
Flase back ....
Kisah cinta Rena dahulu cukup pelik, ia pernah melabuhkan hatinya pada seorang pria dari golongan darah biru, mereka sebenarnya dua insan yang saling mencintai. Namun takdir tak bisa menyatukan cinta mereka, Rena yang dari golongan rakyat biasa yang sangat sederhana. Dianggap tak pantas mendampingi Rama Syaputra, seorang anak pemilik perusahaan.
Rena saat itu hanyalah seorang S.P.G. yang secara kebetulan mempromosikan salah satu produk yang diproduksi oleh perusahaan Rama, saat itu Rama yang sedang belajar memimpin perusahaan, sengaja diperintahkan oleh Ayahnya yakni Renald Syaputra untuk memimpin dari bawah yaitu hanya menjabat sebagai Manager.
Suatu ketika, Rama sengaja berkunjung kesebuah stand penjualan untuk mengecek bagaimana hasil penjualan dan minat masyarakat tentang produk terbarunya yang sedang lounching, dan kebetulan Rena adalah salah satu S.P.G yang sedang bertugas hari itu.
Sejak pandangan pertama pun Rena dan Rama sudah saling jatuh cinta. Namun, Rena sadar diri siapa dirinya, Rama yang coba berkenalan dan mendekatipun awalnya Rena menghindar. Namun semakin menghindar justru cintanya kepada Rama semakin besar dan tak mampu lagi ia tepis.
Bermodalkan keyakinan yang Rama coba tanamkan kepada dirinya, perlahan Rena mulai berani membuka diri, dan semakin hari mereka semakin dekat hingga tiada hari tanpa pertemuan dan sapa.
Namun saat Anita yang tak lain adalah Ibu dari Rama mengetahui hubungan asmara anaknya itu, ia menjadi sangat murka. Segera Rama diperintahkan menjauhi Rena, Awalnya Rama menolak dan memilih mempertahankan Rena. Namun saat Ibunya mengancam akan menghapus namanya dari daftar hak waris, Rama pun menjadi ciut nyali. Ia tak bisa membayangkan dirinya yang terbiasa bergelimang harta, dan memiliki segala fasilitas harus hidup seadanya atau bahkan sangat sederhana.
"Baiklah, jika kamu ingin tetap mempertahanlan wanita kampung itu. Ibu akan coret namamu dalam daftar penerima warisan!" Ancam Anita, Ibunda dari Rama.
__ADS_1
"Tapi Mah, Rama sangat mencintai Rena," Rama coba melunakkan hati Anita.
"Baiklah, pertahankan cintamu itu. Berarti kamu sudah siap hidup miskin tanpa fasilitas apapun dari kami!" bukannya luluh Anita malah semakin berang.
Rama hanya mampu tertunduk lesu, ia tak bisa hidup miskin. Tapi untuk berpisah dari Rena pun rasanya sangat sulit. Bagai makan buah simalakama bertahan sulit, melepaspun tak sanggup.
Dengan hati perih, akhirnya Rama menyetujui permintaan Anita untuk memutuskan hubungannya dengan Rena, dan menerima calon istri yang telah Anita pilihkan untuknya, tentunya dari golongan darah biru juga. Sama seperti keluarganya.
"Na ... kita gak bisa meneruskan ini, maafkan aku. Aku tak bisa memperjuangkan cinta kita, aku harap kamu mengerti keadaanku. Jika boleh memilih aku sangat ingin bersamamu, tapi mungkin takdir tak berpihak pada kita. Aku akan selalu mendoakan kamu bahagia dan dapat menemukan penggantiku. Selamat tinggal." Ucap Rama saat itu, Rena hanya dapat terdiam membisu, lidahnya kelu. Hanya air matanya yang dapat menjelaskan kekecewaan dan sakit yang ia rasakan.
Hari itu adalah hari terakhir Rena melihat Rama, tak lama setelah itu terdengar jika Rama menggelar pernikahannya dengan sangat megah disebuah Hotel bintang 5 ternama di jakarta, semua karyawan termasuk Rena mendapat undangan untuk hadir dan menyaksikan kebahagiaan pengantin.
Rena tak sanggup melihat orang yang sangat dicintainya itu berdampingan mesra dengan wanita lain, ia memutuskan untuk tidak menghadiri pernikahan mantan kekasihnya itu.
Sejak kepergian Rama, hati Rena menjadi kalut dan kosong. Ia lebih banyak diam, Saat itu juga masuk sosok Heru yang selalu mencari-cari perhatiannya darinya.
__ADS_1
Awalnya Rena enggan menanggapi dan sangat risih akan sikap Heru yang dianggapnya terlalu centil. Tapi lama kelamaan hatinya yang kosong mencari pelampiasan untuk menyembuhkan luka hatinya.
Heru berkali-kali menyatakan cinta, awalnya Rena selalu menolak dan tak mengindahkan ajakan Heru untuk sekedar jalan-jalan dimalam minggu. Namun, tanpa disangka kekosongan hari Rena mendorongnya untuk menerima Heru.
'Mungkin aku bisa melupakan Rama, jika aku telah menemukan penggantinya,' bisik hati Rena saat itu.
"Aku sudah tak ingin pacaran, saat ini aku lagi cari yang serius mau nikahin aku. Bukan mau pacarin aku," begitu jawaban Rena saat itu pada Heru yang menyatakan cinta pada dirinya.
Tak disangka Heru ternyata menyanggupi permintaan Rena, dan segera meminang Rena tepat di 3 bulan setelahnya.
Takdir seseorang tak pernah kita ketahui akan seperti apa, manusia hanya bisa berencana. Namun hanya Tuhan yang memiliki kehendak. Rena meyakini jika semua ini adalah takdir hidupnya, dan ini lah jalan terbaik untuk hidupnga.
Next ....
*Hai readera, maaf ya Author lama upnya. Biar makin cepet upnya, kasih semangat dong buat Author dengan cara like, love, vote and komen. Terima kasih, semoga kita semua sehat selalu ππ
__ADS_1