Suamiku CEO Kejam

Suamiku CEO Kejam
Ikut ke kantor


__ADS_3

🎀selamat membaca readers, budidayakan like and comment kalian🎀


Sinar UtraViolet berada di atas kepala setiap manusia, siang yang panas dengan trick matahari yang membahana, cukup membuat objeknya menjadi riuh karna sedikit terbakar tetapi tidak gosong.


riuhnya matahari kalah dengan sorotan wartawan mengenai Hubungan Asmarah Tuan Akbar Chandragunah bersama sang istrinya tentunya Delia.


Akhir akhir ini, wartawan mencari informasi mengenai CEO termuda yaitu Akbar Chandragunah yang di kenal publik dengan ketampannya,kaya-raya dan tidak luput dari isu kekejamannya. Wartawan terus mengincar dimana keberadaan CEO miliarned yang di isukan berubah poseseive ketika bersama istrinya, bahkan kabar keluarganya telah kembali, semuanya menjadi penasaran.


Ketika sampai di gedung megah miliknya belum sempat Sepasang kekasih itu memasuki kantor miliknya, sudah di sambut riuh oleh wartawan, riuh di tengah merebaknya cahaya mentari.


"Sayang tunggu di sini sebentar yaa, aku akan menyelesaikan ini semua " Ucap abay, kemudian melayangkan kecupan singkat di bibir sang istri, yang dibalas senyuman terindah Delia


"Selamat siang tuan Muda, kami hanya ingin mengkonfirmasi, siapakah istri Anda tuan muda " tanya Wartawan perempuan


"Benarkah keluarga anda susah kembali?tuan muda? " imbal wartawati


"Benarkah anda sangat mencintai istri anda tuan muda? " imbuh wartawan lelaki sambil menyodorkan kamera di hadapan muka Tampan Abay


Abay yang digerumbuli oleh wartawan, hanya memasang wajah dinginnya, segaris senyum ia layangkan tapi jelas itu beraura kejam "saya akan mengadakan konferensi pers minggu ini, jadi silahkan kalian hadir di sana, saya harap kalian mengerti " Ucap Abay kemudian memasuki mobilnya kembali.


Terlihat dari dalam mobil jika Wartawan itu berbincang-bincang,seperti kompromi, dan akhirnya mereka pergi.


"Mas, " panggil lembut Delia kepada sang suami


"Iya sayang kenapa? Hemm" saut Abay, sambil mencium pipi chuby sang istri


"Mas akan adakan konferensi pers? " tanya penasaran Delia

__ADS_1


"Iya sayang, bagaimanapun mas ingin menyatakan bahwa kamu milik mas satu-satunya, mas ingin semua orang mengenal dirimu adalah nona Akbar Chandragunah,dan mas ingin mengklarisifikasikan kepulangan keluarga mas, jangan takut sayang , mas tidak akan memperburukan nama keluargamu, mas janji " perjelas Abay, masih setia mengelus pipi delia


Seketika Palung hati Delia terharu mendengar ucapan tulus dari sang suami tak terasa ia Menangis dan memeluk tubuh sang suaminya, mendekat kuat seolah memberi signal bahwa ia sekarang menjadi wanita paling berharga.


Abay pun mengerti keadaan istrinya hanya bisa membalas dekapan lembut sang istri,mengelus lembut rambut delia, mencium aroma khas istrinya yang membuatnya semakin nyaman jika dalam keadaan seperti ini.


"Aku mencintaiumu mas " imbuh Delia dalam dekapan suami.


"Mas sangaaaattt mencintaimu sayang lebih dari apapun" Abay menatap mata sang istri yang terlihat sembab


"Sudah jangan menangis, sekarang kita masuk ke kantor dulu ya sayang, mas ada meeting 20 menit lagi " ajak Abay, yang di setujui oleh delia


Mereka memasuki kantor dengan santai, berbeda dengan Delia walau dia tersenyum tapi dia ragu jika semua mata memandang dirinya seperti ini, ada yang suka, ada yang benci, ada yang jijik, ada yang cemburu. Entahlah, tapi Delia berusaha menebarkan senyumam termanisnya. Walau disebelahnya ada sosok suami yang terlihat aura dingin dan kejamnya, berubah menjadi manis dan senyum pepsodent ia tebarkan pada semua karyawanya. Abay berubah 100% ketika bersama Delia.


Ketika sampai di ruangan, mereka di kejutkan lagi dengan tatapan sinis marco "selamat datang tuan akbar Chandragunah dan nona akbar Chandragunah, akhirnya kalian kesini juga setelah sekian lama meninggalkan aku sendirian bekerja disini, mengatur, menghandle,cih! "


"Maaf tuan akbar Chandragunah yang terhormat, silahkan anda hadiri sendiri, saya ingin mengambil cuti selama 1 minggu ini " tegas marco dengan muka kesalnya


Delia yang menyaksikannya hanya senyam senyum, melihat keanehan dua lelaki tampan di hadapannya saat ini.


"bro jangan kek gitu, gue minta maaf , gila ni ya demi lu sahabat sekalian sekretaris gue, gue rela minta maaf, coba aja lu bayangin mana ada bos minta maaf ama sekretarinya " Ketus Akbar sambil cengengesan


"Maaf tuan,jika anda memaksa maka saya akan mengajukan surat pengunduran diri saya " Ucap Marco kesal


"Baiklah bagaimana dengan bonus Mobil sport keluaran terbaru " tawar Abay, bagimanapun abay tidak ingin kehilangan sekretaris, sahabat,sekaligus Keluarga angkatnya ini.


"Kalau begitu ayo ke ruangan rapat " ajak Marco "delia gue cabut " ketus marco kemudian berjalan santai tanpa melihat Abay

__ADS_1


Delia hanya tertawa, dan memutar kepalanya, melihat perdebatan di depan matanya saat ini.


"Sayang, masuklah kedalam ruangan, dan beristirahatlah, tunggu aku selama 1 jam, kalau ada apa-apa hubungi Fifi " Abay mengeucp pipi kanan dan kiri Delia kemudian berlalu pergi.


Delia memasuki ruangan Abay, kemudian duduk di kursi kebesaran milik Abay, sambil menunggu Delia mengingat pesan mertuanya yang menyuruh memakai baju di dalam paper bag yang belum ia buka sampai saat ini, rencananya ia akan memakai nya malam ini, demi sebuah pahala yang di katakan mama mertuanya.


Delia menghubungi nomor mama mertuanya "haloo maa, Maaf delia mengganggu waktu mama " Ucap delia


"Hallo sayang, aa kamu ini seperti bicara sama siapa aja, mama ini mama kamu loh " Kiran memperingati


"Hehehe iya mama mertuakuh yang sangat baik " Ucap Delia


"ihhh menantu kesayangan mama bisa aja, ada apa sayangkuh , apa menantu mama sudah mempersiapkan diri untuk mendapatkan pahala malam ini? " tanya kiran penasaran dari sebrang sana


"Iyaa maa udah, tapi Delia belum buka paper bag yang mama kasih kemarin malam, sekarang delia lagi di kantor Mas abay maa, " Ucap delia


Di sebrang sana kiran menepuk jidatnya,kekhawatiran nya semakin memuncak, bagaimana jika menantu polosnya itu tidak mau mengikuti saran darinya "sayang, apapun yang ada di dalam paper bag itu kamu harus pakai, itu demi pahala kamu sayang, dan jangan malu malu, pakai saja, ingat pesan mama " Kiran memperingati menantu polosnya itu, bagaimana pun ia tak ingin rencananya berjalan kacau


"Iyaa.. Maaa" Ucap Delia bingung


"Yaudah sekarang kamu pergi ke salon, kamu luluran dulu ya sayang, percantik dirimu " saran Kiran


"Tapi maa.. "


"Gaa ada tapi tapian sayang, kamu ikutin ya kata mama plisss.. Atau mama akan lama pulang dari negara X ini " Ancam Kiran, padahal dia sengaja akan berlama lama di negara itu, hanha demi mendapatkan cucu, dan melepaskan status keperawanan Menantu cantiknya itu


"Baiklah maaa, kalau begitu Delia tutup dulu ya maa" Ucap delia, kemudian dia izin menutup sambungan telepone ini yang di setujui oleh Kiran.

__ADS_1


__ADS_2