" Galang kemudian berhenti dan memerintahkan 10 anak buah yang mengejar kelompoknya untuk berhenti.


Kemudian 10 anak buahnya yang mengejar langsung berhenti.


"Pak, kami tidak mengejar kalian. Kami berupaya untuk kabur, makanya kami mengikuti bapak dan teman-teman bapak!" ucap salah satu anak buah.


Galang menggelengkan kepala, "Baiklah, kalau begitu duluan saja."


Mereka bersepuluh langsung lanjut melarikan diri.


Valin, Hartono, dan Melviana menghela nafas sejenak.


"Kita tidak memiliki musuh selain Johannes dan Girana. Tapi disini kita tidak memiliki tujuan lain sekain melarikan diri." ucap Galang.


Valin, Hartono, Melviana, dan Galang saling bertatap satu sama lain. Tidak lama setelah itu panggilan masuk. Itu dari Ranggi Harold.


"Keisal dan Fadhilah sudah melarikan diri. Namun kita kedatangan satu sekutu. Clubboys nomor 2 hadir untuk membantu kita." kabar Ranggi, memberikan informasi mengenai keadaan Keisal dan Fadhilah.


Valin tersenyum, ia merasa agak lega karena Farel datang untuk membantu. Hartono, Melviana dan Galang setuju untuk melarikan diri.


"Galang, kau ingat bahwa aku bertanya tentang kakakku? Urusan itu belum selesai, dan kupikir aku butuh bantuanmu."


Galang mengangguk, ia memang memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan pesan dari kakaknya.


Lorenzo menitipkan pesan kepada Galang, dan ini adalah waktunya untuk memberitahukannya. Sambil berjalan, ia menjelaskan apa yang Lorenzo titipkan kepadanya.

__ADS_1


Pesannya mengenai menghentikan Johannes dan melindungi Fadhilah. Lalu perasaan kakaknya mengenai adik kesayangannya. Galang memberitahu semuanya.


"Jadi, kakak tetap mengkhawatirkanku? Kupikir ia sama sekali tidak peduli tentang keluarga." Valin terharu.


"Ia membunuh salah satu eksekutif ketika menyelamatkan Fadhilah, Honduras Freedas. Kini hanya tersisa 9 orang."


Fightor mendadak muncul, ia menyapa Galang bersama yang lainnya. Fightor memiliki tubuh yang sangat besar, namun ia adalah eksekutif yang paling memiliki hati murni dan ramah terhadap siapapun. Semua orang menyukainya termasuk Johannes dan Girana yang berdarah dingin.


Ada sembilan eksekutif saat ini.



Galang Derrick. (Wakil Presiden)


Girana Ayusinta. (Tangan Belakang)


Charles James. (Direktur Grand Angkasawira)


Nanda Reki. (Eksekutif Utama)


Bansuke Akasha. (Pemilik bisnis pinjaman)


Fightor. (Pemilik bisnis bar)


Linda Nasution. (Pemilik bisnis jasa skripsi)


Parkinson Simeon. (Pemilik bisnis prostitusi)



Eksekutif yang berpihak pada Urfana adalah Galang, Charles, dan Fightor. Yang lain adalah musuh dan kini Noparents resmi bubar karena perpecahan dan konflik.


"Kamu adiknya Lorenzo? Kamu terlihat seperti idol dibandingkan kakakmu yang kaya preman pasar." Fightor senang melihat adik Lorenzo.


"Gimana pun juga aku harus melihat kakakku. Hidup atau mati aku harus menemukannya!" Valin memohon kepada Galang dan Fightor.


Galang dan Fightor saling menatap, mereka berdua lalu mengangguk. Kemudian, satu kelompok itu memutuskan untuk pergi ke lab. Disaat yang lain evakuasi, mereka memutuskan untuk pergi lebih dalam.


Bagi Valin, ini adalah momen penting. Ia tidak ingin melewatkan hal ini karena baginya bertemu dengan kakaknya kembali adalah mimpi yang bahkan tidak dapat digantikan oleh uang berapapun, meskipun Valin menghasilkan begitu banyak uang dengan menjadi No. Clubboys.


Hartono merasa kurang tenang oleh kehadiran Galang dan Fightor, karena sejujurnya bagi Hartono sendiri mempercayai orang baru bukanlah hal yang baik. Ia adalah seorang pelindung yang harus bersikap netral dan agresif ketika sesuatu mengancam tuannya.


Melviana dilibatkan dalam hal yang tidak menguntungkan, namun Hartono tidak bisa melawan dan harus menuruti kemauannya. Melviana sudah menganggap Valin sebagai sahabat, diluar circle Urfana mereka bahkan sudah berjanji akan menjadi partner untuk konten channel Yourtube mereka.

__ADS_1


Tidak lama setelah berjalan, mereka menggapai tombol lift dan pergi ke ruangan dimana laboratorium ada. Galang adalah satu dari tiga orang yang memiliki otoritas lift untuk pergi ke laboratorium.


Para pegawai yang kerja di laboratorium bahkan tidak masuk melalui hotel, melainkan salah satu apotik yang berada tidak jauh dari kawasan Grand Angkasawira. Johannes telah membangun jalan bawah tanah untuk mengakses laboratorium tersebut.


Mengapa Laboratorium itu begitu penting karena bagi Johannes ia membutuhkan kloningan dirinya dalam bentuk sempurna, yang dicampurkan dengan DNA orang-orang tertentu supaya dapat melakukan debut dengan sempurna.


Galang tentu saja menjadi salah satu yang bertanggung jawab didalam proyek ini karena dalam beberapa waktu kedepan ia akan sangat memerlukan potensi Galang bangkit sebagai orang yang menopang keseimbangan tujuannya.


Apa yang Galang pedulikan hanyalah keinginan untuk menghidupkan kembali Ranti dengan menggunakan mesin program yang melahirkan kembali seseorang yang telah mati.


Bahkan hingga detik kini, ia tak melupakannya. Namun pengkhianatannya terhadap Johannes adalah bukti jelas mengapa Galang merasa bahwa ia mampu menghidupkan kembali Ranti setelah mengetahui bagaimana caranya.


Namun, jatah untuk menghidupkan orang hanya bisa satu kali pada mesin tersebut. Karena syarat untuk menghidupkan orang yang telah mati adalah dengan mengambil jatah jiwa dan daging 1000 orang yang masih fresh. Butuh biaya yang mahal karena Johannes membeli mereka dengan uang, dengan bayaran bahwa keluarga orang yang menyerahkan jiwa dan tubuhnya terbiayai sepenuhnya.


Sesuatu yang bukan bisa dilakukan oleh Galang dengan pengalamannya. Apa yang terjadi, jika Valin mengetahui ada mesin yang dapat menghidupkan orang mati dan melihat kakaknya adalah salah satu dari bagian jiwa dan daging itu?


...----------------...


Urfana dan Johannes masih saling beradu tinju, Urfana telah tumbuh menjadi lebih kuat. Johannes yang tadi sedikit menahan diri kini lebih meningkatkan lagi kekuatannya, sedikit demi sedikit ia menyadari bahwa Urfana bisa jauh lebih kuat karena mata kanannya itu.


Tidak ada indikasi modifikasi tubuh, tidak memiliki pengalaman, tidak melakukan pelatihan militer, bahkan bukan gangster, melainkan hanya anak SMA. Namun kekuatan yang dimiliki mata Urfana seolah mampu memberikan semua yang ia inginkan.


Mata itu.....berusaha untuk memberikan apa yang Urfana berikan, meski begitu mata itu tidak pernah memberi sesuatu yang lebih kepadanya, melainkan secukupnya. Seolah olah mata itu ingin melihat bagaimana Urfana memperjuangkan jalan yang dihadangi oleh rintangan yang tak terhitung.


Corcus memperhatikan...


...Pergilah.......


Corcus mendengar sebuah suara, ia menoleh kesana kemari.


......Sebaiknya, kau melakukan apa yang bisa kau lakukan saat ini, jangan khawatirkan anak ini.......


Tanpa berpikir panjang, Corcus kemudian terpikirkan sesuatu. Jika ini adalah sebuah medan perang dimana dimulai karena Fadhilah Asmira Putri, harusnya bukan hal aneh jika Yohan Arunaldi bisa muncul kapan saja.


Corcus yakin, rumor tentang kematiannya adalah palsu. Ia menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri kekuatan menyeramkan yang dimiliki oleh Corcus.


Tidak lama, Corcus merasakan variabel lain dengan kekuatan yang sangat besar. Ia kemudian mendekati sumber variabel tersebut. Orang-orang yang sedang mengevakuasi kini mulai merasakan panik lebih besar dari sebelumnya."


....


Seseorang dengan helm mekanik muncul, tidak lain dan bukan. Ia adalah Enzo, Tetua ke-14 dari Dominator. Apa yang ia lakukan disini?


.......Bersambung.......

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2