
"Jadi bagaimana, Apakah kau Bahagia Mendengarnya, Mimik Muka apa yang akan aku berikan ahahaha.... " remeh Askah
Abay tak tinggal diam secepat Mungkin Dia Mengisyaratkan “shiiittt!!!! ” Semua pasukan GOLPATENG Menyerang pasukan Askah.
Tarrr!! Tarrrr!! ....
Krangg... Prang...
Bunyi itu tak kunjung henti, Askah Terdiam melihat pasukan di depan matanya, Ia Tak bisa berkutik lagi, Semua bodyguard yang ia sewa seakan tak berdaya, tepar tak ada satupun yang tersisah, Hanyalah dirinya Seorang. Saat semua orang lenga, Ia mencoba melarikan diri, tapi Abay tak sebodoh itu melepaskan tikus tua yang rapuh itu!
Dengan cepat Abay Menembak Kaki Askah
Tarr.....
Dentuman Peluru itu menghentikan kaki Askah yang berlari. Secepat mungkin Askah Terjatuh
#####
"Lepaskan aku B*ngs*d, B*rengs*k, Anak muda gaa ada akhlak!!! " Askah Meronta Ronta Karena dirinya di ikat di sebuah pohon, menahan sakit kaki yang tertembak, Darah yang begitu banyak mengalir,Mukanya memucat, Bibirnya membiru.
"Tidak semudah itu Aki tua Cihh!!! " Abay berdecih melihat lelaki paruh baya yang tak berdaya.Sedangkan Yang lainya Mengurus Keluarga Abay yang di kurung selama bebrapa tahun Di penjara tekutuk itu, Mengurus insiden ini dari tatapan kamera Wartawan, Menghilangkan jejak terakhir Askah,Mengurus Keluarga Askah, Mengurus Kehidupan adiknya delia, Bagaimana pun Mereka tak bersalah, Askah bukan lelaki pembunuh tanpa alasan.Dia masih memiliki hati kemanusiaan.
"lEPASKAN!!!, ATAU Kau ingin Melihat mayat keluargamu hah!! "
"Hahaah... Omong kosong!!, Kau yang akan menjadi mayat, Oh iya Istri mu dalam bayaha upssss aku keceplosan hahhaha.... " Ucap abay
__ADS_1
"Apa Maksud mu B*ngs*d! Jangan sakiti istri dan anakuu!!! "
"Cihhh!!! Anak?? Hahah Anak mana yang kau maksud, anak yang kau telantarkan itu haa!! Bahkan Sedikitpun Kau Tak khawatir denganya, Cihh!! Itu yng kau maksud dengan anak ahahah.. Sungguh keji hidupmu tuan"
"Hahaha kau menikahi Putrikuh Bukan? Hahah Gadis tak berguna itu!! Cihhh Ambilah Gadis Tak berguna itu cihh!! Sampah!! "
Mendengar itu abay tak tinggal diam, Ia tidak terima jika seseorang mengina istrinya!! Abay Menutup mulut Askah Dengan latban "tutup mulutmu itu!! Diam dan dengarkan aku! PAHAMI!! AKU takan mengulangi kata ini,
MULAI sekarang Detik ini, Malam ini,Esok, Lusa Dan seterusnya!! Aku akan menghukum kau di penjara yang sama! Penjara yang sama dengan Keluarga kuh!! Tempat Yang sama! Satu lagi Aku masih memiliki Hati nurani, Keluargamu Akan hidup bebas Tanpa dirimu!, Berterimakasihlah kepadku haahhaha... "
"Mmmmmm.... Emmm..... Emm.... " Hanya suara itu yang terdengar Dari Mulut Askah yang ditutup Latban, Seakan dirinya menolak Tindakan yang di berikan Abay.
"Masukan dia " titah abay kepada anak buah nya
"Emmmm... Emmmm... " Lagi lagi Askah berdehem Meronta ronta Saat di seret Kedalam penjara terkutuk itu
Sebenarnya ia Langsung ingin menghabisi Askah, Tapi dia Masih memikirkan istrinya, bagaimana pun Istrinya sangat menyayangi Ayahyan, Itulah mengapa dia melakukan askah seperti ini. Bahkan Abay terbilang Sangat Baik dengan menghukum Askah seperti ini, Dibandingkan Menyerahkan Kasus ini kepihak berwenang, Dengan itu pasti Nama baik lelaki itu akan hancur, Keluarganya akan hancur, Bisnis Yang di bangun akan jatuh dalam beberapa detik.Nama baik Granvina akan masuk kedalam Trendingatau buming, Nyawanya terancam, bahkan keluarganya terancam.Tapi itu tidak dilakukan oleh Askah. Baik bukan??
********
Askah berjalan di lorong Rumah sakit, Ia memasuki ruangan VVIP dimana Keluarganya di rawat.Papa, mama Kakek mengalami Tidur yang lama akibat suntikan yang di berikan Askah. Enatahlah kronologis nya seperti apa, dokter hanya menjelaskan Suntikan yanh diberikan itu hanya bius yang berefek beberapa jam kedepannya.
Ketika matanya menangkap pemandangan begitu indah, Seketika itula dia menghamburkan diri kepelukan ketiga orang tak berdaya secara bergantian.
"Papaa.... Paa Ini putra papa Akbar paa.. Bagaimana Kabar papa Maafkan Putramu yang tak berguna ini paaa... Hiksss.. " Abay memeluk Papa nya Tangisnya pecah saat memeluk sang papa.
__ADS_1
Abay menatap Muka ibundanya seketika ia beralih memeluk Sang mama "maaaa... hikss... Aku Rinduu Mama, Maaa.. Maafkan putramu yang tak berguna ini, Maaa aku mencintaimuu,... Aku merindukanmuu.. Hikssss, Aku merindukan Ocehan mama, Aku ingin Merasakan masakan mama, maa hikssss.... "
"Kakekk, Kekk Sadarlah ini cucu bawelmuu, Kekkk sadarlah aku merindukanmuu, Apakah kau tak ingin melihat Aku Yang tumbuh begitu besar Kekk.. Hikkss... " Seketika abay menatap kakeknya menangis sejadi-jadinya Di pelukan tubuh Kakek yang mulai berkerut, Muka yang pucat, kurus,Menunjukan Kakeknya Semakin Menua
Abay mundur selangkah demi selangkah matanya melihat Papa, Mama Dan kakek secara bergantian, Rasa tak percaya, Keluarganya Masih dalam keadan Hidup di muka bumi ini, Serasa mimpi, Tapi ini nyata, Rasa bahagai Dihatinya menemukan keluarganya lagi, Rasa bersalah Mengganjal di hayinya merutuki kebodohan beberapa tahun tak mengetahui keluarganya, Rasa sakit melihat keadaan mereka.Air matalah yang mengilustrasikan semua ini
Abay terduduk di lantai, Kedua kakinya terlipat, Matanya melihat kelantai, Tangisnya semakin pecah "Hikss Aku mencintai kelain semua, Maa.. Paa.. Kek.. Aku ingin menceritakan semua Harikuh tanpa kalian, Maafkan aku yang tak berguna ini, Ini salahkuh, Salahkuhh!! aku Membenci wanita itu!! Hiksss.. Aku mohon Sadarlah untuku!! Setidaknya Beri aku kesempatan Aku mohonnn... "
"Berdirilah Nak.. "
"Berdiri? Hemm Aku tak sanggup melihat kalian Terbaring seperti ini aku tak sanggup hiksss..., putra kalian Sudah besar Apakah kalian tak ingin melihatku bahagia hikss.. "
"Hapus air matamu nak "
"Aku tak bisa menghapus air matakuhh, Aku Lelaki memeliki perasaan aku juga bisa menangis, aku tak sanggup melihat orang yang aku sayangi semuanya terbaring tak berdaya, Aku... Hiksss.. A-aku " seketika abay berpikir Siapa yang menimbali ucapanya sendari tadi, mungkinkah itu haluan atau imajinasi nya? Apakah dia bermimpi? akgghhhhh Abay mengabaikan itu
"B-erdirilah N.. Ak Kami.. Baik.. ba.. Ik saja "ucap lemah Lembut
Bagai tersambar petir JEDAR Hatinya Berdetar, Ia mulai Melirik ke sumber suara betapa terkejutnya ia melihat...........
••••••••
Heheh ngegantung yeee 😂😘😘
Sabar yaa bukan perasaan kok
__ADS_1
Cuma cerita akakak