
Meta POV
Hari ini adalah hari pertama ku magang di salah satu Rumah Sakit di kota ini. Aku sudah mempersiapkan baju kemeja putih dan rok hitam yang panjangnya di atas lutut beserta heegls berwarna hitam.
ku naiki motor beat berwarna hitam, ku pacuhkan ke jalan raya di pagi hari ini, setelah kabar ayahkuh menghilang entah kemana aku tidak tahu.pernah hatikuh terkecamuk, marah, sedih, dalam hatiku berkata "kenapa kau ambil orang yang ku sayang ya tuhan, setelah kakak kuh, kenapa kau pisahkan aku dengan papa tercinta kuh? " aku rasa dunia ini tidak adil, terutama untuk kakak ku, walaupun aku tahu kakak menikah dengan seorang miliarned, tapi hatikuh resah, setiap malam aku memimpihkan yang tidak tidak tentang kakaku.
Aku tahu, kakak ku terpaksa, aku tahu berita kakak ku mengalami stres, aku tahu berita kakak ku kecelakaan aku tahu!!
aku menyaksikan sendiri di rumah sakit bagaimana kondisi kakaku, aku selalu memantau dari jauh, karena aku takut dengan suaminya dan demi menjauhkan hal hal yang tidak², tidak aku pungkiri ternyata suaminya sangat menyesal, sekarang aku tahu kakak kuh telah bahagia.
ingin rasanya aku menemui sang kakak, tapi aku belum bisa menemui kakak,belum saatnya.
kalian tahu? Selama Papakuh di kabarkan hilang, aku membenci mama kuh sendiri, kenapa? karena mama tidak sama sekali mengkhawatirkan kemana papa pergi, bahkan ia dengan senangnya menghabiskan waktu dengan berondong, sakit sekali hatikuh melihat mama seperti itu.Aku sedih dengan nasib papa.
semenjak kejadian itu, aku memutuskan untuk pergi meninggalkan ibukota,aku pergi ke pulau sumatra, sekarang aku berada di palembang, aku melanjutkan kuliahkuh di UNIVERSITAS SRIWIJAYA, aku menjadi wanita mandiri, aku pekerja paruh waktu,setiap pulang dari kuliah ku sempatkan dirikuh mejaga tokoh baju di kota palembang ini.
ini hari pertama kuh magang, tentunya aku merasa dagdigdug ser,tapi segera ku tepis ke tegangan di dirukuh ini. Ohh iya aku Mengambil Jurusan Fakultas Kedokteran.
"asalamualaikum" aku menyapa ruangan kerja yang akan membimbingkuh, kulihat sosok tubuh kekar yang sedang membelakangikuh
tubuh itu berbalik "waalaikumusalam,masuk " tawar ramah dokter berwajah tampan kepadaku
kupandangi wajahnya,ternyata sangatlah sempurna, sedikit terpukau tapi segera ku tepis rasa kagumkuh "terimakasih tuan " aku duduk di kursi yang telah di persiapkan
"namamu meta kan? dari universitas Unsri? " tanya dokter berwajah tanpam itu
__ADS_1
"iya tuan, saya baru pertama kali magang " ucapku sedikit gerogi
"baiklah, perkenalkan namakuh Toni, panggil saja dokter toni, " dokter toni melambaikan tanganya
segera ku balas uluran tangan itu "namaku meta dok " ucapku masih sedikit gugup ketika ia memandangikuh, ada getaran aneh di jiwakuh saat memandang wajahnya
"baiklah nona meta, mulai hari ini nona adalah asisten pribadi saya di rumah sakit ini, saya akan mengajari sekaligus akan membimbing nona "
"baiklah dok " aku hanya mangut mangut saat ia mejelaskan apa pekerjaankuh,apa yang harus aku lakukan .
***********************************
setelah melewati malam yang bersejarah, pagi erotis, kedua psangan itu sedang melahap makanan di atas sofa,Delia makan sangat lahap di karenakan dia sudah kelaparan sejak pertempuran pagi tadi, berbeda dengan abay dia melahap sambil memandang istrinya.
"sayang " panggil abay kepada istrinya dengan lembut
"hemmm" hanya itu yang keluar dari bibir kecil yang sedang melahap makanan, delia sedikit kesal dengan suaminya ,yang melakukan berulang kali, saat mandi pun abay tetap melakukannya .
"sayang apakah masih sakit " tanya abay sambil mendekatkan diri kepada istrinya
"jangan mendekat pergilah, aku capek, jawaban nya masih sangat sakit " ketus delia, tapi terlihat manja di padangan abay, abay layangkana kecupan manis di pipi sang istri.
delia menepis lembut muka abay "mas, sudah doung delia masih sakit " ucap delia kesal
abay hanya cengengesan "maafkan mas ya sayang, soalnya punyamu bikin mas berada di syurga " gombal Abay yang membuat istrinya malu
__ADS_1
segera delia memeluk sang suami menyembunyikan muka memerahnya,abay pun mengusap lembut rambut sang istri ,sesekali ia layangkan kecupan di puncuk kepala delia.
"sayang lanjutkan makanya, atau mas akan makan kamu lagi " ucap abay setelah beberapa menit delia memeluknya
segera delia menjauh kan tubuh kekar yang memelukya,ia menyambar piring di atas meja, mengisi lagi dengan nasi, menambahkan lauk ke piringnya makan tanpa memperdulikan tatapan sang suami
"mas kebawah dulu ya sayang " pamit abay sambil mencubit pipi chuby istrinya kemudian berlalu, namun delia tidak perduli
drett..drett...drett
suara notifikasi panggilan
segera delia angkat, karena itu dari mertuanya "asalamualaikum maa" sapa delia
"waalaikum salam, sayang bagaimana apakah berhasil? apakah sudah gol? bagaimana rasanya ? apakah suamimu melakukan nya? " tanya Kiran di sebrang sana
delia hanya melongo, pikiranya masih mencerna satu satu ucapan mertua nya ini " iya maa "jawab singkat delia, dia bingung ingin menjwab apa
"APA???? yesss...otw cucu kuhh " pekik Kiran sambil berputar putar di kamarnya
delia menjauhkan telepone nya saat mendengar kiran berteriak, kemudian lama tak ada jawaban dari telepon itu " hallo maa, maaa..haloo"
"......."
tinggalin jejak kalian guys😚
__ADS_1