
***
"Hacciimm," sesuai dugaan Rean, Lily sepertinya terkena flu karena hujan.
"Aku ingin marah tapi karena kau sakit aku jadi menahannya!" Rean berdecak kesal sembari membawakan air hangat dan obat-obatan pada Lily.
"Sayang, aku tidak menyangka hari ini akan datang, katakan lagi kata-kata yang kau katakan tadi," Lily berbicara dengan gayanya yang imut, dia ingin mendengar lagi kata cinta dari suaminya ini.
"Tak!" Rean langsung menepuk pelan dahi istrinya yang sedang mengenakan piyama handuk untuk menghangatkan tubuhnya.
"Minum obatmu, kau membuatku kesal," seru Rean masih kesal mendapati istrinya ditengah hujan sampai ia jatuh sakit.
"Hmm, baiklah," Lily memanyunkan bibirnya dan meminum obatnya dengan benar.
"Apakah kau masih marah? aku hanya ingin mencari mu, sayang, lihat aku, jangan marah lagi," Lily menggoyangkan lengan Rean yang memalingkan wajahnya, terlihat seperti sedang kesal dan merajuk pada Lily.
"Sial, padahal aku ingin menahan diriku malam ini, ini salahmu dasar istri penggoda!" decak Rean tiba-tiba menghadap Lily dan langsung menjatuhkan Lily kekasur.
"Tu ... tunggu dulu, aku sedang flu jika kau mencium ku nanti ...." belum sempat Lily melanjutkan ucapannya Rean langsung menutup mulut istrinya dengan ciumannya.
__ADS_1
"Sayang, flu tidak akan bisa mengalahkan ku, kau menggodaku dan aku akan menghabisi mu, bersiaplah," bisik Rean tersenyum sangat nakal dan dengan cepat sudah menanggalkan piyama Lily.
Akhirnya olahraga panas pun dimulai malam itu lagi, sampai mereka lupa segalanya, mereka menumpahkan semua perasaan mereka dalam setiap sentuhan.
"Sayang, aku mencintaimu, tapi aku akan mati sebentar lagi jika kita tetap melanjutkan ini dan tidak makan," bisik Lily yang sudah kehabisan tenaga nya.
"Ahhh, kau yang menggodaku dasar penyihir," bisik Rean akhirnya mengakhiri permainan mereka, kali ini dia bangkit dan pergi ke dapur, dia memasak makanan untuk istrinya ini.
Malam itu begitu membahagiakan, tidak ada beban lagi di pundak mereka.
***
semuanya berjalan lancar, Lily juga menjumpai Nick, saat itu Rean tidak membunuh Nick karena ia tahu istrinya tidak akan menyukai itu.
Lily mengucapkan rasa terimakasih nya pada Nick karena menerimanya yang ingin melupakan semuanya. Dari saat itu Nick kembali ke keluarga besarnya dan mencoba melupakan cintanya.
Sharon yang hampir menikahi Rean sedang meratapi nasibnya, dia tidak bisa memaksakan apapun jadi dia hanya bisa memandangi gaun pernikahannya.
"Pasti di luaran sana akan ada yang menyukaiku, jangan menangis Sharon, jangan menangis, kau pasti menikah juga nantinya, hiks," Sharon menangis dengan wajahnya yang biasanya tegas, siapapun yang akan melihat itu tidak akan sedih melainkan tertawa karena ekspresinya saat menangis sungguh lah lucu.
__ADS_1
Hari ini Rean dan Lily menikah ulang, perpisahan selama lima tahun membuat mereka di mata hukum resmi bercerai, karena itulah mereka menikah lagi.
Rean melamar Lily dihadapan semua orang, dia mengatakan betapa dia mencintai wanita ini dan tidak ingin kehilangan dirinya, kehidupan mereka sudah lengkap apalagi dengan adanya Levi, putra mereka yang tampan dan lucu.
Kebahagiaan ini mengajarkan mereka jika kita mencintai orang lain jangan mengundur waktu dan kita harus mengatakannya, nikmatilah waktu bersama orang yang kita sayangi.
Tetapi di sisi lain, Sean yang seperti sedang sial meratapi nasibnya, dia mengira saat kembalinya Lily maka Rean akan mengambil alih kerajaan, dan ternyata tidak sama sekali, Rean ingin fokus pada keluarganya dan dia beralibi jika dia sudah sibuk dengan perkumpulan mafia nya.
"Bersulang lah saudara ku, kita juga harus menemukan cinta, cinta yang bisa kita pamerkan pada Winston dan Rean! beraninya mereka bahagia dan membuatku mengurus hal-hal membosankan ini!" seru Sean sembari mengangkat gelas berisi jus itu.
"Bos, bukankah kau sudah punya banyak sekali wanita? bukankah kau mencintai mereka semua?" decak Logan dengan wajah datarnya.
"Ckckck, itu bukan cinta Logan, tetapi aku hanya menikmati masa mudaku, aku belum menemukan cinta, aku akan menemukan nya disaat yang tepat, saat aku bertemu dia maka aku akan menikahinya dan tidak akan bermain-main dengan wanita lain, hahaha," Sean meneguk jus di tangannya dan melihat langit-langit.
Dia belum terbiasa harus rutin meminum jus seperti ini.
"Petualangan Sean menemukan cinta akan ada di season 3, nantikan ya!"
TAMAT
__ADS_1