
***
"Tuan muda, kita harus segera kembali," Serry yang baru saja dihubungi oleh majikannya mengajak Levi untuk segera kembali pulang.
"Hmm, sepertinya pertemuan kita harus di akhiri Paman, Ibuku akan sedih jika aku menjadi anak nakal, jangan lupa tawaran ku untuk menjadi calon ayahku ya Paman, aku tunggu, bye bye," Levi melambaikan tangannya dan berjalan sembari digandeng oleh pengasuh nya untuk segera pulang.
Sesaat setelah Levi kecil pergi ....
"Selidiki dia, terlalu aneh jika ada anak kecil berwajah mirip denganku," wajah Rean menjadi sangat serius.
"Sebelum anda perintah kan, aku sudah menghubungi anggota kita Bos untuk menyelidiki anak itu, apakah Bos meninggalkan benih secara sembarangan? apalagi tadi katanya dia mencari calon ayah, jadi ibunya pasti tidak memiliki suami, ckck, aku tidak menyangka Bos orang nya begini," Sammy menggeleng kan kepalanya, dan seperti tidak menyangka akan perbuatan nakal bos-nya.
"Hei, kepalamu ini isinya hanya itu saja kah? aku tidak pernah melakukan itu dengan orang lain, kecuali ...." kata-katanya langsung berhenti, dia mengingat jika dia hanya berhubungan badan dengan istrinya saja, Lily.
Nafasnya jadi memburu, semua kemungkinan membuat nya menjadi bersemangat, dia berlari mengejar Levi lagi namun Levi sudah hilang dari jarak pandangnya.
"Mungkinkah?" tangannya bergetar, dan senyuman merekah, dia baru saja sadar, hal yang membuat nya bisa nyaman dan langsung dekat dengan anak kecil itu adalah bahwa matanya mirip sekali dengan istrinya, matanya mengingat dirinya akan Lily, dan hal itulah tadi yang membuatnya tiba-tiba tenang dan melupakan kecemasan nya.
__ADS_1
"Bos, kenapa kau lari lagi? sekarang ada apa?" Sammy harus menarik nafasnya dalam-dalam karena sedari tadi mengejar bos-nya yang sedang berlari.
"Apakah sudah ada laporan mengenai anak itu? Sammy, jika dugaan ku benar, berarti Tuhan tidak mengambilnya dariku, tetapi memberikan kami waktu, cepat tanya anak buah mu, aku butuh laporannya sekarang juga!" Rean menepuk bahu Sammy dengan kuat, dia sangat bersemangat dan juga gugup disaat yang bersamaan.
"Ba ... baik Bos, sebentar saya tanyakan dulu," sahut Sammy sedikit kebingungan saat melihat perubahan mendadak bosnya ini.
***
Disaat yang sama di kediaman Nick,
"Ibu, anak tampan mu pulang?" Levi berlari dengan kaki mungilnya untuk bisa segera memeluk ibunya yang sepertinya baru kembali dari suatu tempat.
"Ti ... tidak, eh Paman Nick, gendong aku," Levi yang tidak bisa berbohong langsung melepaskan diri dari ibunya dan berlari menuju Nick.
"Haha, dasar anak kecil nakal, kamu pasti akan dimarahi kali ini, dengan siapa kamu makan ice cream," sahut Nick sembari menggendong dan bercanda dengan Levi.
"Paman, apakah Paman baru di tolak Ibu lagi? hahaha, Paman jadi Paman ku saja, aku baru menemukan kandidat ayah yang tepat untuk ku, dia sangat mirip denganku, aku makan ice cream dengannya," Levi menceritakan semua kejadian yang baru ia alami, tetapi ia lupa jika baru mengakui jika dirinya memang benar memakan ice cream.
__ADS_1
Mendengar itu Nick sangat terkejut, tubuhnya bergetar hebat. "De ... dengan siapa?" sahutnya dengan nada yang bergetar, tawa yang tadi ada di wajahnya berubah sekarang wajahnya menjadi pucat pasi.
"Hmm! bagus ya, kamu jadi anak nakal sekarang, Ibu sudah katakan jangan memakan ice cream saat musim hujan seperti ini, tempat ini berbeda dengan tempat tinggal kita yang disana, sekarang sedang musim hujan, kamu bisa sakit," Lily langsung mengomeli putranya dan merebut nya dari gendongan Nick.
"Maafkan aku Ibu, tetapi sebagai gantinya aku bertemu calon ayah yang ideal, percaya padaku," Levi menundukkan wajahnya dan menitikkan air mata.
Dia sedih jika Ibu nya kesal karena kesalahannya.
"Calon ayah? duh, anak ini meniru sifat dari siapa sih? anak kecil tidak akan mengatakan perkataan itu, sekarang kamu akan ibu hukum," seru Lily menggendong Levi menuju kamarnya.
Sedangkan Nick masih terkejut.
"Ti ... tidak mungkin kan?" ia bergumam dalam hatinya namun wajahnya sudah pucat pasi dan seperti ketakutan.
"Serry, keruangan ku sebentar, laporkan padaku, dengan siapa sebenarnya Levi bertemu tadi," Nick menyuruh Serry untuk melaporkan semua kejadian hari ini kepadanya.
***
__ADS_1
Jangan lupa like dan masukannya ya temans, Lope yu 🥰