
***
Di sebuah ruangan meeting, Rean sedang menjelaskan rencananya pada semua anggota yang ada disitu termasuk pada Winston, sepertinya Winston memang tidak akan bisa cuti ataupun beristirahat dalam waktu dekat, dari semua peristiwa ini tidak ada yang bisa ia percaya kecuali saudara-saudaranya, Rean dan Sean.
Dari informasi yang di tinggalkan oleh paman Rean, sebentar lagi akan ada sebuah kudeta untuk menumbangkan kekuasaan karena sang raja yang sudah tua tidak memiliki pewaris sah.
Dan yang akan menguasai kerajaan adalah besan sang raja, yaitu Vincent Rolex dan juga keturunannya, Vincent sudah mendapatkan jaringan kuat di antara para pejabat. Dia pasti bisa melengserkan raja yang sekarang dengan mudah.
Karena itulah Rean memerintahkan pada Sean untuk mengawasi semuanya dari dekat, rencana akan dimulai saat kudeta terjadi, saat itu Rean dan Sean akan datang dan mengklaim hak mereka, juga saat itu adalah saat pembalasan penuh darah yang akan diterima orang-orang tamak itu.
***
Disaat yang sama di kediaman Rean,
"Tadinya aku hanya ingin pulang dan memohon ampun di hadapan makam ayahku, aku ingin meminta maaf atas dirinya! hanya karena cintaku, ayahku meregang nyawa, aku hanya ingin meminta maaf atas suamiku, tetapi mengapa dia bahkan tidak mengatakan ataupun menjelaskan apapun padaku,"
"Tidak tahu kah dia jika dia mengatakan dia tidak melakukan itu aku akan langsung percaya? tidak tahu kah dia jika bahkan sampai saat ini aku tetap ada di pihaknya? aku seorang putri yang durhaka yang hanya ingin memohon ampun atas namanya dan ingin menanggung dosanya di pundakku, tolong ijinkan aku pulang dan memohon ampun, tolong," Lily meluapkan kekesalan dan dukanya.
Bahkan setelah semua peristiwa yang ia alami, hatinya tetap memihak seseorang yang ia cintai, dia tidak tahu sejak kapan dia mencintai dan memberikan hatinya pada suaminya itu, mungkin saat pria itu menerimanya apa adanya, atau mungkin jauh sebelum itu.
Yang jelas sekarang Lily hanya ingin memohon ampun dan menanggung dosa suaminya, dia ingin memohon ampun karena tetap mencintai nya bahkan setelah suaminya membohongi nya dan membunuh ayahnya.
Cinta memang sangat menyeramkan, dia bisa mengambil seorang putri dari ayahnya, seperti Lily sekarang.
Lily yang tidak bisa melakukan apapun teringat pada Nick, dia melihat nomor ponsel pria yang tadinya akan menjadi calon suaminya, tetapi diurungkan nya niatnya.
__ADS_1
Mungkin Rean bisa berbohong padanya sesuka yang ia mau, tetapi Lily memiliki hati yang murni dan lemah, butuh perlindungan, dia tidak sanggup meminta tolong pada pria lain untuk menyelamatkan dirinya, dia hanya bisa menunggu dan menangis sampai saat suaminya membuka hati dan mengijinkan nya pulang.
Tangisan yang sudah berlangsung sedikit lama membuatnya sedikit mengantuk, sebelum akhirnya jatuh tertidur dia bisa melihat seseorang di sisinya, sepertinya seseorang itu menyuntikkan sesuatu ke tubuhnya.
Saat menyadari ada orang asing di rumah mengenakan pakaian yang sama dengan para penjaga diluar, Lily tersentak dan ingin berteriak tetapi suaranya tidak keluar dan tiba-tiba semuanya gelap.
Cairan yang disuntikkan ke tubuhnya sudah melumpuhkan dirinya dan akhirnya jatuh pingsan.
***
Waktu telah berlalu, Rean khawatir pada istrinya, apalagi tadi malam dia begitu kasar dan kehilangan kendali atas dirinya.
"Ah, apakah aku harus meminta maaf? dia pasti ketakutan, aku harus menjelaskan keadaan padanya segera setelah aku sampai di rumah," gumam Rean yang sedang mempersiapkan perlengkapan untuk segera pergi ke negara Eden, esok dia harus pergi ke Eden dan dia harus menjumpai istrinya sebelum ia pergi.
Orang ini seolah tahu kapasitas pengawal yang menjaga di rumah itu, karena sadar jika kemapuan para pengawal itu sangat hebat dan tidak bisa di lawan, orang itu memilih cara licik dan pengecut, menggunakan asap racun pelumpuh untuk menjebak lawannya.
"TIDAK! ISTRIKU! INI PASTI MIMPI!" decak Rean dengan tubuh yang sangat bergetar, dia sudah hampir berlari masuk tanpa pelindung masker.
Namun, Sammy yang langsung sadar jika Bos-nya telah kehilangan kendali langsung menarik Rean.
"Bos, kenakan ini sebelum kau masuk," seru Sammy memberikan masker pelindung pada Bosnya.
Dengan cepat Rean mengambil masker pelindung itu dan berlari masuk dalam rumah, dia bisa melihat semua pengawal yang ia perintahkan telah tergeletak, tidak ada tanda-tanda perlawanan, ini bisa menjadi bukti jika lawannya ini menggunakan cara licik dan rendah.
Jantungnya semakin berpacu tidak karuan, dia memeriksa seluruh bagian rumah dengan kepulan asap beracun, tidak ditemukan juga istrinya, sampai saat ia masuk kedalam kamarnya.
__ADS_1
Dia melihat ada sebuah pesan disana, pesan itu membuat Rean tersungkur dan kemarahan nya sudah tidak terbendung.
Adapun pesan isi pesan itu adalah : Aku menunggu mu di Eden, jika kau ingin istri tercinta mu hidup maka datanglah tanpa membawa siapapun.
Itulah pesan yang membuat nya bergetar, dia langsung berlari keluar dan menyuruh Sammy membawanya ke markas, dia menelepon Sean dan memintanya mengirimkan nama-nama tamu di lelang saat lalu.
Dengan cepat Rean membaca semua nama tamu, dan dia melihat satu nama yang aneh, namanya adalah Daron Jeff R.
"Tring ... Tring ... Tring," ditengah kepanikan nya, Rean menerima telepon dari suruhan yang menyelidiki mengenai kematian Gale Rolex.
"Bos, sepertinya kematian Gale Rolex telah dipalsukan, dia diumumkan mati tetapi mayatnya adalah mayat orang lain, disamping itu, kediamannya telah kosong sekarang, istrinya telah hilang ditelan bumi," itulah laporan yang diberikan oleh anggotanya mengenai penyelidik kematian Gale Rolex.
"Ah, sudah kuduga tidak akan semudah ini, Daron Jeff R? R pastinya adalah Rolex, saat memberikan pelajaran pada Gustaf Sin dan Gale Rolex, dia ada disana, dia ada dilelang dan dia menjadi penonton! ah! sialan! apa yang dia mau!" decak Rean mengusap dengan kasar rambut nya.
Sepertinya kali ini lawannya memang pintar, dan jika dugaannya benar, Daron Jeff Rolex adalah anak tertua dari tiga bersaudara yaitu Gale Rolex dan Layla Rolex, dan Daron adalah anak kepercayaan dari ayahnya dan akan menduduki tahta.
"Tadinya aku tidak menginginkan tahta, tetapi jika terjadi sesuatu pada istriku, tidak peduli itu tahta atau apapun, aku akan merebut nya demi bisa menghancurkan kalian semua, aku akan datang, kali ini bukan hanya demi ibuku tetapi juga demi istriku," decak Rean sudah ditelan oleh ambisi dan kegelapan.
Dia akan melakukan segalanya demi menghancurkan musuh-musuhnya.
***
__ADS_1