
Siang Ini Delia bersiap-siap untuk Makan siang Bersama sang suami,Delia Memakai Dress Miny Di atas lutut, Dengan Lengan pendek, tapi ia memakai Gardigan Sepanjang Dress nya, Ia memakai Sepatu Cat Berwarna Pich, Dengan Tas Senada dengan jepit rambit yang ada di kepalanya. Delia terlihat seperti Anak Kuliahan, Memang Seusianya masih pantas di sebut Anak kuliahan.
Delia Melebarkan payung itu, Kemudian memasuki Mobil "kak,Kakak kenapa pagi tadi? " tanyanya kepada Marco yang sedang fokus menyetir
"Gaa ada,Cuma Kesal sama suami loh, Masa iya gue udah pagi-pagi di suruh beli payung, dan sialnya lagi, Suami lu tu gaa ada akhlak bet dah "
"Hahaha, kenapa kak? " tanya polos Delia
"Lo tahu gaa, apa kata cewek rempong di tokoh payung itu, masa iya gue di katain Ilang cogannya saat memegang sepuluh payung, gila tuh cewek kan! " Kesal Marco
"Ahahahahah.... Ahaha.. " Tawa delia pecah
"Lu sama berengsek nya ama suamilu, Emang gaa salah lu jodoh sama bos gue itu, " kesal marco
"Hahah maaf kak,Tapi tetap cogan kok ahahaha... " Puji Delia
"Iyalah, Marco Gituu.. " Lunjakan Marco saat di puji
"Eeee, kak, berenti di minimarket itu dulu yaa, Ada yang mau Gue Beli " titah delia
"Baiklah, tapi jangan terlalu Lama, Lu tau suamilu kan! " Peringatan untuk delia
"Oke siappp"
__ADS_1
Delia memasuki minimarket, Kemudian dia membeli Makanan ringan, Memasukan kedalam keranjang nya, Kemudian Mengantri di kasir, Saat di kasir Delia Melihat wanita yang tak asing bagi dirinya
"Wanita Itu? " batinya melihat Ke arah Wanita yang akan keluar dari Pintu Minimarket dengan Jaket Hoodie berwarna hitam
"Tunggu.... " pekik Delia Berlari mengejar Wanita itu, tapi wanita itu sudah hilang jejak saat delia sampai di depan minimarket
"Kemana? Masa iya secepat ini? Apa dia? Wanita yang Sama? Ahhh sudahlah mungkin aku salah lihat " ucapnya memasuki minimarket kemudian membayar semuanya.
********
Marco dan delia memasuki Kantor Akbar, Semua Mata Menghormati Delia dan marco. Menundukan kepala, memberi Sapaan, Delia membalas dengan senyuman manisnya.
Saat memasuki ruang kerja sang suami, Delia melihat mimik keseriusan sang suami "ehemmm.. Asalamualaikum Akhty " Salam Delia menghampiri sang suami dan mencium tangan Suaminya
"Hemmm.. Iya hubby, eee kenapa muka nya berubah, tadi kelihatan serius, sekarang Kenapa jadi Seperti... "
"Sayang, Kamu itu semangat untuk Mas,kamu lebih berharga dari apapun, karna mas sangat mencintai dan menyayangimu, " Potong abay
Delia menundukan kepalanya, Menyembunyikan muka yang merah merona seperti Kepiting rebus ๐
"Kenapa berdiri seperti itu hemm, kenapa pipi nya seperti itu hemm " Abah menarik tubuh mungil sang istri duduk di pangkuan Sang suami
"Mas, aku malu " ucapnya menyembunyikan mukanya di dada bidang sang suami"
__ADS_1
Abay membalas pelukan sang isttri, kemudian ia melihat Paha istrinya yang terekspos Di depan matanya bagaimanapun dia lelaki normal,"sayang, apakah kau menggodaku hari ini? " bisik abay
Delia merenggangkan Pelukannya kemudian mengkerutkan dahi menatap sang suami "menggoda? " tanya polos delia
Abay yang tak tahan melihat bibir Chery milik istrinya segera ia bungkam dengan ******* sexy miliknya. Delia terdiam saat mihat suaminya mencium bibir ranumnya, Lama kelamaan Delia mulai menikmati Setiap ******* Sang suami, Ia membalas dengan sedikit lembut dan agresif.
Meraskan sang istri mebalas lumatanya, Abay mengabsen setiap gigi yang ada di rongga mulut sang istri, Lama kelamaan ciuman Akbar Turun ke Dagu sang istri, kemudian Turun lagi ke leher jenjang sang istri, Tangan satunya mengelus Paha Delia yang terekspose, Tangan satunya menahan pinggang Sexy milik delia agar tidak terjatuh dari pangkuanya.
Delia memejamkan mata, kedua tangannya meremas rambut Abay, Menggit kecil Bibir bawahnya, Pipinya merona, saat bibir abay Sudah Sampai di belahan gunungnya.
"Mass, Gelii... " ucapnya menahan sesuatu
Abay tidak mempedulikan Delia Lagi, tangannya sudah Sampai di kedua gunung sang istri, Lidahnya menjelajahi Leher ranum sang istri, sesekli Menjalar ketelinga sang Istri.
Delia merasakan benda Yang mengeras Di Selangkangannya, tapi ia tidak tahu benda apa yang mengeras di bawah sana?
Sedetik kemudian abay Berhasil melepas Resleting dress milik delia, terpampang Nyata Gunung kembar yang begitu menggoda "sayang kita akan menyelesaikannya " abay menggendong tubuh sang istri menuju ruangan istirahat milik Sang Suami
Hayooo haredang kan??? ๐๐
Besok di lanjutin ya hahah๐๐
##################
__ADS_1
tbc