Suamiku CEO Kejam

Suamiku CEO Kejam
Ternyata kamu posessive


__ADS_3

"Sayang, kamu sudah pulang? " tanya lembut Sang suami


"Hemmm, iya by"


"Youdah sana gih, mandi dulu. "titah lembut Abay


"Okee hubby. " jawab manis delia dengan melemparkan senyuman manis,seperti biasa delia melakukan Ritual mandi, setelah mandi melanjutkan Ritual ke dua yaitu tidur


Delia mengambil bantal, selimut ia bopong ke arah sofa, tapi di hentikan oleh Abay.


"Eee, Mau di bawa kemana Bantal sama selimutnya? " Bingung Abay


"Lah kan biasanya aku tidur di sofa, iya kan " sambil mentata Bantal di sofa


Abay terkejut, Bayangan dirinya yang kejam Terngiang di kepalanya,rasa bersalah, Rasa sedih, Sakit, kembali teringat.


Abay duduk di sebelah delia "sayang, Dengarin Hubby yaa"


"Hemmm.. " Deheman delia


"Baiklah, bagaimana kamu panggil mas aja yaa, mass, aduh manis di dengaer nya gitu " sambil mengelus rambut gelombang milik Istrinya


"Hemmm iya mas, tapi kalau moodku mau panggil Hubby, atau mas itu gaa papa kan? " Mata ranum nya memohon


Melihat mata ranum milik istrinya hati Abay Meleleh "itu mas setuju sayang " Abay mencubit manja Pipi Chuby milik Delia


"Ihhh mas, sakit tauk!,Oh iya hu..bb Ee maksudnya Mas, mas tadi mau bilang apa? "


"Jadi gini sayang, mas Tahu mas salah, Di masalalu mas ja.. Hat sama kamu, mas gaa nyadar hati kecil mas udah sayang sama kamu, egois mas tinggi, mas nyakitin kamu, sampai ka.. Mu sakit dan kecelakaan karna mas,Mas tahu bukan hal mudah untuk maafin semua kesalahan mas, Atau lebih tepatnya kesalahan mas tak patut di maafkan " setetes cairan bening membasahi Wajah tampan Milik Abay


Delia pun ikut meneteskan cairan yang sama "Udah mas,hikss... udah De.. Lia udah maafin mas,Ta.. tapi hikss bukan hal yang mu.. dah untuk delia Menerima semua perubahan Seperti ini mas, de.. Lia Butuh proses " tunduk Delia sambil Sesegukan

__ADS_1


"Mas Paham, Mas ngerti,bukan hal mudah bagimu untuk beradaptasi semua ini,lambat laun mas yakin, kamu mulai terbiasa dengan perubahan sikap mas, mas janji akan bahagian kamu sayang, mas janji,mas buktiin " Abay memeluk Tubuh istrinya yang masih terlihat kurang nutrisi


"Hikss.. Mas, terimakasih pengertiannya " delia membalas pelukan sang suami, entahlah setiap pelukan Yang di berikan Abay terasa hangat dan nyaman baginya


"Youdah, sana mas, Delia mau tidur " mendorong tubuh kekar sang suami


"Mas gaa mau pergi, Sebelum kamu balas ucapan mas, " dorongan kecil sang istri tidak ada perubahan bagi tubuh Abay yang kekar


"ihhh mas nyebelin, Apa coba? "


"Mairah Sayang, Mas tau ini terlalu cepat bagi kamu untuk dengarin semua ini, Tapi hati mas gaa kuat untuk sebunyiin terus perasaan mas ke kamu, MAIRAH MAS CINTA SAMA KAMU, MAS SAYANG SAMA MAIRAH, MAAFKAN MAS YANG TELAT MENYADARI, mas gaa tahu apapun jawaban dari Mairah mas terima, walau Mairah Sayang, gaa cinta sama mas, mas akan buat Mairah jatuh cinta sama Mas, Dengan cara mas sendiri yaa walau pun mas kelihatan egois, tapi mas yakin suatu saat kamu mencintai mas " Ucap abay dengan serius menatap mata ranum milik delia, memegang kedua pipi delia.


Sejak kapan dia mulai memanggilkuh Mairah, Dasae makhul aneh, Monster aneh


Delia menatap mata puzzel milik Sang suami, mulutnya sedikit membentuk Huruf O, mata coklatnya menatap sisi keseriusan sang suami,Tidak ada kebohongan sama sekali.


Masyaallah,aku tak salah dengar kan,apa? Apa tadi? Dia mencintaikuh? Menyayangikuh? Yaa allah akhirnya, akhirnya,setelah engkau beri awal yang menyakitkan berakhir dengan Manis, sungguh sekenario mu tak mudah untuk ku tebak, semoga engkau selalu melindungi kami.


"Sudah sayang, Mas Gaa butuh jawaban dari ucapan mas sekarang, Mas kasih waktu sama kamu untuk mencintai mas dan membalas ucapan mas,mas bakalan tunggu kamu sampai kapanpun "


Terlintas ide cemerlang di otak Delia, "ahhh aku punya cara untukmu mas, Aku pengen liat sebesar mana pengorbanan cintamu padakuh mas "


"Yaa.. Iyaa.. Mas Delia butuh waktu, Dan delia mau lihat Bagaimana cara mas mencintakuh " ucapnya menahan tawa


Abay mendengar ucapan sang istri Hatinya bertekad untuk membuktikan Bahwa ia sangat mencintai Delia "Mas janji " Ucap seriusnya, memeluk tubuh Delia


****** kamu mas, gantian, Aku pengen liat sebesar apa cintamu padaku mas, aduh Delia dosa gaa sihhh? Semoga engga, Aku tu sebenarnya udah cinta sama kamu mas. Batinya sambil memeluk dada bidang sang suami.


**************


Pegi menjelang Siang,Siang berganti Malam, Malam berganti Hari, Hari berganti Minggu, minggu Berganti Bulan, Tepatnya 2 bulan Telah berlalu, Abay selalu memberikan Cintanya untuk Delia. Terkadang Delia merasa risih karena Abay selalu Posesive terhadapnya.

__ADS_1


"Sayang, Aku berangkat ke kantor dulu yaa, Ingat jangan keluar rumah,Kalau mau Keluar ajak mama, hari ini terlihat panas, Pakailah payung ketika turun mobil , atau masuk mobil oke,Siang nanti kamu Di jemput Marco, Makanlah di kantor kuh " titah Abay Sambil menyusun map kedalam tas kerjanya


Delia menghampiri sang Suami, Membantu memasangkan Dasi "Iyaa.. Iyaaa.. Yaa.. Suamikuh Yang Posesive, Tapi.. Payungnya gaa ada mas, Gimana hayo? " Ucap delia Serius Memasangkan Dasi untuk Suaminya


"Tunggulah 10 menit lagi, Marco akan membawakan payung untukmu sayang muach aku berangkat, jaga dirimu jangan nackal yaa jadi istri yang baik, jangan makan yang instan, makanlah masakan bik nining " abay melayngkan kecupan dipipi sang istri dan berlalu pergi


"huuu.. Dasar Suami possesive, Masa iya haruss pakai payung, Baiklah Seblaku kau tetap berada di tempat yang aman tanpa sepengetahuan dia, hadeehh" oceh Delia, sambil menaruh seblak kedalam lemari pendingin


"Ada apa sayang? " Tanya sang mama kiran yang tiba-tiba masuk kedalam dapur


"Ee mama, haha... Gaa papa shi ma, kesal aja sama anak mama tuh, masa iya ma kalau mau keluar mobil, atau mau masuk mobil Delia di suruh Pakai payung maa " adu delia Kepada mama mertuanya, menampilkan muka kesalnya.


"Hahaha.. Udah itu artinya dia sayang sama kamu, Putra mama itu kalau udah sayang sama seseorang dia possesive berlebihan sayang,Dan kamu wanita beruntung yang bisa mendapatkan Perhatiannya "


dipikir-pikir iya juga yang di katakan sang mama, aku wanita beruntung, tapi Untuk mendapatkannya , aku berkorban dahulu hihii..... Batin nya


"Hayo mikirin apa hayoo?, udahlah kita masak Rujak aja yaa siapa tahu kamu lagi ngidam " ucap sang mama yang berbinar -binar, berharap Delia segera memberikannya cucu


Delia hanya terkekeh dan salting mendengar ucapan sang mama, bagaimana tidak, dia saja belum melakukan apapun "hihii semoga yaa maa.. " kekeh delia


Mereka Berpacu Pada alat masak di dapur, Rumah yang dulu mati sekarang hidup kembali, Apalagi sekarang ditambah menantu yang sangat cantik di keluarga Chandragunah.





Jangan lupa Ritual nya Readers 😚


Like coment tinggalin jejak kalian

__ADS_1


Mwh😚


__ADS_2