Suamiku CEO Kejam

Suamiku CEO Kejam
Menegangkan


__ADS_3

Asalamualaikum bagaimana kabar kalian semua semoga baik baik saja aminnn🙏


#######


Brukkk... Pranggg... brukkk, Brakk,... Pranggg... Prangg..... Tarrr.. pukkk... Bunyi di dalam Ruangan


Ceklekkk


Pintupun terbuka Dokter Haris Dan Dokter Rizal Mengurus Delia, Dia Di khusus kan untuk merawat delia selama toni membantu abay untuk memecahkan Suatu Misteri akakak


"Kenapa kalian lagi, dimana Monster itu,Katakan padaku dimana diaaa, " teriak delia Dengan Menunjuk nunjuk Kearah dokter


Keadaan delia Sangatlah buruk, Dimana delia yang dulu? Delia Yang merawat tubuhnya, Delia Yang Cantik, Badan Berisi, Body Yang Aduhay, Senyum Dipagi hari nya,Tawa Bersama Karyawan di butik nya, Sekarang Butiknya saja Terbangkalay, Dirinya Pun tak Bisa Berpikir jernih, Rambut yang Kusut, bau, Berantakan,Baju yang kusut, Badan Yang Kurus, Sungguh malang nasib delia.


"Tenanglah nyonya, Tolong hentikan semua ini, " haris Memecahkan keheningan Setelah Delia Bertanya dimana suaminya


"Iya nonn Bibik minta tolong sama non hentikan, " ucap bik Nana pembantu yang merawat delia di rumah ini


Delia Terdiam Pikiran nya kosong, Dia memegang rambut nya, sesekali dia mengacak rambutnya.


Bik nana menghampiri delia " nonnn bibik bantu non membersihkan diri yaa, " ucap Bik Nana lembut sekali takut nona nya akan mengamuk


Namun delia hanya terdiam


"Non bibik bantu yaa, " ucap bik nana berulang kali


"Emmm, aku mau bertemu dengan nya, " ucap delia dengan melamun pikiran nya masih kosong


"Non Ayoo bibik bantu non yaa, " lagi lagi bik nana menawarkan delia dengan lembut, memegang tangan delia dan sedikit menarik nya


Segera delia Menarik tangan nya "gaa mau aku mau ketemu monster hiksss.. Hikss.. Aku mau bertemu dengan nya hikssss... Hiksss... "


Bik nana pun terkejut, Akhirnya dia Mengambil Bubur di atas meja yang ia siapkan dini hari tadi, Belum tersentuh oleh delia. Dia pun berinisiatif akan menyuapi nona muda nya makan. "non kalau begitu bibik suapin makan yaa, "

__ADS_1


Prangg delia Melempar Bubur itu Ke sembarangan arah "aku bilang aku mau ketemu monsterr ituuu....., " pekik delia


Dengan cepat bik nana membersihkan bubur yang berserakan


Dokter haris Mencari suntikan Untuk delia, Begitupun dengan Dokter Rizal, Ketika dokter haris Mendapatkan Suntikan penenang, dokter haris berjalan tepat di belakan dimana delia berdiri, saat jarum suntik itu berada tepat di leher delia, tiba tiba ada yang menghentikan nya.


"HENTIKAN, " ucap abay yang tiba-tiba datang ke Dalam kamar, Memecahkan keributan di ruangan kamar itu.


semua mata tertujuh pada sosok pria yang menghentikan keributan ini,bahkan Mata bulat,syahdu delia menatap abay dengan tatapan yang tak bisa di artikan


"shittt.. " abay mengisaratkan agar semua yang ada di ruangan ini keluar,Merekapun dengan cepat keluar Seakan mengerti dengan kode yang di berikan abay


Delia masih menatap sosok pria Tampan di depan nya, Matanya tak bekedip sama sekali. Abay mendekatkan diri Ke arah delia, Penampilan abay bukanlah abay yang dulu.


Muka yang dulu bersih tanpa jenggot, Sekarang abay sudah Berkumis bahkan bisa di katakan berewokan,Di tambah dengan penampilan Yang Acak-acakan.


Delia Berlari Ke arah Abay Dengan Cepat dia menghamburkan dirinya ke dada bidang abay "hikss.. Hiksss... Aku merindukan muu... Hiksss... Kau jahat jahat.. Kau bahkan mengurungku di sini.. Hikss... Aku takut.. Hiksss, " delia memukul kecil dada bidang abay, semakin mempererat Pelukan nya


Mata abay Membulat, Tangan nya membalas pelukan delia, Di dalam hatinya berkata bagaimana sang istri nya bisa memeluk dirinya, Mengadu menangis, sungguh teka teki yang begitu rumit, seminggu yang lalu istrinya Menolak mentah-mentah Saat abay bersamanya, dan sekarang Istrinya datang memeluk dirinya sendiri bahkan mengadu dengan dirinya, seolah-olah Melepaskan rindu yang amat sangat.


"Hikss... Hiksss kauu jahat, kau jahat hiks.." Tangis delia tak bisa tertahankan lagi,bendungan cairan bening pun berhasil keluar dari pelupuk mata cantiknya.Baju kemeja putih yang di kenakan suaminya sudah terasa basah.


Tak terasa Cairan Bening Menetes di pipi abay, dia tak bisa berkata -kata lagi dia sangat merindukan pelukan ini, Jika dia mengeluarkan suara, abay takut delia akan membencinya lagi


5 menit mereka berpelukan abay memberanikan bersuara karena dari tadi dia menyusun kata-kata yang baik untuk di keluarkan, agar sang istri tidak merasakan sakit hati, sungguh dia membenci hal itu!


"Sayang aku merindukanmu, Sangat merindukanmu,Aku mencintaimu Sangat mencintaimuu, Aku tau, aku salah besar terhadapmu,Sayang aku tak bisa hidup tanpa muu, aku sangat merindukan mu, Sayang Aku mohon maafkan aku, maafkan akuu.. aku akan memperbaiki ini semua,aku mohon maafkan akuu hikss.,aku berjanji tidak akan menyakitimu lagi hikss.. Maafkan aku sayang, " lirih abay kepada sang istri dengan air mata yang tak dapat di pungkiri lagi


Delia meronta ronta di dalam dekapan abay "TIDAK, TIDAK, Tidakkk......., " teriakk delia dengan Kaki yang terus mundur mundur beberapa langkah, kepala yang di putar ke kiri ke kanan


Abay bingung Matanya hanya menatap sang istri yang ketakutan melihatnya "sayang aku mohon maafkan aku, aku mohon hikss.., "


"Lepaskan, lepaskan jangan sentuh aku, aku membencimuu, " delia meronta saat abay memegang tangan nya

__ADS_1


Kaki nya terus mundur Sedikit demi sedikit tapi pasti,Kini delia Berbalik membelakangi abay, tangan nya siap untuk membuka pintu kamarnya.Ketika pintu itu terbuka abay mengejar delia memeluk tubuh istrinya lagi


"Sayang kau mau kemana, pliss maafkan akuu sayang, kita mulai dari awal yaa, Aku mohon, Aku mohon sayang maafkan aku, aku berjanji padamu bahkan nyawaku taruhan nya, " pelukan abay sangat erat berharap delia akan luluh dan memafkan nya


Delia meronta-ronta, harapan Yang di harapkan abay itu sia sia "lepaskan aku lepaskan aku, LEPASKAN!, " titah delia dengan mata yang memerah


Saat abay melepaskan pelukannya, delia berlari keluar Rumah dengan Gerakan cepat, bahkan abay tidak bisa mengimbangi larian sang istri, karena Banyak Perabotan rumah seperti kursi, meja,almari, dan lain lain nya.


Delia dengan mudah Melewati Perabotan rumah itu, karena badanya yang kecil, sekarang dirinya Sudah Berada Di depan rumah mewah itu,Matanya melihat Gerbang utama di gembok, Matanya terus mencari dia melihat Gerbang Sebelah kirinya terbuka lebar bahkan menampakan Jalan raya.


Segera delia berlari ke arah gerbang, langkah kakinya sangat cepat


"Sayang tunggu akuu, jangan pergii, " teriak abay melihat delia sudah berlalu dari gerbang samping kirinya yang sengaja di buka saat dirinya datang ke rumah ini, kebetulan para Bodyguard sedang makan siang, jadi abay sendiri lupa mengunci pagar nya.


**Titttt... Titttttt..... Tittttttt


Kelakson Truck Mobil


Tittt.... Titttt**....


"Akkkkkkhhhhhhhhhh.... " teriak delia berhenti di tengah jalan memandang truck yang akan menghapas tubuhnya


"DELIA......... TIDAK........, " pekik abay menggelegar dengan langkah yang sangat cepat menghampiri sang istri


**Brukkkkkkkk


Iiiiiii... Tttttttt.....


Ceglarrr......


Plangh...


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

__ADS_1


Menegangkan yaa heheh😁**


__ADS_2