Suamiku Seorang MAFIA

Suamiku Seorang MAFIA
Perubahan rencana


__ADS_3

***


Rean dan Sammy masuk kedalam mobil yang sama sedangkan anggotanya yang lain berangkat mengikuti mobil yang di naiki oleh Rean.


"Tring ... Tring ... Tring,"


"Halo?" seru Sean yang sedang melancarkan misinya di kerjaan Eden.


"Sean, ada beberapa perubahan rencana, kau tidak perlu menyusup, datanglah sebagai pebisnis menggunakan nama perusahaan Bos Winston, Arthur sudah bukan merupakan direktur utama sekarang, aku sudah menghubungi Bos Winston dan membuat namamu sebagai direktur utamanya,"


"Kau harus membaur di dalam kerajaan, kita harus memberikan pelajaran yang pantas untuk mereka, dan untuk Ibu, jika dugaan ku benar, dia pasti ada di kastil utama, perintahkan anggota mu untuk menyusup menggunakan peta yang di tinggalkan oleh paman, dan suruh mereka membawa ibu pergi keluar dari kerajaan itu, kita harus melindungi ibu ditempat yang aman, setelah semuanya usai kita bisa menceritakan nya perlahan dan berkumpul bersama lagi." itulah hal yang dikatakan oleh Rean pada saudaranya ini.


Sean sedikit terkejut dengan perubahan rencana mendadak ini, awalnya rencananya adalah Sean dan Logan beserta anggota Loorey hanya mengamati sebentar dan yang akan datang mengesekusi adalah Rean. Tetapi baru saja Rean mengatakan jika Sean harus datang secara terang-terangan dan membaur di dalam kerajaan.


Tetapi dia percaya sepenuhnya kepada Rean, jika memang rencananya akan begitu maka dia akan melaksanakannya sekarang juga.

__ADS_1


***


Lalu sesuai dengan apa yang direncanakan oleh Rean, dia pergi ke rumah sakit dimana pamannya berada, dia menyesali bahwa dia tidak bisa menyelamatkan pamannya, namun ia tahu jika pamannya akan terus hidup di hati mereka.


"Tunggu aku paman, aku akan meneruskan semua perjuangan mu, bertahun-tahun kau merahasiakan rasa sakitmu, bertahun-tahun kau di peralat dan dibodohi, aku pastikan akan membalasnya seribu kali lipat, baik itu kepada Gustaf ataupun orang-orang di kampung halaman mu," gumam Rean menetapkan tekat nya.


Matanya sayu dan memancarkan kesedihan, bagaimana tidak, baru juga ia tahu jika dia memiliki seorang paman, tetapi dia dengan sekejap mata langsung menghilang.


Di titik ini, Rean sudah tidak bisa mundur, semua orang yang membuat kehidupannya, kehidupan ibunya dan pamannya menderita akan merasakan neraka dan akan menuai perbuatan menjijikkan mereka.


Semuanya akan dimulai dalam sekejap mata.


Sehari setelahnya Rean sampai di negaranya, di sepanjang perjalanan yang ia pikirkan hanyalah istrinya, Lily, "Bagaimana ekspresi Lily saat melihat nya ada di depan pintu? apa yang akan ia lakukan? apakah dia akan tertidur di sofa menunggu nya?"


Semua pertanyaan itu mengelilingi pikiran Rean, baru kali ini rasa hangat itu ada di dalam dadanya, rasa hangat ketika tahu ada yang menunggu kita untuk pulang.

__ADS_1


Rean sungguh tidak tahu apa saja bisa terjadi hanya dalam satu malam, semuanya akan terbalik mulai dari sekarang, bukan hanya konflik di kerajaan Eden saja yang akan menyakiti nya, melainkan sesuatu yang ia anggap rumah dan tempat untuk kembali ini akan menyakitinya sekali lagi.


"Sayang, aku pulang, aku membawakan mu beberapa oleh-oleh kesukaan mu," seru Rean dengan wajah yang sangat cerah, sebenarnya dia harus langsung ke kantor Winston, tetapi dia memilih untuk pulang sebentar dan menemui istri tercintanya.


"Sayang, aku pulang, kenapa kau tidak menyambut aku? tidak kah kau merindukanku seperti aku yang sangat merindukan mu," seru Rean saat melihat istrinya tertunduk di kursi sofa.


"Apakah dia masih marah karena kejadian dua hari itu? Ais, bodohnya aku, bagaimana cara menenangkan nya? ayolah berpikirlah otak," gumam Rean terdiam mematung sesaat.


Jika menyusun rencana pembantaian lawan seperti kelompok mafia atau pemerintah curang bisa dipikirkan hanya dalam waktu singkat, tetapi sepertinya dia telah menemukan kelemahan, dia sangat lemah jika berurusan dengan wanita yang ia cintai.


"Umm, sayang, aku sudah pulang, aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama, aku ...." belum sempat Rean melanjutkan omongannya, tiba-tiba matanya terbelalak dan jantungnya berpacu.


Rean sadar, jika telah terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, saat Lily menoleh ke arah Rean, pandang mata itu bukan pasangan mata penuh kehangatan yang selalu Lily berikan, melainkan pandang mata dendam dan amarah yang sangat dalam.


Entah apa yang sudah terjadi, tetapi hubungan antara mereka berdua akan di uji, pernikahan muda dan terburu-buru mereka akan memberikan mereka pelajaran.

__ADS_1


***


Author : Maafkan ya belum bisa update dua episode sehari πŸ₯ΊπŸ™


__ADS_2