Suamiku Seorang MAFIA

Suamiku Seorang MAFIA
Menggoda?


__ADS_3

Rean yang menggenggam erat tangan istrinya tersenyum begitu nakal.


"Kenapa tanganmu bergetar? apakah kau memikirkan hal mesum di kepalamu itu? aku hanya mencium tanganmu, itu saja, apakah kau menginginkan nya disini, sebelum kita makan ..." Belum sempat Rean melanjutkan omongannya ....


"Aaaahh! tolong jangan dilanjutkan, aku sangat malu, aku belum pernah berada di situasi seperti ini, aku merasa jantungku akan meledak jika kau teruskan ucapan mu itu," ketus Lily dengan nafas yang terengah-engah.


Lily memejamkan matanya, dia tidak sanggup jika harus melihat ekspresi nakal suaminya ini, dia terlalu malu untuk melihat hal itu.


"Hehe, sudah kuduga dia akan semakin menggemaskan jika kukerjai seperti ini," gumam Rean merasa sangat senang, berkebalikan dengan istrinya yang merasa hampir meledak karena merasa malu.


"Sayang, apakah kau malu? untuk apa kau malu lagi? aku sudah melihat semuanya, tadi pagi saja aku sudah bermain dengan puas, haha, jika ingin malu rasanya sudah terlambat," decak Rean menarik tubuh istrinya sampai berada di pangkuannya sekarang.


"Astaga, aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melupakan yang tadi pagi, aku bahkan belajar memasak, menyibukkan diri agar melupakan hal itu, dan dia dengan mudahnya membahasnya, aku mau pura-pura pingsan saja, aku tidak sanggup menahan rasa malu ini," gumam Lily sudah tidak sanggup untuk merespon percakapan dewasa ini.

__ADS_1


"Hehe, kau menggemaskan sekali, kau masih saja malu padahal kita sudah menikah, biarkan aku memeluk mu seperti ini, jika aku pulang itu artinya aku ingin beristirahat dengan memelukmu, jika aku pulang cepat itu artinya aku sangat merindukanmu, biarkan seperti ini dan jangan mencoba melepaskan pelukan dariku lagi, jika kau mencobanya aku akan mengganti makan malam ku, aku akan memakan mu duluan," bisik Rean kembali memeluk istrinya.


Sejak pertama ia memeluk Lily dia sudah merasakan ini, perasaan tenang dan nyaman, dia melupakan segalanya dan tidak merasa terganggu, dia ingin melupakan semua masalah pribadinya dan beristirahat sejenak di pelukan istrinya.


"Aku tidak tahu apa yang sudah kau alami, tetapi kau sudah melakukan yang terbaik, aku akan selalu berada di sisi mu untuk mendukungmu, kau bisa memeluk aku kapanpun kau mau," balas Lily mengusap rambut suaminya dengan lembut.


Entah apa yang dilakukan Rean dikeseharian nya, namun Lily ingin Rean tahu jika sekarang mereka sudah menjadi suami istri, yang artinya pasangan yang akan selalu mendukung dikala senang ataupun susah.


Rean yang mendapatkan perilaku yang begitu lembut dan sentuhan lembut itu tersentak, sesuatu dalam dirinya tiba-tiba bergejolak, hanya sedikit sentuhan dan kata-kata manis dari wanita ini bisa membuat darahnya mendidih.


Karena saat ini mereka sedang berpelukan membuat Rean dengan mudah membuka baju istrinya ini.


"HAH? Menggoda? sejak kapan? aku ... aku ...." jawaban yang dilontarkan Lily tidak dapat lagi terucap, bibirnya sepenuhnya telah dilahap dengan cepat oleh Rean.

__ADS_1


"Kita ... kita harus makan dulu," sahut Lily ditengah ciuman panas yang sedang terjadi di meja makan.


"Apa ini? kenapa tubuhku panas sekali? setiap sentuhan nya membuat tubuhku panas, tidak, tidak, setidaknya harus makan dulu," gumam Lily secara tidak sadar merasakan tubuhnya merespon sentuhan suaminya.


"Ucapan mu dan reaksi tubuhmu berbeda sayang, aku tahu hanya dengan menyentuhmu, aku tahu jika tubuhmu juga menginginkan ku sekarang, aku akan memakan mu duluan, ini salahmu karena berani menggodaku," bisik Rean dengan tenaga yang besar menggendong Lily ke kamar mereka.


Namun, ciuman yang ia lancarkan tetap berjalan dan semakin panas dan memburu.


Pemberitahuan :


Halo, aku lihat novel ini sudah banyak yang masukin ke list baca ada sekitar 3400 orang, dan yang aktif baca setiap hari di sistem ada 13000 orang, tapi yang like paling cuma 500 😔


Jangan lupa like ya temans, kasih masukan nya juga.

__ADS_1


Kalau semua episode novel ini like nya nyampe 2000 per episode, dalam Minggu ini aku akan update 4 episode perhari, hehe 🌚


Mohon dukungannya ya, aku ga terlalu meminta hadiah poin dan yang lain, hanya like dan komen sudah bisa menjadi dorongan dan semangat untuk aku, hehe. Lope yu dah ♥️


__ADS_2