Suamiku CEO Kejam

Suamiku CEO Kejam
Insiden Part 5 (Penuntasan)


__ADS_3

Selama dua bulan berlalu Mereka Membentuk Rencana Semaksimal mungkin, Berlangsung semaksimal mungkin.Sedikit demi sedikit Kebusukan itu terus Kelihatan. Dimana Kau menebarkan api kebakaran disitulah Asap nya Tak akan hilang, Begitu pun aromanya,Sebaik mungkin kau Menyembunyikan nya, lambat laun terbongkar. itulah hukum dunia


Singkat cerita


Marco dengan bantuan anak buah nya, Menyelidiki lokasi pulau kematian, Tak luput hanya di situ Marco juga mengawasi Pantai kenagan yang berhubungan langsung dengan pulau kematian. Marco dengan lincah nya mengetahui gerak gerik melalui wisnuh.Dia yang menjelma menjadi wisnuh dengan bantuan topeng muka Yang di buat sedemikian rupa mirip tanpa ada sedikitpun cacat di topeng itu, Membuat rencananya semakin berjalan lancar. dia menemukan titik kelemahan Askah, Dia juga Mengetahui Kejanggalan Di pulau kematian itu.


Sedangkan toni membagi waktu antara pekerjaan dan rencana nya, Ia mengamati setiap gerak gerik tersembunyi di kediamana askah Yang sempat di tinggali Delia selama beberapa tahun lalu. Tapi hasilnya nihil! Toni tak menemukan kejanggalan di kediaman Askah, Toni berencana melacak gerak gerik Lauren.Lagi lagi toni gagal, Lauren Sudah Hilang jejak, Toni tak berenti di situ akhirnya rencana berhasil menemukan jejak lauren, Betapa terkejutnya Toni mengetahui lauren sedang berada di pulau Kematian.


Toni mencari jalan keluar untuk masalah ini, Akhirnya mereka Memutuskan untuk pergi Kepulau Kematian. walaupun bagi mereka mustahil untuk pergi kesana, karena pulau itu banyak di takuti setiap tooring, ataupun manusia manapun.Setelah trending kematian keluarga besar dari Perusahaan Group Chandragunah di dalam pulau Cendrati, Akhirnya pulau itu diberi julukan PULAU KEMATIAN, Sempat Buming di sosial media dari dulu sampai sekarang. Banyak yang mengatakan bahwa pulau itu berhantu, Menginginkan tumbal, Pulau berdarah, Pulau Mistis, Pulau Angker Dan lain sebagainya. Tapi itu tetaplah mitos yang di buat semata-mata untuk menutupi Rahasia terbesar Askah, Karena Askah menyimpan Rahasia besar di sana, kesimpulan itulah yang di muat oleh Toni dan marco.


Setelah seminggu mereka menyimpulkan dan memberi tahu Abay rencana nya, Mereka melakukan Dengan Sangat Higienis, Secara matang-Matang.


Pukul 00.00


Mereka merencanakan akan melakukan penembangkan ke langit, Mereka ingin melihat apakah Ada reaksi dari pulau kematian.


Mereka bersembunyi dengan sangat talaten, jejak mereka saja Tidak bisa di pungkiri lagi Dengan siapapun.


"Abay sahabatkuhh lu siap" kekeh marco dengan sipitan mata jahilnya


Abay menggelengkan kepalanya bagaimana tidak, sahabatnya masih sempat bercanda dalam situasi menegangkan seperti ini "berisik, gua udah siap"


"Yaelah sensi bet dah, Kek cewe PMs akakak.. Dan lu bagaimana Toncap? " ucap marco bergeming

__ADS_1


"Toncap toncap paan shi luu, diam gue mau pasang ledakan angin gue, masih ada 10 menit lagi " ucap toni cengengesan


"Hahaha... Upss.. Lu bilang apa, wah jangan bilang luu Udah tegang di sini, jangan ngaco lu, kita gaa lagi sama cewe bro tahan tahan ckck, " kekeh marco


"B*ngsad, sahabat gaa ada Akhlak ya kek gini, maksud guee.. Pussssss" belum selesai kalimat nya Ada angin yang keluar dari bokong toni


Sontak abay dan marco menutup hidung memaki-maki toni dengan sumpah serapah yang dia miliki. Tak terasa waktu berjalan tapat 00.00


Taaaaarr!!!!!!!


Suara Tembakan Yang di lontarkan kelangit malam


Seperkian detik, Alangkah terkejutnya mereka melihat pemandangan di Pulau kematian itu, bagaimana tidak mereka melihat Banyak pasukan Yang Menjaga Di setiap pesisir Pulau itu, Yang aneh nya lagi mereka tidak kelihatan sama sekali, Hanya dengan teropong canggih itulah yang membuat mereka bertiga terkaget.


Apa yang mereka Bayangkan teejadi! Apa yanh mereka pikiran Itu adalah benarPulau itu di dominasi menjadi Rahasia terbesar Askah!


Pasukan Berbaju hitam dengan di lengkapi pakaian pengaman dari besi, Tentunya itu tahan akan tembakan. pasukan itu menyerbu Pulau kematian dengan talaten dan cepat. baru sepuluh menit Pasukan menyerbu pulau itu sudah mematikan lawan 85%, GOLPPATENG(golongan para pemuda Ganteng) itu Adalah nama Geng Yang baru untuk mereka bertiga beserta pasukan nya.


Tarr... Tarrr... Tarrr


Bunyi tembakan melayang seperdetik menewaskan seorang dalam seperkian detik itu juga. tak henti henti peluru itu melayang Mengenai para musuh, Nasib baik ada di pihak GOLPATENG malam ini, hanya dalam waktu beberapa menit Pulau itu sudah kosong, Tak ada lagi yang tersisa, Hanya Rumah Yang mengisahkan kenangan Abay dan Para keluarga nya dulu.


Pipinan pasukan Yang menyerbu Menghubungi Marco, Toni dan Abay,mereka bertiga sampai di sebuah rumah yang mewah seperti tidak tertunggu dan tak terurus Rumah tua itu tampak tak hidup, Dindingnya saja sudah oudar akibat Badai yang sering terjadi di pulau kematian ini, warnah nya yang luntur, lumutan serta bahan besi rumah itu sudah mulai mencoklat.

__ADS_1


Untuk malam ini, Hatikuh sakit melihat Kediaman seribu kenangan ini, Nyawakuh melemah mengingatnya, tapi tekadku lebih kuat malam ini, Aku bisa, bisa. Batin abay menguatkan diri sendiri yang mengingat kejadian tahun lalu


Setiap langkah mereka memasuki ruangan, mereka selalu siap siaga, Marco langsung memasuki ruang bawah tanah yang ia tangkap selama satu bulan Ini,Tak heran jika marco mengetahii sudut" tersembunyi di rumah ini. Ketika mereka bertiga sudah ada di dalam ruangan tersembunyi.


Plokkk.. Plokkk.. Plokkk "Bagus sekali Tak perlu capek-capek mengenai sasaran kuh, bahwasanya sasarankuh sendiri yang mendatangi kematianya Ahahah.. " ucap lelaki paruh baya itu dengan tawa menggelegar tepukan tangan kemenangan


Sontak abay mengepal Jarinya Bagaimana mungkin Askah sudah berada di sini. Batinya


Toni mengarahkan Tembakan Canggih nya Kearah askah, belum sempat Toni menembak askah, Abay menghentikanya


"Berhenti Ton, Biarkan dia bicara, " ucapnya


"Hahaha Bagaimana kau suka dengan kejutankuh bukan? upss kau yang mengejutkankuh Ahhh tidak tidak aku sangat terkejut " ucapnya dengan cengengesan muka yang dibuat seakam ketakutan


Marco mengepal tangannya Begitu juga dengan toni Yang mengepal Kedua tanganya "katakan apa maksud dari semua ini! " Bentak marco


"Kalian Sangat Pandai dan cerdik tak kuu sangkah kau mendatangi Pulau kematian ini hahaha... kalian sangat BODOH Cihhh!!! " remeh Askah diselangi Tawa


Abay tak tinggal diam dia Mengepal kemeja askah "kau tua berkarat, Jaga ucapanmu, Wajahmu saja sudah Keriput, Jaga ucapanmu, Katakan apa maumu! KATAKAN! "


Askah hanya tersenyum licik "Berani sekali kau membentakuh! Ku pastikan mereka akan matii!! "


"Mereka? Mereka siapa haaa!!! kau gilaa! " ucap abay mencekik Leher Askah

__ADS_1


Tettttttt... Askah Menekan Remot di tangan nya, Seketika dinding itu terbuka Sangat lebar.


Dan......


__ADS_2