Suamiku CEO Kejam

Suamiku CEO Kejam
Pemuda Misterius


__ADS_3

Tak ada yang tahu roda kehidupan itu seperti apa? Tekadang yang kaya raya akan jatuh miskin,yang miskin malah menjadi kaya, yang awalnya cinta jadi benci bahkan sebaliknya benci jadi cinta.


~Mairah~


Mairah Andelia POV


Tak pernah terbayang hidupku akan serumit ini. Ingin hatiku ini memaki ketidak adilan atas penderitaan yang aku rasakan selama hidup di dunia yang begitu keras dan perih ini. Dari kecil kehadiran diriku tak pernah di inginkan. Kedua orang tua bercerai, aku di tinggal ibuku sejak bayi, kata Papa Askah,ibu kandungku meninggalkan kami karena lelaki lain, hatiku sangat hancur hidup tanpa kasih sayang.


Dahulu Papa Askah sangat menyayangiku,mencintaiku, mengajarkanku banyak hal yang indah. Tetapi,ketika Papa Askah pulang dari suatu Negara yang dia kunjungi untuk proyek baru, di situlah kerasnya hidupku di mulai.


Papa Askah membenciku mulai sejak itu,aku pun pasrah tak bisa berbuat apapun.Ketika papa Askah pergi kerja diriku di titipkan di panti asuhan,sering sekali aku di olok dengan teman sebayaku. "Heii.itu anak yang tanpa ibu itu kan. " kata itu selalu terdengar di kepalaku. Sesak hatiku, nyeri sekalii.. Tempat untuk mengadu pun aku tak punya.Iri?tentu aku manusia biasa yang ingin dicintai dan di sayangi seperti orang lain. Tapi hidupku berbeda dengan mereka yang tak memiliki keluarga yang lengkap.Miris sekali.


Sampai akhirnya aku kecelakaan pesawat, dari situlah aku melupakan segala kenangan pahit sejak kecilku. Saat itu aku merasa tuhan adil padaku, tuhan tak menginginkan diriku mengingat pahitnya masa kelam ku. Tak cukup di situ saja cerita hidupku, masalah timbul bertubi-tubi ketika aku dewasa.


Di benci ibu tiri. Di bedakan dengan Anak mereka. Di siksa, tak di anggap, huhh.. Banyak lagi. Dan kenapa diriku ini kabur dari rumah Harimau demi masuk ke dalam jurang yang begitu terjal berisisikan buaya.


AWAL KEHIDUPAN PAHIT KEDUAKU DIMULAI yaitu Terpaksa menikah dengan lelaki yang tidak aku kenal sama sekali, dengan teganya dia menyakiti ku, menyiksa fisik dan batinku, sampai suatu saat dia bersikap baik padaku memberiku harapan palsu.Di satu sisi dia bermain di depanku dengan wanita lain. Sampai aku kecewa dan batinku tak kuat lagi menahan sakit didadaku. Aku stres, aku gila karena lelaki penge-cut yang selalu mempermainkan hidupku ini.


Setelah sekian kali aku menderita, tibalah kebahagian yang tak dapat aku pungkiri lagi, Aku memiliki Mama Mertua yang baik sekali, Papa mertua yang pengertian dan juga Kakek Adi yang super konyol. Tapi itu hanya sementara! Ternyata semua itu palsu,Bahkan suamiku saja ingin membunuh darah daging dirinya sendiri. Kenapa? Kenapa hidupkuh selalu menderita? Kenapa tak kau izinkan aku untuk bahagia sekali saja di hidupku ini.


Sialnya lagi, Anaku ikut adil dalam ketidak di inginkan diriku ini. Kenapa tidak aku saja? Apa iti tidak cukup? Kenapa? Kenapa? Kenapa harus bersangkutan dengan diriku dan anaku yang tak berdosa ini. Apa setega itu Dunia ini tak menginginkam kami? Lantas? Dimana kami layak hidup bahagia? Di belahan bumi mana? Katakan padaku dimana tempat yang layak kami tinggali hikss?

__ADS_1


Mulai Hari itu, hari ini,detik ini,kami berdua harus bahagia tanpa mereka yang tak menginginkan kami. Aku tekadkan diriku untuk BERHAK HIDUP BAHAGIA bersama anaku kelak. Hari ini, hari terakhir aku merasakan pahitnya kehidupan dan ku akhiri sepihak perpisahan ku dengan Mas Abay yang sudah memeberiku banyak cinta dan luka, keluarga kecil suamiku yang menyenangkan walau sesaat, SEMUANYA AKU ANGGAP MIMPI DAN SEKARANG AKU TERBANGUN.


Hari ini, Aku pergi ke suaru Negara X, Aku tak tahu kenapa ada seseorang pemuda Remaja yang ingin menolongku, ternyata dia yang menemukan diriku saat aku tak sadarkan diri di jalan desa terpencil ini.


"Tante, perkanalkan namaku Joy, Aku seorang detektif dan penyelamat, aku seorang pemuda yang cerdas, aku memiliki orang tua yang hebat." Ucap pemuda tampan di hadapanku, dengan percaya dirinya dia memperkenalkan identitas yang tak masuk di akal saat melihat wajah polosnya.


"Iya, terimakasih sudah menolongku, sekarang kau bisa pergi. " Ucapku waspada, bagaimana pun aku ingin menghindari orang jahat,kami harus bahagia tanpa tekanan dari seseorang.


"Jangan takut Tante,peganglah handphone ku ini, dan ini nomor polisis terdekat, jika aku menyakitimu silahkan kau hubungi nomor polisi ini. " Ucapnya yang membuatku tercengang.


Mulai saat itu, Pemuda yang bernama Joy, selalu sedia menolongku, Joy membantu ku menghilangkan jejak agar tak dapat di lacak oleh siapapun. Dia juga memiliki rencana yang paling matang atas kehilanganku kelak. Aku tak tahu apa rencananya, tapi Joy mengirim diriku ke Negara Australia tempat dirinya hidup.


"Tenang Tante. Tante akan tidur bersama saudara kembarku Jey,dan Joy akan tidur di lantai bawah. " Ucap pemuda tampan itu, lagi-lagi dia membuatku tercengang. Ternyata dia memiliki saudara kembar. Kejutan apa lagi ini.


"Oh ya. Boleh aku menemui Jey? " Tanyaku semangat. Aku merasa Joy adalah pemuda yang sangat sempurna, Joy memiliki IQ yang luar biasa, ketampanan yang luar biasa, kecerdikan tingkat akut.


"Tentu Tante. Tapi kelak, Jey sedang ada jam kuliah. " Ucapnya sambil mengutak atikan laptop di hadapanya guna menghilangkan jejak kami yang baru meranjak ke Negara Australia ini.


Aku memasuki kamar yang sudah di persiapkan untuk diriku. Betapa terkejutnya aku saat melihat kamar yang begitu mewah, dengan kaca yang begitu besar. Dari kamar ini, Aku bisa melihat laut biru nan indah. Hatiku sedikit rilax saat menikmati keindahan yang di sunggukan oleh Joy untuku. Sempat terpikir olehku. "siapakah Joy dan Jey sebenarnya? Kenapa dia ingin membantu ku? ,setelah itu kenapa mereka menerima kehadiranku yang hanya secuil pasir ini?"


Aku tak tahu, yang jelas saat ini aku sangat berterimakasih kepada tuhan yang maha kuasa, yang telah memberiku luka dan kejutan yang tak terbayang. Aku berterimakasih kepada Dunia, ternyata ada tempat untuk kami hidup bahagia.

__ADS_1


"Nak, Mama akan memberikan kebahagian kepada kelian kelak. Mama jamin tak akan ada yang akan membunuh kalian, kalian harta mama yang paling berarti dari hidup mama sendiri. Mama tak ingin kehidupan kalian sama seperti kehidupan mama yang tak pernah di inginkan ini.Untuk kalian, Mama janji akan memberikan apapun untuk kalian bahagia walau taruhan nyawanya. " Ucapku sambil mengelus perut yang masih terbilang rata. Air mataku tak berhenti mengalir.jiwa dan ragaku seola menolak keinginanku saat ini.


"AKU YAKIN AKU BISA"


*******


Hai hai🤗


Ketemu lagi dengan author 🤗


Maaf gaiss author baru bisa up, kemarin banyak urusan di dunia nyata author 🙏🙏


So author punya kehidupan nyata 🙏


Tetap dukung author gaiss


Tinggalkan jejak kalian.


Author minta pada kalean untuk vote author yee 😁sesekali mengemis eaaa 😋😋


See you ❤

__ADS_1


__ADS_2