Suamiku Seorang MAFIA

Suamiku Seorang MAFIA
Kalian akan mati ditanganku!


__ADS_3

***


Di markas pertemuan perkumpulan mafia Rean,


Semuanya sudah berkumpul, kecuali Winston dan Sean, Sean masih dalam perjalanan dan Winston sedang menghubungi seseorang yang penting saat ini, yang sepertinya akan membantu mereka.


“Dari berita ini aku sudah menyimpulkan jika musuh kita kali ini telah bergerak secara sembunyi-sembunyi selama ini, menunggu kita lengah dan melancarkan aksinya, gedung yang mereka bakar hanya gendung yang berangka 6, yang artinya mereka menyamakan diri mereka dengan iblis, mereka ingin memberitahukan kita jika kita telah mengusik iblis dan mereka hendak memberikan pembalasan!” seru Rean dengan lantang, duduk di kursi tengah ruangan, sembari menunjukkan kabar berita utama hari ini.


Adapun berita utama yang membuatnya sangat terkejut tadi adalah adalah bahwa gedung perusahaan milik Grozav Winston Leeac telah dibakar di beberapa lantai, namun lantai yang dibakar hanyalah lantai yang ada angka 6 nya, dan hal itu langsung cepat di analisa oleh Rean, jika itu adalah sebuah kode untuk mengecoh mereka.

__ADS_1


Musuh mereka ini ingin menunjukkan pada Rean jika mereka tidak bisa menyentuh ataupun mencari siapa pelaku dari semuanya ini.


“Apa yang harus kita lakukan Bos?” seru salah seorang anggota yang sedang mengikuti rapat penting ini.


“Pertama kita tidak boleh gegabah dan terpecah belah, orang-orang seperti ini hanyalah pengecut, mengirimkan kode dan menginginkan kita panik dan terpecah, tetapi mereka meremehkan kita, masalah seperti ini bukanlah apa-apa, yang kita lakukan pertama hanyalah mengamati dan memperhatikan pola, saat kita sudah melihat pola, maka dengan mudah kita bisa menebak, dan saat kita sudah tahu siapa dalangnya, mereka tidak akan pernah bisa lepas!’ seru Rean pada semua orang di ruangan ini.


“Sean akan sampai setidaknya besok ….”


“Bos, maafkan saya menyela, tetapi Bos harus melihat ini,” seru salah seorang anggotanya itu memberikan laptop miliknya dan menunjukkan apa yang baru saja ia terima di emailnya.

__ADS_1


Rean menerima laptop itu dan membuka berkas-berkas soft file itu dan membacanya satu persatu, disitu juga ada beberapa bukti dan video mengenai masa lalunya.


Seperti langit yang runtuh, tubuhnya bergetar hebat, Rean sama sekali tidak bisa mempercayai apa yang baru saja ia lihat, berkas soft copi dan bukti-bukti yang baru saja ia baca, video yang baru saja ia putar seperti sebuah lelucon dan bukan sebuah kenyataan.


“Ini, ini pasti hanya lelucon, aku akan gila jika ini adalah kenyataan! aku tidak akan bisa memaafkan diriku jika ini adalah kenyataan!” tegas Rean dengan nada yang bergetar, entah apa yang baru saja ia ketahui namun itu memutar balik semua kenyataan dan fakta yang ada di pikiran Rean, seperti takdir yang datang beruntun membuat Rean tidak mampu lagi berkata-kata.


“Akan kubunuh siapapun yang merencanakan ini! akan ku lenyapkan dia sampai tidak berbekas!” decak Rean dengan kemarahan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.


Sepertinya dadanya terbakar dan yang ada di dalam dirinya hanyalah balas dendam, hanya itu kata yang terus berulang dipikirannya.

__ADS_1


Semua orang yang ada di ruangan itu hanya terdiam membisu, mereka tidak pernah melihat Rean yang tenang terlihat begitu marah, sungguh sangat menyeramkan, aura menjadi dingin dan eksprsei Rean saat ini sudah sama dengan iblis yang dipenuhi dendam.


“Beraninya mereka mempermainkan hidupku, kalian salah memilih lawan, kalian akan mati di tanganku!” decak Rean menghancurkan laptop yang ada di tangannya.


__ADS_2