
Kringggg kringgg...
Bunyi Bel pulang
"Tonn pulang lewat gerbang belakang aja ya" Ajak delia karna dia takut abay akan menjeputnya
"Delia Lo pikir sekolah kita Ada gerbang belakang, lo shi Gaa pernah keliling sekolah Jadi gini deh" ketus Toni
"Hee ton gue ini Terkenal di sekolah ini, Hanya saja gue Biasa aja, gaa sombong gaa kek lu" Ketus delia kesal
"iyaa yaa Udah ayoo kita pulang lewat gerbang depan" Ajak toni
"Tonn, gue Gaa Mau pulang lewat gerbang depan" Delia menundukan kepala nya kesal
"Kenapa hemmm ,Kenapa Sayang ?" Tanya toni sambil terkekeh
"isss apa shii panggil kek gituan, Ton gue itu cuman takut kalau ada orang yang cari cari gue Ton, Kan gue kabur dari rumah, lu gimana shi mikir itu pakai otak jangan pakai dengkul" Kesal delia
"Hahahaha bener juga lu ya del, gini aja nih lo pakek jaket gue,Terus Langsung ke parkiran Naik mobil lets go to pergi ,Sudah kan Gaa ribet" Jawab toni sok pintar
"Yaa iya sini ayoo" jawab delia sambil mengambil jaket dan memakainya
Sesampai di Mobil, delia dan toni pulang menuju Apaterman toni,saat di depan gerbang sekolah Delia melihat abay,benar apa yang di pikiran nya abay pasti akan menjeput dirinya.
"Itu itu kan monster " sambil menundukan Kepalanya
"Monsteerrrrrrrrr... "Teriakk delia di dalam mobil
"astagfirullah delia, apaan sii lo Ini Mana monsternya" tanya toni terkejut
"Hehehe bercanda ton" Ucap delia Bohong
"Dasar aneh, tapi can.. "Jawab toni setengah Bicara
"Tapi apa ha tapi apa?" Ketus delia kesal
"Heheh tidak Apa apa del" Jawab toni sambil menggaruk kepala nya yang tidk gatal
"Del kamu Masuklah ke Apaterman gue,Ini uang Untuk lu beli makanan, gue balik ke rumah dulu, soalnya Bokap gue suruh gue pulang,nanti gue ke sini lagi oke" toni
"Makasih ya ton, Nanti Aku balikin uang lo" delia berlalu pergi meninggalkan toni, masuk ke dalam apaterman
Skippp
"Pilih baju apa yaa, Emm ini aja Lah" Batin delia
Delia memilih baju Minidress berwarna hijau botol, Kemudian Delia melihat ada make up di meja Kakak nya toni, ia memakai Make up itu, sehingga delia tampak dewasa cantik imut dan menggemaskan.
"Duhh lapar nii, apa aku keluar yaa, Cari makan" delia Membuka Jendela ia melihat restoran Terdekat apaterman toni ini, ia Turun menuju Restoran itu.
Delia Menduduki kursi Nomor 12, memesan makanan Kesuakaan nya yaitu ayam cruncy Supper hot, Dengan stic Kentang,Segelas Jus apple.
Delia menikmati makanan nya, Tiba tiba ia di kejutkan Dengan kehadiran sosok lelaki Di Depan mata nya, delia Terbatuk batuk
"Uhukkk. Uhukkk...."
"Minumlah ini, abay memberi delia minum" ucap lelaki itu adalah Akbar Chandragunah Suami nya sendiri
Delia meminum air nya, kemudian memandangi wajah abay dengan perasaan takut.
Abay berdiri Menarik tangan Delia Memeluk Tubuh delia Penuh dengan rasa khawatir dan rindu,entah perasaan apa ini abay tidak bisa Menebaknya
"Maaf kan aku Delia, Maafkan Aku, Jangan Pergi lagi" Mempererat Pelukan nya
Delia terdiam,bingung Dengan sikap Abay yang sulit untuk di tebak, kemarin abay ingin membunuhnya Sekarang memohon agar delia jangan pergi, Delia Menangis dengan perlakuan abay. "Hikss hiksss.."
"Kenapa kenapa Kamu menangis" tanya Abay memegang pipi Delia
"Tuan jahat! Tuan jahat ! Kenapa Tuan Kemarin ingin membunuhkuh sekarang tuan Menginginkan delia Jangan pergi hikss tuan Mau apa dari delia hikss.."Sambil meninju ninju dada abay
"Maafkan Saya, Mari kita pulang" abay memeluk delia Lagi
"Hikss hikss.. Tuan lepaskan Delia, Delia tidak mau pulang bersama tuan" elak delia
"Kau harus pulang dengan ku kau adalah istrikuh, tanggung jawabku" Tegas abay
"Untuk apa Delia pulang bersama tuan kalau tuan menyiksa delia Terus !tidak fisik tidak batin, lebih baik delia tinggal sendirian saja" Tolak delia
"Kembalilah dengan kuh aku tidak segan segan untuk membunuh perlahan lahan anggota keluarga mu!" Abay menarik Tangan Delia paksa
"Tidak tuan lepaskan tuan hikss, sakit tuann,, "isak delia
Semua mata menuju mereka tiba tiba
Toni menendang abay Dengan Sekuat tenaga nya, membuat abay Terjatuh ke sudut Restoran itu
"Aaakkkk.. "Teriak delia takut saat melihat abay terlempar
"Siapa kau?beraninya kau!" emosi toni sambil berdiri meninju abay
Plakkkkkkk
__ADS_1
"Siall" toni meninju abay tapi kedua tangan toni di pegang oleh abay" siapa Kau! , berani rani nya Menendang kuh!!" ucap abay emosi jiwa
"Jangan sentuh delia! kau siapa hah!" tanya toni,
"Emang nya Kau siapanya Delia hah!! "
plakk
Abay meninju muka toni
"Tuan sudah sudah tuan hikss... " Delia ketakutan mlihat pertengkaran itu
Toni ingin membalasnya Tapi tangan nya di genggam kuat oleh abay, halhasil toni terdiam
"Kau mau tau aku siapa nya delia hah! ", bisik abay di telinga toni
"Siapa hah !siapa kau?" Tanya toni marah saat ada lelaki lain menyentuh wanita yang ia sayangi
"suami nya delia" pekik kecil abay di telinga toni
Delia terkejut mendengar perkataan abay, perasaan senang, terkejut, takut, tidak percaya menghantui pemikirannya.
"Apa!!!" toni tidak percaya"Kau bohong mana mungkin delia menikahi orang tua seperti mu" Kekeh Toni
"Diam lah bocah Tengil, Delia adalah istrikuh, Perjelas abay melepaskan Tangan toni" mengajak delia masuk ke dalam mobilnya
Haahh mana mungkin delia sudah menikah, aku tidak mempercayai mu lelaki tuaa pekik toni
Abay tidak peduli perkataan toni, ia fokus menggendong delia ala bridel style, Memasukan delia ke dalan mobil
*************
Sepanjang perjalanan delia tertidur Pulas di mobil abay,entah apa yang membuat delia Mengantuk akhirnya terlelap dalam Mimpi di dalam mobil.Abay menggendong tubuh delia alah bridel style Menuju kamar mereka, kemudian Menidurkan delia dengan hati hati.
"Tidurlah Wanita Kecil,Jangan pergi lagi, aku membutuhkan mu" Abay mecium pipi kanan kiri sekilas bibir delia Melepaskan Sepatu delia, kemudian abay membersihkan diri nya
Delia terbangun Dari tidurnya, Ia mengenali tempat Ini dimana .ini adalah tempat Perang itu terjadi dririnya dan abay Melakukan perang dua hari lalu, Ia Melihat setiap sisi kamar tidak menemukan sosok monster mengerikan itu.
Ceklekkkk
Abay masuk membawa berbagai Makanan, karena Dia tahu delia Belum sempat Makan dengan sempurna saat abay melihat delia di rumah makan tadi, ia berinisiatif membawakan makanan untuk delia dan untuk dirinya.
Delia duduk di tepi ranjang ingin berdiri kepala nya terasa sakit, kemudian terduduk di tepi ranjang. Sontak abay khawatir menghapiri delia." Kenpa ada yang sakit ?" Tanya abay cemas
"T u an kepala delia sakit.. " Delia Memang sosok Wanita Cengeng, Manja, Menggemaskan, Juga cerewet.
Abay memeriksa tubuh delia ternyata tubuh delia sangat panas" kau sakit? Duduklah,makan lah ini"
" tidak nafsu makan tuan" elak delia sambil memegang kepalanga
Delia terdiam dengan perlakuan abay saat ini sudah jauh berbeda dengan yang kemarin nya.
"Ayo aaa buka Mulutmu" perintah abay sambil menyodorkan sesendok nasi
Delia memakan suap demi suapan Yang di berikan abay"Tuan pasti tuan juga belum makan, Sini sendok nya" delia tanpa ragu menyuapi suaminya itu.
"Aaaaa" kata delia menyuru abay membuka mulutnya
Dasar wanita Kecil Dia pikir saya mau Makan pakai Sendok bekas dia, tapi kapan lagi saya akan di suapin seperti ini. Batin abay
Abay menerima Suapan Delia, Sampai makanan mereka habis. Abay menelpon dokter Untuk memeriksa keadaan istirnya itu
"Tuan apa boleh delia Mandi untuk membersihkan diri delia tuan" tanya delia Gugup sangat hati² .
"Bersihkan lah dirimu, dokter akan Ke sini, jangan terlalu lama" Tegas abay
"Baik tuan " ucap delia langsung Menuju kamar mandi.
Delia memakai Celana Pendek berwarna putih celana itu bisa menerawang apa yang di bungkus nya, Delia juga Menggunakan tantop, Ia keluar Dari kamar mandi
Abay melihat delia, Dari atas sampai ke ujung kaki, abay menelan silvananya melihat delia Yang Memakai Baju seperti itu memperlihatkan semua Body Gitar sepanyol yang dimiliki delia, Tidak di sangka Dengan melihat istrinya Seperti itu Ada yang tegang di bawah celana dirinya sendiri.
************
Tok tok..
Iya sebentar ucap abay
"Halli tuan Abay Selamat sore" sapa dokter hans
"Haii dokter Hans masuk" tawar ramah Abay
Dokter hans Adalah Dokter Keluarga Abay dari abay kecil bahkan sebelum keluarga Abay dinyatakan almarhum ,selain dokter hans ada juga dokter rizal untuk berjaga jika di antara mereka tidak bisa di hubungi.
"tuan Muda siapa yang sakit?" tanya dokter hans
"istriku yang sakit Silahkan" abay berjalan masuk di iringi dokter hans
"Istri tuan kapan Tuan menikah " tanya hans sopan,sedikit bingung.
"Panjang ceritanya hans", Ucap abay
__ADS_1
"Bagaimana Dok keadaan Istiri saya" Tanya abay
"Istri tuan Hanya Mengalami demam ringan, tapi istri tuan sedikit stres, maaf tuan Sepertinya Istri anda Banyak pikiran, Jadi istri anda butuh istirahat, Dan buatlah istri tuan Bahagia, jangan buat Dia sedih tuan, itu bisa menggangu Pisikish nya " perjelas dokter hans
"kenapa bisa sperti ini dok?" Tanya Abay cemas
"Ini di alami karena seseorang itu Merasakan Banyak beban di dalam hidupnya bisa karena tekanan perasaan atau fikis kekerasan, atau sesuatu trouma tuan" jawab dokter hans
Apa ini salahku sampai delia sakit seperti ituuu. Batin abay
"Emmm ini tuan obatnya nyonya muda, Yang ini 3 ×1 hari Yang ini 1 × 1 hari ini vitamin nya 2 × 1 hari, kalau begitu saya persi tuan" sopan dokter hans
"Baiklah dok terimakasih" abay mempersilahkan dokter hans
setelah kepulangan dokter hans,abay menghampiri delia dengan lesu,Mengusap lembut rambut delia yang tertidur pulas sesekali mencium delia, Lalu abay menidurkan dirinya Di sebelah delia sambil Memeluk tubuh aduhay istrinya.
keesokan paginya
abay terbangun Karena serasa sesak didadanya seperti tertindih.Abay melihat di atas tubuhnya ,betapa terkejutnya abay melihat delia Tidur di atas tubuh kekar miliknya ,Abay melihat dada delia yang menempel di dada ,tiba tiba junior abay berdiri karena Abay adalah lelaki yang normal .delia terbangun merasa ada yang mencubit pipi nya" auu...." pekik kecil delia
"sudah bangun wanita kecil" tanya abay
delia melihat kalau tubuhnya ada di atas abay, secepat mungkin delia Memindahkan tubuhnya, tapi tangan abay Menahan nya sehingga delia tetap di atas tubuh Abay
"tuannn,lepaskan saya tuan" pipi putih delia bersemu merah menahan malu,jantungnya berjoget seperti lagi menari nari. apalagi detak jantung abay terasa di dadanya.
"heii kenapa pipi mu" terkekeh abay saat melihat pipi delia yang bersemu
delia menjatuhkan Muka nya ke dada abay entah angin mana yang memberikan keberanian kepada delia untuk melakukan ini "tuann lepaskan delia delia mau sholat subhu dulu" elaknya
"delia sekarang sudah jam 7 pagi" ucap abay ,padahal dia tahu jika delia mengelak dirinya.
ceroboh kamu delia kenapa mencari alasan seperti ini dasar Bodoh. batin delia mengutuk dirinya sendiri,ingin rasanya delia pergi jauh meninggalkan sosok abay di sini
"tuan.." ucap delia
"hmmm kenap"abay memeluk delia dengan sangat dalam.
"tuan Ada Kecoaa.. aaaa........" pekik delia
abay pun berteriakkkk "aaak......." abay berlari Ke sini situ akhirnya abay Menaiki sofa sambil menutup matanya.
delia tertawa melihat kelakuan monster kejam yang takut dengan Kecoa hahaha tuan monster yang aneh, ini kecoa Sudah mati! dasar tuan arogan yang aneh! batinya
delia mengambil kecoa itu mendekati abay
"jangan delia saya mohon jangan" Ucap abay memohon,baru kali ini ia memohon
wah wah ini kesempatan dalam kesempitan. batin delia ,delia mempunyai ide
"tuan lihatlah kecoa ini menggemaskan sekali apakah tuan tidak mau memegang Nya" tanya delia Terkekeh
"tidak jauhkan binatang Menjijikan itu,atau aku akan membunuhmu?"ucap abay masih sempat mengancam
"tuan binatang ini sangat imut,lihatlah badan nya mengaret,kemarilah tuan" ucap delia terkekeh saat melihat kecoa itu adalah mainan
"maksud kamu itu bukan Kecoa asli!" abay memastikan ,masih setia di atas sofa sepweti anak kecil takut ketahuan maling uang orang tuanya.
delia menganggukan kepalanya tanda benar
"kauu.. !!! awas kamu wanita kecill" abay berlari mengejar delia
"aaaa....." delia teriak kecil sambil berlari kesana kemari abay mengejar delia kesana kemari,sampai akhirnya kaki delia tersandung akhirnya jatuh ke kasur besar abay.Abay mendekat dekat ,delia Mundur sambil ketakutan tibalah delia di ujung ranjang tidak bisa mundur lagi, abay menatap muka delia
cupppp cuppp
abay mengecup bibir delia
"tuan..." pipi delia bersemu merah lagi,jantungnya serasa akan copot saat ini juga rasanya
cuppp
cup
cup
cup
"ini hukuman untuk mu Wanita kecil yang menakuti "abay sterus mencium delia sampai delia memohon untuk minta maaf
"maa..fkan say..a tuan, "ucap delia terbata bata,sambil menutup matanya saat mukanya di cium oleh abay
abay memegang perut delia kemudian menarikan tarian di perut itu sehingga membuat delia tertawa lepa.
"apunnn tuannnn, ahahaha ahaaha tuan saya mohon hentikan hahahaha".delia tertawa lepas
abay menghentikan aksi nya kemudian menggendong delia turun dari lantai dua menuju dapur
hiii🤗
like and koment 🤗
__ADS_1
suport author 🤗😘😘😘
seee you next story