
🌸Aku yakin sebuah kesempatan itu ada.Melihat lukamu Hatikuh Sesak, Izinkan aku mendapatkan kesempatan itu,Aku mohon 🙏Tolong🙏🌸
By:Akbar
******************"
Kami berjalan Mengitari Ruangan Putih berpadu biru langit,Langkah kami sangat Cepat, raut wajah kami begitu cemas yang jelas kami sangat khawatir, mendengar laporan dari pihak Rumah sakit mengenai delia.
Sebuah pintu putih dengan ganggangn coklat, Seikat Serban Putih menutupi kaca Pintu, Dibukalah Pintu putih itu.
Ceklekk...
Langkah kami semakin cepat, Satu persatu kami sudah berdiri di sebuah ranjang khas Rumah Sakit, Mata kami melihat pemandangan Begitu Menyenangkan berpadu haru, sedih, entahlah kami begitu khawatir.
Bagaimana tidak! Istri dari Abay Sudah sadarkan diri.
Whatt???
Bola mata coklat Milik wanita cantik yang terbaring lemah. Bola matanya Menatap satu persatu seseorang yang berdiri di hadapanya, Ia melihat dokter-dokter yang menanganinya, suster, Yang lebih mencolok bagi dirinya adalah Suami kejam nya upss salah maksudnya Suaminya.
Perlahan Ia membuka mulut, Memejamkan matanya beberapa kali, seakan tak percaya, jika selama ini ia bermimpi akan suaminya, Sekarang seperti nyata,"Aa-ku.. T-a-huu.. Kaa-kamu adalah suamikuh bukan? "
Sekujur tubuh abay lemas, Bola matanya tak henti memandang istrinya yang tak sadarkan diri selama 2 bilan lebih, mimik muka nya penuh tanda tanya? seakan tak percaya dengan kenyataan ini, doanya dikabulkan oleh sang maha kuasa. Air muka yang berceceran di pipi, selangka demi langkah ia mendekat "I-yaa aku adalah suamimu,dan kau adalah istrikuh" ucapnya dengan lemah
Seola masih tak percaya di hadapannya ini bukanlah sebuah mimpi, Ia mencoba Mengangkat tangan kecil tak berdaging itu, Jemarinya menelusuri muka Sangsuami, Kini ia merasa ini bukanlah mimpi!! Seola ada yang membisikan di telinganya bahwa ini bukanlah mimpi "kau,... Kau benar benar nyata bukan? Hiksss... "
Abay meresapi setiap sentuhan jemari lembut yang menelusuri pipinya, ia menutup matanya menikmati belaian yang ia harapkan. Seketika mata itu terbuka ia mendengar ucapan sang istri "lihatlah aku, lihatlah aku sayang! Ini nyata sayang, maafkan aku hiksss... " memeluk sang istri
Delia membalas pelukan suaminya,dua pasang kekasih yang terpisah 2 bulan lebih, Akhirnya bisa bersatu kembali.
Abay melonggarkan Pelukannya "sayang aku membawakan sesuatu untukmu," abay mengeluarkan bunga mawar merah merona yang begitu cantik
"Sayang ini adalah bunga ke-70, aku taruh di sini yaa, Bunga keberuntungankuh jatuh pada bunga mamar merah cantik Bukan? " deraian air mata Abay tak terbendung, Saat ia menyusun bunga mawar terakhir untuk istri yang ia rindukan. Ia mengambil bunga rangkaian nya ia memberikan kepada delia
Delia memeluk buket karangan suaminya, air matanya membendung jatuh bebas " hikss.... Hikss.. Apakah selama ini aku tak sadarkan diri hikss.... Maafkan aku, Maafkan aku hikss.. "
Seketika abay memeluk sang istri seraya berbisik di telinganya "berhentilah menyalahkan dirimu, dirimu tidak salah! Aku lah penyebab semuanya, MAAFKAN AKU!! "
Seketika memori-memori Yang ia ingat, Ia mengingat Kelakuan gila nya, Ia mengingat kelakuan suaminya yang tega menduakan dirinya, Sehingga ia mengalami kerusakan fisik dan batin.lebih teganya lagi Suaminyalah dalang dari kecelakaan dirinya,walau itu tidak real kesalahan suaminya.
__ADS_1
"Apakah kau akan menyakitukuh lagi? Jika kau masih ingin menyakitikuh aku tidak sanggup! Sebelum kau menyakitikuh izinkan aku pergi Dari kehidupanmu, menghilang dari duniamu, urusanmu, kehidupanmu. Kembalikan aku ketempat seharusnya dimana kau menemukan kuh pertama kalinya. aku sungguh tidak keberatan jika kau menceraikanku dan kau mau menikah dengan wanitamu aku tidak masalah, maafkan aku selama ini menjadi beban dirimu, Maafkan aku setahun pernikahan ini membuat dirimu semakin rumit, terimaksih atas kebaikan dirimu yang menyelamtkan ku dari kecelakaan maut, Terimakaih.Aku sunghuh tidak..."
Cuppp
Abah mencium bibir mungil miliknya dengan deraian air mata, tak sanggup mendenhar ocehan istrinya, baginya itu sangat sakit untuk di dengar.
delia terdiam, seakan menikmati ******* itu, dirinya lemah untuk memberontak jadi dia menyerahkan diri pasrah.
Abay melepaskan ********nya "jangan katakan itu lagi, mulai detik ini, hari ini, dan seterusnya kau adalah istrikuh satu-satuhnya,kaulah ibu dari anak-anaku kelak, Kaulah teman hidupkuh sampai menua, Kau yang akan menyaksikan cinta di hari tua dan merasakan air mata bahagia. Aku berjanji takkan ada lagi air mata yang menyakitkan lagi untuk dirimu dan keluarga kecil kita kelak"
Air muka delia semakin membanjir mendengar perkataan suaminya "kau berjanji? " ucapnya
"Aku berjanji demi ayah, kakek, dan ibundakuh " ucapnya
Delia memeluk suaminya "hikssss.... A-ku tak bisa berkata apapun lagi, Aku harap kau teguh pada perkataanmu, sesungguhnya aku mengharapkan dirimu selama ini hiksss"
"Maafkan aku, maafkan aku hikss.. "
"Untuk kali ini aku berbaik hati, aku akan memafkan mu dengan syarat yang banyak " ucap delia menghapus air matanya menatap sinis abay
"Hemm,.. Apapun itu demi dirimu aku akan lakukan " sambil memeluk sang istri kembali
Abay dan delia melepaskan pelukan nya, mendengar deheman. Mereka menatap satu sama lain kemudian melihat ke sumber suara.
"Anak papa sudah beristri sekarang uhukkk... Uhukk.. " ucap retno semabri batuk Yang di buat buat
"Ehhh anak mama udah bisa Aja cari mantu yang begitu cantik, imut, menggemaskan lagi uncchhhh" ucap sang mama dengan mencubit kecil pipi milik delia
Delia membuka mulutnya lebar-lebar mendengar orang asing yang begitu mengasikan baginya.
Mama, papa, apaan ini maksudnya?. Batin delia
Delia hanya menebarkan senyum manisnya walau keadaan lemah. ia memilih lebih baik dirinya diam.
"Kau begitu hebat!! woohh..huuu... Berani sekali kau menikahinya tanpa ada kakek hemmm... " ucap adijaya dengan kekehan suara teriakan
"Kakek, mama, papa.. Udah yaa jangan berisik, kasian nii menantu kalian pusing liat kelakuan kalian yang seperti ini,delia kan baru sadar dari koma maa.. Paa.. Kekk.. " ucap abay kesal menatap tajam ke3 perusuh itu
"Heii lihatlah sekarang Retno anakmu membatahkuh, berani sekali mata ny melototikuh haahh!! " ucap adi geram dengan kekehan
__ADS_1
Seisi ruangan itu penuh dengan candaan, Haru, tawa,.... Seketika
"Perkenalkan Maa.. Ini Mairah andelia Chandragunah, Ia adalah istri Akbar, Ini lah seorang perempuan yang menggoyahkan hati akbar, wanita yang akbar ceritakan kepada kalian, ayo sayang perkenalkan dirimu kepada orang tuaku dan kakeku "ucap Abay memegang jemari delia sembari mengecup jemari itu dengan lembut
Delia seakan belum mengerti tapi ia mencoba memahami akhirnya dia mengerti siapa mereka, tetapi dia belum mengenal betul inti masalahnya, 5W+1H itu lah di otaknya sekarang "Perkenalkan tante,om, kek... Nama saya delia "
"Ohh anak manis,Kau begitu menggemaskan, panggilah kami dengan sebutan papa, mama, dan kakek " ucap retno
"Mengapa? " tanya delia dengan membuka mulut lebar lebar hingga berbentu O
Blaablaa...
Retno, Abay,kiran dan sang kakek menceritakan semua kejadian nya dari akar sampai ujung dahan.
********
**Kalau kalian suka jangan lupa
Like🙌
Koment🙏
Vote🙌
Kalau kalian suka jangan lupa
Like🙌
Koment🙏
Vote🙌
Kalau kalian suka jangan lupa
Like🙌
Koment🙏
Vote🙌
__ADS_1
Maafkan author yang jarang up dikarenakn sibuk dengan tugas🙏**